E-Journal Bina Insani University
Not a member yet
1117 research outputs found
Sort by
Deteksi Kesegaran Buah Apel, Pisang, Dan Jeruk Menggunakan Metode Transformasi Ruang Warna HSI dan K-Nearest Neighbor
Klasifikasi tingkat kesegaran buah apel, pisang, dan jeruk secara manual oleh manusia memiliki beberapa kelemahan diantaranya keberagaman persepsi antar individu dalam menentukan kesegaran buah apel, pisang, dan jeruk serta kurangnya konsistensi dalam hal kinerja yang dikarenakan faktor kelelahan. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti membuat sistem berbasis komputer yang dapat mengenali tingkat kesegaran buah secara konsisten dibandingkan dengan manusia. Dalam penerapan sistem ini menggunakan aplikasi MATLAB yang melibatkan beberapa tahapan mulai dari pengambilan citra, transformasi RGB ke HSI, klasifikasi dengan algoritma K-Nearest Neighbor yang menghasilkan nilai segar dan busuk. Hasil pengujian yang dilakukan telah diperoleh persentasi akurasi sebesar 100% dari 60 kali percobaan dengan kondisi buah yang berbeda
Segmentasi Wilayah Terdampak Pandemi Covid-19 Berdasarkan Suhu Dan Kelembaban
Berdasarkan proporsi antara jumlah orang yang terinfeksi dan jumlah kematian COVID-19, Indonesia yang menempati urutan kedua setelah Italia memiliki 1.285 infeksi dengan 114 kematian, yaitu 11,2%, maka perlu dikaji karakteristik penyebaran COVID-19 di wilayah ini. Pada penelitian ini akan menerapkan algoritma hierarki untuk menguji sejauh mana hasil cluster yang diperoleh untuk menunjukkan segmentasi wilayah terdampak pandemi yang dihubungkan dengan faktor suhu dan kelembaban udara. Dari proses clustering yang telah dilakukan, dengan membatasi pembentukan cluster sejumlah 3 buah, maka diperoleh pada cluster pertama terdapat 15 propinsi, pada cluster kedua terdapat 16 propinsi, dan pada cluster ketiga mempunyai 3 propinsi. Untuk atribut Terkonfirmasi, cluster 1 mempunyai nilai sebesar 8830.6, pada cluster 2 sebesar 6463.2, dan cluster 3 sebesar 70179. Untuk atribut Suhu, cluster 1 mempunyai nilai 26.7, cluster 2 mempunyai nilai 27.5, dan cluster 3 mempunyai nilai 28.3. Untuk atribut Kecepatan Angin secara berurutan cluster 1, cluster 2, dan cluster 3 mempunyai nilai masing - masing adalah 2, 2.7, dan 2.8. Dan untuk atribut Kelembaban mempunyai nilai masing - masing 82.6, 77.9, dan 73.1. Berdasarkan hasil uji tersebut, maka profiling cluster yang dapat disimpulkan adalah, kejadian atau kasus covid-19 berbanding lurus dengan suhu dan kecepatan angin namun berbanding terbalik dengan kelembaban udara, semakin tinggi angka kasus covid-19 maka terjadi pada propinsi dengan suhu dan kecepatan angin tinggi, akan tetapi berbanding terbalik dengan tingkat kelembaban udara
AHP-CBR Untuk Deteksi Dini Stunting Pada Balita Menggunakan Algoritma Similaritas KNN
Abstrak: Pengetahuan tentang pencegahan stunting sangat dibutuhkan, saat balita mengalami stunting. Salah satu alat yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi gejala stunting adalah sistem yang berbasis web, yang dapat berperan sebagai pendeteksi stunting pada balita dan media pembelajaran. Dalam penelitian ini, dilakukan pendeteksi dini stunting pada balita dengan menggunakan metode AHP-CBR dan algoritma KNN. Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dilakukan untuk pengambilan keputusan dengan cara perbandingan berpasangan antara kriteria penyakit dan alternatif penyakit dengan CBR (Case-Base Reasoning) yang melakukan suatu pendeketan untuk menentukan proses penyembuhan stunting dengan memanfaatkan kasus lama dan dilakukan penyembuhan sebelumnya dan menentukan algoritma menggunakan KNN (K-Nearest Neighbor). Pembobotan matriks perbandingan berpasangan dilakukan terhadap 36 gejala dan 5 penyakit stunting, sehingga menghasilkan tiga kelompok bobot, yaitu gejala berat dengan bobot 0,63, gejala sedang dengan bobot 0,25 dan gejala ringan dengan bobot 0,10.
Kata kunci: AHP, CBR, KNN, deteksi stunting
Abstract: Knowledge about stunting prevention is needed, when toddlers experience stunting. One of the tools needed to identify stunting symptoms is a web-based system, which can act as a stunting detector in toddlers and learning media. In this study, early detection of stunting was carried out in toddlers using the AHP-CBR method and the KNN algorithm. The AHP (Analytical Hierarchy Process) method is carried out for decision making by means of pairwise comparisons between disease criteria and disease alternatives with CBR (Case-Base Reasoning) which performs an approach to determine the stunting healing process by utilizing old cases and previous healing and determines the algorithm using KNN (K-Nearest Neighbor). The pairwise comparison matrix was weighted for 36 symptoms and 5 stunting diseases, resulting in three groups of weights, namely severe symptoms with a weight of 0,63, moderate symptoms with a weight of 0,25 and mild symptoms with a weight of 0,10.
Keywords: AHP, CBR, KNN, stunting detectio
Sistem Informasi Persediaan Barang Menggunakan Rapid Application Development Pada Yayasan Rumah Qur’an Violet Indonesia
Penggunaan teknologi sistem informasi menjadi sangat berguna bagi perusahaan yang membutuhkan aliran informasi yang akurat, terpercaya, cepat, relevan dan detail. Rumah Qur’an Violet (RQV) Indonesia adalah Yayasan Tahfidzhul Quran Berkarakter yang bergerak dibidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Sistem Informasi Persediaan Barang yang ada pada Yayasan RQV Indonesia ini masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan barang masuk, permintaan barang dari bagian kantor, proses barang keluar oleh bagian gudang sampai kepada pembuatan laporan, sehingga memungkinkan pada saat proses berlangsung terjadi kesalahan dalam pencarian data-data yang diperlukan. Sistem Informasi Persediaan Barang berbasis desktop ini menggunakan metode pengembangan sistem yaitu RAD (Rapid Application Development) terdiri dari fase-fase Requirement Planning, RAD Design Workshop, dan Implementation. Perancangan Sistem Informasinya menggunakan Visual Studio serta SQL Server sebagai databasenya. Solusi yang terbaik untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada adalah dengan cara membuat aplikasi persediaan barang berbasis desktop karena lebih baik dari pada pencatatan sistem manual. Sehingga yayasan memiliki sistem yang bertujuan untuk menyediakan semua kebutuhan yang diperlukan pada saat adanya kegiatan didalam Yayasan RQV Indonesia, dengan adanya sistem informasi persediaan barang ini dapat dijadikan sebagai media pendukung dalam pembuatan informasi kepada pimpinan atau team managerial
Moderasi Organization Performance Pengaruh Komunikasi Bipartit Dan Employee Relation Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perusahaan Perhotelan
The purpose of this study was to examine and analyze the influence of organization performance and bipartite communication on employee performance moderated by employee relations. The sample in this study consisted of 160 respondents who were the general public around. Respondent coverage is based on the Hair approach. The data collection technique used simple random sampling by distributing research questionnaires in Google format and then sharing them on social media. The research data processing method uses Smart PLS (Partial Least Square) software which is used for hypothesis testing. The results showed that organization performance had a positive and significant effect on employee relations, bipartite communication had a positive and significant effect on employee relations, employee performance proved to have a significant effect
Sistem Informasi Change Request Form (SI-CRF) dengan Metode V-Model
PT ADM is one of the companies incorporated in the Astra Group, Astra Industries Business unit and is the sole agent of Daihatsu. One of the activities in it is submission which is better known as Change Request Form (CRF). CRF one of the forms used for submission, ID requests related to requests related to IT software such as access rights, licenses, or network installation. submission of Change Request Form (CRF) from the side of Users (in this case as a requester) have difficulty both when filling out documents, approval requests to related superiors, and especially in tracking the status of the request already at what stage , as well as archival document storage because it is still input manually. Based on this explanation, the design of Information System is built using V-model method where V-Model development of waterfall method. Information system built CRF information system that can help users can submit anywhere and in terms of checking can be up to date, in terms of approval and assignment and status can also be checked up to dat
The Effect Design, Material and Information of Packaging on Consumer Behavior E-Commerce
This study aims to determine the effect of packaging on e-comerce consumer behavior. Data from 84 articles were collected from indexed databases, with bibliometric analysis, Bibliometric analysis was conducted for data evaluation because it allows analysis of bibliographic material offering objective and reliable analysis. Systematic abstract search using Publish or Perish to identify articles that discuss the role of packaging on e-commerce consumer behavior in 2019 - 2023, identify behavioral issues and allow to know the new behavior of e-commerce consumers related to the latest packaging innovations. The results showed that there are 3 important factors that determine the behavior of e-commerce consumers, namely, packaging design, packaging material and information on packaging. The information provides transparency and builds trust between producers and consumers. useful for understanding changes in e-commerce consumer behavior. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh packaging terhadap perilaku konsumen e-comerce. Artikel ini adalah literature review, data dari 84 artikel dikumpulkan dari database terindex, dengan analisis bibliometrik, Analisis bibliometrik dilakukan untuk evaluasi data karena memungkinkan analisis materi bibliografi menawarkan analisis yang obyektif dan dapat diandalkan. Pencarian abstrak secara sistematis menggunakan Publish or Perish guna mengidentifikasi artikel yang membahas peran desain, material dan informasi packaging terhadap perilaku konsumen e-commerce tahun 2019 – 2023, mengidentifikasi masalah perilaku dan memungkinkan untuk mengetahui perilaku baru konsumen e-commerce terkait inovasi terbaru dari desain, material dan informasi pada packaging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 faktor penting yang menentukan perilaku konsumen e-commerce yaitu, Desain packaging, material packaging dan informasi pada packaging. Informasi tersebut memberikan transparansi dan membangun kepercayaan antara produsen dan konsumen. bermanfaat memahami perubahan perilaku konsumen e-commerce
Perancangan Alat Kontrol Pengiriman Barang Menggunakan Sistem Gerak Robot Berbasis Arduino Uno
Abstrak:Pengirman Barang merupakan kegiatan dari bagian operasional logistik yang mendistribusikan produk barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen. Dalam distribusi yang artinya menyampaikan produk dari produsen kepada konsumen. Kegitan pengiriman merupakan kegiatan operasional yang berlangsung pada saat produk pesanan. Pengiriman pada gudang PT. XYZ masih menggunakan karyawan untuk mengirim barang ke bagian operator (scan) sehingga dapat memperlambat pekerjaan. Untuk meningkatkan aspek mempercepat karyawan, solusi yang ditempuh adalah pengiriman barang otomatis dengan kontrol Sistem gerak Robot menggunakan Arduino melalui handphone. Adapun model pengembangan yang dipakai peneliti untuk mendukung tahapan perancangan alat adalah menggunakan model PPDIOO dan kebutuhan user diperoleh dengan wawancara.
Kata kunci: Arduino, Gudang, IOT, Pengiriman Barang, PPDIOO
Abstract: Goods Delivery is an activity of the logistics operations division that distributes goods and services from producers to consumers. In distribution, which means conveying products from producers to consumers. Delivery activity is an operational activity that takes place when the product is ordered. Delivery at PT. Shopee Express (Gambir Hub) still uses employees to send goods to the operator (scan) so that it can slow down work. To improve the aspect of accelerating employees, the solution adopted is automatic delivery of goods with the control of the Robot motion system using Arduino via cellphone. The development model used by researchers to support the stages of tool design is using the PPDIOO model and user needs are obtained by interview.
Keywords: Arduino,Internet of Things (IoT),PPDIOO,Shipping Goods,Warehous
Rancang Bangun Sistem Terintegrasi Dengan Memanfaatkan Application Programing Interface Sebagai Sarana Penghubung
Didalam pencatatan pemberian poin pelanggaran di SMA Negeri 1 Mengwi, guru bimbingan konseling meminta identitas siswa dan mencatat pelanggaran beserta pemberian poin di buku besar yang ada di ruangan BK lalu memberikan sanksi sesuai bobot pelanggaran. Bobot pelanggaran ada beberapa tipe dan jika poin pelanggaran mencapai batas maksimal yang telah ditentukan maka ada sanksi yang tertulis. Adapun sanksi yang diberikan sekolah yaitu berupa peringatan kepada siswa, pemanggilan orang tua, skorsing bahkan berupa DO (Drop Out). Disamping adanya pencatatan pelanggaran, di SMA Negeri 1 Mengwi terdapat juga pencatatan prestasi siswa, yang menggunakan cara dengan meminta piala atau medali yang didapat dan fotocopy piagam / sertifikat jika prestasi diperoleh dari luar sekolah lalu siswa mendapat reward sesuai tingkatan prestasi berupa uang tunai yang diberikan oleh penyelenggara lomba. Permasalahan yang di alami seringkali jika siswa melakukan pelanggaran, kebanyakan siswa tidak akan memberitahu orang tuanya bahkan jika siswa mendapat surat pemanggilan orang tua, sebagian besar siswa tidak menyampaikan surat pemanggilan tersebut. Untuk menyelesaikan masalah diatas. Pada penelitian ini akan membahas pemanfaatan Application Programming Interface sebagai sarana penghubung antar sistem dengan menggunakan metode waterfall dengan pendekatan data flow diagram. Sehingga penelitian ini menghasilkan sistem yang terintegrasi dengan memanfaatkan application programming interface
Literature Review dan Survey Trend Teknologi Pengembangan Website untuk Website Skala Kecil
Perkembangan website dari web 1.0 sampai dengan web 4.0 membuat banyak teknologi pengembangan website. Mulai dari Bahasa pemrograman, Frameworks, Content Management System (CMS), Static Site Generator (SSG), dan teknologi lain. Masing-masing teknologi pengembangan website memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara 2 teknologi pengembangan website yang banyak digunakan saat ini, yaitu menggunakan CMS dan menggunakan SSG. Ada 10 kriteria yang digunakan sebagai pembanding CMS dan SSG, yaitu komponen, jenis website, kecepatan layanan, fleksibilitas, security, source-control, development speed vs skala website, konten dinamis, admin page, dan hosting. Pendekatan SSG cocok untuk pengembangan aplikasi website dengan skala kecil atau website statis dengan sedikit interaksi dari pengguna. Pendekatan CMS cocok untuk pengembangan website skala menengah atau website dinamis dengan banyak interaksi dari pengguna. Berdasarkan hasil survey ke website upworks dan freelancer, trend SSG masih kalah dibandingkan dengan CMS