E-Journal Bina Insani University
Not a member yet
1117 research outputs found
Sort by
Studi Good Corporate Governance dan Manajemen Laba terhadap Nilai Perusahaan: Perusahaan Jakarta Islamic Index
Abstrak: This research to examine the effect of Good Corporate Governance (GCG), earnings management and firm size to firm value. GGC in this case is measured through the proxied by management ownership and board of independent commisioner. Earnings Management is measured through the accrual of working capital and firm size measured through SIZE. The population in this research is corporate indexed on Jakarta Islamic Index (JII) for period 2015- 2017 with samples this research were 10 companies. The analysis of this research using method of linier regression. The results showed that management ownership has a negative effect on firm value (Tobin's Q), board of independent commisioner has a positive effect on firm value (Tobin's Q), earnings management has a negative effect on firm value (Tobin's Q) and firm size (SIZE) has a negative effect on firm value (Tobin's Q).
Kata kunci: Management Ownership, Board of Independent Commisioner, Earnings Management, Firm Size, Firm Value, Jakarta Islamix Index (JII)
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Good Corporate Governance (GCG), manajemen laba dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. GCG dalam hal ini diukur melalui proksi Kepemilikan Manajerial dan Dewan Komisaris Independen, Manajemen Laba diukur melalui akrual modal kerja dan ukuran perusahan diukur melalui SIZE. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam perhitungan Jakarta Islamic Index (JII) selama tahun 2015 – 2017 dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 10 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemilikan manajerial mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan (Tobin’s Q), dewan komisaris indepenen mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan (Tobin’s Q), manajemen laba mempunyai pengaruh negative signifikan terhadap nilai perusahaan (Tobin’s Q) dan ukuran perusahaan (SIZE) mempunyai pengaruh negative signifikan terhadap nilai perusahaan (Tobin’s Q).
Keywords: Kepemilikan Manajerial, Dewan Komisaris Independen, Manajemen Laba, Ukuran Perusahaan, Nilai Perusahaan, Jakarta Islamic Index (JII
KERAGAMAN DEMOGRAFI KOMPOSISI DEWAN TERHADAP PERUBAHAN STRATEGI DENGAN KINERJA PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Abstrak: Strategi perusahaan merupakan salah satu faktor kunci untuk mencapai tujuan perusahaan. Peranan dewan sangatlah penting dalam mendorong perubahan strategi di lingkungan yang dinamis saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keragaman demografi dewan yang dilihat dari gender, tingkat pendidikan, serta latar belakang fungsional , mampu mendorong adanya perubahan strategi yang dimoderasi oleh kinerja perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan menghasilkan 54 (lima puluh empat) perusahaan manufaktur sebagai sampel akhir. Data dianalisis dengan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA), dengan menggunakan uji hipotesis pada tingkat signifikansi (α) = 5%. Alat statistik yang digunakan adalah SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman gender dan tingkat pendidikan dewan komisaris berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh keragaman demografi dewan terhadap perubahan strategi.
Kata kunci: Keragaman demografi dewan, strategi, kinerja perusahaan, gender, tingkat pendidikan, latar belakang fungsional
Abstract: Firm strategy is one of key factors to achieve firm goal. The role of board is very important in driving strategic change in the current dynamic environment. This study aims to determine whether the board demographic diversity in terms of gender, education level, dan functional background are able to encourage a change in strategy moderated by firm performance. The sample of this study is manufacturing companies listed in the Indonesia Stock Exchange in 2013-2017. Samples are collected by purposive sampling dan resulted in 54 manufacturing companies listed as the final sampel. Data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA) for testing hypothesis with significance level 5%. The statistical tool used is SPSS 22. The results shown that gender dan the education level diversity of the board of commissioners have a significant positive effect on firm performance. Firm performance does not moderate the effect of board demographic diversity toward strategic change.
Keywords: board demographic diversity, strategy, firm performance, gender, educational level, functional background
Media Pembelajaran Interaktif Pengenalan Topologi Jaringan Komputer Pada Kelas X SMK Taman Harapan 1 Bekasi
Abstrak: Proses belajar mengajar khususnya pada peserta didik yang dilakukan secara konvensional tidak cukup untuk mewujudkan tujuan, yakni menguasai materi yang diberikan, karena waktu yang terbatas, dan tidak semua peserta didik memiliki keberanian atau mempunyai kesempatan untuk mengajukan pertanyaan serta menyampaikan pendapatnya dalam kurun waktu proses pembelajaran dilaksanakan. Sehingga bermunculan lembaga pendidikan baik formal maupun informal yang dapat diikuti oleh para peserta didik SMK Taman Harapan 1 Bekasi untuk menguasai materi yang dipelajari khususnya salah satu mata pelajaran yang sangat sulit adalah mata pelajaran jaringan komputer pada siswa/siswi. Pembelajaran berbasis komputer atau Computer Based Instruction (CBI) dapat dimanfaatkan dalam hal peningkatan mutu pembelajaran. CBI model instructional game bertujuan untuk menyediakan pengalaman belajar melalui bentuk permainan yang mendidik dan tantangan yang menyenangkan bagi siswa. Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi Pembelajaran Interaktif pengenalan Jaringan Komputer Berbasis Computer Based Instruction (CBI), sedangkan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Metode pengembangan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dan pengujian aplikasi ini menggunakan metode Black Box. Secara fungsional tiap modul atau fitur aplikasi ini telah berfungsi dengan baik. Dengan fitur interface yang dirancang untuk multimedia yang mampu memudahkan guru dan siswa dalam proses belajar-mengajar.
Kata Kunci: Computer Based Instruction, Pembelajaran, Perangkat jaringan Komputer.
Abstract: Teaching and learning processes, especially for students conducted conventionally are not enough to realize the goal, namely mastering the material provided, due to limited time, and not all students have the courage or have the opportunity to ask questions and express their opinions within the period of the learning process carried out. So that emerging educational institutions both formal and informal that can be followed by students to master the material being studied Specifically One of the subjects that is very difficult by students is the subject of computer networking in SMK Taman Harapan 1 Bekasi students. Associated with improving the quality of learning in general, computers can be utilized in the form of computer-based learning or Computer Based Instruction (CBI). CBI instructional games model aims to provide learning experiences through educational forms that are fun and challenging for students.The results of this research are Computer Based Instruction (CBI) Learning History of Indonesian Independence Proclamation Learning Application, while the data collection method uses observation, interviews, and literature study. The Development Method uses the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method and the application testing uses Black Box method. Functionally, each module or feature of this application is functioning properly. With an interface feature designed for multimedia that is able to facilitate teachers and students in the teaching-learning process.
Keywords: Computer Based Instruction, Learning, Computer network devices
Metode Business Process Improvement Pada Perencanaan Kelas Cisco Academy STMIK Bina Insani
Abstrak: Cisco academy STMIK Bina Insani merupakan salah satu program kerjasama akademik antara STMIK Bina Insani dengan Cisco Academy Indonesia. Dalam mengimplementasikan proses bisnisnya saat ini masih terdapat beberapa kendala yang dapat mengganggu berlangsungnya aktivitas bisnis. Beberapa proses yang belum optimal pada pelaksanaan Cisco Academy STMIK Bina Insani yaitu proses sosialisasi program, pelaksanaan pendaftaran yang yang masih belum terstruktur dengan baik. Sehingga perlu adanya analisis proses bisnis yang telah diterapkan, kemudian dilakukan evaluasi agar dihasilkan rekomendasi perbaikan agar proses bisnis dapat berlangsung lebih efektif dan efisien. Penelitian ini akan menggunakan notasi Business Process Model and Notation (BPMN) dan Business Process Improvement (BPI) sebagai metode analisis dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini merupakan rekomendasi perbaikan proses bisnis pelayanan pendaftaran training bagi organisasi yang didapatkan berdasarkan analisis dan evaluasi yang dilakukan.
Kata kunci: Bisnis, Business Process Improvement, Business Process Model and Notation, Proses, Proses Bisnis
Abstract: STMIK The Cisco Bina Insani academy is one of the academic collaboration programs between STMIK Bina Insani and Cisco Academy Indonesia. In implementing its business processes there are still a number of discussions that can be resolved by running a business. Some processes that have not been optimal in implementing the Cisco Academy Bina Insani STMIK is the program socialization process, the implementation of registration that is still not well structured. An analysis of the business processes that must be applied is needed, then an evaluation is carried out to produce an evaluation of business process improvements that can be carried out more effectively and efficiently. This research will use the notation of Business Process Model and Notation (BPMN) and Business Process Improvement (BPI) as a method of analysis and evaluation. The results of this study are the results of improvements made to the training of the organization obtained based on the analysis and evaluation carried out.
Keywords: Business, Business Process, Business Process Improvement, Business Process Model and Notation, Process
 
Animasi Interaktif Pengenalan Interval Nada Melalui Lagu-Lagu Nasional Pada SDN Pengasinan 8 Bekasi
Abstrak: Di era globalisai ini perkembangan teknologi semakin canggih untuk membantu manusia dalam kehidupannya tidak terkecuali dengan dunia pendidikan. Pesatnya perkembangan teknologi berkembang pesat pula modernisasi yang ada di Indonesia. Modernisasi bukan hanya menyentuh pada ranah kehidupan bermasyarakat namun pada pembelajaran bagi murid Indonesia. Pembelajaran yang dilakukan di sekolah hanya dilakukan dengan praktek langsung atau konvensional padahal dengan adanya modernisasi dalam pembelajaran seharusnya murid sudah menggunakan alat yang telah modern dalam mempelajari pelajaran. Dalam pembelajaran pengenalan interval nada murid di sekolah menggunakan pianika namun tidak semua murid memiliki alat tersebut. Dalam mempelajari interval nada para murid mempelajari lagu “Mariam Tomong†dan lagu-lagu nasional Indonesia lainnya. Dalam modernisasi ini pula lagu-lagu yang mendominasi di Indonesia bukanlah lagu yang baik untuk diperdengarkan kepada anak-anak melainkan lagu-lagu pop yang mengandung unsur dewasa. Dalam pembelajaran materi lagu nasional banyak peserta didik yang tidak hafal lagu nasional dan tidak mengerti makna dibalik lagu nasional tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan animasi interaktif pengenalan lagu-lagu nasional pada SDN 8 Pengasinan Bekasi yang dalam pembuatannya menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) untuk menarik perhatian peserta didik dalam mengenal dan mempelajari lagu-lagu nasional dengan desain animasi yang menarik
Kata kunci: Animasi Interaktif, Interval Nada, Lagu-Lagu Nasional, Multimedia, MDLC
Abstract: In this globalization era, the development of increasingly sophisticated technology to help humans in their lives is no exception with the world of education. The rapid development of technology is also growing rapidly modernization in Indonesia. Modernization not only touches on the realm of social life but also on learning for Indonesian students. Learning done in schools is only done by direct or conventional practice even though with modernization in learning students should have used tools that have been modern in learning lessons. In the introduction of student tone intervals in school use pianika but not all students have the tool. In studying the tone intervals students learn the songs "Mariam Tomong" and other Indonesian national songs. In this modernization also the songs that dominate in Indonesia are not good songs to be played to children but pop songs containing adult elements. In learning national song material, many students do not memorize national songs and do not understand the meaning behind the national song. Therefore an interactive animation of the introduction of national songs is needed at Bekasi Pengasinan SDN 8 in the making using the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method to attract the attention of students in knowing and learning national songs with interesting animated designs.
Keywords: Multimedia, Interactive Animation, National Songs, Tone Interval, MDL
Metode Haversine Formula Dalam Sistem Informasi Pariwisata Kabupaten Banyuwangi (SIPBANGI) Berbasis Android
Abstrak: Banyuwangi adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Seperti kebanyakan daerah lain, Kabupaten Banyuwangi memiliki potensi wisata yang menarik, tetapi kegiatan promosi mengenai tujuan wisata di Kabupaten Banyuwangi masih terasa kurang diketahui oleh banyak orang. Pembuatan Sistem Pariwisata Berbasis Android Kabupaten Banyuwangi menggunakan Metode Formula Haversine adalah salah satu media promosi alternatif dan bantuan untuk kegiatan pariwisata di daerah tersebut. Aplikasi yang dibuat dapat menyajikan tujuan wisata dan penginapan di Kabupaten Banyuwangi, dilengkapi dengan informasi jarak, Gambar, deskripsi informasi tentang harga tiket masuk dan jam operasional yang dapat dilihat dari ponsel pengguna. Dengan menggunakan metode Haversine Formula sebagai metode algoritme untuk menghitung jarak pengguna dengan lokasi tempat wisata, akan lebih mudah bagi pengguna untuk mengetahui seberapa jauh lokasi tempat wisata itu dari tempat mereka berada. Aplikasi yang dibuat juga terintegrasi dengan Google Maps, sehingga dapat memberikan rute perjalanan dengan memanfaatkan Google Maps API. Aplikasi yang telah dibuat dapat berjalan dengan lancar di perangkat Android dengan versi OS minimum Kitkat.
Kata kunci: Aplikasi Berbasis Android, Geographic Information System (GIS), Sistem Aplikasi Pariwisata.
Abstract: Banyuwangi is one of the districts in East Java Province. Like most other areas, Banyuwangi Regency has interesting tourism potential, but promotional activities regarding tourist destinations in Banyuwangi Regency still feel lacking unknown by many people. The making of the Banyuwangi Regency Android Based Tourism System using the Haversine Formula Method is one of the alternative promotional media and assistance for tourism activities in the area. Applications that are made can present tourist and lodging destinations in Banyuwangi Regency, equipped with information on the distance, Image, description of information on the price of admission and operating hours that can be seen from user's mobile phone. By using the Haversine Formula method as an algorithm method for calculating the distance of users with the location of tourist attractions, it can be easier for users to find out how far the location of tourist attractions is from where they are. The application created is also integrated with Google Maps, so it can provide travel routes by utilizing the Google Maps API. The application that has been created can run smoothly on Android devices with a minimum OS version of Kitkat.
Keywords: Android Based Application, Geographic Information System (GIS), Tourism Application System
Animasi Interaktif Mengenal Kehidupan Lebah Madu
Abstrak: Teknologi informasi yang semakin canggih, menghantarkan kita kepada zaman yang penuh dengan berbagai kemudahan dan kecepatan. Di saat kita membutuhkan informasi tentang sesuatu data atau informasi dengan kemajuan teknologi inilah semuanya akan terasa lebih mudah, baik informasi berkaitan dengan media pembelajaran, bidang pendidikan, publikasi, dan lain sebagainya. Berkaitan dengan ilmu pengetahuan, tentunya rujukan utama kita adalah Alqur’an yang Allah SWT. turunkan melalui seorang nabi pilihan terbaik yaitu Nabi Muhammad SAW. untuk memberikan petunjuk pada umat akhir zaman ini guna kita dapat membaca dan mengambil hikmah dari apa yang terdapat di dalam alqur’an tersebut. Keberadaan banyak makhluk di dunia akan semakin menjadi hal yang luar biasa, apabila kita memikirkan dan meneliti dibalik penciptaan makhluk tersebut. karena pada dasarnya, tidaklah Allah menciptakan sesuatu makhluk pun tanpa ada hikmahnya untuk kehidupan di dunia ini. Diantara makhluk yang patut kita contoh kehidupannya adalah lebah madu, banyak hal yang akan kita dapati pelajaran dari kehidupan lebah madu ini. Lebah madu hidup secara berkoloni, kehidupannya diwarnai dengan hal-hal yang positif dan teratur sehingga apa yang ia kerjakan menghasilkan sesuatu yang baik pula, bukan hanya untuk dirinya sendiri bahkan untuk umat manusia. Maka tidaklah salah jika Allah mengabadikan namanya di dalam Alqur’an sampai akhir zaman. Animasi pembelajaran dibuat dengan menggunakan adobe flash cs6 sehingga memudahkan anak-anak belajar terkait dengan pemahaman tentang kehidupan.
Kata kunci: animasi interaktif, lebah madu, alquran tentang lebah
Abstract: Information technology that is increasingly sophisticated, ushering us to an age filled with various conveniences and speed. When we need information about something data or information with advances in technology, everything will be easier, both information relating to learning media, education, publications, and so on. With regard to science, of course our main reference is the Alquran which Allah SWT. send down through a prophet the best choice, the Prophet Muhammad. to give clues to the people of this end time in order for us to be able to read and take lessons from what is contained in the alquran. The existence of many creatures in the world will increasingly become extraordinary things, if we think and examine behind the creation of these creatures. because basically, God does not create any creature without any wisdom for life in this world. Among the creatures that we deserve to be living examples of are honeybees, there are many things that we will find from the life of this honeybee. Honey bees live in colonies, their lives are characterized by positive and orderly things so that what they do produces something good too, not only for themselves even for humanity. Then it is not wrong if Allah enshrines his name in Alqur'an until the end of time. Learning animations are made using Adobe Flash CS6 so that it is easier for children to learn related to understanding of life.
Keywords: Interactive animation, honeybees, the Qur'an about bee
Perencanaan Strategis Sistem Informasi Menggunakan Metode Five Competitive Force dan Matriks BCG
Abstrak: Sebuah perencanaan strategis sistem informasi sangat berperan penting dalam membantu organisasi atau perusahaan dalam hal meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja serta mencapai tujuan bisnis dengan optimalisasi pemannfaatan IT. Salah satunya di perusahaan penjualan motor Honda, perancangan dilakukan dengan mengadopsi Information Systems Strategic Planning Model Ward dan Peppard. Tahap awal yatiu dilakukan analisis lingkungan internal dari perusahaan serta analisis eksternal perusahaan. Analisis internal dilakukan dengan mengadopsi teknik Five Competitive Force dari Poter sedangkan untuk analisis eksternal mengadopsi Matriks Boston Consulting Group (BCG). Dari kedua analisis tersebut maka dapat dilakukan analisi SWOT dan matriks TOWS untuk mendapatkan gambaran strategi bisnis serta menjadi dasar penentuan usulan IT/IS bagi perusahaan.
Kata kunci: Five Competitive Force, Matriks BCG, Perencanaan, sistem Informasi, Strategis
Abstract: An information system strategic planning plays an important role in helping organizations or companies improve and optimize performance and achieve business goals by optimizing IT utilization. One of them in the Honda motorcycle sales company, the design is done by adopting Information Systems Strategic Planning Model Ward and Peppard. The initial stage was carried out an analysis of the company's internal environment as well as an external analysis of the company. Internal analysis was carried out by adopting the Five Competitive Force technique from Poter while for external analysis adopting the Boston Consulting Group (BCG) Matrix. From both analyzes, SWOT analysis and TOWS matrix can be done to get an overview of business strategies and become the basis for determining IT / IS proposals for companies.
Keywords: Five Competitive Force, Information Systems, Matriks BCG Planning, Strategi
Estimasi Ketersediaan Lahan Pertanian Beras Menggunakan Algoritma Regresi Linear
Abstrak: Sektor pertanian memiliki multifungsi yang mencakup aspek produksi atau ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan penati atau pengentasan kemiskinan, dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Untuk memberikan dampak yang baik dalam pengembangan lahan agar pembagian lahan merata dan hasil produksi dari hasil pertanian menjadi baik diperlukan sebuah metode untuk mengukur ketersediaan lahan yang ada dan mampu membuat estimasi kedepannya dalam mempersiapkan lahan yang cukup untuk produksi yang lebih baik. Maka dibuatlah metode yang dapat memperkirakan luas lahan untuk produksi di tahun-tahun selanjutnya. Regresi Linear adalah salah satu metode pencari keputusan dan perhitungan untuk memodelkan hubungan antara variabel terkait Y dan satu variabel bebas yaitu X. fungsi dari regresi adalah melakukan prediksi berdasarkan data-data yang telah dimiliki sebelumnya. Dalam jurnal acuan sebelumnya penggunaan regresi linear untuk memprediksi pertumbuhan produksi sampah dan perkembangan penduduk dari tahun ke tahun. Dalam jurnal tersebut menggunakan 2 variabel sebagai acuannya. Penelitian ini telah dilakukan dengan regresi linear dimana hasil dari estimasi lahan pertanian nya adalah 685.547,51 M2. Pengujiannya telah dilakukan dengan menggunakan aplikasi weka untuk melihat hasil akurasi dan prediksi serta melihat eror yang ditemui. Nilai eror yang didapatkan adalah 12,47% sehingga dapat disimpulkan bahwa pengujian ini memiliki tingkat akurasi yang baik.
Kata kunci: Data mining, Estimasi lahan, Regresi linier
Abstract: A The agricultural sector has a multifunctionality that covers aspects of production or food security, increasing the welfare of poverty or poverty alleviation, and protecting the environment. To provide a good impact on land development so that the division of land is evenly distributed and the production of agricultural products to be good requires a method to measure the availability of existing land and be able to make future estimates in preparing sufficient land for better production. Then made a method that can estimate the area of ​​land for production in subsequent years. Linear Regression is a method of decision making and calculation to model the relationship between Y related variables and one independent variable, X. The function of regression is to make predictions based on data that has been previously owned. In the previous reference journals the use of linear regression was to predict the growth of waste production and population development from year to year. In the journal uses 2 variables as a reference. This research has been carried out with linear regression where the results of the estimated agricultural land is 685,547.51 M2. The test has been carried out using the Weka application to see the results of accuracy and prediction and to see errors encountered. The error value obtained is 12.47% so it can be concluded that this test has a good level of accuracy.
Keywords: Data mining, Land estimation, Linear regressio
Animo Nasabah Bank Di Indonesia Dalam Memiliki Kartu Berlogo Gerbang Pembayaran Nasional
Abstrak: Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 19/8/PBI/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway). Bank Indonesia melakukan penataan infrastruktur, instrumen kelembagaan dan mekanisme sistem pembayaran untuk menciptakan ekosistem pembayaran nasional. Gerbang Pembayaran Nasional (National Payment Gateway) adalah sistem yang terdiri atas standar, switching dan services yang dibangun melalui seperangkat aturan dan mekanisme untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional. Per 1 September 2018, telah terdapat 98 bank umum di Indonesia yang telah menyediakan kartu berlogo GPN. Hanya 3 bank yang belum terkoneksi dengan GPN yaitu ICBC, Bank of China, Citibank dan ANZ. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi niat nasabah untuk memiliki kartu berlogo GPN, dipengaruhi oleh perceived usefulness, perceived ease of use, dan sikap. Responden dalam penelitian ini adalah nasabah 98 bank umum yang tergabung dalam Gerbang Pembayaran Nasional.
Kata kunci: Niat berperilaku, Persepsi kemudahan, Persepsi manfaat, Sikap.
Abstract: Bank Indonesia Regulation (PBI) number 19/8/PBI/2017 concerning National Payment Gateway. Bank Indonesia conducts structuring of infrastructure, institutional instruments and payment system mechanisms to create a national payment ecosystem. National Payment Gateway is a system consisting of standards, switching and services built through a set of rules and mechanisms (arrangement) to integrate various payment instruments and channels nationally. As of September 1, 2018, there have been 98 commercial banks in Indonesia that have provided GPN logo cards. Only 3 banks have not been connected to the GPN, namely ICBC, Bank of China, Citibank and ANZ. This study aims to predict the customer's intention to have a GPN logo card, influenced by perceived usefulness, perceived ease of use and attitude. Respondents in this study were customers of 98 commercial banks incorporated in the National Payment Gate.
Keywords: Behavioral intention, Perceived ease of use, Perceived usefulness , Attitude