E-Journal Bina Insani University
Not a member yet
    1117 research outputs found

    Prosedural Pemberian Gaji Pada Lembaga Bimbingan Belajar

    Get PDF
    Abstrak: Salah satu tujuan didirikannya Lembaga Pendidikan adalah untuk memperoleh laba dari aktifitas pertumbuhan Lembaga tersebut. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kepuasan kerja tenaga pendidik atau tutor agar dapat selalu merasa senang menjalankan tugasnya, diperlukan rasa kepuasan melalui pemenuhan balas jasa seperti adanya pemberian gaji yang merupakan balas jasa dari hasil kinerja yang diberikan oleh setiap individu terhadap lembaga pendidikan. Gaji merupakan salah satu faktor yang mendorong atau memotivasi seseorang dalam bekerja sebagai imbalan atas jasa yang dilakukan, dengan adanya pemberian gaji yang baik, maka hak dan kewajiban antara lembaga pendidikan dan tenaga pendidik atau tutor akan terpenuhi, sehingga seluruh elemen dalam lembaga pendidikan akan saling mendukung dan membuat proses bisnis jasa yang dijalankan lembaga pendidikan berjalan dengan baik. Penelitian ini dilakukan di Prime Education Centre (PEC), dengan menggunakan metode pengumpulan data menggunakan wawancara langsung dan sistematis dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada Ketua Yayasan Prime Education Centre dengan tujuan untuk mengetahui tentang faktor dasar penentuan gaji tutor, dasar penentuan besarnya gaji dan prosedur pemberian gaji tutor bahasa Inggris serta kendala dan cara mengatasi pelaksanaan pemberian gaji tutor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar perhitungan gaji yang menjadi acuan dalam mengelola dan menghitung gaji dipengaruhi oleh faktor jam kerja, masa kerja, level pendidikan siswa-siswi, dan jumlah siswa-siswi.   Kata kunci: Gaji, Prosedur, Sumber daya manusia.   Abstract: One of the goals of establishing an educational institution is to gain profit from the growth activities of the institution. To maintain and increase job satisfaction of educators or tutors in order to always feel happy carrying out their duties, a sense of satisfaction is needed through the fulfillment of remuneration such as the provision of a salary which is remuneration for the results of the performance given by each individual to educational institutions. Salary is one of the factors that encourage or motivate someone to work in return for services performed, with the provision of a good salary, the rights and obligations between educational institutions and educators or tutors will be fulfilled, so that all elements in educational institutions will support each other. and make the service business processes run by educational institutions run well. This research was conducted at the Prime Education Center (PEC), using data collection methods using direct and systematic interviews by asking several questions to the Chairperson of the Prime Education Center Foundation with the aim of knowing the basic factors for determining the tutor's salary, the basis for determining the amount of the salary and the procedure for giving the salary. English tutor and obstacles and ways to overcome the implementation of tutor salaries. The results showed that the basis for calculating the salary which is the reference in managing and calculating the salary is influenced by the factors of working hours, years of service, education level of students, and the number of students.   Keywords: Salary, Procedure, Human resources

    Metode Algoritma Apriori Untuk Mendukung Penjualan 212 Mart Batan Indah Tangerang Selatan

    Get PDF
    Abstrak: Persaingan dan perkembangan bisnis saat ini semakin berkembang pesat, sehingga perlu strategi untuk menaikan omset perusahaan, dan Pengembangan perusahaan, dalam kasus ini adalah retail. Dalam meningkatkan omset perusahaan dan mengembangkan perusahaan dapat dilakukan dengan cara menggunakan proses Data Mining, dan salah satu algoritma yang dapat digunakan adalah algoritma apriori. Pola pembelian barang oleh konsumen dapat ditemukan dengan menggunakan algoritma ini. Dari hasil penelitian di dapatkan itemset barang berupa Minyak Goreng Resto 1L Kumb , Marjan Syrup Cocopandan 460 ML dan Gulare Gula Kuning 1Kg adalah item barang yang sering dibeli secara bersamaan oleh konsumen. Dengan diketahuinya pola itemset barang oleh konsumen, pihak pengelola perusahaan dapat meningkatkan omset perusahaan dengan mengacu kepada hasil dari pengolahan data transaksi penjualan  dengan menggunakan algoritma apriori. Kata Kunci: algoritma apriori, data penjualan, transaksi  penjualan, retail.   Abstract: Competition and business development are currently growing rapidly, so a strategy is needed to increase company turnover, and company development, in this case is retail. In increasing company turnover and developing the company, it can be done by using the Data Mining process, and one of the algorithms that can be used is the a priori algorithm. The pattern of purchasing goods by consumers can be found using this algorithm. From the research results obtained itemset in the form of 1L Kumb Resto Cooking Oil, Cocopandan Marjan Syrup 460 ML And 1Kg Yellow Sugar Gulare are items that are often purchased simultaneously by consumers. By knowing the itemset pattern of goods by consumers, the company manager can increase the company's turnover by referring to the results of processing sales transaction data using the aprior algorithm. Keywords: apriori algorithm, sales data, sales transaction, retail

    Sistem Informasi Persediaan Alat Praktek Berbasis Web Menggunakan Metode Extreme Programming

    Get PDF
    Abstrak: Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini dapat dimanfaatkan dengan tambahan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia yang berkualitas untuk membuat sistem yang membantu pekerjaan staff, dan karyawan setiap jurusan di sekolah terutama dalam persediaan alat praktek. Sistem Persediaan Alat Praktek di SMK Taruna Bangsa masih menggunakan sistem manual. Hal ini yang menyebabkan sulit dalam mencari data ketersediaan alat praktek dan mencatat data alat praktek yang masuk, keluar, atau rusak apabila diperlukan dan kepala sekolah tidak mengetahui alat praktek apa yang masuk, keluar atau rusak serta kurang akuratnya dalam pembuatan laporan. Tujuan utama dalam penelitian ini agar terbangunnya sistem informasi dalam sistem persediaan alat praktek. Metode pengembangan yang digunakan adalah Extreme Programming karena untuk meningkatkan kualitas sistem ketika terjadi perubahan kebutuhan user. Diharapkan dengan adanya sistem ini akan mempermudah pekerjaan staff dan karyawan setiap jurusan dalam melakukan pengecekan ketersediaan alat praktek, dan mencatat alat praktek masuk, keluar atau rusak serta dapat membuat laporan yang akurat.   Kata kunci: extreme programming, persediaan alat praktek, sistem informasi   Abstract: Technological developments that occur at this time can be utilized with additional knowledge and quality human resources to create a system that helps the work of staff, and employees of each department in schools, especially in the supply of practical tools. The Practice Equipment Inventory System at SMK Taruna Bangsa still uses the manual system. This makes it difficult to find data on the availability of practical tools and record data of practical tools that are in, out, or damaged if necessary and the principal does not know what practical tools are in, out or damaged and is less accurate in making reports. The main objective in this research is to build an information system in a practical tool inventory system. The development method used is Extreme Programming because it is to improve the quality of the system when changes in user needs occur. It is expected that with this system will facilitate the work of staff and employees of each department in checking the availability of practical tools, and record practice tools in, out or damaged and can make an accurate report.   Keywords: extreme programming, information system, inventory of practice tools &nbsp

    Hubungan Managerial Entrenchment dan Kualitas Audit dengan Kualitas Laba

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan managerial entrenchment, kualitas audit, dan kualitas laba. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 76 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dari tahun 2016-2018 (228 observasi). Managerial entrenchment diukur dengan lamanya CEO menduduki posisinya (CEO tenure), kualitas audit diukur dengan status KAP sebagai KAP big 4 atau bukan, sedangkan kualitas laba diidentifikasi dengan akrual diskresioner yang dimiliki oleh perusahaan. Penelitian ini juga menggunakan variabel kontrol yang terdiri dari leverage, ukuran perusahaan, dan profitabilitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa managerial entrenchment perusahaan manufaktur di Indonesia pada tahun penelitian dilakukan tidak berhubungan dengan kualitas laba, sebaliknya kualitas audit terbukti dapat meningkatkan kualitas laba perusahaan. Selanjutnya, dari ketiga varibel kontrol yang digunakan, hanya profitabilitas yang terbukti berhubungan dengan kualitas laba.   Kata kunci: managerial entrenchment, kualitas audit, kualitas laba     Abstract: This study aims to identify the relationship between managerial entrenchment, audit quality, and earnings quality. This research was conducted using 76 samples of manufacturing companies listed in the Indonesian Stock Exchange from 2016-2018 (228 observations). Managerial entrenchment is measured by the length of CEO occupying his position (CEO tenure), Audit quality is measured by KAP status as big 4 or not, while earnings quality is identified by companies’ discretionary accruals. This study also uses a control variable consisting of leverage, company size, and company profitability. The results showed that the managerial entrenchment of manufacturing companies in Indonesia in the year of the study was not related to earnings quality, on the contrary audit quality was proven to be able to improve the earnings quality of the company. Furthermore, from the three control variables used, only profitability has been proven to be related to earnings quality.   Keywords: managerial entrechment, audit quality, earnings qualit

    Pengaruh Kebijakan Dividen, Kebijakan Utang, Profitabilitas, Kepemilikan Manajerial, dan Komite Audit terhadap Nilai Perusahaan

    Get PDF
    Abstrak:Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan dividen, kebijakan utang, profitabilitas, kepemilikan manajerial, dan komite audit terhadap nilai perusahaan. Teknik pemilihan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 75 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2013-2017. Data penelitian ini menggunakan data dari laporan keuangan dari setiap perusahaan sampel. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan pemakaian SPSS 24. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur dengan rasio Tobin’s Q. Hasil penelitian ini menunjukkan kebijakan dividen, kebijakan utang, profitabilitas, kepemilikan manajerial dan komite audit secara bersama-sama berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Variabel kebijakan dividen (DPR), kebijakan utang (DER), kepemilikan manajerial (KM) dan komite audit (KA) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas (ROE) berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.   Kata Kunci:kebijakan dividen, kebijakan utang, nilai perusahaan, profitabilitas.              Abstract:This research was conducted with the aim to determine the effect of dividend policy, debt policy, profitability, managerial ownership, and audit committee on firm value. The technique of selecting this research sample using purposive sampling. The sample in this study were 75 manufacturing companies listed on the Stock Exchange in the period 2013-2017. This research data uses data from financial statements from each sample company. The data analysis of this study uses multiple regression analysis with the use of SPSS 24. The company value in this study is measured by Tobin’s Q ratio. The results of this study indicate dividend policy, debt policy, profitability, managerial ownership and audit committee jointly influence the firm value. The variable dividend policy (DPR), debt policy (DER), managerial ownership (KM) and audit committee (KA) did not affect the value of the company, while profitability (ROE) had a significant positive effect on firm value.   Keywords:dividend policy, debt policy, firm value, profitabilit

    SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP PADA SMK TRAVINA PRIMA BERKASI BERBASIS DESKTOP

    Get PDF
    Abstrak: Perkembangan Teknologi saat ini sangat pesat hingga banyaknya inovasi yang telah diciptakan seperti sistem informasi pembayaran SPP yang telah digunakan oleh beberapa pihak baik lembaga pendidik maupun organisasi atau instansi. Namun masih banyak pula lembaga pendidik yang masih menggunakan sistem pembayaran spp yang manual. Pada SMK Travina Prima Bekasi termasuk lembaga pendidik yang masih menggunakan sistem manual sehingga menyebabkan penumpukan berkas – berkas yang mengakibatkan kerusakan pada berkas dan penyusunan yang kurang rapih menyebabkan keterlambatan dalam menyusun laporan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu divisi keuangan di SMK Travina Prima Bekasi dalam mendata pembayaran SPP yang dilakukan oleh siswa sehingga bisa lebih baik dalam penyusunan dan penyajian laporan SPP. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan software visual studio 2010 dan SQL Server sebagai basis datanya dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall.   Kata kunci: Pembayaran SPP, Sistem Informasi, Waterfall, System Developmet Life Cycle (SDLC)   Abstract: The current technological development is very rapid, so many innovations have been created, such as the tuition payment information system that has been used by several parties, both educational institutions and organizations or agencies. However, there are still many educational institutions that still use the manual spp payment system. At Vocational High School Travina Prima Bekasi, it is an educational institution that still uses a manual system, which causes the accumulation of files which results in damage to files and improper arrangement which causes delays in compiling reports. Therefore, this study aims to assist the financial division at SMK Travina Prima Bekasi in recording tuition payments made by students so that they can be better at compiling and presenting SPP reports. This application was created using Visual Studio 2010 software and SQL Server as its database using the waterfall model System Development Life Cycle (SDLC) method.   Keywords: SPP Payment, Information Systems, Waterfalls, System Developmet Life Cycle (SDLC

    Aplikasi Media Pembelajaran Pengenalan Kosakata Harian Bahasa Arab Dengan Metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC)

    Get PDF
    Abstrak: Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran adalah dengan pemanfaatan media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan sebuah alat bantu komunikasi antara guru dan siswa untuk mempermudah penyampaian suatu informasi dalam sebuah pembelajaran. Penelitian yang telah dilakukan pada pengembangan media pembelajaran Adobe Flash CS6 mengenai kosakata harian Bahasa Arab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran dan uji penerimaan (user acceptance test). Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur yang berguna untuk meningkatkan kemampuan siswa mempelajari dan menghapal kosakata serta pengucapan yang benar. Program aplikasi telah diuji pada jenis perangkat komputer yang berbeda serta diuji kepada guru dan siswa secara sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi media pembelajaran kosakata Bahasa Arab dapat bekerja dengan baik dan responden, secara umum, menyatakan bahwa program aplikasi memuaskan untuk digunakan dalam mempelajari kosakata Harian Bahasa Arab untuk siswa.   Kata kunci: adobe flash CS6, kosakata bahasa arab, mufrodat, media pembelajaran, multimedia, user acceptance test.   Abstract: One solution to solving problems in learning is the use of learning media. Learning media is a communication tool between teachers and students to facilitate the delivery of information in a lesson. Research that has been done on the development of Adobe Flash CS6 learning media regarding daily Arabic vocabulary. The purpose of this study is to design and develop instructional media and a user acceptance test. The application developed has useful features to improve students' ability to learn and memorize vocabulary and correct pronunciation. The application program has been tested on different types of computer equipment and tested on teachers and students by sampling. The results showed that the application of Arabic vocabulary learning media could work well and respondents, in general, stated that the application program was satisfactory to be used in learning Arabic daily vocabulary for students.   Keywords: adobe flash CS6, mufrodat, learning media, multimedia, user acceptance test, vocabulary arabi

    Rancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 2019 (Studi Kasus: PT XYZ)

    Get PDF
    Abstrak: Tata kelola teknologi informasi fokus pada teknologi informasi, sistem, manajemen kinerja dan resikonya.Kerangka kerja COBIT 2019 digunakan dalam melakukan penerapan tata kelola teknologi informasi. PT XYZ diambil bertujuan mengetahui kualitas layanan, kinerja manajemen, serta resiko pada perusahaan dengan melihat pada referensi dari laporan tahunan PT XYZ dan menganalisis nilai capability level serta maturity level. Setelah dilakukan analisis terhadap 11 design factor, didapatkan bahwa ada 5 proses domain yang memiliki nilai diatas 75% yaitu BAI02, BAI03, BAI06, DSS02, dan DSS04 kemudian dilanjutkan dengan core model evaluation dan diperoleh hasil nilai capability level masing- masing yaitu BAI02 memiliki nilai capability pada level 2; BAI03 memiliki nilai capability pada level 1; BAI06 memiliki nilai capability pada level 1; ). DSS02 memiliki nilai capability pada level 2; dan DSS04 memiliki nilai capability pada level 2, maka nilai maturity level keseluruhan dari PT XYZ adalah 1, capability level dapat ditingkatkan dengan melakukan aktivitas yang belum dilakukan oleh perusahaan sampai dengan mencapai nilai fully untuk tiap level.   Kata kunci: capability, COBIT, maturity, tata kelola, teknologi.   Abstract: Information technology governance focuses on information technology, systems, performance management and risk. The 2019 COBIT framework is used in implementing information technology governance. PT XYZ was taken to determine the quality of service, management performance, and risk to the company by looking at the references from the PT XYZ annual report and analyzing the capability level and maturity level. After analyzing 11 design factors, it was found that there were 5 domain processes that had values ​​above 75%, namely BAI02, BAI03, BAI06, DSS02, and DSS04 then continued with core model evaluation and the results obtained for each capability level, namely BAI02 had a value. capability at level 2; BAI03 has capability value at level 1; BAI06 has a capability value at level 1; ). DSS02 has capability value at level 2; and DSS04 has a capability value at level 2, so the overall maturity level of PT XYZ is 1, the capability level can be increased by doing activities that the company has not done until it reaches the full value for each level.   Keywords: capability, COBIT, governance, maturity, technology

    Sistem Pakar Pemilihan Calon Debitur Kredit Motor Dengan Algoritma C4.5 Pada PT.Federal International Finance

    Get PDF
    Abstrak: Kredit adalah kepercayaan yang memungkinkan satu pihak untuk memberikan uang atau sumber daya kepada pihak lain di mana pihak kedua mempunyai perjanjian untuk segera mengembalikan uang pihak pertama di kemudian hari, Dalam definisi istilah yang pertama dan paling umum, kredit mengacu pada kesepakatan untuk membeli barang atau jasa dengan janji tegas untuk membayarnya nanti, meskipun begitu dapat dilihat masih banyak konsumen yang memiliki kredit macet seperti tunggakan dan hal lainnya yang mengakibatkan tidak dapat melanjutkan pembayaran kredit.Dalam proses pembiayaan yang dilakukan oleh FIFGROUP, terjadi kendala yaitu masih banyak konsumen yang mengalami kredit macet yang mengakibatkan sepeda motor harus ditarik oleh perusahaan. oleh sebab itu ,penelitian ini dibuat untuk menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh FIFGROUP,yaitu dengan cara diminimalisir dengan pengimplementasian metode algoritma C4.5, yaitu pembuatan aplikasi system pakar yang dapat melakukan analisa terhadap data-data rekapitulasi pembayaran konsumen yang selanjutnya dapat dijadikan acuan terhadap seleksi calon debitur yang mengajukan kredit.sistem pakar yang dipadukan dengan data mining berupa algoritma C4.5 diharapkan dapat digunakan untuk membantu memecahkan permasalahan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah klasifikasi calon debitur kredit.   Kata kunci: algoritma C4.5, sistem pakar, debitor kredit motor   Abstract: Credit is an alternative for some people in making purchases, especially the purchase of motorized vehicles. Credit has also become a source of income for several banks or private companies and agencies that lease credit services to consumers, although it can be seen that there are still many consumers who have bad credit such as arrears and other things that result in being unable to continue credit payments. by FIFGROUP, there is an obstacle, namely that there are still many consumers who experience bad credit which causes motorbikes to be pulled by the company. Therefore, this research was made to be one of the solutions to the problems faced by FIFGROUP, namely by minimizing it by implementing the C4.5 algorithm method, which is the creation of an expert system application that can analyze data on consumer payment recapitulation which can then be obtained. used as a reference for the selection of prospective debtors who apply for credit. The expert system combined with data mining in the form of the C4.5 algorithm is expected to be used to help solve problems in various fields, one of which is the classification of potential credit debtors..   Keywords: C4.5 algorithm, expert system, motor credit debto

    Aplikasi Digital Payment Pada Transaksi Di Ar-Raihan Banyuwangi

    Get PDF
    Abstrak: Payment gateway menjadi sangat populer dikala pandemi seperti saat ini. Dengan payment gateway kita dapat melakukan pembayaran kemana saja tanpa harus menggunakan uang fisik. Hal ini didukung oleh kebijakan pemerintah untuk mengurangi pertemuan fisik dengan orang lain. Ar-raihan banyuwangi adalah salah satu outlet yang menyediakan jasa retail dan cafe yang menawarkan banyak barang, sehingga banyak transaksi yang dilakukan tiap harinya. Dengan keadaan seperti itu maka untuk mendukung kebijakan pemerintah dibutuhkan suatu metode pembayaran yang tidak mengharuskan bertemunya bertemunya pedagang dalam hal ini pegawai outlet dengan para konsumen. Dengan demikian pembayaran yang harus dilakukan dapat dicek sendiri oleh konsumen. Begitupun dengan vendor penerima pembayaran yang dimiliki oleh fitur pembayaran. Sehingga memudahkan dalam hal pembayaran dan laporan transaksi.   Kata kunci: ar-raihan, outlet, payment gateway.   Abstract: Payment gateways are becoming very popular during a pandemic like today. With a payment gateway, we can make payments anywhere without having to use physical money. This was supported by government policies to reduce physical encounters with other people. Ar-Raihan Banyuwangi is one of the outlets that provide retail and cafe services that offer a lot of goods so that many transactions are carried out every day. With such circumstances, to support government policy a payment method is needed that does not require the meeting of traders, in this case, outlet employees with consumers. Thus the payments that must be made can be checked by consumers themselves. Likewise with the payment receiving vendor that is owned by the payment feature. Making it easier in terms of payments and transaction reports.   Keywords: ar-raihan, outlet, payment gateway

    1,056

    full texts

    1,117

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Bina Insani University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇