E-Journal Bina Insani University
Not a member yet
1117 research outputs found
Sort by
Perancangan Sistem Informasi Akademik Menggunakan Metode Kanban
Abstrak: Diera sekarang Sistem Informasi sangat diperlukan dalam menunjang suksesnya suatu pelayanan pada Perguruan Tinggi. Pelayanan Pelayanan di perguruan tinggi meliputi Pelayanan Akademik, Kemahasiswaan ataupun pelayanan lainnya. Banyak perguruan tinggi yang sudah memanfaatkan Sistem Informasi sebagai sentral pelayanan. Tentunya Universitas Subang harus mengejar ketertinggalan tersebut agar dapat bersaing. Saat ini Universitas Subang masih melakukan proses bisnis Pelayanan Akademiknya secara konvensional dan belum memanfaatkan Sistem Informasi. Akibat dari masih konvensional maka lambatnya pelayanan akademik seiring meningkatnya jumlah mahasiswa pertahun dengan kebutuhan pelayanan akademik secara cepat, tepat dan akurat. Penelitian ini akan mencoba merancang sebuah sistem informasi akademik dengan memanfaatkan teknologi mobile web agar dapat mempermudah penyampaian informasi dan pemberian layanan di Universitas Subang. Selain itu dalam penelitian ini akan menerapkan Metode Kanban dalam merancang Sistem Informasi Akademiknya. Untuk menggambarkan rancangan tersebut penulis akan menggunakan Unified Modeling Language, Rancangan Database dan Rancangan Interface. Hasil akhir dari penelitian ini berupa Model Sistem Informasi Akademik yang meliputi beberapa aspek diantaranya Aspek Pengguna Sistem, Aspek Software, Aspek Hardware dan Aspek Jaringan Internet yang akan implementasi untuk kedepannya.
Kata kunci: sistem informasi akademik, mobile, kanban, unified modeling language
Abstract: In this Era, information systems is indispensable in supporting for the success of a service to the University. Service at the College include Academic Services, Student Services or other services. Many colleges are already making use of information systems as a central service. Certainly University Subang must catch up in order to compete. Currently the University of Subang are still carry out business process in conventional Academic performance and not take advantage of information systems. As a result of the slow pace of conventional still academic services with the increasing number of students every years with needs of academic service in a fast, precise and accurate. This research will try to devise a system of academic information by utilizing the mobile web technology in order to facilitate the submission of information and outreach at the University of Subang. Moreover in this study will apply methods of Kanban in devising Academic information system. To illustrate the design of the writers will use the Unified Modeling Language, Design databases and the design of the Interface. The end result of this research in the form of a Model of Academic information systems which includes several aspects such as Users Aspect Systems, Aspect Software, Hardware Aspects and Internet Network Aspects will be implementation for the future.
Keywords: academic information system, mobile, kanban, unified modeling languag
Metode Topsis Untuk Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Mall Terbaik Di Kota Depok
Abstrak: Mall merupakan tempat berbelanja dan refreshing yang sangat disukai banyak kalangan. Selain untuk tempat berbelanja, di mall juga terdapat banyak kuliner, tempat bermain anak, bioskop, dan masih banyak fasilitas hiburan yang ada di mall. Ada banyak mall di Kota Depok seperti Detos, Margo City, CIPLAZ Depok (Ramayana), D’Mall, Pesona Square, ITC Depok, Cinere Bellevue Mall, dan Cimanggis Square. Banyaknya Mall yang ada kerap kali membuat pengunjung bingung untuk menentukan kemana harus pergi kemall yang membuat nyaman dan bisa semua dilakukan. Berangkat dari permasalahan ini maka tujuan penelitian ini dilakukan untuk menentukan Mall terbaik. Ada beberapa kriteria yang digunakan dalam menentukan Mall terbaik yaitu Kebersihan, Keamanan, Tempat parkir, Kelengkapan tenant, Lokasi strategis dan Fasilitas umum. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Metode Topsis, metode ini pengambilan keputusan menggunakan multi kriteria dengan prinsip untuk alternaatif yang terpilih memiliki jarak terdekat untuk solusi terbaik positif. Hasil perhitungan didapat bahwa Mall Terbaik di Kota Depok yaitu Margo City dengan nilai 1, untuk rangking kedua yaitu Detos dengan nilai 0,9887, dan rangking ketiga yaitu ITC Depok dengan nilai 0,3246.
Kata kunci: mall, metode Topsis, sistem pendukung keputusan
Abstract: The mall is a place for shopping and refreshing that is very popular among many people. In addition to shopping, in the mall there are also many culinary delights, children's playgrounds, cinemas, and many entertainment facilities in the mall. There are many malls in Depok City such as Detos, Margo City, CIPLAZ Depok (Ramayana), D'Mall, Pesona Square, ITC Depok, Cinere Bellevue Mall, and Cimanggis Square. The number of existing malls often makes visitors confused about where to go to the mall which makes everything comfortable and can be done. Departing from this problem, the purpose of this study was to determine the best Mall. There are several criteria used in determining the best mall, namely Cleanliness, Security, Parking, Tenant Completeness, Strategic Location and Public Facilities. In this study, the author uses the Topsis method. This method uses multiple criteria for decision making with the principle that the chosen alternative has the closest distance to the best positive solution. The results of the calculation show that the Best Mall in Depok City is Margo City with a value of 1, for the second rank is Detos with a value of 0.9887, and the third rank is ITC Depok with a value of 0.3246.
Keywords: decission support system, mall, Topsis method
Sistem Informasi Pelayanan Masyarakat Secara Online Pada Kelurahan Sungai Raya
Abstrak: Pada Era Globalisasi seperti sekarang ini, tekhnologi informasi sangat diperlukan oleh setiap manusia. Komputer merupakan salah satu alat yang dapat menghasilkan tekhnologi informasi tersebut, karena kegunaannya manusia dapat memperoleh informasi dengan mudah dan cepat. Begitupula dengan masalah yang ada pada kelurahan sungai raya dalam kecamatan sungai raya, yaitu mengenai pelayanan. Mengingat banyaknya masyarakat yang butuh pelayanan dalam pembuatan surat keterangan dari kelurahan menyebabkan proses pelayanan menjadi lama. Berdasarkan permasalahan di atas penulis meracang dan membuat sistem informasi pada sungai raya dalam kecamatan sungai raya. Sistem informasi ini menerapkan waterfall model dalam pembangunannya, dan dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan MySql. Sistem informasi ini mampu membuat surat secara online serta menghasilkan informasi yang ada pada kelurahan dan membuat laporan pembuatan surat bagi staff kelurahan dengan menggunakan sebuah website.
Kata kunci: Sistem Informasi, Website, Pengabdian Kepada Masyarakat Keluraha
Analisis Pengaruh Kondisi Daring Terhadap Zoom Fatigue yang Dialami Mahasiswa Semasa Pandemi Covid-19
Penelitian ini dilatar belakangi atas munculnya COVID-19 yang terjadi di Indonesia, dimana seluruh mahasiswa yang ada di Indonesia diwajibkan untuk melakukan pembelajaran secara daring di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran kecemasan dan kelelahan (fatigue) pada mahasiswa selama pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Banyak kampus yang menerapkan pembelajaran daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Perubahan yang cepat dalam metode pembelajaran menyebabkan banyak permasalahan pada kesehatan fisik maupun psikis. Metode yang digunakan adalah teknik pengumpulan data primer dan data sekunder dan diolah dengan metode Likert. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa seluruh Indonesia dengan sampel 87 mahasiswa. Kuisioner menggunakan google form. Hasil dari penelitian, menunjukkan bahwa Zoom Fatigue berkaitan dengan kehidupan mahasiswa, baik dari segi fisik, mental, dan kehidupan sosial.
Kata kunci: covid-19, kelelahan, pembelajaran daring.This research is motivated by the emergence of COVID-19 that occurred in Indonesia, where all students in Indonesia are required to do online learning at home. The purpose of this study was to obtain an overview of student’s anxiety and fatigue during online learning during the COVID-19 pandemic. Many campuses are implementing online learning using the Zoom Meeting application. Rapid changes in learning methods cause many problems in physical and psychological health. The method used is the technique of collecting primary data and secondary data and processed using Likert method. The subjects in this study were students throughout Indonesia with a sample of 87 students. Questionnaire using google forms. The result show that Zoom Fatigue related with students' lives, both physically, mentally, and socially.
Keywords: Covid-19, fatigue, online learning
Sistem Informasi Pemesanan Produk Berbasis Website pada PT. Shinwoo Global Indonesia
Terbatasnya media informasi untuk proses pemesanan produk customer menjadi permasalahan yang dihadapi PT. Shinwoo Global Indonesia, akibatnya marketing masih menerima pesanan customer melalui telepon dan juga email untuk setiap transaksi pemesanan produk serta kurang terupdate informasi dalam penyajian harga dan stok setiap produknya dan untuk proses input data transaksi untuk mneghasilkan laporan penjualan masih dilakukan secara manual menggunakan microsoft excel oleh admin marketing. Melalui teknologi informasi sistem pemesanan berbasis website dengan perancangan database menggunakan bahasa pemrograman PHP serta fitur-fitur yang disediakan mampu berfungsi secara efektif. Model pengembangan yang digunakan yaitu Rapid Application Development (RAD) karena ditujukan untuk menyediakan pengembangan yang jauh lebih cepat dan mendapatkan hasil dengan kualitas yang lebih baik. Dari penelitian ini dapat menghasilkan sistem informasi pemesanan yang dapat membantu pelanggan melakukan pemesanannya, sistem menyajikan seluruh informasi terupdate terkait stok dan harga per produk yang tersedia dan sistem juga menghasilkan laporan penjualan untuk admin serta sistem yang telah dibangun diharapkan mampu berjalan secara efektif
Penerapan Machine Learning menggunakan algoritma C4.5 berbasis PSO dalam Menganalisa Data Siswa Putus Sekolah
Pendidikan sangat memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas Sumber daya manusia yang ada di Indonesia. Untuk itu Pemerintah menggalakkan program wajib belajar 12 tahun. SMK As Salam, adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta yang ada di Kecamatan Gegesik yang memiliki angka putus sekolah yang berubah setiap tahunnya. Ada beberapa penyebab seorang anak putus sekolah, diantaranya faktor ekonomi dimana orang tua tidak sanggup membiayai anaknya untuk sekolah, bisa juga faktor membantu usaha orang tua, faktor siswanya sendiri, atau faktor lingkungan dan teman – teman siswa tersebut. Perlu dilakukan penganalisaan terhadap data siswa agar dapat diklasifikasikan siswa yang berpotensi putus sekolah. Sehingga kepala sekolah dan bagian kesiswaan di SMK As Salam dapat mengambil keputusan agar siswa yang putus sekolah bisa diantisipasi setiap tahunnya. fokus maka penelitian ini adalah penggunaan model decision tree dalam mengkasifikasikan data putus sekolah yang dioptimasi menggunakan PSO di SMK As Salam Gegesik. Dari hasil klasifikasi tersebut diketahui nilai akurasi dari model decision tree tersebut adalah 90.86 %. Artinya keakuratan dalam klasifikasi tersebut sudah cukup baik. Sedangkan hasil klasifikasi model decision tree yang menggunakan PSO diketahui memiliki nilai akurasi 92.95 %. Artinya keakuratan dalam klasifikasi tersebut menjadi lebih baik dari decision tree yang tanpa optimasi PS
Metode Pieces Framework Pada Tingkat Kepuasan Pengguna Sistem Informasi Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sorong
Abstrak: Sistem informasi mempunyai peran penting dalam menghasilkan informasi bagi semua tingkatan manajemen. Analis perlu mengetahui keperluan informasi yang diinginkan manajemen agar informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berfungsi dan tepat bagi manajemen. Proses evaluasi terhadap kinerja dari sistem informasi diperlukan untuk mengetahui apakah sistem informasi Universitas Muhammadiyah Sorong berjalan sebagaimana mestinya. Evaluasi sistem informasi dapat dilakukan dengan cara yang berbeda dan pada tingkatan yang berbeda, tergantung pada tujuan evaluasinya. Dalam melakukan kegiatan analisis dan evaluasi sistem informasi, terdapat beberapa metode atau model analisis yang dapat digunakan salah satunya adalah model analisis PIECES Framework. Untuk mempermudah evaluasi, ditawarkan cara analisis dengan kerangka PIECES Framework yang menguraikan ke dalam 6 fokus analisis kelemahan yaitu Performance, Information and Data, Economy, Control and Security, Eficiency dan Service. Tujuan penelitan ini untuk mengukur tingkat kepuasan, mengetahui kelemahan serta kekuatan dan menganalisis komponen-komponen yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, yang terdapat pada sistem informasi perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sorong. Berdasarkan hasil perhitungan daftar pernyataan yang diberikan kepada responden yang merupakan pengguna sistem informasi perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sorong, domain Performance, Information & Data, Economics, Control & Security, Efficiency, dan Service, semua berada pada kategori puas, artinya penerapan sistem informasi perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sorong, yang saat ini digunakan dilingkungan Kampus sudah dapat diterima sesuai dengan kerangka PIECES Framework.
Kata kunci: kepuasan pengguna, PIECES Framework, website.
Abstract: Information systems have an important role in producing information for all levels of management. Analysts need to know necessity of the information that management wants so that the information generated by the information system can function and be appropriate for management. The process of evaluating performance of the information system is needed to determine whether the information system at the University of Muhammadiyah Sorong is running as it should. Information systems evaluation can be carried out in different ways and at different levels, depending on objective of the evaluation. In carrying out information system analysis and evaluation activities, there are several methods or analysis models that can be used, one of which is the PIECES Framework analysis model. To simplify the evaluation, an analysis method is offered with the PIECES Framework which describes the 6 focus of weakness analysis, that are Performance, Information and Data, Economy, Control and Security, Efficiency and Service. The purpose of this research is to measure the level of satisfaction, find out the strengths, weaknesses and analyze the components that need to be improved the quality of service, which is contained in the library information system of the Muhammadiyah University of Sorong. Based on the results of the calculation of the list of statements given to respondents who are users of the library information system at the Muhammadiyah University of Sorong, the domain of Performance, Information & Data, Economics, Control & Security, Efficiency and Service, all of in the satisfied category, meaning that the application of the library information system at the Muhammadiyah University of Sorong , which is currently being used in the campus environment is acceptable in accordance with the PIECES Framework.
Keywords: user satisfaction, PIECES Framework, website
Sistem Informasi Pengarsipan Surat Kantor Desa Berbasis Web
Abstrak: Pengelolaan arsip surat pada kantor desa belum sepenuhnya sesuai prosedur dan belum terstruktur. Selain itu, proses penerimaan hingga penyimpanan surat masih dilakukan secara manual. Dalam penyimpanan surat masuk maupun surat keluar masih berbentuk hard copy kemudian surat disimpan pada rak arsip. Untuk pencatatan surat dilakukan pada buku agenda. Selain itu untuk melakukan pencarian arsip surat membutuhkan waktu yang lama karena harus membuka terlebih dahulu kumpulan arsip satu per satu, sehingga ini kurang efisien. Dengan adanya sistem informasi pengelolaan arsip surat berbasis web ini diharapkan dapat mempermudah pegawai pada kantor desa dalam mengelola surat secara terstruktur dan terkomputerisasi. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall dimana dalam pengerjaan setiap fasenya harus dikerjakan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke fase berikutnya. Dengan menggunakan website ini maka pegawai dapat melakukan proses pengelolaan agenda surat masuk, agenda surat keluar, disposisi surat, pengarsipan surat masuk dan surat keluar serta pengelolaan laporan arsip surat masuk dan surat keluar secara berkala. Kata kunci: sistem informasi, pengelolaan arsip surat, web Abstract: The management of mail archives at village office has not been fully compliant with procedures and has not been structured. In addition, the process of receiving and storing mail is still done manually. In the storage of incoming and outgoing mail is still in the form of hard copy and then the letter is stored on the archive shelf. For the recording of letters is carried out in the agenda book. In addition, to perform a mail archive search takes a long time because it has to open the archive sets one by one, so this is less efficient. With this web-based mail archive management information system, it is expected to facilitate employees in village office in managing letters in a structured and computerized manner. In the manufacture of this system using waterfall method where in the process of each phase must be done first before proceeding to the next phase. By using this website, employees can manage the agenda of incoming mail, outgoing mail agenda, letter disposition, archiving incoming and outgoing mail and management of incoming and outgoing mail archive reports periodically. Keywords: information system, mail archive management, we
Kepemimpinan Milenial Dalam Memperkuat Budaya Organisasi
Abstrak: Generasi millennial adalah generasi yang lahir mulai dari tahun 1980an sampai sekarang. Mereka diharapkan menjadi penerus dari generasi sebelumnya, secara tidak langsung generasi millennial juga dituntut untuk memiliki tanggung jawab memimpin bangsa di masa depan dengan tujuan mengubah nasib suatu bangsa menjadi lebih baik dan sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran dan kontribusi dari kepemimpinan milenial dalam memperkuat budaya organisasi di perusahaan, mengingat terdapat beberapa generasi yang terlibat dan berkecimpung di dunia kerja mulai dari baby boomers sampai dengan generasi milenia. Selain itu, beberapa petinggi yang menjabat di suatu organisasi pada perusahaan rata-rata ditempati oleh generasi diatas milenial tetapi tidak menutup kemungkinan generasi milenial juga dapat menempati posisi tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif yaitu untuk menemukan gejala atau fenomena yang terjadi di organisasi dengan adanya peran generasi milenial terhadap indikator-indikator dari budaya organisasi itu sendiri, diantaranya adalah norma, nilai dominan, aturan dan iklim organisasi. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar peran generasi perusahaan dalam memajukan perusahan. Hasil analisis Regresi Linear Sederhana menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan Kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap Budaya Organisasi (diterima). Ini berarti bahwa Kepemimpinan Milenial memiliki pengaruh positif pada Budaya Organisasi. Efek langsung dari Kepemimpinan pada Budaya terhadap Kinerja Karyawan Millenial. Efek langsung dari organisasi memiliki nilai koefisien 0.479 dari nilai p 0.002. Hasil analisis p-value <5% yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Ini berarti bahwa peningkatan Kepemimpinan memiliki efek signifikan pada peningkatan budaya kerja.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Generasi Milenial, Budaya Organisasi.
Abstract: The millennial generation is the generation born from the 1980s until now. They are expected to be the successors of the previous generation, indirectly the millennial generation is also required to have the responsibility to lead the nation in the future with the aim of changing the fate of a nation to be better and more prosperous. This study aims to find out how big the role and contribution of millennial leadership in strengthening organizational culture in the company, considering that there are several generations involved and working in the world of work ranging from baby boomers to the millennial generation. In addition, several high-ranking officials who serve in an organization in the company are generally occupied by the generation above the millennials but it is possible that the millennial generation can also occupy that position. This type of research is quantitative descriptive, namely to find symptoms or phenomena that occur in organizations with the role of the millennial generation on indicators of the organizational culture itself, including norms, dominant values, rules and organizational climate. This is intended to find out how big the role of the company generation is in advancing the company. The results of the Simple Linear Regression analysis show that the hypothesis that leadership has a significant influence on Organizational Culture (accepted). This means that Millennial Leadership has a positive influence on Organizational Culture. Direct Effects of Leadership on Culture on Millennial Employee Performance. The direct effect of the organization has a coefficient value of 0.479 from a p value of 0.002. The results of the analysis of p-value <5% which shows a positive and significant effect. This means that increasing Leadership has a significant effect on improving work culture.
Keywords: Leadership, Millennial Generation, Organizational Culture
Rasio Keuangan Bank Terindikasi Bermasalah Oleh BPK Awal Tahun 2020
Abstrak: Pada awal tahun 2020 dunia perbankan indonesia dihebohkan dengan laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan yang menginikasikan beberapa bank nasional yang bermasalah. Dalam penelitian ini difokuskan pada bank BTN, bank Banten, bank Bukopin, bank Mayapada dan bank Yudhabakti yang memungkinkan didapatkan datanya guna penelitian. Dari beberapa variabel yakni Capital Adequacy Ratio, Return on Asset, Loan Deposit Ratio serta perimbangan Biaya operasional terhadap pendapatan operasional bank terkait selama periode tahun 2016 hingga 2019 tampak bahwa memang beberapa bank tersebut mengalami permasalahan . permasalahan terkait dengan profitabilitas dialami oleh bank Banten, demikian juga dengan perimbangan biaya operasional terhadap pendapatan operasional bank Banten menunjukan indikasi yang sangat mengkhawatirkan. Tingkat likwiditas yang dialami oleh bank BTN sangat tinggi dimana perbandingan antara jumlah kredit yang diberikan dengan jumlah dana deposan dan modal sendiri sudah mencapai rata rata diatas 100% dalam periode 2016 hingga 2019. Hal ini tentu saja memperlukan perhatian dari management untuk lebih memperhatikan arus kas masuk dari pembayaran bunga kredit dan angsuran pokok pinjaman yang diberikan.
Kata kunci : capital adequacy ratio, return on asset, loan to deposits ratio , biaya operasional terhadap pendapatan
Abstract: At the beginning of 2020, the indonesian banking world was enraged by a report from the Audit Board that indicated several national banks were troubled. In this research focused on BTN bank, Banten bank, Bukopin bank, Mayapada bank and Yudhabakti bank that allows data to be obtained for research. From several variables, namely Capital Adequacy Ratio, Return on Asset, Loan Deposit Ratio and balance of operational costs to the operational income of related banks during the period of 2016 to 2019, it appears that some of these banks experienced problems. Problems related to profitability experienced by Banten banks, as well as the balance of operational costs to the operational income of Banten banks shows a very worrying indication. The level of likwiditas experienced by BTN banks is very high where the comparison between the amount of credit given and the amount of depositors' funds and their own capital has reached an average of above 100% in the period 2016 to 2019. This of course complicates the attention of the management to pay more attention to the cash inflows from loan interest payments and principal installments of loans provided.
A well-prepared abstract enables the reader to identify the basic content of a document quickly and accurately, to determine its relevance to their interests, and thus to decide whether to read the document in its entirety. The Abstract should be informative and completely self-explanatory, provide a clear statement of the problem, the proposed approach or solution, and point out major findings and conclusions. The Abstract should be 100 to 250 words in length. The abstract should be written in the past tense. Standard nomenclature should be used and abbreviations should be avoided. No literature should be cited. The keyword list provides the opportunity to add keywords, used by the indexing and abstracting services, in addition to those already present in the title. Judicious use of keywords may increase the ease with which interested parties can locate our article.
Keywords: capital adequacy ratio, return on assets, loan to deposits ratio, operating expenses to incom