CHMK Nursing Scientific Journal / Jurnal STIKES Citra Husada Mandiri Kupang
Not a member yet
376 research outputs found
Sort by
Studi Deskriptif: Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun di Paud Beato Tommaso Maria Fusco, Kota Kupang
Prevalensi penyakit maupun masalah keterlambatan perkembangan pada anak cenderung tinggi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat perkembangan (Motorik halus, motorik kasar, bahasa dan adaptasi sosial) anak usia 3-6 tahun pada PAUD Beato Tommaso Maria Fusco, Sikumana, Kota Kupang.Sampel penelitian diambil menggunakan total sampling dimana peneliti mengukur tingkat perkembangan semua anak yang hadir sejumlah 43 anak dari total 48 anak yang belajar di Paud Beato Tommaso Maria Fusco.Hasil penelitian menunjukkan sebesar 21 orang (48.8%) anak mengalami keterlambatan perkembangan (suspect), sebesar 20 orang (46.5%) anak berada pada kategori normal, 2 orang (4.7%) anak tidak dapat diperiksa (untestable). Sebagian besar anak mengalami keterlambatan perkembangan (suspect)
Kata Kunci: Anak, status perkembangan, Denver I
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT TENTARA WIRASAKTI KUPANG
Background: Nursing professionals are parts of the human resources in the hospital that provide health service and have direct interactions with patients. The health condition of patients demands nurses to provide quality health service. So it is very likely that they are frequently exposed to environment with various ilnesses and are at risk of contamination. The use of personal protective equipment is an effort to create occupational safety and health for nurses in patientwards. Method: This was a quantitative correlational with cross sectional design. Samples were sellected through total sampling technique, resulting in 35 respondents. Result: Based on the result of Fisher’s Exact Statistical test showed a significant relationship of motivation with nurse compliance in using personal protective equipment in patient wards of Wirasakti hospital Kupang (ρ=0.003). Based on this research, it is expected that nurses can raise their awareness to adhere to the use of personal protective equipment in accordance with the standard operational procedure. Wirasakti hospitalKupang need to hold presentation/seminar/training regularly to all nurses about the use of personal protective equipment and healthcare associated infections(HAIs).
Key word: Motivation, Compliance, Personal Protective EquipmentLatar Belakang: Tenaga Profesional perawat merupakan sebagian dari sumber daya manusia yang ada di lingkungan rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien dan mempunyai hubungan interaksi langsung dengan pasien. Kondisi kesehatan pasien yang mengalami gangguan kesehatan menuntut perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan sehingga kemungkinan besar seorang perawat secara kuantitas seringkali terpapar dalam lingkungan yang beresiko penyakit dan menimbulkan gangguan kesehatan akibat kontaminasi penyakit. Pemakaian APD merupakan upaya untuk menciptakan keselamatan dan kesehatan kerja bagi perawat di ruangan perawatan rumahsakit.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian korelasional dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan Pengambilan sampel menggunakan Teknik Total Sampling terhadap 35 responden perawat. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Fisher’s Exact menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan APD di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kupang (ρ=0.003). Hasil dari penelitian ini diharapkan seluruh perawat dapat meningkatkan kesadaran untuk patuh dalam penggunaan APD sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) rumah sakit. Saran: Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kupang perlu mengadakan pemaparan / seminar / pelatihan secara rutin kepada seluruh perawat tentang penggunaan alat pelindung diri dan healthcare associated infections (HAIs).
Kata Kunci: Motivasi, Kepatuhan, Alat Pelindung Dir
STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN HIDUP PASIEN KANKER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUPNYA DI RUANGAN MUTIS RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG
STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN HIDUP PASIEN KANKER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUPNYA DI RUANGAN MUTIS
RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG
Yohanes F.S Ladoa, Sebastianus K. Tahu, S.Kep.,Ns., M.Kep b , Sakti O. Batubara, S.Kep., Ns.,M.Kep C
a Mahasiswi Prodi Ners STIKes Citra Husada Mandiri, Kupang 85111
bc Dosen Prodi Ners STIKes Citra Husada Mandiri, Kupang 85111
[email protected]
ABSTRAK
Latar belakang: Penyakit kanker termasuk penyakit tidak menular yang bersifat menahun. Penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif sejak beberapa tahun sebelumnya telah menjadi permasalahan tersendiri bagi tiap negara di seluruh dunia. Menurut Haryanto (2009) pasien kanker akan mengalami rasa nyeri, perdarahan karena pembuluh darah dalam tubuh menjadi rapuh, serta penurunan berat badan.Hingga saat ini penyakit degeneratif telah menjadi penyebab kematian terbesar di dunia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengalaman Hidup Pasien Kanker Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Menggunakan Teori Adaptasi Roy.Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian kualitatif fenomenology. Hasil: ada perubahan fisiologis dan psikologis pada penderita kanker yang menjalani kemoterapi karena sering ditemukannya pasien mengalami mual,muntah perubahan berat badan,serta perasaan takut, tidak menerima penyakit yang dialaminya. Saran: Diharapkan penderita kanker yang menjalani kemoterapi dapat meningkatkan kualitas hidupnya agar dapat beradaptasi dengan mekanisme koping pada perubahan fisiologis dan psikologis serta berpikiran positif pada penyakit yang diderita.
Kata kunci: Adaptasi fisiologis, Adaptasi Psikologis Kanker, Kualitas Hidup
Gambaran Persepsi Masyarakat Tentang Manfaat Posyandu Lansia Di Kelurahan Naioni Rw 04 Kecamatan Alak Kota Kupang
ABSTRAK
Mbuilima, Iwan (2017) Gambaran Persepsi Masyarakat Tentang Manfaat Posyandu Lansia Di Kelurahan Naioni Rw 04 Kecamatan Alak Kota Kupang. Serlibrina W. Turwewi S.Farm. Apt, Msi. Dan Rosiana Gerontini S.Kep, Ns.
Posyandu lansia merupakan perwujudan pelaksanaan program pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia, sebagai suatu forum komunikasi dalam bentuk peran serta masyarakat lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya yang dapat meningkatkan kesehatan secara optimal. Pada prinsipnya, posyandu dapat meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan manusia.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengidentifikasi gambaran persepsi masyarakat tentang manfaat posyandu lansia di Kelurahan Naioni RW 04 Kecamatan Alak Kota Kupang.Rancangan penenelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik sampiling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang dengan instrumen penelitian ini adalah kuesioner.
Hasil peneitian atau pemahaman persepsi masyarakat terhadap manfaat posyandu lansia yaitu Sebagian besar masyarakat yang memiliki lansia di kelurahan Naioni RW 04 memiliki komponen afektif sebanyak 49 orang (54%) dalam kategori baik, komponen kognitif sebanyak 61 orang (68%) dalam kategori cukup,komponen konatif sebanyak 49 orang (54%) dalam kategori cukup.
Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, Manfaat Posyandu lansia
DAMPAK PENYULUHAN JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK SEKOLAH DASAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-FITRAH KAMPUNG NELAYAN OESAPA KUPANG
ABSTRACT
One aspect that plays an important role in providing energy and nutritional intake and maintaining learning resilience for children while in school is snack food. BPOM survey results show that for 6-8 hours per day the child's time is spent in school and 90 percent of school children buy snacks at school. The snacks purchased are not yet known for their safety and cleaning, so you need a specific strategy to find out how to choose healthy snacks. This study aims to determine the impact of healthy snacks education of the knowledge and attitudes of the students at Madrasah Ibtidaiyah Al-Fitrah Fishermen's Village of Oesapa Kupang. This research used quasy experiment with one group pre test and post test design. The sample of this experiment was the V grades of Madrasah Ibtidaiyah Al-Fitrah. The sample was 61 respondents that got education about healthy snacks. Data take from the questionnaire pre test and post test after the education. Data analyze used paired sample t test. The results showed an increase in the value of the subject's knowledge and attitudes after educated which was then statistically analyzed, the increase that occurred was significant 0,000 (p <0.05). This shows that education about healthy snacks has an impact that is increasing the knowledge and attitude of the subject.
Keywords: Education, Healthy Snack, Knowledge, Attitude
ABSTRAK
Salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan gizi serta pemeliharaan ketahanan belajar bagi anak ketika berada di sekolah adalah makanan jajanan. Hasil survei BPOM menunjukan bahwa selama 6-8 jam per hari waktu anak dihabiskan di sekolah dan 90 persen anak sekolah membeli jajan di sekolah. Jajanan yang dibeli belum diketahui kemanan dan kerbersihannya, sehingga perlu strategi khusus untuk mengetahui bagaimana cara memilih jajanan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari penyuluhan jajanan sehat terhadap pengetahuan dan sikap anak sekolah dasar di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fitrah Kampung Nelayan Oesapa Kupang. Penelitian ini menggunakan quasi experiment, dengan rancangan one grup pre test and post test design. Sampel penelitian adalah siswa kelas V. Sampel berjumlah 61 subjek yang mendapatkan penyuluhan tentang jajanan sehat. Pengumpulan data dengan memberikan kuesioner pre test dan post test setelah penyuluhan. Analisis data menggunakan uji paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan dan sikap subjek setelah dilakukan penyuluhan yang kemudian setelah dianalisis secara statistic peningkatan yang terjadi adalah signifikan 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukan bahwa penyuluhan jajanan sehat memiliki dampak yakni meningkatkan pengetahuan dan sikap subjek.
Kata Kunci : Penyuluhan, Jajanan Sehat, Pengetahuan, Sika
SURVEY KUALITAS TIDUR DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARUS KECAMATAN KUPANG TENGAH
Hypertension is a condition when blood pressure in blood vessels increases chronically. According to the AHA (American Heart Association) in 2011, in America, 59% of people with hypertension were only 34% under control. Riskesdas data (2013) of 15 million hypertensive sufferers, 50% of hypertension has not been controlled. The results of riskesdas (2013) in NTT the prevalence of hypertension is 7.2% and is below the national rate of 9.4%. Kota Kupang health service (2016) the number of hypertensive patients in Kupang City Sikumana Health Center was 85 people. Alcohol consumption is a risk factor that can cause hypertension. This study aims to determine the relationship between the history of consuming alcohol and hypertension in the Sikumana Health Center in Kupang City. The design in this study is analytic internationally with case control research design. The sample in this study amounted to 118 people, divided into 2 by the control group of 59 people and the case group of 59 people, using purposive samplingtechnique. Instrument research uses questionnaires and uses a blood pressure measuring device. This study was analyzed using spearman rho. The results showed that there was no relationship between alcohol consumption and hypertension, with significant values of spearman rho p = 0.130 (p> 0.05). Researchers suggest that health care staff in Kupang City Sikumana Health Center often provide information or counseling about hypertension and the causes of hypertension.
Keywords: History of Alcohol Consumption, HypertensionHipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Menurut AHA (American heart Asosiation) tahun 2011, di Amerika dari 59% penderita hipertensi hanya 34% yang terkendali. Data riskesdas (2013) dari 15 juta penderita hipertensi, 50% hipertensinya belum terkendali. Hasil riskesdas (2013) di NTT prevalensi hipertensi adalah 7.2% dan berada di bawah angka nasional yang mencapai 9.4%. dinas kesehatan Kota Kupang (2016) jumlah pasien hipertensi pada Puskesmas Sikumana Kota Kupang sebanyak 85 orang. Konsumsi alkohol merupakan faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat mengkonsumsi alkohol dengan hipertensi di Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Desain dalam penelitian ini adalah obsevasional analitik dengan rancangan penelitian case control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 orang, dibagi 2 dengan kelompok kontrol 59 orang dan kelompok kasus 59 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuisoner dan menggunakan alat pengukur tekanan darah. Penelitian ini di analisis menggunakan spearman rho. Hasil penelitian menunujukan bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi alkohol dengan hipertensi, dengan nilai signifikan spearman rho p=0.130 (p> 0.05). Peneliti menyarankan agar staf pelayanan kesehatan di puskesmas Sikumana Kota Kupang agar sering memberikan informasi atau penyuluhan mengenai hipertensi dan penyebab terjadinya hipertensi.
Kata Kunci : Riwayat Konsumsi Alkohol, Hipertens
PENGARUH PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN AKSEPTOR
At Fatululi Assistant Health Center in the period July to December 2016 there were 60 family planning acceptors who experienced weight gain as a side effect of using KB. This study aimed to analyze the effect of using 3-month injection KB on increasing acceptor body weight. Descriptive research using the survey method was carried out from September to October 2017 in the work area of Fatululi Assistant Health Center, Kota Lama District, Kupang City, NTT. Samples are acceptors who have used 3-month injection KB at least three times, with 30 acceptors. Data collected is secondary data. Data analysis is done univariately. The results showed an average increase in body weight in the first 3 months of injection contraception was 1.8 kg, the average increase in body weight in the first 6 months was 2.6 kg and the average for the first 9 months was 4.6 kg. The use of 3-month injection of KB affects weight gain. Keywords: Acceptor, Injection KB, Weight Gain
Di Puskesmas Pembantu Fatululi pada periode Juli hingga Desember 2016 terdapat 60 akseptor KB yang mengalami kenaikan berat badan sebagai efek samping dari penggunaan KB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan KB suntik 3 bulan terhadap peningkatan berat badan akseptor. Penelitian deskriptif dengan metode survey dilakukan dari bulan September sampai dengan Oktober 2017 di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Fatululi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT. Sampel adalah akseptor yang telah menggunakan KB suntik 3 bulan minimal tiga kali, dengan jumlah 30 akseptor. Data dikumpulkan adalah data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan berat badan pada 3 bulan pertama kontrasepsi suntik adalah 1,8 kg, rata-rata peningkatan berat badan pada 6 bulan pertama 2,6 kg dan rata-rata pada 9 bulan pertama adalah 4,6 kg. Penggunaan KB suntik 3 bulan berpengaruh terhadap kenaikan berat badan.
Kata kunci : Akseptor, KB Suntik, Peningkatan Berat Bada
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA TUBERCULOSIS (TB) TERHADAP HARGA DIRI PENDERITA TUBERCULOSIS (TB) DI PUSKESMAS OEBOBO KOTA KUPANG
ABSTRACT Background: Tuberculosis (TB) is a direct infectious disease caused by TB microbe (Mycobacterium Tuberculosis). TB more often attacks those who are in the productive age (15 – 50) that causes a productivity declining. And then, it will effect also to the self-respect of tuberculosis patient. The selfrespectcomes from oneself and others by being loved, respected, and appreciated. The family support can be understood as an effort from someone to motivate others morally and materially in doing their activity. This research classifies four kinds of family support: Appreciation Support, Instrumental Support, Informational Support, and Emotional Support. Aim: The aim of this research is to know the influence of influence of family support of tuberculosis patient to the self-respect of tuberculosis patient. Methods: This research employs Analytic Research Design, especially descriptive analytic with cross sectional design. The data were taken from 31 respondents by using questionnaires. Result: Based on the contingency coefficient test, it is showed that there is a significant influence of family support to the self-respect of tuberculosis patient (0,000 < 5%, α = 0,05). Therefore, H1 is accepted, While H0 is rejected since the results shows that there is an influence of family support of tuberculosis patient to the self-respect of tuberculosis patient in Puskesmas Oebobo, Kupang. Key words: Tuberculosis (TB), Family Support, Self-Respect, TB PatientLatar belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). TB banyak menyerang kelompok usia produktif sekitar 15-50 tahun yang menyebabkan penurunan produktivitas. Dengan demikian akan mempengaruhi harga diri penderita TB. Harga diri diperoleh dari diri sendiri dan orang lain yaitu dicintai, dihormati dan dihargai. Dukungan keluarga adalah suatu upaya yang diberikan kepada orang lain, baik moril maupun material untuk memotivasi orang tersebut dalam melaksanakan kegiatan. Terdapat 4 dukungan keluarga yang diselidiki dalam penelitian ini, yaitu: Dukungan penghargaan , Dukungan instrumental, Dukungan informasional, dan Dukungan emosional. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga penderita TB terhadap harga diri penderita TB. Metode: Penelitian ini menggunakan Desain Penelitian Analitik yaitu Penelitian Deskriptif Analitik, dengan jenis penelitian Cross Sectional Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 31 responden dengan pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil: Berdasarkan uji contingency Coefficient didapatkan harga signifikan 0,000< 5% (α=0,05) artinya ada pengaruh dukungan keluarga terhadap harga diri, maka H1 diterima sedangkan H0 ditolak artinya ada pengaruh dukungan keluarga penderita TB terhadap harga diri penderita TB di puskesmas Oebobo Kata Kunci : Tuberculosis (TB), Dukungan Keluarga, Harga Diri, Penderita T
UJI AKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) JANTAN YANG DIINDUKSI DIET LEMAK TINGGI
Hypercholesterolemia is a form of high blood cholesterol that leads to the condition of atherosclerosis, causing stroke and coronary heart disease. Chromolaena odorata L. leaves is one of the medicinal plants that can be used as an alternative antihypercholesterolemic, because it contains alkaloids, flavonoids, tannin saponins and steroids. This study aims to determine the antihypercholesterolemic activity and the best dose of ethanol extract of Chromolaena odorata L. leaves, on male Rattus norvegicus L. induced by high fat diet.
A total of 25 male rats were divided into 5 groups. All groups were adapted for 7 days and their total cholesterol levels (T0) was measured. In the next 10 days, the rats were conditioned to hypercholesterolemic by giving 10 ml/kg BW of quail yolk. The total cholesterol levels then measured (T10). After that, al the 5 groups received a different treatment for 14 days, group I was given 0,18 mg/200 gr BW of simvastatin, group II was given 0,5% of sodium CMC, group III, IV and V were given the ethanol extract of Chromolaena odorata L. leaves respectively 20 mg/kg BW, 40 mg/kg BW and 60 mg/kg BW and the total cholesterol levels were measured (T24). The method used to measure the total cholesterol levels is CHOD-PAP. The data obtained were analyzed with Kruskal-wallis and Mann whitney test.
The statistic result showed an antihypercholesterolemic activity of the three doses of ethanol extract of Chromolaena odorata L. leaves. The best dose in reducing the total cholesterol levels compared to simvastatin is 60 mg/kg BW.
Keywords: Antihypercholesterolemic, ethanol extract of Chromolaena odorata L. leaves, simvastatin, total cholesterol level, CHOD-PAP.Hiperkolesterolemia adalah peningkatan kadar kolesterol dalam darah melebihi kadar normal yang dapat membentuk aterosklerosis sehingga menyebabkan terjadinya stroke dan penyakit jantung koroner. Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai alternatif antihiperkolesterolemia, karena memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin tanin dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperkolesterolemia dan mengetahui dosis yang paling baik dari ekstrak etanol daun kirinyuh, yang dapat menunjukkan efek antihiperkolesterolemia pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi diet lemak tinggi.
Sebanyak 25 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Semua kelompok diadaptasi selama 7 hari dan diukur kadar kolesterol totalnya (T0). Selanjutnya selama 10 hari, tikus dibuat hiperkolesterolemia dengan pemberian 10 ml/kgBB kuning telur puyuh. Kadar kolesterol totalnya kemudian diukur (T10). Setelah itu, setiap kelompok diberikan perlakuan berbeda selama 14 hari yaitu kelompok I diberikan simvastatin 0,18 mg/200gr BB, kelompok II diberikan Na CMC 0,5%, kelompok III, IV dan V diberikan ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) masing-masing 20 mg/Kg BB, 40 mg/Kg BB dan 60 mg/Kg BB dan diukur kadar kolesterol totalnya (T24). Pengukuran kadar kolesterol total menggunakan metode CHOD-PAP. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Kruskal-wallis dan Mann whitney.
Hasil analisis statistik menunjukkan adanya efek antihiperkolesterolemia pada ketiga dosis ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.). Dosis yang paling baik dalam menurunkan kadar kolesterol total dibandingkan dengan simvastatin adalah 60 mg/Kg BB.
Kata kunci: Antihiperkolesterolemia, ektrak etanol daun kirinyuh, simvastatin, kadar kolesterol total, CHOD-PAP
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI DI POSYANDU BARUNA 3 WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG SERAI KOTA BENGKULU
Dampak memberikan MP-ASI terlalu dini menurunkan produksi ASI, defisiensi zat besi dan anemia, resiko diare meningkat, infeksi meningkat, obesitas, hipertensi, arteriosklerosis, dan alergi makanan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan Pendidikan dan Pengetahuan dengan Pemberian MP-ASI Dini di Posyandu Baruna 3 wilayah kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional dimana pengukuran dan pengamatan dilakukan secara bersamaan. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita umur > 6-24 bulan di Posyandu Baruna 3 dan pengambilan sampel digunakan dengan teknik Total Sampling yaitu sebanyak 50 orang ibu. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square (Pearson Chi-Square) dan Contingency Coefficient (C). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian adalah dari 50 orang ibu, terdapat 34 orang ibu (68,0%) berpendidikan menengah dan 18 orang ibu (36,0%) berpengetahuan cukup, ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan pemberian MP-ASI Dini dengan kategori sedang, dan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemberian MP-ASI dini dengan kategori sedang di Posyandu Baruna 3 wilayah kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu. Disarankan bagi ibu balita agar menambah pengetahuan tentang MP-ASI dengan cara mengikuti kegiatan promosi kesehatan, konsultasi dengan tenaga kesehatan, dan membaca buku tentang MP-ASI.
Kata Kunci: MP-ASI dini, pendidikan, pengetahua