Edukatif - Jurnal Ilmu Pendidikan
Not a member yet
1689 research outputs found
Sort by
Hubungan Hasil Belajar Teori dengan Hasil Belajar Praktik Pewarnaan Rambut pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
Pewarnaan rambut adalah kompetensi esensial dalam program Tata Kecantikan di SMK, yang menuntut penguasaan teori dan praktik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan hasil belajar teori dengan hasil belajar praktik Pewarnaan Rambut pada siswa kelas XI Program Keahlian Tata Kecantikan di SMK Negeri 27 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah 69 siswa kelas XI Kecantikan dan SPA, yang dipilih melalui teknik total sampling. Hasil belajar teori, yang didapatkan dari nilai tes teori merupakan variabel independen. Sementara hasil belajar praktik, yang didapatkan dari nilai rubrik penilaian adalah variabel dependen. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan (p-value < 0,001) antara hasil belajar teori dan hasil belajar praktik Pewarnaan Rambut, dengan nilai korelasi 0,551 (kategori sedang). Ini berarti semakin tinggi hasil belajar teori siswa, semakin baik pula hasil belajar praktik mereka. Terdapat juga pengaruh hasil belajar teori terhadap praktik. Berdasarkan hasil ini, disarankan bagi pihak sekolah dan guru untuk terus mengoptimalkan pengajaran materi teori sebagai dasar kuat untuk menunjang peningkatan kualitas praktik sisw
Efektitivitas Aplikasi Exam Browser dalam Evaluasi Ujian Online di Sekolah Menengah Atas
Sistem evaluasi yang baik dan aman diperlukan untuk digitalisasi pendidikan, terutama untuk ujian yang dilakukan secara online di sekolah menengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik aplikasi Exam Browser mendukung ujian sumatif ganjil dan genap di SMA Negeri 1 Sangatta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan mengumpulkan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Selain itu, data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Exam Browser dapat meningkatkan integritas ujian dengan membatasi akses perangkat, memberikan kemampuan reshuffle soal, dan memungkinkan guru untuk mempercepat proses koreksi dan rekap nilai. Karena aplikasi ini mendorong kemandirian belajar dan mengurangi praktik kecurangan, respons guru dan siswa biasanya positif. Namun, masih ada kendala teknis, terutama terkait dengan keterbatasan perangkat siswa dan masalah jaringan, tetapi masalah ini diatasi dengan bantuan tim IT sekolah dan fasilitas komputer siswa. Meskipun demikian, Exam Browser masih berfungsi dengan baik sebagai sarana evaluasi ujian online, dan perlu terus mengoptimalkan fiturnya untuk mengikuti perkembangan teknologi dan memenuhi kebutuhan sisw
Pengaruh Gaya Belajar terhadap Hasil belajar IPA Siswa Sekolah Menengah Pertama
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan preferensi belajar siswa sains SMPN 1 Pasangkayu serta bagaimana preferensi ini mempengaruhi hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. 527 siswa di SMPN 1 Pasangkayu menjadi populasi penelitian. Prosedur pengambilan sampel acak digunakan. Kuesioner tentang nilai dan gaya belajar siswa berfungsi sebagai alat penelitian. Kuesioner menjalani uji reliabilitas dan pengujian hipotesis menggunakan uji ANOVA sebelum digunakan. Menurut temuan, 51 siswa (38,6%) 53 siswa (40,2%), dan 28 siswa (21,2%) memiliki gaya belajar visual, audio, dan kinestetik secara berurutan. Gaya belajar tidak mempengaruhi hasil belajar siswa dalam topik sains secara signifikan, menurut hasil uji hipotesis menggunakan uji ANOVA (nilai signifikansi 0,638 > 0,05, dan H0 diterima
Kajian Literatur tentang Peran Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar
Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam pembentukan kepribadian peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru dalam mewujudkan pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review (SLR) terhadap artikel ilmiah terbit tahun 2019–2025 yang diperoleh melalui aplikasi Publish or Perish dari Google Scholar. Dari 987 artikel awal, dilakukan proses penyaringan berdasarkan kesesuaian topik, kelayakan publikasi, dan akses teks penuh hingga tersisa 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi orang tua dan guru berperan penting dalam membentuk nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kemandirian, dan akhlakul karimah melalui tiga model utama: komunikasi langsung dan informal, program sekolah seperti parenting class dan pelaporan digital, serta kolaborasi tripusat pendidikan. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan waktu, kesenjangan sosial ekonomi, dan minimnya komunikasi dua arah. Solusi yang diusulkan adalah pelatihan parenting, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan forum komunikasi sekolah-keluarga. Kolaborasi antara orang tua dan guru menjadi komponen inti dalam keberhasilan pendidikan karakter siswa sekolah dasa
Pengembangan E-Modul Berbasis PBM Mata Pelajaran PAK Kelas VII Sekolah Menengah Pertama
Tujuan penelitian ini ialah melakukan pengembangan e-modul berbasis PBM mata pelajaran PAK kelas VII SMP Panca Setya 2 Sintang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model ADDIE. Beberapa tahapan dalam model ADDIE meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Panca Setya 2 Sintang pada mata pelajaran PAK. Subjek penelitian pada penelitian ini terdiri dari 2 orang validator ahli materi, 2 orang validator ahli media, 31 peserta didik uji empiris, dan 44 peserta didik kelas eksperimen serta kelas kontrol. Hasil respon peserta didik terhadap e-modul menggunakan skala likert 1-4. Ada empat aspek dalam angket respon yakni tampilan memperoleh skor 64%, kebahasan 72%, kemanfaatan 72%, dan pembelajaran 68% yang menyatakan bahwa e-modul sesuai kebutuhan belajar peserta didik. Berdasarkan hasil belajar diperoleh nilai effect size sebesar 1,05 yang dapat diinterpretasi bahwa memiliki efek kuat. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis PBM dinyatakan efektif bagi pembelajaran agama Katolik di kelas
Implementasi Sekolah Ramah Anak di SD: Studi Kasus Pendidikan Inklusif
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta melindungi hak anak, termasuk mekanisme pengaduan untuk menangani kasus di satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi SRA dan dampaknya di SDN 1 Sewon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, dan komite sekolah, yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan model Miles & Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SRA di SDN 1 Sewon telah berjalan dengan baik sesuai indikator dalam komponen SRA, meskipun terdapat beberapa indikator yang belum sepenuhnya terpenuhi. Dampak implementasi SRA sangat signifikan, di mana sebanyak 96% responden, yang terdiri dari siswa, guru, dan orang tua, merasakan peningkatan keamanan di sekolah. Selain itu, sebanyak 89% siswa menyatakan merasa lebih nyaman dan senang dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Peningkatan partisipasi orang tua dalam mendukung program sekolah juga tercatat meningkat sebesar 75% setelah penerapan SRA. Kontribusi penelitian ini terhadap literatur adalah memberikan bukti empiris mengenai efektivitas penerapan SRA dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan partisipasi berbagai pihak di lingkungan sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti praktik baik dalam implementasi SRA, yang dapat dijadikan referensi bagi sekolah lain dalam mengadopsi kebijakan serupa
Pengembangan e-LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Materi Hidrokarbon di SMK Fase E
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi hidrokarbon untuk SMK Fase E, jurusan Teknik Kimia Industri (TKI) di SMTI Padang. Masalah yang dihadapi adalah peserta didik kesulitan memahami materi hidrokarbon yang bersifat abstrak dan belum tersedianya bahan ajar yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D, meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate.Uji validitas dilakukan oleh tiga orang dosen kimia FMIPA UNP dan tiga orang guru DDTKI SMTI Padang. Uji praktikalitas dilakukan oleh tiga orang guru DDTKI dan 22 orang peserta didik fase F SMTI Padang. Instrumen yang digunakan berupa angket wawancara, validitas, dan praktikalitas. Hasil analisis validitas menghasilkan nilai rata-rata sebesar 0,88 yang tergolong valid. Hasil uji praktikalitas menunjukkan bahwa e-LKPD sangat praktis dengan nilai rata-rata 92,78% dari guru dan 92,59% dari peserta didik. Dengan demikian, e-LKPD berbasis PBL pada materi hidrokarbon untuk SMK fase E dinyatakan valid dan sangat prakti
Pondok Pesantren Modern: Politik Pendidikan Islam dan Problematika Identitas Muslim
Pondok pesantren merupakan tempat pendidikan tradisional dan tertua yang keberadaannya dapat dirasakan hingga saat ini. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui sudut pandang pondok pesantren modern dalam menilai dan mengamati politik serta problematika identitas muslim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review, ditemukan 26 artikel yang sesuai dengan kriteria, dengan string pencarian tahun 2018 hingga 2023 namun karna keterbatasan waktu penulis membatasi untuk menganalisisnya sebanyak 7 artikel. Tantangan tunggal pesantren pada masa modern adalah adanya gesekan-gesekan globalisasi atau bisa disebut dengan tantangan modernisasi yang bersifat kompleks. Dalam menghadapi tantangan zaman, pesantren juga harus senantiasa memegang prinsip-prinsip pembaruan dengan tetap memiliki kebijaksanaan menurut ajaran Islam, memiliki kebebasan yang terpimpin, berkemampuan mengatur diri sendiri, memiliki rasa kebersamaan yang tinggi, menghormati orang tua dan guru, cinta kepada ilmu, mandiri dan sederhana. Kesedian pesantren dalam membuka diri untuk menerima lembaga- lembaga modern merupakan harapan besar untuk memajukan pendidikan Islam dalam rangka merespon tantangan globalisasi yang dinahkodai oleh kaum sekuler
Pengaruh Penggunaan Literacy Cloud terhadap Minat Baca dan Keterampilan Membaca Pemahaman
Pentingnya menggunakan media pembelajaran untuk generasi alpha dapat dilihat dari tuntutan zaman yang semakin serba digital, di mana teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam aktivitas keseharian. Media pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi mampu memfasilitasi pengajaran yang lebih menarik dan cocok dengan gaya belajar generasi alpha yang dominan dengan penggunaan teknologi. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan media pembelajaran literacy cloud terhadap minat baca dan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas 4. Populasi dalam penelitian ini melibatkan total 749 siswa kelas 4 yang berada di gugus 056. Sampel nya terdiri dari 70 siswa di SDN Buaran Mangga II dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melibatkan angket, tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan literacy cloud berpengaruh positif terhadap peningkatan minat baca dan keterampilan membaca pemahaman siswa, dengan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan kepada guru dan sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan literacy cloud sebagai sumber rujukan yang berharga. Penelitian ini juga berkontribusi pada pemahaman tentang efektivitas literacy cloud sebagai media pembelajaran dalam konteks pendidikan, memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan berorientasi teknologi, dan memberikan panduan praktis bagi guru dalam meningkatkan minat baca dan keterampilan membaca pemahaman siswa
Pengaruh Bahasa Khek terhadap Penguasaan Kata Bantu Bilangan Mandarin
Penelitian ini bertujuan menganalis penguasaan kata penggolong bahasa Khek dan pengaruh penutur bahasa Khek dalam penguasaan kosakata bahasa Mandarin terutama kata bantu bilangan. Kata bantu bilangan bahasa mandarin sangat beragam, pembelajar bahasa mandarin mengalami kesulitan dalam penggunaan kata penggolong yang berkaitan dengan  penggolong bilangan. Penelitian ini merupakan penelitian metode deskriptif,  Data dikumpulkan melalui pemberian soal tes dan wawancara. Dari soal tes dan wawancara yang dilakukan, penulis menemukan bahwa objek peneliti masih belum menguasai kata bantu bilangan â€œæž zhī†dibandingkan kata bantu bilangan â€œå¼ zhÄng†dan â€œæ¡ tiáo†dalam bahasa khek. Selain itu, dari hasil data yang ada, penulis dapat menyimpulkan bahwa yang mempengaruhi kesalahan dalam penggunaan kata penggolong terutama kata bantu bilangan mandarin.  Kesalahan penggunaan lebih banyak pada mahasiswa tingkat dasar. yaitu pengaruh negatif dari bahasa ibu (bahasa khek), bahasa nasional (bahasa indonesia) dan pemahaman kosakata bahasa mandarin yang kurang mendala