Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
2290 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Penggagas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bidang Pengolahan Makanan Melalui Pelatihan Pembuatan Tepung Singkong Modifikasi (Mocaf) dari Ketela Pohon
Diversification of processed cassava into mocaf flour has the potential to be developed into products with high economic value. Mocaf flour made through a fermentation process has low HCN content and better organoleptic properties compared to cassava flour. Cassava roots are abundantly available and are the main commodities in Gunungpati, Semarang. On the other hand, the level of community welfare in this area is still low, hence efforts are needed to improve the economy through community empowerment activities. Efforts that can be made are to provide training and assistance in processing the local resources into products that have economic value. The training carried out was processing cassava into mocaf flour with participants from the PKK (Family Welfare Program) group in Ngijo, Gunungpati, Semarang. This training can improve the skills of the participants so that they can initiate the production of mocaf on a micro-enterprise scale. The series of activities that were done during this service program included the research steps and analysis of mocaf characteristics, followed by training in making mocaf flour for the community group and assisting in the initiation of MSMEs that produce mocaf flour.Diversifikasi olahan singkong menjadi tepung mocaf mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Tepung mocaf yang dibuat melalui proses fermentasi mempunyai kandungan HCN yang rendah dan sifat organoleptik yang lebih baik dibandingkan dengan tepung singkong. Akar singkong melimpah dan menjadi komoditas andalan di Gunungpati, Semarang. Di sisi lain, tingkat kesejahteraan masyarakat di daerah ini masih rendah sehingga diperlukan upaya peningkatan perekonomian melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam mengolah sumber daya lokal menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pengolahan singkong menjadi tepung mocaf dengan peserta dari kelompok PKK (Program Kesejahteraan Keluarga) di Ngijo, Gunungpati, Semarang. Pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan para peserta sehingga dapat menginisiasi produksi mocaf dalam skala usaha mikro. Rangkaian kegiatan yang dilakukan selama pengabdian ini meliputi langkah-langkah penelitian dan analisis karakteristik mocaf, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan tepung mocaf kepada kelompok masyarakat dan pendampingan inisiasi UMKM penghasil tepung mocaf
Utilization of Augmented Reality to support the creation of interactive learning media at the Showatul Is'ad Islamic Modern Islamic Boarding School, Pangkep Regency: Pemanfaatan Teknologi AR untuk membuat media pembelajaran Interaktif dan Aplikatif di Pondok Pesantren Modern Islam Shohwatul Is’ad Kabupaten Pangkep.
Information technology continues to develop rapidly and can be used to make human work more accessible. In the world of education, students are expected to be able to adapt to the environment and create positive things using technology. Technology can be used in the world of education to support the development of student knowledge. Learning media is one of the factors that play an essential role in the teaching and learning process and knowledge development. The learning media used by the Showatul Is'Ad Islamic Boarding School teachers is textbooks that contain theories that cause students to get bored and not understand abstract material. Therefore, in the research, training was carried out in creating interactive and applicable learning media using the Assemblr Edu Augmented Reality Platform. Developing learning materials using AR can help students easily understand abstract theories by providing virtual, 3D materials and implementing them in the real world. The result of this activity is that the teacher has created learning media material for science subjects that explains body organs, making it easier for students to understand the actual representation of organs and their functions in 3D visual form
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN LITERASI KEUANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI WIRAUSAHA WARGA DESA WISATA BIRA KECAMATAN BONTOBAHARI KABUPATEN BULUKUMBA: Training in Entrepreneurship and Financial Literacy as an Effort to Increase Entrepreneurial Motivation for the Residents of Bira Tourism Village, Bontobahari Subdistrict, Bulukumba Regency
Desa Wisata Bira merupakan desa yang terletak di Kecamatan Bontobahari, desa yang memiliki keragaman dan potensi yang besar akan keindahan alamnya, budaya dan penduduk lokal yang ramah. Akan tetapi potensi-potensi yang terdapat disana masih terhambat akibat beberapa faktor, salah satunya adalah kurangnya motivasi wirausaha di kalangan warga desa dalam mengembangkan usaha-usaha pada sektor pariwisata. Di lain sisi juga kurangnya literasi keuangan yang menjadi kendala dalam mengelola usaha dan mengambil keputusan yang tepat. Karena itulah, pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan menjadi Solusi yang tepat dalam meningkatkan motivasi wirausaha warga desa wisata Bira. Dalam pelatihan ini, warga desa akan diajarkan mengenai konsep dasar bisnis, perencanaan, manajemen operasional, pemasaran dan manajemen sumber daya manusia, juga dalam pelatihan literasi keuangan akan memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis. Lalu dari hasil pengabdian ini, diharapkan warga desa wisata Bira dapat mengembangkan potensi-potensi kewirausahaan yang dimiliki, mampu meningkatkan kemandirian finansial dan menjadi salah satu agen perubahan dalam Masyarakat sekaligus mengembangkan potensi wisata yang ada.
Desa Wisata Bira merupakan desa yang terletak di Kecamatan Bontobahari, desa yang memiliki keragaman dan potensi yang besar akan keindahan alamnya, budaya dan penduduk lokal yang ramah. Akan tetapi potensi-potensi yang terdapat disana masih terhambat akibat beberapa faktor, salah satunya adalah kurangnya motivasi wirausaha di kalangan warga desa dalam mengembangkan usaha-usaha pada sektor pariwisata. Di lain sisi juga kurangnya literasi keuangan yang menjadi kendala dalam mengelola usaha dan mengambil keputusan yang tepat. Karena itulah, pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan menjadi Solusi yang tepat dalam meningkatkan motivasi wirausaha warga desa wisata Bira. Dalam pelatihan ini, warga desa akan diajarkan mengenai konsep dasar bisnis, perencanaan, manajemen operasional, pemasaran dan manajemen sumber daya manusia, juga dalam pelatihan literasi keuangan akan memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis. Lalu dari hasil pengabdian ini, diharapkan warga desa wisata Bira dapat mengembangkan potensi-potensi kewirausahaan yang dimiliki, mampu meningkatkan kemandirian finansial dan menjadi salah satu agen perubahan dalam Masyarakat sekaligus mengembangkan potensi wisata yang ada
Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial Tiktok Bagi Pelajar SMA/SMK di Wilayah Provinsi Banten: Training on TikTok Social Media Content Creation for High School Students in the Province of Banten
Media Sosial Tiktok sangat melekat dengan keseharian generasi Z yang saat ini masih duduk di bangku sekolah. Tiktok terkadangan membuat anak-anak usia sekolah menghabiskan waktu secara berlebihan bermain gadget hingga mengganggu waktu belajarnya. Untuk meningkatkan produktivitas di media sosial, prodi Sistem Informasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya menggelar pelatihan pembuatan konten Tiktok bagi pelajar SMA dan SMK di wilayah Tangerang, Banten. Narasumber pelatihan ini yang juga seorang influencer Tiktok berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMA dan SMK yang mengikuti pelatihan ini. Sebab pada proses pelatihannya peserta selain menerima penjelasan tentang materi berkonten, mereka juga langsung didampingi pada sesi praktek membuat konten Tiktok. Hasilnya, peserta semakin mampu membuat konten review kegiatan, review fasiltas dan tempat, dan konten informatif lainnya. Nilai pre-test dan post-test juga menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 74,4 persen pada peserta dalam pelatihan ini.Media Sosial Tiktok sangat melekat dengan keseharian generasi Z yang saat ini masih duduk di bangku sekolah. Tiktok terkadangan membuat anak-anak usia sekolah menghabiskan waktu secara berlebihan bermain gadget hingga mengganggu waktu belajarnya. Untuk meningkatkan produktivitas di media sosial, prodi Sistem Informasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya menggelar pelatihan pembuatan konten Tiktok bagi pelajar SMA dan SMK di wilayah Tangerang, Banten. Narasumber pelatihan ini yang juga seorang influencer Tiktok berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMA dan SMK yang mengikuti pelatihan ini. Sebab pada proses pelatihannya peserta selain menerima penjelasan tentang materi berkonten, mereka juga langsung didampingi pada sesi praktek membuat konten Tiktok. Hasilnya, peserta semakin mampu membuat konten review kegiatan, review fasiltas dan tempat, dan konten informatif lainnya. Nilai pre-test dan post-test juga menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 74,4 persen pada peserta dalam pelatihan ini
Correlation of body size with body weight of Etawa crossbreed (PE) goats of the Kaligesing type in Pamekasan Regency
The population of goats in East Java especially in Madura is the Etawa crossbred [PE] goat type Kaligesing, the goat is in great demand because has a larger body proportion than the Kacang goat which is native to Indonesia goat. The purpose of this study was to determine the performance of Kaligesing type PE goats using the correlation of body size with body weight in Pamekasan Regency, Madura. This research was conducted in smallholder farms in four villages (Panaguan, Larangan Dalam, Larangan Luar, and Montok) of Larangan sub-district, Pamekasan regency. The material used was 60 Kaligesing type PE goats aged 1-1.5 years (Poel 1) and 1.5-2.5 years (Poel 2). The research method used was a case study and sampling using the purposive sampling method. The results showed that gender had a very significant effect (P<0.01) on body size and body weight in Poel 1 and Poel 2. The correlation between body size (body height, body length, chest girth, body weight) and body weight of Kaligesing-type PE goats Poel 1 and Poel was 2 0.88; 0.96; 0.97 for P1 and 0.80; 091; 0.97 for Poel 2, respectively. The conclusion of this study is that body size can be used to estimate body weight in Kaligesing type PE goats
The effect of indigofera leaf meal on production performance and eggs quality of Coturnix coturnix japonica
The research aimed to determine the effect of using indigofera leaf meal on quail eggs performance and physical quality. The research was conducted from March to May 2023 at the Poultry Laboratory of Yogyakarta Magelang Agricultural Development Polytechnic (POLBANGTAN). The research used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications, using 200 blaster quails. Treatments included P0 (without Indigofera leaf meal), P1 (7.5% Indigofera leaf meal), P2 (15% Indigofera leaf meal), and P3 (22.5% Indigofera leaf meal). Parameters observed included feed consumption, egg production, egg weight, egg index, shell thickness, albumen index, egg yolk index, haugh units, and egg yolk color score. The research data was analyzed using ANOVA and Kruskal Wallis analysis. A further Duncan Multiple Range Test (DMRT) was carried out if the treatment had a significant difference. Based on the results, the use of Indigofera leaf meal at different levels had no significant effect (P>0.05) on egg production, feed consumption, egg weight, albumen index, egg yolk index, and haugh units. However, it significantly affected (P<0.05) shell thickness, egg index, and yolk color score. The research concluded that feeding Indigofera leaf meal up to 22.5% can be used because it does not affect production performance and improves egg quality
Penyebab Pending Klaim Berdasarkan Aspek Diagnosis dan Ketepatan Kode Diagnosis
The pending BPJS claim occurred due to the rejection of the file by the BPJS health verifier. Problems with pending claims are caused by errors in determining the main diagnosis, incomplete diagnosis writing and code accuracy. This research aims to describe the causes of pending claims, including from the diagnostic aspect, namely the accuracy of the main diagnosis and the completeness of writing diagnosis as well as aspects of the accuracy of the diagnosis code. The research is descriptive in nature and the population is 35 medical records pending inpatient claims for 2023, the sample was determined by total sampling. The research data was analyzed univariately to determine the frequency distribution of causes of pending claims. The results of research on 35 pending claims showed that the accuracy of determining the main diagnosis was 19(54.3%), the accuracy of writing an incomplete diagnosis was 31(88.6%), and the accuracy of the incorrect diagnosis code was 29(82.9%). It is hoped that the doctor who is responsible for determining and writing the diagnosis can pay attention to the correctness of the diagnosis in the medical record and the coder can determine the correct diagnosis code based on ICD-10 and ICD-9 CM.Klaim BPJS pending terjadi dikarenakan adanya penolakan berkas oleh verifikator BPJS kesehatan. Permasalahan pending klaim dsebabkan oleh karena adanya keselahan terhadap penetapan diagnosis utama, penulisan diagnosis yang tidak lengkap dan ketepatan kode. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan penyebab terjadinya pending klaim, diantaranya dari aspek diagnosis yaitu ketepatan diagnosis utama dan kelengkapan penulisan diagnosis serta aspek ketepatan kode diagnosis. Penelitian bersifat deskriptif dan jumlah populasi adalah rekam medis pending klaim rawat inap tahun 2023 sebanyak 35 rekam medis, sampel ditetapkan secara total sampling. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi penyebab pending klaim. Hasil penelitian terhadap 35 pending klaim didapatkan ketepatan penetapan diagnosa utama yang tidak tepat 19 (54,3%), penulisan diagnosis yang tidak lengkap 31 (88,6%), dan ketepatan kode diagnosis yang tidak tepat 29 (82,9%). Diharapkan kepada dokter yang bertanggung jawab dalam penetapan dan penulisan diagnosis agar dapat memperhatikan kebenaran diagnosis pada rekam medis dan koder agar dapat menetapkan kode diagnosis secara benar berdasarkan ICD-10 dan ICD-9 CM
Pemanfaatan HDPE (High Density Polyethylene) Menjadi Produk Komersial Pada KWT Meuseuraya Sidoarjo
The Community Service Program at the Meuseuraya Women's Farmers Group (KWT), Lebo Village, Sidoarjo, focuses on utilizing plastic bag waste (HDPE) into handicraft products with economic value. This activity includes field surveys, lectures, tutorials, discussions, practices and monitoring. The survey results show that there is a large amount of plastic waste that is not processed properly, causing environmental problems. Counseling and training were carried out to improve the skills of KWT women in processing plastic waste into products such as plastic flowers, bags and home decorations. Plastic waste selection and sorting processes are also introduced to ensure the quality of raw materials. This activity succeeded in increasing participants' knowledge and skills, as well as providing plastic waste-based entrepreneurship opportunities that can increase family income and reduce negative environmental impacts. KWT mothers showed high enthusiasm in utilizing plastic waste, creating creative products with high selling value
Pendampingan Pembuatan Batik Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di Desa Jeruk Udel Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Batik merupakan warisan budaya dari Kerajaan Majapahit yang mengalami perkembangan pesat. Penelitian dan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat, terutama para ibu, yang tertarik dalam pengembangan batik lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses pengabdian ini terdiri dari lima tahapan. Hasil dari penelitian dan pelatihan ini mencakup sesi pelatihan yang melibatkan narasumber yang memiliki pengalaman praktis di lapangan. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh, dimulai dengan arahan kepada peserta, kemudian peserta langsung mempraktikkan pembuatan batik. Semua peserta sangat antusias dalam menjalankan kegiatan pembatikan, yang tercermin dalam tingkat keterlibatan mereka di setiap tahapan proses. Pengabdian ini telah mendorong perkembangan pembuatan batik di komunitas setempat, yang terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam pameran-pameran yang diselenggarakan baik di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi.Batik merupakan warisan budaya dari Kerajaan Majapahit yang mengalami perkembangan pesat. Penelitian dan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat, terutama para ibu, yang tertarik dalam pengembangan batik lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses pengabdian ini terdiri dari lima tahapan. Hasil dari penelitian dan pelatihan ini mencakup sesi pelatihan yang melibatkan narasumber yang memiliki pengalaman praktis di lapangan. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh, dimulai dengan arahan kepada peserta, kemudian peserta langsung mempraktikkan pembuatan batik. Semua peserta sangat antusias dalam menjalankan kegiatan pembatikan, yang tercermin dalam tingkat keterlibatan mereka di setiap tahapan proses. Pengabdian ini telah mendorong perkembangan pembuatan batik di komunitas setempat, yang terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam pameran-pameran yang diselenggarakan baik di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi
Pemanfaatan Energi Surya sebagai Sumber Energi Alternatif di Dusun Kotta Blater Desa Curahnongko Kabupaten Jember: Utilization of Solar Energy as an Alternative Energy Source in Kotta Blater Hamlet, Curahnongko Village, Jember Regency
Dusun Kotta Blater merupakan salah satu wilayah di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember. Warga di lokasi tersebut tinggal di area terpencil di tengah perkebunan karet sehingga belum terjangkau jaringan listrik PLN. Kebutuhan listrik dipenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel yang berbahan bakar solar. Dengan kegiatan pengabdian diperkenalkan teknologi tepat guna sistem pembangkit listrik tenaga surya sederhana sistem off-grid berdaya kecil untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan listrik tersebut. Daya listrik yang dihasilkan terutama digunakan untuk keperluan penerangan. Komponen ini terdiri dari solar panel, kontroler, inverter, dan aki disediakan tim PkM, termasuk lampu, kabel fitting, terminal listrik, dan aksesoris lain. Proses instalasi dilakukan tim PkM bekerjasama dengan warga pengguna yang dibantu warga lain dan pemuda yang berdomisili ldi sekitar lokasi pengabdian. Sebagai hasil kegiatan ini, telah terpasang sistem pembangkit listrik sederhana dengan komponen utama dua keping solar panel berdaya puncak total 300 Watt dan satu baterai berkapasitas 100 Ah. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sederhana ini di aplikasikan di Masjid Al Amien untuk melayani kebutuhan penerangan, pengeras suara dan pompa air.Dusun Kotta Blater merupakan salah satu wilayah di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember. Warga di lokasi tersebut tinggal di area terpencil di tengah perkebunan karet sehingga belum terjangkau jaringan listrik PLN. Kebutuhan listrik dipenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel yang berbahan bakar solar. Dengan kegiatan pengabdian diperkenalkan teknologi tepat guna sistem pembangkit listrik tenaga surya sederhana sistem off-grid berdaya kecil untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan listrik tersebut. Daya listrik yang dihasilkan terutama digunakan untuk keperluan penerangan. Komponen ini terdiri dari solar panel, kontroler, inverter, dan aki disediakan tim PkM, termasuk lampu, kabel fitting, terminal listrik, dan aksesoris lain. Proses instalasi dilakukan tim PkM bekerjasama dengan warga pengguna yang dibantu warga lain dan pemuda yang berdomisili ldi sekitar lokasi pengabdian. Sebagai hasil kegiatan ini, telah terpasang sistem pembangkit listrik sederhana dengan komponen utama dua keping solar panel berdaya puncak total 300 Watt dan satu baterai berkapasitas 100 Ah. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sederhana ini di aplikasikan di Masjid Al Amien untuk melayani kebutuhan penerangan, pengeras suara dan pompa air