Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
    2290 research outputs found

    Pengaruh Substitusi Tepung Labu Kuning Terhadap Karakteristik Fisik, Kimia, Dan Organoleptik Apem Panggang

    Get PDF
    Kue apem merupakan jenis kue basah tradisional yang terbuat dari bahan utama tepung beras. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana karakteristik fisik, kimia dan organoleptik apem panggang substitusi tepung labu kuning (Cucurbita Moscata). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf substitusi tepung labu kuning yang berbeda yaitu (0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%). Data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpengaruh sangat berbeda nyata terhadap tekstur, volume, warna (b), kadar air, kadar abu, kadar total karoten, dan organoleptik apem panggang. Apem panggang LK1 memiliki perlakuan terbaik dengan penambahan tepung labu kuning sebanyak 5% yang memiliki tekstur 3,48 N, volume pengembangan 1,48 cm3/g, warna (Intensitas kecerahan (L) = 70,03 ; Intensitas warna merah (a) = 0,13 ; Intensitas warna kuning (b) = 30,53). Kadar air 42,14%, kadar abu 1,44%, kadar total karoten 1,88 μg/g, dan organoleptik agak disukai dengan nilai kesukaan keseragaman pori (3,81), warna (3,28), aroma (3,72), tekstur (3,97), dan rasa (3,80)

    Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Bahan Pengisi Pada Kaldu Bubuk Limbah Padat Ikan Lemuru

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi jenis tepung dan konsentrasi tepung terhadap karakteristik fisika, kimia, dan organoleptik kaldu bubuk limbah padat ikan lemuru serta menentukan perlakuan terbaik dari kombinasi perlakuan 2 faktor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor 3 kali ulangan. Faktor pertama jenis tepung dengan 4 taraf yaitu tepung terigu (P0) sebagai kontrol, tepung mocaf (P1), tepung pati ganyong (P2), dan tepung pati garut (P3). Faktor kedua berupa konsentrasi tepung dengan 3 taraf yaitu 15% (K1), 22.5% (K2), 30% (K3). Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menyatakan bahwa interaksi jenis tepung dan konsentrasi memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, kelarutan dalam air, hedonik aroma dan rasa serta mutu hedonik aroma dan rasa. Namun, tidak berpengaruh nyata terhadap kadar protein, kadar lemak, hedonik warna, tekstur, serta mutu hedonik warna, dan mutu hedonik tekstur. Perlakuan terbaik diperoleh dari penggunan tepung mocaf dengan konsentrasi 15

    Kajian Substitusi Tepung Tapioka Dengan Labu Siam Terhadap Sifat Kimiawi Dan Kualitas Sensori Otak-Otak Ikan Tengiri

    Get PDF
    Otak-otak adalah makanan yang terbuat dari ikan yang dicampur dengan tepung dan rempah-rempah, dibungkus dengan daun pisang dan disajikan dengan bumbu kacang yang gurih dan pedas. Salah satu ikan yang bisa dijadikan otak-otak adalah ikan tenggiri. Penggunaan labu siam pada otak-otak adalah sebagai pengisi serta sebagai penambah nutrisi pada otak-otak ikan tenggiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh substitusi labu siam sebagai bahan pengisi otak-otak terhadap kandungan kimia yang meliputi kadar air, kadar protein, dan kadar serat, serta analisis sensori yang meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur pada otak-otak ikan tenggiri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktorial dengan 3 kali pengulangan yaitu substitusi tepung tapioka dengan labu siam yang terdiri dari 6 taraf, yaitu Tapioka 100 g dan labu siam 0 g; Tapioka 90 g dan labu siam 10 g; Tapioka 80 g dan labu siam 20 g; Tapioka 70 g dan labu siam 30 g;  Tapioka 60 g dan labu siam 40 g; dan Tapioka 50 g dan labu siam 50 g. Pengamatan meliputi kandungan kimiawi; kadar air, protein, kadar serat dan uji sensori terdiri hedonik dan mutu hedonik meliputi atribut warna, aroma, rasa dan tekstur.   Kesimpulan perlakuan terbaik untuk menghasilkan kualitas sensorik otak-otak ikan tenggiri yang paling disukai  baik uji hedonik ataupun mutu hedonik atribut warna, aroma, rasa dan tekstur serta kandungan kimiawi protein dan kadar serat adalah  perlakuan P1 (formulasi 90 gram tepung tapioka dan 10 gram labu siam) dan P2 (formulasi 80 gram tepung tapioka dan 20 gram labu siam)

    Regional Superior Products as The Key to Sustainable Food Security in Jember Regency, Indonesia

    Get PDF
    Understanding the development planning priorities and commodity sub-sector in Jember Regency, it is necessary to acknowledge the prime sub-sector and the primary commodity sector in Jember Regency. Regional products should be able to prioritize the sub-sector and the preferred crop, prime and which is considered a sub-sector basis to optimize the food security in the region. The research was conducted from 2016 to 2021 by several analysis methods: Location Quotient, Analytical Hierarchy Process, and Exponential Comparative Method. The criteria used are based on seven normative criteria. The results showed that plantation and horticultural crops were the basis of sectors in the 2016-2020 survey, with values of 2,1036 and 1,3879. Based on the analytical hierarchy process and exponential comparative method analysis, it is seen that there are many leading commodities in the agriculture sector. These commodities are orange fruit, durian, banana, mushrooms, chili, coffee, and sugarcane

    A Teknologi Mesin Pengasap Telur Asin Herbal sebagai Strategi Memperluas Market Share

    No full text
    Trend konsumsi telur dan potensi telur asin di Indonesia maupun mancanegara terus meningkat terlihat dari permintaan pasar yang semakin banyak, baik untuk konsumsi ke konsumen langsung, untuk oleh-oleh, hantaran pernikahan atau acara keagamaan, untuk bekal umroh/haji, dan juga saat travelling ke berbagai negara, apalagi telur asin terjamin kehalalannya. Dalam memenuhi permintaan konsumen diperlukan inovasi produk dan inovasi teknologi tepat guna supaya produk tetap memiliki kualitas mutu yang baik. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu melalui pemenuhan aspek legalitas produk, aspek produksi, aspek kemasan dan penampilan, serta melakukan pendampingan. Aplikasi teknologi yang diterapkan dalam produksi telur asin rempah asap herbal adalah alat teknologi tepat guna pengasap telur. Dari kegiatan ini mitra dapat memiliki legalitas usaha, produk yang memenuhi standar sesuai persyaratan yang telah ditentukan serta penampilan produk yang eye catching dan marketable dengan masa simpan yang lebih panjang dibandingkan telur asin biasa.Trend konsumsi telur dan potensi telur asin di Indonesia maupun mancanegara terus meningkat terlihat dari permintaan pasar yang semakin banyak, baik untuk konsumsi ke konsumen langsung, untuk oleh-oleh, hantaran pernikahan atau acara keagamaan, untuk bekal umroh/haji, dan juga saat travelling ke berbagai negara, apalagi telur asin terjamin kehalalannya. Dalam memenuhi permintaan konsumen diperlukan inovasi produk dan inovasi teknologi tepat guna supaya produk tetap memiliki kualitas mutu yang baik. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu melalui pemenuhan aspek legalitas produk, aspek produksi, aspek kemasan dan penampilan, serta melakukan pendampingan. Aplikasi teknologi yang diterapkan dalam produksi telur asin rempah asap herbal adalah alat teknologi tepat guna pengasap telur. Dari kegiatan ini mitra dapat memiliki legalitas usaha, produk yang memenuhi standar sesuai persyaratan yang telah ditentukan serta penampilan produk yang eye catching dan marketable dengan masa simpan yang lebih panjang dibandingkan telur asin biasa

    Keberhasilan Upaya Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Anggota KOPMU Daarut Tauhiid melalui Penerapan Social Entrepreneurship

    Get PDF
    Pemberdayaan ekonomi perempuan berfokus pada kemampuan perempuan untuk memperoleh akses dan kontrol atas sumber daya produktif dan diakui sebagai partisipasi penuh pelaku ekonomi. Perempuan harus memiliki otonomi dan kepercayaan diri untuk melakukan perubahan kehidupan mereka sendiri, termasuk memiliki hak pilihan dan kekuasaan untuk menentukan keputusan, menikmati kesempatan yang berimbang dengan laki-laki dan mendapatkan kebebasan dari kekerasan. Proses pemberdayaan ekonomi perempuan dapat dilakukan melalui program kewirausahaan. Salah satu komunitas yang menjadi basis pemberdayaan ekonomi perempuan adalah para perempuan muslim anggota Koperasi Pemberdayaan Ummat Daarut Tauhiid (KOPMU-DT) yang tersebar di kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis. Melihat bagaimana pentingnya peran perempuan dalam pembangunan masyarakat produktif maka kegiatan “pemberdayaan ekonomi perempuan melalui social entrepreneurship” dapat menjadi solusi atas permasalahan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan mengenai wirausaha dan manajemen usaha. Setelah menganalisis permasalahan dan potensi mitra sasaran, program pemberdayaan ini dibagi menjadi dua, yakni: a) kegiatan penyuluhan kewirausahaan dan manajemen usaha, pelatihan pembuatan tempe, lilin aroma terapi dari limbah minyak jelantah, dan hidangan dessert berbahan bunga telang bagi anggota yang belum berwirausaha dan b) kegiatan penyuluhan manajemen usaha, workshop pemasaran dan manajemen keuangan usaha, serta kegiatan bazaar produk bagi anggota yang sudah berwirausaha. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha, manajemen usaha, dan keterampilan memproduksi barang sehingga terjadi peningkatan pendapatan dan tercapainya kemandirian ekonomi perempuan anggota KOPMU-DT Tasikmalaya.Pemberdayaan ekonomi perempuan berfokus pada kemampuan perempuan untuk memperoleh akses dan kontrol atas sumber daya produktif dan diakui sebagai partisipasi penuh pelaku ekonomi. Perempuan harus memiliki otonomi dan kepercayaan diri untuk melakukan perubahan kehidupan mereka sendiri, termasuk memiliki hak pilihan dan kekuasaan untuk menentukan keputusan, menikmati kesempatan yang berimbang dengan laki-laki dan mendapatkan kebebasan dari kekerasan. Proses pemberdayaan ekonomi perempuan dapat dilakukan melalui program kewirausahaan. Istilah social entrepreneurship merupakan kewirausahaan berbasis komunitas dan dapat dilaksanakan dalam berbagai kegiatan seperti pemberdayaan masyarakat maupun pendampingan wirausaha. Salah satu komunitas yang menjadi basis pemberdayaan ekonomi perempuan adalah para perempuan muslim anggota Koperasi Pemberdayaan Ummat Daarut Tauhiid (KOPMU-DT) yang tersebar di kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis. Melihat bagaimana pentingnya peran perempuan dalam pembangunan masyarakat produktif maka kegiatan “pemberdayaan ekonomi perempuan melalui social entrepreneurship” dapat menjadi solusi atas permasalahan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan mengenai wirausaha dan manajemen usaha. Setelah menganalisis permasalahan dan potensi mitra sasaran, program pemberdayaan ini dibagi menjadi dua, yakni: a) kegiatan penyuluhan kewirausahaan dan manajemen usaha, pelatihan pembuatan tempe, lilin aroma terapi dari limbah minyak jelantah, dan hidangan dessert berbahan bunga telang bagi anggota yang belum berwirausaha dan b) kegiatan penyuluhan manajemen usaha, workshop pemasaran dan manajemen keuangan usaha, serta kegiatan bazaar produk bagi anggota yang sudah berwirausaha. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha, manajemen usaha, dan keterampilan memproduksi barang sehingga terjadi peningkatan pendapatan dan tercapainya kemandirian ekonomi perempuan anggota KOPMU-DT Tasikmalaya

    Penyebab Pending dan Dispute Klaim Kasus Covid-19 Di Rumah Sakit Tipe C dan D Jawa Tengah

    No full text
    Return of claims for cost of treating COVID-19 patients from BPJS Health is common occurrence due to administrative and service problems. In 2021, there were 215 pending files and 32 unapproved files in type C and D hospitals in Central Java. To determine causes of pending and disputed COVID-19 cases in type C and D hospitals in Central Java. Methods: Descriptive research was conducted by observing all pending and dispute files of COVID-19 cases, totaling 247 cases in 2021. Data collection method was documentation. Univariate data analysis. Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang Hospital has highest pending claims for COVID-19 cases. Kelet Jepara Hospital has pending claims for most COVID-19 cases. Majority of pending claims for COVID-19 cases do not have supporting files or are not appropriate, while smallest scanned laboratory results (albumin, PCR) are not attached, and INA-CBGs entry or exit date does not match the medical resume. Most pending and dispute claims for COVID-19 cases are mismatch of diagnosis and diagnostic results with KMK Technical Guidelines, while mismatch of diagnosis with results of actions is least.Covid-19 is new challenge for hospitals in reviving disaster case procedures as primary health service that treats Covid-19 patients. Returning claims cases for treating Covid-19 patients cost from BPJS Health often occur due to administrative and service problems.  Claims number 2021 in type C and D hospitals Central Java was 215 pending files and 32 dispute files. This study analyzes causes of pending and dispute claims for Covid-19 patient care costs in Type C and D hospitals in Central Java. Research method is descriptive by observing all pending files and dispute claims for covid-19 cases in 2021 totaling 247. Data collection is documentation. Data analysis using univariate analysis. Results showed that pending claims for Covid-19 cases were mostly Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang. Most dispute claims were at Kelet Jepara Hospital. Most pending claims lacked supporting files for claims and/or supporting files for claims were not appropriate and smallest were cases where scans of laboratory results (albumin, PCR) were not attached and cases of entry/exit dates in INA-CBGs did not match Medical Resume. Largest Covid-19 case claim dispute is mismatch between diagnosis and diagnostic measures results and KMK technical guidelines and smallest case is mismatch between diagnosis and action results

    Anti-Aggressive Accounting Creative Pada Lembaga Perkreditan Desa Menuju Pembangunan Inklusif Berkelanjutan

    Get PDF
    This study aims to understand the meaning of aggressive accounting creative practices in Village Credit Institutions (LPD). This study involved four participants from LPD empowerment services and institutions, academics, and three LPD heads. Data were collected through in-depth interviews, followed by data triangulation (source, technique, and time) based on Miles and Huberman's interactive analysis. Interpretive analysis was used for data analysis. This study found the existence of aggressive creative accounting practices, which means maintaining stakeholder trust so that the level of health and risk of LPDs is maintained. New meaning of anti-aggressive creative accounting through digital transformation of reporting in the form of accrual income recognition and cash adjustments. Digital transformation is described through the technology acceptance model (TAM) theory, which can be explained using stakeholder theory and agency theory with the additional assumption of intentional human beings extending human local values. The research contribution is theoretically in the form of developing theoretical assumptions and practically to prevent aggressive accounting creativity so that sustainable inclusive development from villages towards Indonesia can be realized

    Daya Terima dan Kandungan Gizi Kue Mochi Substitusi Tepung Kacang Merah dan Penambahan Sari Daun Katuk

    Get PDF
    Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Pedoman Perencanaan Program Gerakan 1000 HPK untuk menurunkan masalah gizi dengan fokus awal kehamilan sampai usia dua tahun. Penting bagi ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI, salah satunya dengan mengonsumsi bahan pangan bergizi seperti kacang merah dan daun katuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima (warna, aroma, rasa, dan tekstur) dan kandungan gizi proksimat kue mochi substitusi tepung kacang merah dan penambahan sari daun katuk. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni. Tempat pengembangan formula kue mochi adalah di Laboratorium Pengelolaan Makanan I PKK Unesa. Panelis yang digunakan adalah ibu menyusui di Kelurahan Klakahrejo sebanyak 30 panelis. Teknik pengumpulan data yakni uji hedonik dengan memberi sampel produk kepada panelis, dan uji kandungan gizi dengan menguji sampel produk terbaik berdasarkan hasil uji hedonik di laboratorium. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Berdasarkan hasil uji hedonik menunjukkan formula 1 paling disukai, dan tidak ditemukan adanya pengaruh nyata pada tiap perlakuan terhadap daya terima kue mochi. Hasil analisis data menyatakan tidak ada pengaruh nyata terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur pada kue mochi substitusi tepung kacang merah dan penambahan sari daun katuk dibuktikan dengan nilai P>0,05. Hasil uji kandungan gizi produk terpilih adalah F1 dengan nilai per 100 g yakni energi 301,27 kkal, karbohidrat 45,38 g, protein 8 g, lemak 9,75 g, serat kasar 0,88 g, kadar air 36,08 g, dan kadar abu 0,79 g. Penelitian selanjutnya disarankan dapat mengetahui umur simpan kue mochi substitusi tepung kacang merah dan penambahan sari daun katuk.

    Dinamika Akuntabilitas Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Provinsi Bali Dalam Perspektif Good Governace

    Get PDF
    ABSTRACT This Field Work Practice report raises the theme of the dynamics of accountability of the Bali Provincial Financial and Development Supervisory Agency within the framework of Good Governance. With an emphasis on the importance of transparency and accountability in financial and development supervision, this research explores the underlying background, formulates the problems faced, sets the objectives and benefits of the report, and presents the results of the reporting work along with in-depth analysis. Through a comprehensive review, it was found that Supervisory Bodies have a crucial role to play in ensuring accountability and transparency in financial and development oversight. In conclusion, stronger synergies between agencies and improved evaluation mechanisms are needed to enhance good governance. Suggestions include increasing public participation, upholding the rule of law, and improving the effectiveness and efficiency of financial and development oversight institutions. Keywords —   Accountability. Good Governance, SupervisionABSTRAK Laporan Praktek Kerja Lapangan ini mengangkat tema dinamika akuntabilitas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Bali dalam kerangka Good Governance. Dengan penekanan pada pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengawasan keuangan dan pembangunan, penelitian ini mengeksplorasi latar belakang yang mendasari, merumuskan permasalahan yang dihadapi, menetapkan tujuan dan manfaat laporan, serta menyajikan hasil pelaporan pekerjaan beserta analisis mendalamnya. Melalui telaah yang komprehensif, ditemukan bahwa Badan Pengawasan memiliki peran krusial dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengawasan keuangan dan pembangunan. Sebagai kesimpulan, diperlukan sinergi yang lebih kokoh antar lembaga serta peningkatan mekanisme evaluasi guna meningkatkan tata kelola yang baik. Saran yang diusulkan mencakup peningkatan partisipasi masyarakat, penegakan supremasi hukum, dan peningkatan efektivitas serta efisiensi lembaga pengawasan keuangan dan pembangunan.   Kata Kunci : Akuntabilitas. Good Governance, Pengawasa

    1,597

    full texts

    2,290

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇