Open Access Jurnal Politeknik Negeri Jember
Not a member yet
2290 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN DAUN KARI PEMANFAATAN DAUN KARI SEBAGAI ZAT AKTIF ANTIBAKTERI PADA PEMBUATAN DEODORANT STICK TAWAS, DI DESA JAMUR LABU, ACEH TAMIANG : PEMANFAATAN DAUN KARI SEBAGAI ZAT AKTIF ANTIBAKTERI PADA PEMBUATAN DEODORANT STICK TAWAS, DI DESA JAMUR LABU, ACEH TAMIANG
Tanaman kari merupakan salah satu jenis tanaman lokal daerah Aceh yang tersedia dalam jumlah yang banyak. Masyarakat hanya menggunakan tanaman tersebut sebagai rempah dalam masakan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada Masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya alam lokal khususnya temurui untuk dikembangkan sebagai produk kosmetika alami salah satunya adalah deodorant. Kegiatan ini berfokus pada pemberian pelatihan langsung kepada Masyarakat mengenai cara pembuatan deodorant stick berbahan dasar daun kari dan tawas. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, Kegiatan ini bermtra dengan Kepala Desa Labu, dengan peserta meliputi ibu-ibu rumah tangga non produktif di sekitaran desa Jamur Labu. Masyarakat sangat antusias dalam mengikut pelatihan, karena ini merupakan hal yang baru diketahui. Selain kegiatan pelatihan, tim pengabdi juga memberikan pendampingan kepada Masyarakat dengan harapan Masyarakat termotivasi untuk mengembangkan produk tersebut secara berkelanjutan baik untuk digunakan secara pribadi, maupun inovasi sebagai produk unggulan daerah dan dapat dipasarkan dalam upaya meningkatkan perekonomian.Tanaman kari merupakan salah satu jenis tanaman lokal daerah Aceh yang tersedia dalam jumlah yang banyak. Masyarakat hanya menggunakan tanaman tersebut sebagai rempah dalam masakan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada Masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya alam lokal khususnya temurui untuk dikembangkan sebagai produk kosmetika alami salah satunya adalah deodorant. Kegiatan ini berfokus pada pemberian pelatihan langsung kepada Masyarakat mengenai cara pembuatan deodorant stick berbahan dasar daun kari dan tawas. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, Kegiatan ini bermtra dengan Kepala Desa Labu, dengan peserta meliputi ibu-ibu rumah tangga non produktif di sekitaran desa Jamur Labu. Masyarakat sangat antusias dalam mengikut pelatihan, karena ini merupakan hal yang baru diketahui. Selain kegiatan pelatihan, tim pengabdi juga memberikan pendampingan kepada Masyarakat dengan harapan Masyarakat termotivasi untuk mengembangkan produk tersebut secara berkelanjutan baik untuk digunakan secara pribadi, maupun inovasi sebagai produk unggulan daerah dan dapat dipasarkan dalam upaya meningkatkan perekonomian
Hubungan Pola Asuh dan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Z-Score Balita Wasting di Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember
Wasting adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan atau kekurangan zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, serta hal yang berhubungan dengan kehidupan. Faktor penyebab wasting pada balita seperti pola asuh dan asupan gizi terutama pemberian ASI eksklusif yang diberikan sejak bayi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pola asuh dan riwayat pemberian asi eksklusif dengan z-score balita wasting. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah ibu yang memiliki balita wasting di Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 44 ibu dengan teknik pengambilan simple random sampling. Penelitian dilakukan selama 3 bulan pada bulan Januari - Maret 2024. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pola asuh dan riwayat pemberian ASI eksklusif. Analisis statistik menggunakan SPSS dengan uji Spearman-rho. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pola asuh dengan z-score balita wasting, arah korelasi positif, dan memiliki kekuatan hubungan yang lemah (p=0,032, r=0,323) serta tidak terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan z-score balita wasting (p=0,069).
ABSTRACT
Wasting is a health disorder caused by an imbalance or deficiency of nutrients needed for growth, development, and life. Factors causing wasting in toddlers such as parenting patterns and nutritional intake, especially exclusive breastfeeding given since baby. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting patterns and exclusive breastfeeding history with the z-score of wasting toddlers. This research design used an observational analytic survey with a cross sectional approach. The population in the study were mothers who had wasting toddlers in Glagahwero Village, Kalisat Subdistrict. Subjects in this study were 44 mothers with simple random sampling technique. The study was conducted for 3 months in January - March 2024. This research instrument used a questionnaire of parenting patterns and exclusive breastfeeding history. Statistical analysis using SPSS with the Spearman-rho test. The results showed there was a relationship between parenting patterns and z-score of wasting toddlers, positive correlation direction, and had a weak relationship strength (p=0.032, r=0.323) and there was no relationship between exclusive breastfeeding history with z-score of wasting toddlers (p=0.069).
Keywords: Exclusive Breastfeeding, Parenting, Wastin
Identifikasi Senyawa Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Batang Zodia (Evodia suaveolens) di Laboratorium Nutraceutical dan Pharmaceutical
Radikal bebas merupakan senyawa reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan sel melalui proses oksidasi. Peningkatan paparan radikal dapat berpartisipasi dalam pembentukan penyakit degeneratif. Sayangnya, pemberian obat sintetis secara terus menerus dapat menimbulkan efek samping yang buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, eksplorasi pengobatan yang bersumber dari tanaman perlu dilakukan karena relatif aman dan ekonomis. Tanaman Zodia (Evodia sauveolens) merupakan tanaman endemik Indonesia yang berasal dari wilayah Papua. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan pada ekstrak metanol batang zodia. Berdasarkan hasil uji laboratorium ditemukan bahwa ekstrak metanol batang zodia mengandung senyawa fenolik sebesar 0,65 mg QAE/g dan flavonoid sebesar 0,61 mg QE/g. Berdasarkan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) memperlihatkan bahwa nilai IC50 sebesar 22,26. Hasil studi ini menjelaskan bahwa ekstrak metanol batang zodia memiliki kadar aktivitas antioksidan sehingga batang zodia memiliki potensi untuk dijadikan kandidat antioksidan
Analysis of Factors Causing Delays in Inpatient Medical Record Returns at Hospital X
The delay in the return of inpatient medical records at Hospital X reached 71.23% in February 2022. This indicates a persistently high delay rate that does not comply with the standard for returning inpatient medical records, which is 2 x 24 hours. The purpose of this study was to analyze the factors contributing to the late return of inpatient medical records using the WHO behavior theory. This research employed a qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The results showed that for the Thoughts and Feelings variable, the contributing factors were the lack of staff knowledge regarding the standard return time for inpatient medical records, as well as the fact that some staff had never attended training or seminars related to medical records. The Personal Reference variable was not identified as a contributing factor. For the Resources variable, there were no supporting facilities available in the medical record return process in each room, the SOPs did not include related units, had not been re-socialized, and were not available in every inpatient room. Regarding the Culture variable, incorrect knowledge was considered correct, and staff had to wait for the doctor’s schedule to complete signature requirements. In conclusion, delays in the return of inpatient medical records were influenced by staff knowledge, training, availability of supporting facilities, incomplete or poorly disseminated SOPs, and habitual practices among hospital personnel during the record return process
Pengembangan Teknologi Pembuatan Briket Tempurung Kelapa di Desa Kaumrejo, Malang
Program pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Kaumrejo, Kabupaten Malang, untuk membantu para pedagang kelapa di Pasar Ngantang, khususnya Toko Budi Djarot, dalam mengelola limbah tempurung kelapa yang menumpuk dan mengganggu operasional toko. Mitra program, yang berjualan kelapa sebagai sumber penghasilan utama, memerlukan tambahan pendapatan dan solusi efektif untuk pengelolaan limbah. Diperkenalkanlah alat yang mampu mencampur, mencetak, dan mengeringkan tempurung kelapa menjadi briket dengan kapasitas otomatis dan rasio pencampuran tertentu menggunakan metode Time Schedule Control. Alat ini menghasilkan briket dengan ukuran seragam 3 cm. Program ini mengurangi limbah tempurung hingga 80% per hari, memberikan nilai tambah bagi limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, serta meningkatkan penghasilan mitra.Program pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Kaumrejo, Kabupaten Malang, untuk membantu para pedagang kelapa di Pasar Ngantang, khususnya Toko Budi Djarot, dalam mengelola limbah tempurung kelapa yang menumpuk dan mengganggu operasional toko. Mitra program, yang berjualan kelapa sebagai sumber penghasilan utama, memerlukan tambahan pendapatan dan solusi efektif untuk pengelolaan limbah. Diperkenalkanlah alat yang mampu mencampur, mencetak, dan mengeringkan tempurung kelapa menjadi briket dengan kapasitas otomatis dan rasio pencampuran tertentu menggunakan metode Time Schedule Control. Alat ini menghasilkan briket dengan ukuran seragam 3 cm. Program ini mengurangi limbah tempurung hingga 80% per hari, memberikan nilai tambah bagi limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, serta meningkatkan penghasilan mitra
- Social Mapping sebagai Upaya Menjadikan Desa Wisata yang Berkelanjutan di Dusun Wotawati, Gunung Kidul: -
Kegiatan social services ini dilakukan untuk melakukan pemetaan sosial (social mapping) di Dusun Wotawati, Kabupaten Gunung Kidul, yang sedang berupaya mengembangkan desa wisata. Pemetaan sosial ini diarahkan untuk mengidentifikasi bebagai persoalan yang berasal dari banyaknya elemen dan pelaku wisata desa. Social mapping yang dilakukan berlangsung melalui metode partisipatif dengan menyelenggarakan focus group discussion dan rountable discussion. Hasil social mapping ini akan dijadikan bahan untuk membuat road map atau pemetaan desa wisata agar tren pembukaan desa wisata yang sedang melanda di Indonesia tidak semata-mata mempertimbangkan aspek ekonomi dan bisnis, tetapi juga keberlanjutan ekologi, identitas budaya, dan menciptakan situasi nir-konflik
Pelatihan Pembuatan Yogurt dan Penyuluhan Pengendalian Mutu Yogurt melalui Implementasi Sistem Manajemen Mutu di UMKM Lingkungan ‘Aisyiyah Kota Malang
Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Malang merupakan lembaga/organisasi perempuan islam yang sedang mengupayakan pemberdayaan UMKM di lingkungan ‘Aisyiyah Kota Malang. Tim pengabdian masyarakat bekerjasama dengan PDA Kota Malang untuk melaksanakan pelatihan pembuatan dan penyuluhan pengendalian mutu yogurt melalui implementasi Sistem Manajemen Mutu bagi UMKM tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta UMKM mengenai cara membuat yogurt serta pentingnya pengendalian mutu. Metode yang digunakan yaitu edukasi interaktif berupa pemaparan materi, tanya jawab, dan demo. Untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, data yang digunakan berupa nilai pretest dan posttest yang diuji melalui uji statistik. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta sangat antusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan. Hasil analisis data nilai pretest dan posttest peserta menunjukkan bahwa data tidak memenuhi syarat normalitas data meskipun memenuhi syarat homogenitas sehingga digunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terjadi peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan mengenai cara pembuatan dan pengendalian mutu yogurt. Sebab nilai pretest peserta sudah baik yang berarti peserta sudah memiliki pemahaman dasar tentang pembuatan dan pengendalian mutu yogurt. Hasil kuesioner juga menunjukkan bahwa peserta merasa puas dengan kegiatan pengabdian ini. Sehingga diharapkan, ilmu yang dipelajari dapat menjadikan UMKM di lingkungan ‘Aisyiyah lebih berkembang
PENINGKATAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI KREATIFITAS PENGOLAHAN MAKANAN PADA SANTRI/WATI PESANTREN ROUDLOTUL JADID
Kewirausahaan merupakan sebuah aktivitas bisnis dalam mengatasi dan memenuhi kebutuhan sosial masyarakat yang melibatkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif. Pelaku wirausaha banyak yang bergerakn dibidang pengolahan makanan atau kuliner, hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang semangkin tinggi karena masyarakat memiliki waktu yang terbatas sehingga memilih untuk membeli melalui UMKM atau yang lainnya. Persaingan bisnis bidang kuliner di Indonesia sangat ketat baik dalam penjualan skala besar maupun kecil. Pondok Pesantren Roudlotul Jadid selain Pendidikan formal juga diberikan beberapa pelatihan sebagai bekal Ketika santri/santriwati lulus kelak. Salah satu pelatihan yang diberikan adalah pengolahan makan dan cara pemasarannya. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan sosialisasi tentang kewirausahaan serta melakukan worksop dalam bentuk pelatihan pengolahan makanan untuk menumbuhkan jiwa kreatifitas peserta pelatihan. Setelah sosialisadi dan pelatihan dilaksanakan diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan para peserta pelatihan, memotivasi, dan menciptakan suatu kreatifitas atau inovisasi baru dalam pengolahan makanan.Kewirausahaan merupakan sebuah aktivitas bisnis dalam mengatasi dan memenuhi kebutuhan sosial masyarakat yang melibatkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif. Pelaku wirausaha banyak yang bergerakn dibidang pengolahan makanan atau kuliner, hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang semangkin tinggi karena masyarakat memiliki waktu yang terbatas sehingga memilih untuk membeli melalui UMKM atau yang lainnya. Persaingan bisnis bidang kuliner di Indonesia sangat ketat baik dalam penjualan skala besar maupun kecil. Pondok Pesantren Roudlotul Jadid selain Pendidikan formal juga diberikan beberapa pelatihan sebagai bekal Ketika santri/santriwati lulus kelak. Salah satu pelatihan yang diberikan adalah pengolahan makan dan cara pemasarannya. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan sosialisasi tentang kewirausahaan serta melakukan worksop dalam bentuk pelatihan pengolahan makanan untuk menumbuhkan jiwa kreatifitas peserta pelatihan. Setelah sosialisadi dan pelatihan dilaksanakan diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan para peserta pelatihan, memotivasi, dan menciptakan suatu kreatifitas atau inovisasi baru dalam pengolahan makanan
Pengaruh Konsentrasi Pektin Jeruk Bali dan Ekstrak Bawang Putih Terhadap Karakteristik Edible Film Berbahan Pati Kentang Dan Gliserol
Edible film dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kemasan plastik sintetis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pektin dan ekstrak bawang putih terhadap karakteristik edible film yang dihasilkan. Tahapan penelitian diawali dengan pembuatan edible film berdasarkan konsentrasi pektin (0 g, 0,5 g, 1 g, dan 1,5 g), sedangkan ekstrak bawang putih (0 ml, 0,5 ml, dan 1 ml). Pada karakteristik optik, variasi terbaik didapatkan dari P0B0 dengan nilai L* sebesar 80,72 dan transparansi 91,20. Pada karakteristik fisik, ketebalan seluruh edible film yang dihasilkan memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) dengan hasil sebesar 0,1805 mm - 0,2137 mm, daya serap air terbaik didapat dari variasi P0B2 sebesar 57,94%, dan kelarutan terbaik didapatkan dari variasi P2B0 sebesar 27,23. Pada karakteristik mekanik, kuat tarik seluruh edible film yang dihasilkan dinyatakan memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) yakni >0,0,392MPa. Kuat tarik dan elongasi tertinggi didapat dari variasi P2B1 sebesar 3,5340MPa dan 57,86%, namun elongasi pada seluruh sampel belum memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) karena <70%. Modulus young terbaik didapat dari variasi P3B1 sebesar 5,76MPa. Pada karakteristik kimia, kadar air dan biodegradasi terbaik didapat dari variasi P3B0 sebesar 9,28% dan 12,14%, Hanya sampel P0B0, P2B0, P3B0, P1B1, dan P2B1 yang memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) karena memiliki kadar air tidak lebih dari 13%. Pada karakteristik barrier, seluruh sampel memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) dan laju transmisi uap air terbaik didapatkan dari variasi P3B2 sebesar 0,5329 g/m²/jam.Edible film dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kemasan plastik sintetis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pektin dan ekstrak bawang putih terhadap karakteristik edible film yang dihasilkan. Tahapan penelitian diawali dengan pembuatan edible film berdasarkan konsentrasi pektin (0 g, 0,5 g, 1 g, dan 1,5 g), sedangkan ekstrak bawang putih (0 ml, 0,5 ml, dan 1 ml). Pada karakteristik optik, variasi terbaik didapatkan dari P0B0 dengan nilai L* sebesar 80,72 dan transparansi 91,20. Pada karakteristik fisik, ketebalan seluruh edible film yang dihasilkan memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) dengan hasil sebesar 0,1805 mm - 0,2137 mm, daya serap air terbaik didapat dari variasi P0B2 sebesar 57,94%, dan kelarutan terbaik didapatkan dari variasi P2B0 sebesar 27,23. Pada karakteristik mekanik, kuat tarik seluruh edible film yang dihasilkan dinyatakan memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) yakni >0,0,392MPa. Kuat tarik dan elongasi tertinggi didapat dari variasi P2B1 sebesar 3,5340MPa dan 57,86%, namun elongasi pada seluruh sampel belum memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) karena <70%. Modulus young terbaik didapat dari variasi P3B1 sebesar 5,76MPa. Pada karakteristik kimia, kadar air dan biodegradasi terbaik didapat dari variasi P3B0 sebesar 9,28% dan 12,14%, Hanya sampel P0B0, P2B0, P3B0, P1B1, dan P2B1 yang memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) karena memiliki kadar air tidak lebih dari 13%. Pada karakteristik barrier, seluruh sampel memenuhi Japanese Industrial Standard (JIS) dan laju transmisi uap air terbaik didapatkan dari variasi P3B2 sebesar 0,5329 g/m²/jam
Pengujian Efikasi Kombinasi Minyak Parafin Dan Ekstrak Daun Mahoni (Swietenia Mahagoni Linnaeus Jacq.) Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera Litura Fabricius)
Ulat grayak (Spodoptera litura Fabricius) termasuk dalam ordo Lepidoptera, merupakan salah satu hama penting yang menyerang tanaman pangan dan sayuran. Akibat dari serangan hama ini, produktivitas menurun bahkan gagal panen karena menyebabkan daun sayuran menjadi rusak seperti sobek dan berlubang. Salah satu jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai insektisida nabati adalah ekstrak daun mahoni (Swietenia mahagoni Linnaeus Jacq.). Selain itu alternatif lain yang dapat digunakan untuk pengendalian yang aman dan ramah lingkungan adalah dengan menggunakan minyak parafin. Kombinasi insektisida nabati merupakan salah satu alternatif cara pengendalian hama yang cepat. Nilai LC50 kombinasi ekstrak daun mahoni dan minyak parafin pada metode oral sebesar 1,887% sedangkan metode topikal sebesar 0,681%. Indeks kombinasi metode oral pada kadar LC50 sebesar 1,362% bersifat aditif, sedangkan indeks kombinasi metode topikal pada kadar LC50 sebesar 0,422% bersifat sinergis lemah