OJS Universitas 45 Surabaya
Not a member yet
254 research outputs found
Sort by
ANALISA INTEGRASI SERVICE QUALITY DAN KANO UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN KONSUMEN (Studi Kasus: JNE Suryopranoto)
Peningkatan kualitas jasa memiliki keterkaitan yang kuat dengan tingkat kepuasan pelanggan diberbagai aspek layanan seperti keandalan, responsifitas, dan kompetensi, pelanggan cenderung merasa bahwa harapan pelanggan terpenuhi dengan baik. Masalah yang terjadi dalam kepuasan pelanggan di perusahaan pengiriman JNE Suryopranoto meliputi berbagai aspek yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan. keterlambatan pengiriman yang mengakibatkan paket tidak sampai tepat waktu, kerusakan atau kehilangan barang dalam proses pengiriman, serta kurangnya kejelasan dalam sistem pelacakan bisa membuat pelanggan merasa khawatir dan kecewa. Oleh karena itu dilakukan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan dengan metode servqual dan kano untuk menentukan prioritas atribut dan dilakukan perbaikan. Pada metode servqual terdapat 16 atribut yang bernilai negatif dan pada metode servqual dan kano diperoleh 5 urutan teratas atribut layanan yang perlu dilakukan perbaikan yaitu kode T4 (Fasiitas pengukuan dan pengecekan JNE Suryopranoto), R4 (Pelayanan yang cepat dalam pelanggan), K3 (Repacking paket dengan rapi), E2 (Karyawan menghargai seluruh pelanggan), R1 (Proses klaim mudah dan cepat)
Penerapan Keamanan Energi Dengan Integrasi Iot Untuk Mendeteksi Dini Kebocoran Gas Pada Kompartemen Kompor
Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem keamanan untuk mendeteksi kebocoran gas dalam kompartemen kompor gas. Biasanya, pengawasan gas pada kompartemen kompor terbatas pada tampilan display yang terpasang pada regulator gas, tanpa memberikan informasi apakah terjadi kebocoran. Kebocoran biasanya hanya terdeteksi melalui bau gas yang keluar akibat tekanan dalam tabung LPG. Dengan memahami bahwa batas aman konsentrasi LPG, sesuai dengan Standar Immediately Dangerous to Life or Health (IDLH), adalah 2000 ppm atau setara dengan 0.2% volume LPG di udara, sistem ini mampu mendeteksi kebocoran gas secara dini. Sistem ini menggunakan Sensor gas MQ-6 untuk mengukur konsentrasi LPG dalam kompartemen kompor gas, serta sensor tekanan G1/4 untuk mengukur tekanan dalam tabung gas. Sistem ini dilengkapi dengan fitur pemantauan kebocoran gas dan kapasitas gas, baik secara lokal maupun online, notifikasi peringatan dini, serta catatan kapasitas gas yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone. Seluruh sistem terhubung ke Wemos D1 Mini, yang bertindak sebagai pusat kendali dan mendukung implementasi IoT. Hasil dari proses uji coba menunjukkan bahwa sistem monitoring kapasitas gas yang digunakan untuk mengukur tekanan gas dalam kemasan tabung mampu memberikan hasil pengukuran dengan error rata-rata sebesar ±0.4 bar. Selain itu, dalam simulasi kebocoran gas yang dilakukan dengan menggunakan gas dalam kemasan tabung berukuran 235 gr, sistem ini berhasil mendeteksi konsentrasi LPG dalam rentang 200-10.000 ppm dengan tingkat error rata-rata sebesar 2.61%.
Kata kunci: Kompartemen Kompor Gas, Standard IDLH, Kebocoran Gas
 
Deteksi Tingkat Keparahan Ujaran Kebencian Menggunakan Bi-LSTM pada Teks Bahasa Indonesia
Ujaran kebencian di media sosial merupakan fenomena yang semakin mengkhawatirkan,terutama di Indonesia yang memiliki keragaman suku, agama, ras, dan antargolongan. Identifikasitingkat keparahan ujaran kebencian (weak, moderate, strong) sangat penting untuk menanganipotensi konflik secara efektif dan proporsional. Penanganan yang tepat pada setiap level dapatmencegah eskalasi konflik dan tindak kekerasan, serta membantu dalam moderasi konten yanglebih akurat di platform media sosial. Pendekatan yang lebih rinci ini memberikan dasar yanglebih kuat bagi pembuat kebijakan dan penegak hukum dalam menanggapi ancaman berdasarkantingkat keparahannya.Penelitian ini menggunakan dataset berbahasa Indonesia yang terdiri dari 13.169 entridengan anotasi untuk 12 label, yang kemudian difokuskan pada tiga label tingkat keparahanujaran kebencian dan satu label baru untuk konten bersih. Data tidak seimbang diatasi melaluioversampling, menghasilkan 30.432 entri yang seimbang. Proses pra-pemrosesan mencakup casefolding, pembersihan data, stemming, dan tokenisasi. Model BiLSTM dibangun menggunakanTensorFlow dengan tujuh lapisan, termasuk embedding, BiLSTM, dan dense layers.Hyperparameter tuning dilakukan untuk menentukan konfigurasi terbaik, yang ditemukan pada30 epochs, 20 unit BiLSTM, dan batch size 128. Model mencapai akurasi keseluruhan 93,14%,dengan performa terbaik pada kategori strong hate speech (precision 99,35%, recall 100%, F1-score 99,67%).Model yang dihasilkan memiliki potensi aplikasi praktis dalam moderasi konten di platformmedia sosial dan mendukung penegakan hukum dalam memantau ujaran kebencian. Disarankanuntuk penelitian selanjutnya, eksplorasi dilakukan terhadap potensi penerapan model ini diplatform web atau seluler untuk analisis real-time. Ini akan meningkatkan kapasitas deteksi danmitigasi ujaran kebencian secara langsung.Kata Kunci: ujaran kebencian, twitter, Bi-LSTM, multi label, moderasi konte
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM MEMBANGUN ENTREPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING BANGSA MENUJU ASEAN ECONOMIC COMMUNITY
Perguruan tinggi sebagai pencetak wirausahawan diharapkan bisa menangkap peluang di pemerintahan maupun perusahaan untuk menghasilkan wirausahawan yang profesional. Oleh karena itu program dan materi pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi selain teori kewirausahaan juga mencakup pemanfaatan peluang yang ada, yakni pemanfaatan kebijakan yang dibuat pemerintah dan komparasi sekaligus aplikasi pengetahuan kewirausahaan di perusahaan. Untuk wisudawan siap mandiri dan bersaing di pasar tunggal AEC 2015, perguruan tinggi sebaiknya membuat wadah bagi mahasiswa untuk memulai menerapkan kewirausahaan sejak dini. Wadah yang dibuat oleh perguruan tinggi bisa berdiri sendiri dan lebih riil bila disinergikan dengan institusi pemerintah atau perusahaan. Implementasi kemandirian ekonomi dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi terbuka, berwawasan ke luar, inklusif, dan berorientasi pasar sesuai dengan aturan multilateral serta kepatuhan terhadap aturan berbasis sistem untuk kepatuhan dan pelaksanaan komitmen ekonomi yang efektif
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas dengan Metode Systematic Layout Planning Pada UMKM Olahan Tuna Fresh
UMKM Olahan Tuna Fresh merupakan industri rumah tangga yang bergerak di bidang kuliner yaitu Abon Ikan. Permasalahan pada UMKM ini yaitu tata letak yang kurang efisien dengan proses produksi yng tidak berurut sehingga proses produksi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk perbaikan tata letak fasilitas untuk mengurangi jarak perpindahan material pada UMKM Olahan Tuna Fresh dengan menggunakan metode Sitematic Layout Planning (SLP) dengan model Rectilinear dengan memahami secara lebih mendalam interaksi antar fasilitas produksi, aliran material, dan kebutuhan ruang dimana prosedur terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap analisis meliputi analisis aliran material analisis Activity Relationship Chart (ARC), Analisis Activity Relationship Diagram (ARD), analisis kebutuhan luas area dan luas area yang tersedia. Tahap penyesuaian meliputi perencanaan diagram hubungan ruangan dan perencanaan alternatif layout. Tahap evaluasi dilakukan pemilihan alternatif rancangan layout. Berdasarkan metode SLP dengan model Rectilinear dihasilkan layout usulan yang dapat menghemat jarak sebesar 8,8 m dengan layout awal sebesar 21,7 m.
Kata Kunci : Rectilinear; SLP; Tata Letak; UMK
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL SISWA SD.Kr BAPTIS PENGHARAPAN SURABAYA
Penelitian ini menguji pengaruh penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi sosial siswa SD.Kr.Baptis Pengharapan Surabaya. Penggunaan gadget mengacu pada dorongan batin untuk menggunakan dan memanfaatkan media gadget sesuai kebutuhan agar aktivitas sehari-hari lebih fleksibel, efisien, dan berkualitas. Sedangkan kemampuan interaksi sosial merujuk pada keterhubungan antar individu, kelompok, dan komunintas di masyarakat untuk saling mempengaruhi seuai masing kepentingan dan kebutuhannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas satu sampai kelas enam dan berumur 7 sampai 12 tahun sebanyak 67 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Pengambilan data sampel dilakukan dengan menggunakan skala ukur penggunaan gadget dan skala kemampuan interaksi sosial. Hipotesis diuji dengan teknik analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukan tidak ada pengaruh antara penggunaan gadget dan kemampuan interaksi sosial. Hasil nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh sebesar 0,244 dengan taraf nilai signifikansi sebesar 0,000
Kata Kunci: penggunaan gadget, kemampuan interaksi sosia
Pembuatan Aplikasi Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar Berbasis Android
Untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, berbagai konsep dan teknik baru dalam pengajarantelah banyak dikembangkan untuk menggantikan metode pembelajaran konvensional. Aplikasi Androiddapat membantu para pengajar dalam mendistribusikan bahan ajar tanpa harus berada di kelas denganmenggunakan internet, selain itu untuk memaksimalkan waktu pembelajaran juga, Sehingga pesertadidik dapat belajar dimana saja dan kapan saja.Pengembangan sistem informasi dalam pembuatan perangkat lunak menggunakan metodepengumpulan data, studi literature dan metode pengembangan perangkat lunak. Untuk merancang danmendokumentasikan sistem perangkat lunak berdasarkan aliran data, digunakan metode perancanganstruktural dengan Inified Modeling Language atau yang biasa disebut UML. Aplikasi berbasis androidini dibuat dengan menggunakan PHP, Java, Moodle. Program diuji dengan melakukan pengujianprogram dengan memasukkan data-data yang telah ada secara langsung kepada user yang akanmenggunakan perangkat lunak ini.Dengan adanya Aplikasi Android, diharapkan dapat membantu proses belajar mengajar agarlebih optimal. Memudahkan para guru untuk dapat mendistribusikan materi pelajaran. Terlebih denganAplikasi berbasis android dapat membuat peserta didik dapat mengakses matapelajaran, mengerjakansoal-soal ujian dan mengumpulkan tugas yang diinginkan kapan saja dan dimana saja.
Kata Kunci: Aplikasi, Android, Activity Diagram, Class Diagram, Use Case Diagram, SequenceDiagram Diagra
Rancang Bangun Aplikasi Pencatatan Kehadiran Pegawai Pada UPT Puskesmas Pagerwojo Berbasis Web
UPT Puskesmas Pagerwojo merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di Jawa Timur.Jumlah tenaga kerja yang saat ini ada pada UPT Puskesmas Pagerwojo berjumlah 73 orang yangterdiri dari lima dokter yang terbagi menjadi dokter umum dan dokter gigi, serta beberapa bidan danperawat. Permasalahannya adalah proses pencatatan kehadiran pada UPT Puskesmas Pagerwojo saatini masih belum terkomputerisasi, dimana pencatatan kehadiran masih dilakukan secara manualsehingga saat pembuatan laporan dengan Excel harus dilakukan pencarian terhadap satu per satuterhadap data kehadiran pegawai. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah rancang bangunaplikasi pencatatan kehadiran pegawai pada UPT Puskesmas Pagerwojo. Hasil dari penelitian berupapencatatan kehadiran setiap pegawai, menyampaikan informasi kehadiran setiap pegawai, danpembuatan laporan yang membantu UPT Puskesmas Pagerwojo. Keywords: pencatatan, pegawai, laporan
 
Rancang Bangun Smart Home Berbasis Internet Of Things (IOT) Menggunakan Arduino Mega 2560
Pemilik rumah yang dapat sewaktu-waktu lalai terhadap kondisi rumahnya sendiri memilikiresiko pemakaian sumber daya yang sia-sia, kemalingan, bahkan kebakaran. Smart Home merupakanteknologi yang menjadikan rumah memiliki sistem yang dapat dikendalikan atau dimonitor dari jarak jauholeh penggunanya. Dengan teknologi Internet of Things (IoT) benda yang ada di dalam rumah dapat salingberkomunikasi melalui internet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan teknologiInternet of Things (IoT) berbasis android untuk mengendalikan smart home. Dengan adanya sistem inidiharapkan dapat mempermudah pengguna untuk mengontrol dan memonitor benda yang ada di dalamrumah.Dalam penelitian ini akan dilakukan implementasi smart home dalam bentuk prototype yangdikendalikan menggunakan aplikasi android. Prototype yang akan dibangun terdiri 4 buah lampu, relay,NodeMCU ESP8266, modul fingerprint, sensor MQ-2, LCD display, magnetic door lock, exhaust fan, danbuzzer. Semua perangkat tersebut akan terhubung dengan mikrokontroler Arduino Mega 2560.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi berhasil dilaksanakan dengandibangunnya prototype smart home yang berfungsi dengan baik. Pengujian sistem smart home yangdisajikan dalam bentuk tabel menunjukan bahwa hasil pengujian semua fitur dapat berfungsi sesuaiharapan dengan persentase 100%.Kata kunci: Smart Home, Internet of Things, prototyp
PENGARUH SELF REGULATION LEARNING REMAJA PENCINT K-POP TERHADAP ACHIEVEMENT MOTIVATION di SMPK KARITAS 2
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Self Regulation Learning Anak Remaja Pencinta K-Pop terhadap Achievement Motivation. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan mengangkat variabel bebas dan variabel terikat yaitu Self Regulation Learning (X) terhadap Achievement Motivation (Y), yang bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Self Regulation Learning Anak Remaja Pencinta K-Pop Terhadap Achievement Motivation di SMPK Karitas 2.
Menurut analisa yang telah dilakukan pada tabel-tabel diatas, nilai R sebesar 0.725 menunjukkan korelasi yang kuat antara variabel X (Self Regulation Learning) dan variabel Y (Achievement Motivation). Nilai R Square adalah 0.526, yang berarti 52.6% mengindikasikan bahwa regulasi diri yang baik dalam belajar akan mendorong motivasi berprestasi yang tinggi pada siswa. Dengan kata lain, siswa yang mampu mengatur dan mengendalikan proses belajarnya sendiri cenderung memiliki motivasi yang tinggi untuk meraih prestasi akademik. Berdasarkan dari rumusan masalah, hipotesis dan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penelitian yang berjudul Pengaruh Self Regulation Learning Anak Remaja Pecinta K-Pop terhadap Achievement Motivation di SMPK Karitas 2 Surabaya.
Kata kunci: self regulation learning, achievement motivation