Universitas Widyagama Malang

Direktori Jurnal Universitas Widyagama Malang
Not a member yet
    2686 research outputs found

    PENINGKATAN KAPASITAS DAN EFISIENSI PRODUKSI UMKM BUBUR CAMPUR DAN SERABI KUAH “DUA PUTRI” MELALUI PENGADAAN ALAT DAPUR

    Get PDF
    Kota Malang merupakan salah satu wilayah yang kaya akan berbagai jenis UMKM, termasuk usaha di bidang kuliner. Bubur Campur dan Serabi Kuah "Dua Putri" merupakan salah satu UMKM yang bergerak di bidang kuliner. Saat ini, UMKM tersebut tengah menghadapi kendala dalam peningkatan efisiensi produksi. Keterbatasan alat dapur kompor yang penggunaanya harus dipakai bergantian dengan orang tua yang juga memiliki usaha kue basah dan juga alat masak dandang yang kapasitasnya tidak terlalu besar. Kendala ini berdampak pada efisiensi produksi dari UMKM Dua Putri. Dengan adanya program pengabdian masyarakat ini sangat membantu UMKM selaku mitra. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas dan efisiensi produksi melalui pengadaan teknologi peralatan dapur berupa kompor dan dandang. Semula, mitra hanya mampu memproduksi bubur campur sebanyak 35 porsi dan serabi kuah 23 porsi per hari. Namun, setelah adanya pengadaan alat terjadi peningkatan produksi menjadi 50 porsi bubur campur dan 35 porsi serabi kuah per harinya. Hal tersebut juga membawa dampak terhadap peningkatan pendapatan dari mitra

    KORUPSI DI SEKTOR KESEHATAN INDONESIA: STUDI PERBANDINGAN DAN IMPLIKASI HUKUM

    Get PDF
    Korupsi di sektor kesehatan di Indonesia adalah masalah serius yang berdampak langsung menghambat pelayanan publik dan keadilan sosial. Penelitian ini berusaha mengkaji berbagai bentuk korupsi di sektor kesehatan, membandingkannya dengan praktik-praktik di negara lain, dan terakhir yaitu menganalisis implikasi hukum pidana dalam penegakannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang digunakan untuk menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan korupsi, digitalisasi, dan peraturan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan kesehatan dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengurangi praktik korupsi. Selain itu, penegakan hukum pidana harus diperkuat dengan dukungan sistem hukum yang transparan dan akuntabel. Kesimpulannya, upaya pemberantasan korupsi di sektor kesehatan membutuhkan sinergi antara teknologi, kebijakan, dan penegakan hukum yang tegas. Saran yang dapat peneliti berikan dalam hal ini kepada pemerintah adalah mengoptimalkan penggunaan teknologi dan meningkatkan koordinasi antar lembaga penegak hukum untuk memberantas korupsi secara sistematis

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN VARIABEL KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVERNING

    Get PDF
    Perkembangan industri di bidang barang-barang rumah membuat perekonomian menjadi tumbuh dan berkembang. Namun dalam persaingan di dunia industri ini pentingnya suatu strategi yang matang agar tetap menjadikan tempat pembelian perkakas yang diminati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan kualitas pelayanan dan harga, terhadap loyalitas pelanggan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang melibatkan 100 reponden, dan analisis data menggunakan Software Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kualitas pelayanan berpengaruh secara langsung terhadap loyalitas pelanggan. Kedua, harga berpengaruh secara langsung terhadap loyalitas pelanggan. Ketiga, kualitas pelayanan tidak mempunyai pengaruh secara langsung terhadap kepuasan konsumen. Keempat, harga tidak mempunyai pengaruh secara langsung terhadap kepuasan konsumen. Kelima, kepuasan konsumen mempunyai pengaruh secara langsung terhadap loyalitas pelanggan. Keenam, kualitas pelayanan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan konsumen sebagai variable mediasi. Ketujuh, harga tidak mempunyai pengaruh terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi

    PEMANFAATAN MINYAK AROMATIK SEBAGAI PENDUKUNG BAHAN BAKAR NABATI PADA PEMBAKARAN DIFUSI

    Get PDF
    Minyak aromatik lebih dikenal dengan minyak atsiri adalah ekstrak pekat untuk praktik kesehatan alami, aroma terapi, dan naturopati. Ada berbagai tanaman yang mengandung senyawa yang berpotensi aktif baik dari aromaterapi maupun untuk cadangan bahan bakar dan ditambahkan sebagai aditif. Penelitian pendahuluan menunjukkan adanya potensi dan karakteristik berbagai minyak aromatik sebagai cadangan bahan bakar nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mempetakan referensi minyak aromatik sebagai cadangan bahan bakar alternatif. Riset dilakukan dengan metode kajian literatur untuk mendapatkan berbagai sumber informasi eksperimen atau simulasi dari pembakaran minyak aromatik. Lebih khusus riset diarahkan untuk menemukan kebaruan (novelty) saran-saran penelitian sebelumnya sebagai penelitian pengembangan. Salah satu temuan penting dari penelitian ini adalah minyak aromatik yang memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih rendah cenderung lebih efisien dan potensi digunakan sebagai bahan aditif. Minyak dengan titik nyala tinggi lebih cocok untuk aplikasi yang memerlukan stabilitas panas, sementara minyak dengan titik nyala rendah lebih mudah digunakan untuk aplikasi pembakaran cepat. Penelitian ini menunjukkan bahwa setiap minyak aromatik memiliki karakteristik pembakaran berbeda-beda, baik dari segi jangkauan panas dan konsumsi bahan bakar. Minyak pepermin menonjol dengan kecerahan dan temperatur pembakaran tertinggi, sementara minyak pohon teh memiliki performa yang paling rendah dalam efisiensi pembakaran dan waktu nyala api

    EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata) SEBAGAI PENGENDALI HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA BUDIDAYA KAILAN (Brassica oleracea) VAR ALLBOGLABRA

    Get PDF
    Spodoptera litura, juga dikenal sebagai ulat grayak, merupakan serangga hama bagi berbagai tanaman termasuk hama kailan (Brassica oleracea). Ekstrak biji sirsak (Annona muricata) (EBS) memiliki sifat insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji in vitro maupun in vivo mengenai efek EBS terhadap Spodoptera litura dan Brassica oleracea var. Allboglabra. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juli 2023. Perlakuan terdiri dari K0 = Kontrol (tanpa EBS), K1 = 1 % EBS, K2 = 2 % EBS, K3 = 3 % EBS, K4 = 4 % EBS, K5 = 5 % EBS. Parameter pengamatan terdiri dari mortalitas S. litura in vitro (%), mortalitas S. litura in vivo (%), intensitas serangan S. litura (%), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), bobot segar tanaman (g), dan indeks panen. Data yang diperoleh dianalisis ragam, bila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menujukkan bahwa mortalitas S. litura in vitro dan in vivo meningkat mengikuti konsentrasi EBS dan waktu setelah aplikasi. Konsentrasi EBS 1% sudah efektif dalam mengendalikan mortalitas S. litura. Meningkatnya konsentrasi EBS berdampak menurunkan intensitas serangan S. litura. Kecuali indeks panen, parameter pertumbuhan tanaman kailan seperti tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar, dan bobot kering kailan tidak dipengaruhi oleh konsentrasi EB

    PENGARUH ZAT PERANGSANG AKAR DAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KEBERHASILAN STEK TANAMAN ANGGUR (Vitis vinifera L.)

    Get PDF
    Anggur memiliki prospek yang baik di Indonesia. Kendala pengembangan tanaman anggur adalah ketersediaan bahan tanam yang berkualitas baik. Upaya menyediakan bahan tanam anggur salah satunya adalah dengan stek batang. Pemberian zat pengatur tumbuh dapat meningkatkan persentase pertumbuhan stek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman stek anggur terhadap interaksi zat perangsang akar dan pupuk organik. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra pada Maret-Mei 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah zat perangsang akar yang terdiri 3 taraf yaitu air kelapa, madu dan ekstrak bawang merah. Faktor kedua yaitu pupuk kandang yang terdiri 4 taraf: pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan kascing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi kedua faktor perlakuan. Perlakuan jenis zat perangsang akar berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan, sementara perlakuan jenis pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh. Perlakuan K4 (pupuk kascing) mengakibatkan persentase tumbuh stek anggur lebih tinggi dibanding pupuk kandang sapi dan ayam, tetapi tidak berbeda dengan pupuk kandang kambing

    POTENSI FORMULASI BIOFUNGISIDA Bacillus sp. (Bth-22) DAN Streptomyces sp. (TMP) TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH JAGUNG

    Get PDF
    Jagung (Zea mays) adalah salah satu tanaman pangan utama yang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan global. Fusarium sp. merupakan patogen tanah yang sering ditemukan pada lahan jagung dan dapat mengganggu perkecambahan dan pertumbuhan tanaman jagung. Penggunaan bakteri Bacillus sp. dan Streptomyces sp. sebagai bahan aktif biofungisida dapat meningkatkan persentase perkecambahan benih dan pertumbuhan tanaman jagung yang terserang patogen Fusarium sp.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis media dan potensi formulasi biofungisida dengan bahan aktif Bacillus sp. dan Streptomyces sp. dalam menunjang perkecambahan dan pertumbuhan tanaman jagung. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama yakni media produksi bakteri: K: Air rebusan kedelai, E: Estrak Kentang Gula (EKG), dan A: Air kelapa. Faktor kedua adalah perbandingan formulasi Bacillus sp. dan Streptomyces sp. yang terdiri atas 4 taraf yaitu BS0 (0:0), BS1 (3:3), BS2 (2:4), dan BS3 (1:5). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara kedua faktor perlakuan. Perlakuan BS2 merupakan perlakuan terbaik yang memberikan presentase perkecambahan sebesar 82%, hari berkecambah 3.64 HST, jumlah daun pada 35 HST sebanyak 5.7 helai dan 62.8 cm

    PELATIHAN PEMBUATAN COMPLETE FEED UNTUK PETERNAK SAPI PERAH KECAMATAN NGANTANG, KABUPATEN MALANG

    Get PDF
    Cow's milk is an important economic commodity for the Ngantang District, Malang Regency community, some of whom work as dairy farmers under the auspices of the Joint Business Group (KUB) dairy farmers "Mustarika Jaya Makmur." Since 2017, cow's milk production has decreased quite significantly, apart from the decrease in the number of cattle farmers and dairy cows, as well as because the quality of cow's milk has not met the Indonesian National Standard (SNI) in terms of nutritional value. In addition, more than 40% of dairy farmers are currently elementary school (SD) graduates with limited knowledge in dairy cow maintenance, so they cannot produce cow milk quality by SNI. Community Service activities aim to provide increased knowledge and insight through training in making complete feed (comfeed) to improve dairy cow food nutrition so that it can produce dairy cow milk quality per SNI. The comfeed training was carried out on October 5, 2024 and was attended by 14 KUB "Mustarika Jaya Makmur" dairy farmers and related partners.Susu sapi merupakan komoditas ekonomi penting bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang yang sebagian diantaranya berprofesi sebagai peternak sapi perah di bawah naugan Kelompok Usaha Bersama (KUB) peternak susu perah “Mustarika Jaya Makmur”. Sejak tahun 2017 produksi susu sapi menurun cukup signifikan selain dikarenakan berkurangnya jumlah peternak sapi dan jumlah sapi perah, juga karena kualitas susu sapi yang belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dari sisi nilai gizi. Di samping itu, lebih dari 42% peternak sapi perah saat ini adalah tidak lulus Sekolah Dasar (SD) dengan keterbatasan pengetahuan dalam pemeliharaan sapi perah sehingga belum mampu menghasilkan kualitas susu sapi yang sesuai dengan SNI. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ditujukan untuk memberikan peningkatan pengetahuan dan wawasan melalui pelatihan pembuatan complete feed (comfeed) guna meningkatkan gizi makanan sapi perah sehingga dapat menghasilkan kualitas susu sapi perah yang sesuai SNI. Pelatihan comfeed dilakukan pada 5 Oktober 2024 dan diikuti oleh 14 peternak sapi perah KUB “Mustarika Jaya Makmur” dan mitra terkait

    Industrial Law Innovation in The Implementation of Consumer Protection in Indonesia

    Get PDF
    Industrial law innovation is a crucial aspect of law implementation, especially in the context of consumer protection regulation. This article discusses the innovative efforts in the implementation of industrial law discovery laws in consumer protection regulation. Innovative approaches in industrial law aim to address challenges that arise along with changing social, economic and technological dynamics. Implementation of the invention of industrial law involves the establishment of policies that are progressive, adaptive, and responsive to evolving consumer needs. The method used in this research is normative legal research and will be analyzed qualitatively. The result of this research is industrial law innovation plays a crucial role in the implementation of industrial law discovery laws in consumer protection regulation. Through this innovative approach, the industrial law system can be more responsive to market dynamics, technological change, and the evolution of consumer needs. The importance of industrial law innovation is not only in formulating laws that are more responsive to market dynamics, technological changes, and the evolution of consumer needs in adaptive way, but also in applying industrial law enforcement methods that are effective in protecting consumer rights

    CLASSIFICATION OF GOLDFISH IMAGES USING K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) BASED ON COLOR, SHAPE, AND TEXTURE FEATURES

    Get PDF
    This study aims to develop an image classification system to automatically identify types of Goldfish (Mas Koki) using the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm. The approach combines three primary feature extraction techniques: color features represented in the HSV color space, shape features obtained through Hu moments, and texture features extracted from grayscale image histograms. The combination of these three features is intended to improve classification performance and address the limitations of previous studies, which typically relied on only one or two types of visual features. The dataset used in this study consists of 1,500 goldfish images categorized into three classes: Oranda, Ryukin, and Ranchu. The KNN model was built with a parameter value of k = 5 and evaluated using four different training and testing data split ratios: 90:10, 80:20, 70:30, and 60:40. Experimental results show that the combination of features effectively enhances classification accuracy, achieving the highest accuracy of 93% with the 80:20 split ratio. This research demonstrates that the KNN method, when paired with appropriate feature extraction, can serve as an effective and efficient solution for developing automatic ornamental fish image classification systems

    2,534

    full texts

    2,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Direktori Jurnal Universitas Widyagama Malang is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Direktori Jurnal Universitas Widyagama Malang? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!