Jurnal Gemaedu - Jurnal Ilmiah Pendidikan
Not a member yet
100 research outputs found
Sort by
ANALISIS HASIL PENERAPAN DELAPAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN UPAYA PENINGKATANNYA DENGAN MENGEMBANGKAN KURIKULUM DAN SISTEM MANAJEMEN MUTU
Penelitian ini merupakan analisis hasil penerapan standar nasional pendidikan, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey pada beberapa SMK di wilayah DKI Jakarta. Tindak perbaikan ketidakseusaian pada delapan standar perlu dilakukan, salah satunya adalah dengan pengembangan kurikulum dengan pendekatan system manajemen mutu. Kurikulum sebagai perangkat pendidikan merupakan salah satu jawaban bagi kebutuhan masyarakat. Dalam pengembangannya, kurikulum harus diposisikan sebagai “the heart of education” dan tidak terjebak dengan salah satu dimensi kurikulum yang bersifat praktis semata. Sistem pendidikan yang dikembangkan mengharuskan dikembangkannya kurikulum yang berbasis karakter dan tetap mengembangkan pengetahuan sains dan teknologi serta bekal hidup lainnya
This study is an analysis of the results of the implementation of national education standards, this was a descriptive study using survey methods at several vocational schools in Jakarta. Ketidakseusaian corrective action on the eight standards need to be done, one of which is the development of curriculum with the quality management system approach. Curriculum as an educational device is one answer to the needs of society. In its development, the curriculum should be positioned as "the heart of education" and are not stuck with one-dimensional curriculum that is practically alone. The education system is developed requires the development of character-based curriculum and continue to develop the knowledge of science and technology and other life provision.
 
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa
. The purpose of this study was to determine the effect of Generative learning models on students' mathematical critical thinking skills in quadratic connection material. The research method used is the experimental method, with a sample of 30 students, using simple random sampling techniques, and techniques for retrieving data sourced from library documents and giving essay tests and data analysis techniques using the t-test. In the normality test using the Liliefors test and homogeneity test using the Fisher test, it was concluded that the data were nomal and homogeneous. In the homogeneity test obtained Fcount (1,072) <Ftable (1.86). In testing the hypothesis by using the t-test obtained tcount (5.96)> t table (2.00), so it can be said that there is a significant effect of the Generative learning model on students' mathematical critical thinking abilities. This shows that the Generative learning model influences students' critical thinking skills mathematically
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA IPS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA MATERI PERANG DUNIA II KELAS IX H SMP NEGERI 2 TELUKJAMBE TIMUR”
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX H semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012 pada mata pelajaran IPS materi Perang Dunia ke II. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Telukjambe Timur Kabupaten Karawang, sebanyak 48 siswa dengan melibatkan 2 Observer dari guru IPS. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Indikator keberhasilan yang digunakan adalah hasil nilai prestasi belajar siswa minimal 74, sesuai dengan KKM mata pelajaran IPS yang telah ditetapkan dan 75% siswa tuntas, sedangkan indikator hasil nilai kinerja kelompok minimal rata-ratanya 77 . Siswa yang berminat pada pembelajaran IPS materi Perang Dunia ke II mencapai 100 % dari jumlah siswa. Instrumen penelitian yang digunakan untuk analisis data yaitu lembar hasil belajar siswa, lembar penilaian kinerja kelompok dan lembar balikan siswa. Hasil penelitian penilaian prestasi siswa pada siklus 1, nilai rata-rata 82 dengan tingkat ketuntasan 79 % dari jumlah siswa. Siklus 2, nilai rata-rata 83 dengan tingkat ketuntasan 90% dari jumlah siswa. Hasil penilaian kinerja kelompok siklus 1, nilai rata-rata 80 dengan tingkat ketuntasan 91 % dari 11 kelompok, sedangkan siklus 2, nilai rata-rata 83 tingkat ketuntasan 100 % dari 11 kelompok, dan minat Siwa pada mata pelajaran IPS mencapai 100 %. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa senang mempelajari IPS, materi Perang Dunia ke II di kelas IX H semester ganjil SMP Negeri 2 Telukjambe Timur tahun pelajaran 2011/2012
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE NUMBER HEAD TOGETHER DENGAN TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP FISIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif type Number Head Together dengan Student Teams Achievement Divisions terhadap hasil penguasaan konsep fisika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII pada SMP Negeri se Kecamatan Pasar rebo Jakarta Timur. Tehnik pengambilan sampel dengan proporsional random sampling. Instrumen penelitian dilakukan dengan tehnik pemberian tes pilihan ganda 30 butir soal . Data dikumpulkan dan selanjutnya dianalisis dengan uji Anova satu jalur. Berdasarkan hasil hipotesis dan analisis data, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan model pembelajaran kooferatif type Number Head Together dengan Student Teams Achievement Divisions terhadap hpenguasaan konsep fisika siswa se Kcamatan Pasar Rebo Jakarta Timur.
 
MODEL PEMBELAJARAN STUDENT ACTIVE LEARNING ( SAL ) DALAM PEMBELAJARAN VEKTOR
Pada penelitian tindakan kelas ini peneliti mengambil model pembelajaran Student Aktif Learning. Sesuai dengan namanya, model ini pembelajarannya terpusat pada siswa, yaitu aktif berdiskusi, aktif bertanya, aktif mengerjakan tugas, aktif mengerjakan soal-soal latihan, aktif mengikuti jalannya pembelajaran dengan serius dan semangat, aktif mengungkapkan pendapat, aktif bekerja sama antar teman, aktif mengambil peran dan mampu mengatasi masalah yang muncul, dan sebagainya. Dalam penelitian ini menggunakan pola penelitian kuantitaif untuk mengukur peningkatan keaktifan dan ketrampilan proses serta untuk mengukur peningkatan hasil belajar melalui test formatif atau ulangan harian sebanyak tiga kali, sesuai banyaknya siklus yang direncanakan dalam penelitian ini. Apakah model pembelajaran Student Active Learning dapat meningkatkan keaktifan dan ketrampilan proses dalam pembelajaran ? Berdasarkan dari hasil pengamatan, temuan, analisis, dan refleksi pada setiap siklus dan pembahasan yang telah dipaparkan secara umum, selama tiga siklus dapat disimpulkan sebagai berikut: Model pembelajaran SAL dari siklus 1 sampai dengan siklus 3 katagori aktif mengalami peningkatan pada indikator keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika materi vektor, yaitu siklus pertama 68,42%, siklus ke dua 76,32%, dan siklus ke tiga 81,58%. Model pembelajaran SAL dari siklus 1 sampai dengan siklus 3 katagori aktif mengalami peningkatan pada indikator ketrampilan proses dalam pembelajaran matematika materi vektor, yaitu siklus pertama 50%, siklus ke dua 63,16%, dan siklus ke tiga 71,05%. Model pembelajaran SAL dari siklus 1 sampai dengan siklus 3 hasil belajar siswa melalui test mengalami peningkatan, yaitu pada siklus pertama rata-rata nilai kelas 67,35, siklus ke dua rata-rata nilai kelas 71,60, dan siklus ke tiga rata-rata nilai kelas 78,59. Model Pembelajaran SAL dari siklus 1 sampai siklus 3 menunjukan efektifitasnya dan benar bahwa Pembelajaran dengan SAL dapat meningkatkan keaktifan dan ketrampilan proses dalam pembelajaran, juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa
KETERKAITAN PENGUASAAN KALIMAT TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS
Pengaruh Penguasaan Kalimat Terhadap Kemampuan Menulis Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh gambaran empirik mengenai Pengaruh Penguasaan Kalimat Terhadap Kemampuan Menulis Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik korelasi dan Analisis Korelasi sederhana. Sampel berjumlah 149 siswa SDN Srengseng Sawah 12 Pagi dan SDN Lenteng Agung 08 Petang. Peneletian dilaksanakan pada 2 November sampai 5 Nopember 2014. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan penguasaan kalimat terhadap kemampuan menulis, setiap kenaikan satu unit penguasaan kalimat akan diikuti dengan kenaikan kemampuan menulis surat sebesar 0.505 unit secara signifikan(t0=5,455) ceteris paribus.
 
PENERAPAN PROSESI PILIH ACAK PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SISWA KELAS XII SMAN 1 CITEUREUP
Model Belajar kooperatif yang sering diterjemahkan sebagai belajar kelompok dilaksanakan untuk mengalihkan gaya mengajar yang teacher center menjadi student center. Peserta didik yang aktif dan guru hanya fasilitator. Antara siswa akan terjadi aktivitas saling mendengarkan, saling bertannya, saling berbagi, saling memahami yang dapat berimplikasi kepada peningkatan pemahaman konsep. Bagi pelajar, belajar kelompok juga menambah motivasi belajar, menghilangkan kebosanan serta dapat meningkatkan komitmen belajar. Namun sayangnya hal-hal positif tersebut seringkali tidak terwujud. Seringkali anggota kelompok berbagi dalam menyelesaikan tugas kelompok, maka mereka bekerja tanpa interaksi. Bahkan hal yang lebih buruk lagi, tugas kelompok hanya dikerjakan oleh anggota yang rajin dan dianggap pandai di antara mereka, sementara anggota lain hanya menjadi ‘macan kertas’. Harus dibuat suatu suasana yang dapat membuat siswa memaksa dirinya sendiri dan memaksa anggota kelompoknya untuk terdorong berinteraksi dalam menyelesaikan tugas kelompok. Prosesi Pilih Acak dalam pembelajaran metode kooperatif dapat menciptakan suasana tersebut
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISION (STAD) DAN PROSESI UNDIAN DENGAN BERAGAM SOAL DI KELAS XII IPA 1 SMAN 1 SUKARAJA
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetehui tingkat keberhasilan penggunaan metode STAD dan prosesi undian dengan bengan beragam soal dalam materi Sifat koligatif larutan. Penelitian Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) di lakukan di kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Sukaraja Kabupaten Bogor Semester 1 tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 32 orang. Dengan metode pembelajaran Student Team Achievment Division (STAD) kegaduhan yang terjadi pada pembelajaran menjadi lebih terarah. Mereka tetap gaduh, namun kegaduhan yang lebih bermanfaat yaitu mendiskusikan tugas kelompok. Metode STAD menyalurkan kecenderungan peserta didik untuk bertanya kepada temannya. Jika dalam pembelajaran biasa, bertanya pada teman bisa menggangu pembelajaran. Dalam metode STAD, peserta didik justru harus bertanya kepada teman di kelompoknya. Dengan metode STAD peserta didik lebih aktif dan memanfaatkan waktu seefisien mungkin sehingga tampil lebih percaya diri dalam mengungkapkan pendapat karena lebih menguasai materi. Sistem undian dapat menghilangkan kecenderudangan saling mengandalkan sesama anggota kelompok dalam belajar kooperatif. Refleksi yang dilakukan memberikan pembelajaran selanjutnya lebih baik. Sehingga tercapai persentase ketuntasan yang dikehendaki.
This study aims to mengetehui success rate using the method of STAD and procession bengan raffle with a variety of questions in the material solution colligative properties. Research Capability Strengthening Professional (PKP) is done in class XII IPA 1 SMA Negeri 1 Bogor Regency Talbot Semester 1 2013/2014 school year the number of students 32 people. By learning method Student Team Achievement Division (STAD) the noise that occurs in learning becomes more focused. They still noisy, but the noise is more helpful is to discuss the group's task. STAD method to distribute the tendency of students to ask their friends. If the usual learning, ask a friend can interfere with learning. In the method of STAD, learners must instead ask your friends in the group. With STAD method more active learners and use the time as efficiently as possible so as to appear more confident in expressing opinions for more control of the material. Lottery system can eliminate kecenderudangan fellow members rely on each other in cooperative learning groups. Reflection is done to give a better future learning. In order to achieve the desired percentage of completeness
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMPROSES LAPORANKEUANGAN PERUSAHAAN JASA DAN DAGANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING SMK NEGERI 18 JAKARTA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X akuntansi 1 SMK Negeri 18 Jakarta semester genap tahun pelajaran 2016/2017pelajaran akuntansi perusahaan jasa dan dagangkhususnya kompetensi dasar memproses laporan keuangan perusahaan jasa dan dagang. Jenis penelitian iniyaitu penelitian deskripsi dengan pendekatan action research.Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 1 SMK Negeri 18 Jakarta.Hasil analisis deskripsi mengungkapkan, bahwa pada Siklus I, rata-rata hasil belajar 75,29 dengan persentase ketuntasan 62 %, dan pada siklus II, rata-rata hasil belajar mengalami kenaikan menjadi 80,82dengan persentase ketuntasan 88%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar memproses laporan keuangan perusahaan jasa dan dagang dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada Siswa kelas X Akuntansi 1 SMK Negeri 18 Jakarta
The purpose of this study to determine whether the model of Problem Based Learning learning can improve student learning outcomes of class X accounting 1 SMK Negeri 18 Jakarta even semester academic year 2016/2017 lessons accounting service and trading companies, especially basic competencies to process financial reports service and trading companies. This research type is research description with action research approach. The subjects of this study are the students of class X Accounting 1 SMK Negeri 18 Jakarta. The results of the description analysis revealed that in the first cycle, the average learning outcome was 75.29 with the percentage of completeness of 62%, and on the second cycle, the average learning outcome increased to 80.82 with the percentage of 88% completeness. Thus it can be concluded that the results of learning to process the financial statements of service and trading companies can be improved by using the model of Problem Based Learning learning on Student X Accounting Class 1 SMK Negeri 18 Jakart
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Materi Interaksi Mahluk Hidup dengan Lingkungan Melalui Model Pembelajaran Picture and Picture di Kelas VII SMP Negeri 8 Kota Bekasi
The purpose of this study is to determine the effectiveness of using Picture and Picture methods in an effort to improve student learning outcomes in science subjects. The subjects of this study were in the 7.3 class with 43 people. In SMP Negeri 8 Kota Bekasi, for 6 months, from January to June 2017. The design of this study uses the method of Stephen Kemmis and Robin M Taggart which consists of 2 cycles, each cycle includes 3 meetings, and each cycle includes 4 steps namely planning, implementation, observation, and reflection. Indicators of success are seen from increasing understanding of concepts, activeness, and learning outcomes of students. The instruments used in this study were test questions, and classroom observations. The results showed an increase in learning outcomes after Classroom Action Research. In the first cycle, it was seen from 43 students in the 7.3 class who achieved KKM of 76 as many as 33 students with 76% completeness. And we see the improvement in learning outcomes in cycle 2, out of 43 students in the 7.3 class who achieved KKM of 76 as many as 39 students with 91% completeness