STAIN Pamekasan Jurnal Online (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri / State College of Islamic Studies Pamekasan)
Not a member yet
1544 research outputs found
Sort by
Cheating Behavior in EFL Classroom (A Case Study at Elementary School in Sidenreng Rappang Regency)
Cheating is a common problem yet unresolved issue in the classroom. Some factors make the students cheat, and they do it continually. This article aims to find factors that influence student cheating behavior; the strategies used by the English teacher to overcome student cheating behavior; and the difference in student cheating towards gender. This research is a case study using a descriptive qualitative method. The subjects were UPT SDN 1 Rijang Panua, a sample of schools with 4-grade to 6-grade classes. The questionnaire and the interview were used to collect the data. Data analysis techniques were sequential-parts of the study by Starovoytova and Namango. The result shows that: 1) Three categories of factors that influence student cheating behavior namely a) the situational factor; b) the individual factor; and c) the teacher factor; 2) There are four strategies to overcome student cheating behavior in the EFL Classroom such as explaining the bad impact of cheating behavior, instill character education at an early age, give questions-answer or quiz exercises and give appreciation or praise; 3) there is no difference between cheating behavior based on gende
Analisis Implementasi Pembiayaan Mudharabah dalam Perkembangan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia
Perbankan syariah saat ini mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia. Akan tetapi dalam aplikasinya sebagian masyarakat masih berasumsi bahwa bank syariah hanyalah sebuah label yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat muslim dalam bidang perbankan. Akad mudharabah menjadi salah satu produk yang digunakan di perbankan syariah. Tulisan ini mencoba menyajikan uraian terkait akad mudharabah dari konsep fikih klasik ke kontemporer dan penerapanya di bank syariah dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Prinsip kehati-hatian merupakan sesuatu yang harus diperhatikan oleh perbankan dalam pemberian pembiayaan atau pendanaan, prinsip ini yang mengharuskan perbankan syariah memodifikasi konsep mudharabah, sehingga dapat diaplikasikan dan dikembangkan pada dunia perbankan pada kondisi kekinian. Adapun perbedaan konsep akad mudharabah dari teori ke praktek terlihat pada penentuan nisbah bagi hasil mudharabah, penetapan masa kontrak/ jangka waktu mudharabah, mempersyaratkan agunan, serta pihak yang menanggung kerugian. (Islamic banking is currently experiencing rapid development in Indonesia. However, in its application, some people still assume that Islamic banks are only a label that is used to attract the sympathy of the Muslim community in the banking sector. Mudharabah contract is one of the products used in Islamic banking. This paper tries to present a description of the mudharabah contract from the classical fiqh concept to the contemporary and its application in Islamic banks using descriptive analysis methods. The principle of prudence is something that must be considered by banks in the provision of financing or funding, this principle which requires Islamic banks to modify the concept of mudharabah, so that it can be applied and developed in the banking world to the present conditions. The difference in the concept of mudharabah contract from theory to practice can be seen in the determination of mudharabah profit sharing ratio, stipulation of the contract period/ mudharabah period, requiring collateral, and the party that bears the loss.
Moderasi Hukum Ekonomi Syari'ah dalam Pengambilan Keuntungan pada Tradisi Jual Beli Mindring
Dalam penelitian ini fokus peneliti pada objek pengambilan keuntungan terhadap tradisi jual beli mindring dan bagaimana jika hal tersebut dalam pandangan moderasi hukum ekonomi syari'ah, yaitu mengkaji transaksi tersebut dengan tetap menitik beratkan pada sumber hukum Islam namun juga melihat prospek implementasnya. Adapun metode yang dipakai ialah menggunakan metodologi penelitian dengan jenis kualitatif dan pendekatannya ialah field research sedangkanpengumpulan data yang dipakai ialah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan sumber data yang terlibat adalah penjual dan pembeli dalam praktik tradisi jual beli mindring serta tokoh masyarakat yang kami wawancarai mengenai permasalahan tersebut. Dalam penetapan kredit terkait dengan pengambilan keuntungan ditentukan dengan jangka waktu masa pembayaran kredit yang mana hal ini berpengaruh terhadap tingkat harga. jika pengambilan jangka waktu semakin lama dalam pembayaran kredit maka harga tersebut semakin naik. Terkait perjanjian jual beli mindring yaitu dalam jangka waktu pembayaran tergantung kesepakatan antara penjual dan pembeli, hal ini sesuai dengan nash al-Qur'an dan Hadits. Prospek semacam ini sangat mendukung terhadap ekonomi masyarakat baik bagi pembeli (dimudahkan) atau penjual (keuntungan yang lebih besar). [In this research, the focus of the researcher is on the object of profit taking on the tradition of buying and selling mindring and what if it is in the view of sharia economic law moderation, namely studying the transaction while still focusing on the source of Islamic law but also looking at the prospects of its implementation. The method used is to use a research methodology with qualitative type and the approach is field research while the data collection used is by interviewing, observing, and documenting the data sources involved are sellers and buyers in the practice of mindset buying and selling and community leaders we interviewed regarding the problem. In determining credit related to profit taking, a period of credit payment period is determined, which influences the price level. if the longer the time period of taking credit payments then the price goes up. Related to mindset sale and purchase agreements, which are payment terms depending on the agreement between the seller and the buyer, this is in accordance with the text of the Qur'an and the Hadith. Such prospects are very supportive of the community's economy both for buyers (facilitated) or sellers (greater profits
Pemenuhan Nafkah Istri dan Anak Oleh Suami Terpidana di Desa Taro’an Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan
Di desa Taro’an kondisi nafkah istri dan anak anaknya mendapat perhatian bahkan dari pihak mertua. Faktor itulah yang membuat rumah tangga utuh dan harmonis meskipun suami mendekam di penjara. Berdasarkan konteks diatas, maka permasalahan pokok penelitian ini : Pertama. Bagaimana pemenuhan nafkah istri dan anak oleh suami terpidana di desa Taro’an Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Kedua, Bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap pemenuhan nafkah istri dan anak oleh suami terpidana di desa Taro’an Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa; pertama. Pemenuhan nafkah istri dan anak oleh suami terpidana di desa Taro’an kecamatan Tlanakan secara lahiriyah masih bisa terpenuhi. Namun pemenuhan nafkah batin belum tersalurkan kecuali dalam hal interaksi face to face saat si istri melakukan kunjungan ke penjara. Kedua, pandangan hukum Islam terhadap pemenuhan nafkah istri dan anak oleh suami terpidana di desa Taro’an kecamatan Tlanakan kabupaten Pamekasan adalah wajib. (In Taro'an village, the conditions for the living of the wife and children received attention even from the parents-in-law. That factor is what makes the household intact and harmonious even though the husband is in prison. Based on the above context, the main problems of this research are: First. How do the husbands of the convicted husband fulfill their wives and children in Taro'an Village, Tlanakan District, Pamekasan Regency. Second, how is the view of Islamic law on the fulfillment of the husband's wife and children in Taro'an Village, Tlanakan District, Pamekasan Regency. This research uses a descriptive qualitative approach. This research shows that; first. The husband convicted in Taro'an village, Tlanakan subdistrict, physically fulfills the livelihoods of his wife and children. However, the fulfillment of the inner livelihood has not been channeled except in terms of face to face interactions when the wife visits the prison. Second, the view of Islamic law on the fulfillment of the livelihood of the wife and children by the husband of the convicted husband in Taro'an village, Tlanakan sub-district, Pamekasan district is obligatory.
Efektivitas Mediasi dalam Penyelesaian Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Menurut Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 1 Tahun 2016
Artikel ini mengkaji tentang efektivitas mediasi dalam penyelesaian perkara perceraian di Pengadilan Agama menurut Peraturan Mahkamah Agung No.1 Tahun 2016 , sebagai upaya yang real yang dilakukan oleh Pengadilan dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga. Proses mediasi yang dilakukan oleh Pengadilan Agama merupakan sebuah upaya dalam penyelesaian sengketa melalui proses perundingan atau mufakat para pihak dengan dibantu oleh mediator yang tidak memiliki kewenangaan dalam memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Kajian ini merupakan kajian kualitatif, dalam kajian ini ditemukan bahwa dalam realitas yang ada di masyarkat pemberlakuan mediasi masih kurang efektif dalam menyelesaikan perkara, terbukti dari sedikitnya perkara yang berhasil diselesaikan dengan mediasi. Penyebab paling utama dalam hal ini adalah kurangnya kesadaran, egoisme dan tidak adanya kemauan untuk berdamai. Dualisme fungsi mediator yang juga berperan sebagai Hakim memberikan pengaruh bagi mediasi yang dilakukannya. Diperlukan adanya mediator non Hakim ataupun mediator bersertifikat yang lebih berpengalaman untuk lebih meningkatkan keberhasilan proses mediasi. (This article examines the effectiveness of mediation in the resolution of divorce cases in the Religious Courts according to the Supreme Court Regulation No. 1 of 2016, as a real effort by the Court in maintaining the integrity of the household. The mediation process carried out by the Religious Courts is an attempt to settle disputes through a negotiation process or agreement of the parties with the assistance of mediators who do not have the authority to decide or force a settlement. This study is a qualitative study, in this study it was found that in reality in the community the application of mediation is still less effective in resolving cases, as evidenced by the small number of cases successfully resolved by mediation. The main reasons for this are lack of awareness, selfishness and lack of willingness to make peace. The dualism of the mediator's function which also serves as the Judge influences the mediation he does. Non Judge mediators or certified experienced mediators are needed to further enhance the success of the mediation process.
ANALISIS GAYA BAHASA (MAJAS) DAN MAKNA PADA CERPEN “TOMBAK SANG PENENUN“ KARYA BENNY ARNAS (KAJIAN STILISTIKA)
This research problem was about language style and figure of speech in a short story and analyze about short story meaning of " Tombak sang Penenun by Benny Arnas based on stylists study . Purpose of this research was knowing use language figure of speech and types figure of speech that was in the novel. This research use stylists approach .This Research data used descriptive data in the form phrases, words, and sentence based on short story of " Tombak sang Penenun by Benny Arnas . The results of the study found that research prove existence there is three type group figure of speech contained in short story that is group figure of speech comparison that includes personification , metaphor , and antonomasiai while group figure of speech affirmation there isn’t in this short story
MEMBANGUN KARAKTER BANGSA MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Character building is one of the main goals in education. In addition to educating the nation, education is also expected to be the right instrument in character building, both theoretically and practically. A nation that has good character is a nation that implements noble values that grow from the nation itself in various aspects, economic, social, cultural, and also political aspects. There are many media that can be used in building national character, one of which is through learning Indonesian. The purpose of writing this article is to determine the role of the Indonesian language as a medium in instilling the character of the Indonesian nation. The method in this research is descriptive qualitative method with literature study. Data was collected using documentation techniques, namely collecting several research articles on the role of Indonesian language learning in instilling character values. The data analysis found (1) the implementation of Indonesian language learning as an effort to build national character (2) Indonesian language learning is able to foster a national spirit, (3) Indonesian language learning is able to foster a sense of love for the country. This paper discusses the meaning of the word "peace" in the phrase "at peace with COVID". Determination of meaning is based on the context of the phrase "at peace with COVID" or a contextual meaning. Based on the context of the situation, the word peace in the phrase "at peace with COVID" does not mean making an agreement with each other, or stopping to attack each other as in the KBBI. Rather, it means trying to adjust to the new situation so that you can feel peace
Efektivitas Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa, seorang siswa memerlukan adaya dorongan tertentu agar kegiatan belajarnya dapat menghasilkan prestasi belajar sesuai dengan tujuan yang di harapkan sehingga dalam upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa hal itu di perlukan bimbingan kelompok dengan teknik Role Playing guna untuk meningkatkan motivasi belajarnya.Berdasarkan hal tersebut ada dua fokus yang menjadi kajian utama penelitian ini, yaitu: Pertama, Bagaimana gambaran motivasi belajar siswa MTs Mambaul Ulum Batu Gungsing, Palengaan, Pamekasan.?Kedua, Bagaimana pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik Role Playing dalam meningkatkan motivasi belajar siswa MTs Mambaul Ulum Batu Gungsing, Palengaan, Pamekasan,dari siklus I ke siklus II?. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Subjek penelitian merupakan 10 siswa kelas IX MTs. Dalam metode pengumpulan data peneliti sebelum melakukan pra tindakan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi, serta hasil IKMS yang dimiki oleh guru BK. Setelah mendapatkan subjek peneliti melakukan tindakan dengan pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar, observasi , dan wawancara tersetruktur.Hasil penelitian dalam pelaksanaan tindakan bimbingan dan konseling menunjukkan bahwa Pertama, Gambaran motivasi belajar siswa motivasi belajar siswa, Berdasarkan analisis data angket yang merupakan pra tindakan di ketahui bahwa dalam katagori sedang yaitu 3 siswa atau 30%, rendah 5 siswa atau 50%, dan sangat rendah 2siswa atau 20%. Kedua, Pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik Role Playing dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada siklus I siswa yang mengalami perkembangan sebanyak 8 siswa atau 80% yang tidak mengalami perkembangan 2 siswa atau 20% dengan jumlah 4 siswa berada pada kategori tinggi, 2 siswa berada pada kategori sangat tinggi, 3 siswa berada pada kategori sedang, dan 1 siswa berada pada kategori rendah. Pada siklus II siswa yang mengalami perkembangan sebanyak 9 siswa atau 90% dan yang mengalami perkembangat tetap 1 siswa atau 10% dengan jumlah 7 siswa berada pada kategori sangat tinggi, 2 siswa berada pada kategori tinggi, dan 1 siswa berada pada kategori sedang. Dapat di simpulkan dari pelaksanaan tindakan bimbingan dan konseling yang di lakukan oleh peneliti bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik Role Playing dapat meningkatkan motivasi belajar siswa MTs Mambaul Ulum Batu Gungsing, Palengaan, Pamekasan
Upaya Meningkatkan Motorik Halus dan Kreativitas Anak Melalui Teknik Membatik Sederhana
AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan motorik halus dan kreativitas anak kelompok A Kober Al-Hidayah Desa Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara Tahun Pelajaran 2018/2019 setelah penerapan tindakan teknik membatik sederhana dalam pembelajaran.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan penugasan, melalui lembar penilaian dan lembar pengamatan, dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Setelah melalui kegiatan teknik membatik sederhana terjadi peningkatan motorik halus anak dari mulai kondisi awal yang masih belum berkembang (BB) sebesar 0%, pada siklus I juga masih belum mencapai peningkatan yang diharapkan karena masih belum berkembang (BB) sebesar 0%, akan tetapi pada siklus II terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu mulai berkembang (MB) sebesar 41,7%, dan pada siklus III peningkatan yang terjadi sudah mencapai target yang ditentukan yaitu berkembang sangat baik (BSB) sebesar 91,7%. Peningkatan kreativitas anak sama halnya dengan motorik halus dimulai dari kondisi awal yang masih belum berkembang (BB) sebesar 0%, dan pada siklus I belum mencapai peningkatan yang diharapkan karena masih belum berkembang (BB) sebesar 0%, akan tetapi pada siklus II terjadi peningkatan yaitu mulai berkembang (MB) sebesar 41,7%, dan pada siklus III terjadi peningkatan dan mencapai target yang ditentukan yaitu berkembang sangat baik (BSB) sebesar 91,7%. Hal ini membuktikan bahwa melalui teknik membatik sederhana dapat meningkatkan motorik halus dan kreativitas anak
PENGARUH MUTU PELAYANAN PERPUSTAKAAN TERHADAP KECEPATAN MEMPEROLEH INFORMASI BAHAN PUSTAKA BAGI MAHASISWA PRODI MPI ANGKATAN 2018 DI IAIN MADURA
Service is an activity whose implementation is carried out by holding relationships, both directly and indirectly. The service referred to here is how the service process is implemented and carried out in the library of IAIN Madura to facilitate information retrieval of library materials for students, especially MPI study program students in class 2018. This is evident from the results of statistical analysis showing that the work r 0.622 is consulted with product criticism moment at the value of N = 32 with the value "r" of work is greater than the "r" table of product moment both at 95% intervals and at 99% intervals where it shows a value of 0.349. Thus it can be said that there is a positive correlation between the two research variables. how big is the relationship between the quality of library services to the speed of obtaining library material information for MPI study program batch 2018 in Madura IAIN r work is consulted with a product moment correlation interpretation table, where r work is in the range of values between 0.600 to 0.800 which means the second correlation or urgency the variable is at a sufficient level of significance