Online Journal Universitas Bangka Belitung
Not a member yet
2165 research outputs found
Sort by
PENGELOLAAN LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN BERSIH SAMPAH DI LINGKUNGAN RUMAH ADAT MEKONGGA, KABUPATEN KOLAKA
The Mekongga traditional house is one of the traditional houses in Southeast Sulawesi which is located in Kolaka Regency. The location of the Mekongga traditional house is next to the Khaera Ummah Kolaka Mosque which is one of the icons of Kolaka Regency. The location of the Mekongga traditional house is also close to Mandra Beach which of course attracts visitors to come to visit while relaxing. As a tourist destination, tourists are required to maintain cleanliness in the environment of the Mekongga Traditional House. The purpose of this service activity is to commemorate Waste Awareness Day on February 28 as well as efforts to manage the environment so that it is clean from waste. The method used is the method of observation and the method of participation. This activity was attended by 29 people consisting of lecturers and students. The trash that is cleaned is dominated by plastic waste in the form of straws, drink bottles, and snack bags which are difficult to decompose and can pollute the environment including the oceans. Activities are carried out smoothly by the plans that have been prepared. Environmental management activities through efforts to clean up trash in the Mekongga Traditional House environment have been successfully carried out.
 
Memaknakan Praktik Adat Istiadat Melayu Bangka di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka
This study aims to understand the practices of Melayu Bangka customs that exist in the community in Kemuja Village. This area is known for its predominantly Melayu community and is known as the city of santri. As an area of education (religion) is certainly the goal of the community from outside the area to come to this village. The implementation of these activities is divided into three stages, namely the preparation stage, the material delivery stage, and the evaluation stage. Data sources will be obtained through observation and interviews whose infornman determined by pusposive sampling. The results show that the meaning of traditional practices of the Kemuja Village community in general can’t be separated from their beliefs, which are mostly Muslim. They are very attached to existing traditions, both those that are manifestations of the teachings of Islam and preserve the culture of ancestors. Various customs activities are carried out, even impressed Kemuja village people live with full of customs practices.Kajian ini bertujuan untuk memaknai praktik adat istiadat Melayu Bangka yang ada pada masyarakat di Desa Kemuja. Daerah ini dikenal dengan masyarakatnya yang mayoritas masyarakat Melayu dan dikenal sebagai kota santri. Sebagai daerah pendidikan (agama) tentunya menjadi tujuan bagian masyarakat dari luar daerah untuk mendatangi desa ini. Pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahapan persiapan, tahapan penyampaian materi, dan tahapan evaluasi. Sumber data akan diperoleh melalui observasi dan wawancara yang informannya ditentukan secara purposive sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa pemaknaan praktik adat istiadat masyarakat Desa Kemuja pada umumnya tidak terlepas dari kepercayaan mereka yang sebagian besar beragama Islam. Mereka sangat lekat dengan tradisi yang ada, baik yang merupakan manifestasi ajaran agama Islam maupun melestarikan budaya nenek moyang. Berbagai kegiatan adat istiadat dilaksanakan, bahkan terkesan masyarakat Desa Kemuja hidup dengan penuh praktik adat istiadat
PENGARUH HEAT INPUT PADA PENGELASAN COMBINE GTAW-SMAW DISSIMILLAR MATERIAL BAJA AISI 1045 DENGAN SS 304 TERHADAP SIFAT MEKANIK
The growth and development of technology in the construction sector which is increasingly advanced and rapid, cannot be separated from the process of joining similar metals or joining dissimilar metals. This dissimilar welding uses AISI 1045 stainless steel and SS 304 carbon steel with a size of 200 x 200 x 6 mm. The welding method uses GTAW with ER 309 L filler metal with a diameter of 2.4 mm. Dissimilar welding aims to understand the mechanical properties affected by heat input. This study varies the heat input of 1.08 kJ / mm and heat input of 0.83 kJ / mm. The tests carried out were microstructure observations, tensile tests and hardness tests. The results of the tensile test all fractures occurred in the SS 304 base metal with an average value of 886 MPa. The results of the hardness test showed that the fusion line point had a higher hardness value compared to the base metal. In the observation of the microstructure of the SS 304 fusion line area, it has ferrite and pearlite phases, for the weld metal area it has ferrite, austenite and dendritic phases, in the AISI 304 fusion line section it has ferrite and austenite phases. The effect of heat input can be concluded that heat input affects the HAZ and fusion line due to the increasing hardness value.
Pertumbuhan dan Perkembangan teknologi di bidang konstruksi yang semakin maju dan pesat, tidak dapat dipisahkan dari proses penyambungan logam yang sejenis atau penyambungan logam tak sejenis. Pengelasan dissimilar ini menggunakan baja tahan karat AISI 1045 dan baja karbon SS 304 dengan ukuran 200 x 200 x 6 mm. Metode pengelasan menggunakan GTAW dengan filler metal ER 309 L berdiameter 2,4 mm pada root pass dan untuk hot pass menggunakan SMAW dengan elektroda LB 52U diameter 3,6. Pengelasan dissimilar bertujuan untuk memahami sifat mekanik yang terpengaruhi oleh heat input. Penelitian ini memvariasikan heat input 1,08 kJ/mm dan heat input 0,83 kJ/mm. Pengujian yang dilakukan pengamatan struktur mikro, uji tarik dan uji kekerasan. Hasil uji tarik semua patahan terjadi pada base metal SS 304 dengan nilai rata rata 886 MPa. Hasil uji kekerasan menunjukan bahwa titik fusion line nilai kekerasannya lebih tinggi dibandingkan dengan base metal. Pada pengamatan struktur mikro daerah fusion line SS 304 memiliki fasa ferit dan perlit, untuk daerah weld metal memiliki fasa ferit, austenit dan dendritik, pada bagian fusion line AISI 1045 memiliki fasa ferit dan austenit. Pengaruh heat input ini dapat disimpulkan bahwa heat input berpengaruh terhadap HAZ dan fusion line karena meningkatnya nilai kekerasan.
Kata Kunci: dissimilar, Heat Inpu
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Konsumen Minyakita di Kota Pangkalpinang
This study aims to analyze the effect of the marketing mix, including product, price, place, and promotion, on consumer satisfaction and loyalty among Minyakita buyers at minimarkets, grocery stores, and traditional markets in Pangkalpinang City. Conducted in July-August 2024, this research utilized a survey method with an accidental sampling technique, collecting data from 100 respondents. Data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) with SmartPLS Version 4.0. Findings indicate that price, place, and promotion directly influence satisfaction significantly, while product does not. Product, place, and promotion have a significant effect on loyalty, while price does not. Indirectly, product and price do not significantly affect loyalty through satisfaction, whereas place and promotion do. Satisfaction has a significant impact on loyalty.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran, yaitu produk, harga, tempat, dan promosi terhadap kepuasan dan loyalitas konsumen Minyakita di minimarket, toko kelontong, dan pasar tradisional Kota Pangkalpinang. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli-Agustus 2024 dengan metode survei dan teknik sampling secara accidental, melibatkan 100 responden. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan software SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung harga, tempat, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, sedangkan produk tidak. Produk, tempat, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas, sementara harga tidak. Secara tidak langsung, produk dan harga tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas melalui kepuasan, sedangkan tempat dan promosi berpengaruh signifikan. Kepuasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas
Tinjauan Hukum terhadap Peningkatan Investasi Asing di Indonesia Pasca Berlakunya Undang-undang Cipta Kerja
This research aims to analyze the legal products related to the function of the Investment Coordinating Board (BKPM) in Indonesia and how BKPM can assist in increasing foreign investment in the country. This research uses a normative method with a statute approach. The results of this research will evaluate the applicable legal regulations, including regulations on foreign investment and investment permits, as well as the role of BKPM in providing support and coordination for foreign investors. And it will also evaluate the performance of BKPM in increasing foreign investment in Indonesia and provide recommendations for future performance improvement. The results of this analysis are expected to provide useful information for the government, foreign investors, and other parties interested in investing in Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produk hukum yang berhubungan dengan fungsi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Indonesia dan bagaimana BKPM dapat membantu dalam meningkatkan investasi asing di negara ini. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Hasil penelitian ini akan mengevaluasi peraturan hukum yang berlaku, termasuk peraturan tentang investasi asing dan perizinan investasi, serta peran BKPM dalam memberikan dukungan dan koordinasi untuk investor asing. Dan juga akan mengevaluasi kinerja BKPM dalam meningkatkan investasi asing di Indonesia dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan kinerja di masa depan. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah, investor asing, dan pihak lain yang tertarik dalam investasi di Indonesia
Hak Moral Kekayaan Intelektual: Telaah Etis Penggunaan Karya Cipta Tanpa Izin di Platform Media Sosial
Basically, humans are always required to use their minds to think about God's creation, because thinking is an activity that humans cannot avoid in their lives. From this thought process, Intellectual Property Rights (IPR) were born which differ from one human to another because each human has different intellectual abilities. On the other hand, violations of IPR, such as unauthorized use or purchase of pirated works, continue to occur. This violation is not only against norms, but also morals and ethics. This research examines the relationship between ownership of IPR and violations of IPR from a moral and ethical perspective. From the results of the study conducted, the results show that violations of IPR are not only violations of norms, but also ethics. One form of ethical violation is the use of other people's work without mentioning the name of the rights holder, for example the creator. Ethically, this is contrary to moral values.Pada dasarnya, manusia selalu dituntut untuk menggunakan akalnya untuk memikirkan ciptaan Tuhan, karena berpikir merupakan suatu aktivitas yang tidak bisa dihindari oleh manusia dalam kehidupannya. Dari proses berpikir ini, lahirlah kemudian Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berbeda antara manusia yang satu dengan manusia yang lain karena setiap manuisa memiliki kemampuan intelektual yang berbeda. Di sisi lain, pelanggaran terhadap HKI, seperti penggunaan tanpa izin, atau pembelian karya bajakan, terus terjadi. Pelanggaran ini bukan hanya terhadapa norma, tetapi juga moral dan etika. Penelitian ini mengkaja hubungan keterkaitan antara kepemilikan HKI dengan pelanggaran terhadap HKI perspektif moral dan etika. Dari hasil kajian yang dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa pelanggaran terhadap HKI bukan hanya pelanggaran terhadap norma, tetapi juga etika. Salah satu bentuk pelanggaran etika ini adalah penggunaan karya orang lain tanpa menyebutkan nama pemegang hak, misalnya pencipta. Secara etis, ini bertentangan dengan nilai-nilai moralitas.
 
Logam Berat Pb, Cu, Zn Dan Ni Dalam Air Di Ekosistem Lamun Pulau Pahawang
In coastal environments and the ecosystems, including seagrass ecosystems, heavy metals can lead to pollution. This study goal is to analyze the concentration of heavy metals in water based on safety standards for marine organisms. Water samples were collected from two locations: Jeralangan HamLet and Cukuh Nyai HamLet in Pahawang Island, Lampung, Indonesia. Water quality parameters were measured in situ. Heavy metals such Pb, Cu, Ni, and Zn were prepared using Wet digestion method and the concentrations were measured using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) SHIMADZU AA-7000. At the same location, the highest concentration of was observed for Zn 0.406 mg/L at station 2, while the lowest concentration was recorded for Cu 0.019 mg/L. The concentration of heavy metals Pb, Cu, Ni and Zn in water has exceeded the quality standards for marine biota and marine tourism.These research can be used as a basis for future planning in the management of Pahawang Island’s coastal environment.Logam berat dapat menyebabkan pencemaran lingkungan pesisir dan ekosistem yang ada di dalamnya termasuk ekosistem lamun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi logam berat dalam air berdasarkan baku mutu yang aman untuk biota laut. Sampel air diambil dari dua lokasi yaitu Dusun Jeralangan dan Dusun Cukuh Nyai di Pulau Pahawang, Lampung, Indonesia. Parameter kualitas perairan diambil secara insitu. Logam berat yang dianalisis yaitu Pb, Cu, Ni dan Zn dengan metode destruksi basah dan diukur menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) SHIMADZU AA-7000. Konsentrasi logam berat tertinggi terdapat pada logam Zn (0,406 mg/L) di stasiun 2, sedangkan yang terendah pada logam Cu (0,019 mg/L) di stasiun 2. Konsentrasi logam berat Pb, Cu, Ni dan Zn dalam air telah melewati baku mutu untuk biota laut dan wisata bahari. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk perencanaan pengelolaan lingkungan pesisir Pulau Pahawang kedepannya
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING PADA SENTRA ‘RUSIP BETAPAK’ SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PASAR
Kegiatan Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Sentra Rusip Betapak, Desa Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah, dalam menerapkan pemasaran digital. Sasaran utamanya adalah UMKM penghasil rusip, produk fermentasi khas Bangka Belitung. Kegiatan ini mencakup sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku usaha mengenai penggunaan media sosial dan platform e-commerce dalam upaya peningkatan jangkauan pasar. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar pelaku usaha hanya memanfaatkan WhatsApp untuk promosi. Setelah pelatihan, mereka dapat mengelola akun di platform digital seperti Instagram dan Shopee serta menerapkan strategi konten yang relevan. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha tentang pemasaran digital. Pemahaman mengenai pemasaran digital akan meningkatkan eksistensi dan keberlanjutan usaha pada Sentra Rusip Betapak.Kegiatan Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Sentra Rusip Betapak, Desa Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah, dalam menerapkan pemasaran digital. Sasaran utamanya adalah UMKM penghasil rusip, produk fermentasi khas Bangka Belitung. Kegiatan ini mencakup sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku usaha mengenai penggunaan media sosial dan platform e-commerce dalam upaya peningkatan jangkauan pasar. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar pelaku usaha hanya memanfaatkan WhatsApp untuk promosi. Setelah pelatihan, mereka dapat mengelola akun di platform digital seperti Instagram dan Shopee serta menerapkan strategi konten yang relevan. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha tentang pemasaran digital. Pemahaman mengenai pemasaran digital akan meningkatkan eksistensi dan keberlanjutan usaha pada Sentra Rusip Betapak
ANALISIS KOMPARATIF METODE PENGUJIAN KEKERASAN: ROCKWELL DAN VICKERS PADA HEAT-TREATED HIGH-SPEED STEEL (BAJA KECEPATAN TINGGI YANG DIOLAH PANAS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekerasan baja kecepatan tinggi yang telah mengalami perlakuan panas menggunakan metode pengujian Rockwell dan Vickers. Metode yang digunakan mencakup pengujian kekerasan pada beberapa sampel baja dengan variasi persentase karbon dan kondisi tempering. Dalam pengujian ini, pengujian non-destruktif (NDT) juga diterapkan untuk mendukung hasil tanpa merusak material. Dalam hasil penelitian ini, penulis sedikit terkejut dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa peningkatan suhu tempering secara konsisten menurunkan tingkat kekerasan material. Selain itu, terdapat fluktuasi kekerasan yang tidak terduga pada sampel dengan kadar karbon tertentu. Pembahasan berfokus pada analisis hubungan antara suhu tempering dan kekerasan material, serta evaluasi potensi kesalahan manusia dalam pengukuran. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa pendekatan holistik yang menggabungkan pengujian kekerasan dan NDT sangat penting untuk evaluasi komprehensif terhadap kualitas material, yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pemilihan material untuk aplikasi teknik.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekerasan baja kecepatan tinggi yang telah mengalami perlakuan panas menggunakan metode pengujian Rockwell dan Vickers. Metode yang digunakan mencakup pengujian kekerasan pada beberapa sampel baja dengan variasi persentase karbon dan kondisi tempering. Dalam pengujian ini, pengujian non-destruktif (NDT) juga diterapkan untuk mendukung hasil tanpa merusak material. Dalam hasil penelitian ini, penulis sedikit terkejut dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa peningkatan suhu tempering secara konsisten menurunkan tingkat kekerasan material. Selain itu, terdapat fluktuasi kekerasan yang tidak terduga pada sampel dengan kadar karbon tertentu. Pembahasan berfokus pada analisis hubungan antara suhu tempering dan kekerasan material, serta evaluasi potensi kesalahan manusia dalam pengukuran. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa pendekatan holistik yang menggabungkan pengujian kekerasan dan NDT sangat penting untuk evaluasi komprehensif terhadap kualitas material, yang dapat digunakan sebagai panduan dalam pemilihan material untuk aplikasi teknik
PENGARUH VARIASI BENTUK PENGADUK PADA MESIN PENGADUK PAKAN TERNAK
Komoditas ternak khususnya unggas mempunyai prospek pasar yang sangat baik karena didukung oleh karakteristik produk unggas yang dapat diterima oleh masyarakat Indonesia, dengan akses yang mudah diperoleh dan harga relatif murah. Keberhasilan suatu peternakan sangat dipengaruhi oleh jumlah pakan yang diberikan. Untuk mendapatkan hasil pengadukan pakan dengan hasil visual yang merata maka dilakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh variasi bentuk pengaduk pada mesin pengaduk pakan ternak”. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimental dengan dengan variasi model pengaduk sirip, paddle, dan jari-jari dengan bahan uji 30 kg berupa menggunakan kecepatan poros 40-45 rpm dan waktu pengadukan 60 detik. Tujuan dari variasi model pengaduk ini yaitu untuk mendapatkan hasil pengadukan yang merata massa produksi, dan efisiensi pengeluaran. Dari hasil pengujian variasi dari 3 mata pengaduk, mata pengaduk terbaik yaitu mata pengaduk paddle yang menghasilkan efisiensi dari mata pengaduk sebesar 95,67%. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu Hasil visual dari 3 variasi mata pengaduk menunjukkan hasil pengaduk merata.Komoditas ternak khususnya unggas mempunyai prospek pasar yang sangat baik karena didukung oleh karakteristik produk unggas yang dapat diterima oleh masyarakat Indonesia, dengan akses yang mudah diperoleh dan harga relatif murah. Keberhasilan suatu peternakan sangat dipengaruhi oleh jumlah pakan yang diberikan. Untuk mendapatkan hasil pengadukan pakan dengan hasil visual yang merata maka dilakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh variasi bentuk pengaduk pada mesin pengaduk pakan ternak”. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimental dengan dengan variasi model pengaduk sirip, paddle, dan jari-jari dengan bahan uji 30 kg berupa menggunakan kecepatan poros 40-45 rpm dan waktu pengadukan 60 detik. Tujuan dari variasi model pengaduk ini yaitu untuk mendapatkan hasil pengadukan yang merata massa produksi, dan efisiensi pengeluaran. Dari hasil pengujian variasi dari 3 mata pengaduk, mata pengaduk terbaik yaitu mata pengaduk paddle yang menghasilkan efisiensi dari mata pengaduk sebesar 95,67%. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu Hasil visual dari 3 variasi mata pengaduk menunjukkan hasil pengaduk merata