Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    927 research outputs found

    PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI ANGGOTA KOMUNITAS EXO - L BANDUNG

    No full text
    K-POP or Korean Pop is term for Korean Fever or Korean Wave which focused in fashion, film, drama, and music, has become trendsetter which followed by youngster and bring K-POP artists, called Hallyu Star to Indonesia. One of them is EXO, who has begun their debut on April 2012 with mini album, MAMA. The popularity of EXO, seen from the established of fans community in Bandung, called EXO – L Bandung which every activity to support EXO. Every member who join community, without realized, it will form self identity as fans of EXO which seen from daily activity of them. It will bring up self concept which show how theirself want to look as fans of EXO. This study disscuss about how self identity formation in community member, how they meaning their identity as fans of EXO which show at daily activity, until it bring them to self concept which how they want seen as fans of EXO by others. This study use qualititative method with fenomenology approachment and non structure interview technique and observation and literature study. According to the result of research and disscusion, is known that the process of identity formation community members affected by the public (society) where people nearby such as family and friends (significant other), then, bias (favorite member of EXO) and the community itself (generalized other), the meaning of fans from the mind, is shown through the selection of lifestyle which their do, then raises their self-concept (self) as a loyal fan, and adults, the changes of taste to Korea, the desire to be a figure of EXO or have a partner like EXO and go to Korea to meet with them

    Peran PPAT dalam Pencegahan Pemilikan Tanah Absentee

    Get PDF
    Tanah merupakan sumber daya yang penting bagi masyarakat, sebagai ruang atau wadah tempat melakukan berbagai kegiatan. Sebagai pelaksanaan dari UUPA, negara mengeluarkan UU No. 56/Prp/1960 tentang Penetapan Luas Tanah Pertanian dengan Pelaksanaan PP 224/1961 tentang Pelaksanaan Pembagian Tanah Pertanian dan Pemberian Ganti Kerugian, dalam Pasal 3 ayat (1) PP No.224 Tahun 1961 juncto Pasal 1 PP No.41 Tahun 1964 diatur adanya Larangan Pemilikan Tanah secara Absentee atau guntai yang menyatakan bahwa pemilikan tanah pertanian oleh yang bertempat tinggal di luar kecamatan tempat letak tanahnya dilarang yaitu agar petani bisa aktif dan efektif dalam mengerjakan tanah sawah atau pertanian miliknya, sehingga produktivitasnya bisa lebih optimal

    Analisis Pengaruh Faktor-faktor Nilai Hijau (Green Values) Terhadap Minat Beli Masyarakat di Kota Bandung

    Get PDF
    Kesadaran masyarakat saat ini akan pentingnya menjaga lingkungan sangat tinggi, terlihat dari kekhawatiran masyarakat melihat kerusakan alam yang saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor nilai hijau (green values) tehadap minat beli masyarakat di Kota Bandung. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, peneliti menggunakan responden sebanyak 400 responden yang berdomisili di Kota Bandung. Adapun pengolahan data pada penelitian ini menggunakan software Smart PLS 2.0. Berdasarkan pada hasil pengolahan data dapat diketahui bahwa penilaian responden terhadap variabel Green Consumption Values, Green Trust, Green Attitude dan minat beli menunjukan nilai yang tinggi, dapat diindikasikan bahwa persepsi responden bagus pada variabel tersebut. Sedangkan berdasarkan pada evaluasi pengaruh variabel Green Consumption Values terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Green Trust dan Green Attitude. Sedangkan untuk variabel Green Trust dan Green Attitude terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Berdasarkan pada hasil penelitian, maka perusahaan perlu menciptakan produk yang digunakan sehari-hari bernilai ramah ligkungan supaya masyarakat terbiasa mengkonsumsi produk yang bernilai ramah lingkungan

    PERAN LITERASI MEDIA DALAM MEMAKNAI PESAN PEMASARAN POLITIK

    No full text
    The phenomenon of the impact of internet technology on the political attitude of the public affects politicians in Indonesia. Politics is now a product that needs to be marketed as well as in commercial marketing. Through the imagery is expected to move the opinion to a better direction. With positive public opinion, the decision to vote becomes a necessity for politicians who are fighting in the political arena. Public opinion itself is a method of persuasion with a communication system through digital media that is direct and massive and can provide viral effects. Imagery becomes a very important part of the political marketing system. Political marketing itself is a practical method in the context of political communication, so it needs a media literacy movement designed to increase individual control over the media they use in interpreting the message

    PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK OLEH PERAWAT TERHADAP PASIEN RAWAT INAP DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RS SEKARWANGI KABUPATEN SUKABUMI

    Get PDF
    Therapeutic communication is a communication made by nurses as professionals that aims to help the healing process of patients. Reality is happening in BLUDs RS Sekarwangi Sukabumi, health care service users, including patients who are hospitalized there who complain of discomfort due to communication. This problem is amplified when confirmed to the public relations department of the hospital BLUDs Sekarwangi, which states that: "There are still complaints inpatients either in class II, I, even VIPs on nursing care services are less than satisfactory. The method used in the preparation of this study qualitative research. This study uses fenomenogi approach, the approach that is based on the view and the assumption that the human experience gained through interpretation. Results of the study revealed that the patient's understanding of therapeutic communication is a way of talking to the patient's nurse, the nurse as an informant about the patient's illness, how nurses with patients and nurses to chat with. Therapeutic communication techniques in the implementation by nurses, according to most patients nurse shows acceptance, offer information, and ask the patient concerned. In the stages of therapeutic communication, according to the patient from the introductory stage until the termination stage (separation) nurses do well, although not all nurses

    REPRESENTASI PEREMPUAN INDONESIA ERA 70-AN DALAM SAMPUL MAJALAH FEMINA

    Get PDF
    This study aims to determine the Semiotic meaning about “The Representation of Indonesian Women in the 70s through Femina Magazine’s Cover (Semiotic Analysis of Femina Magazine Cover’s first edition, September 18th 1972)” that analyzes the denotative, connotative and myth meanings according to Roland Barthes through symbols (Properties, Expressions, and Gestures), Typography, and Colors. The theories that analyzer used are Roland Barthes’ Semiotics theory with signification steps. The method that is used is a qualitative method with critic as its paradigm. The result of this research shows from the determination meanings through Roland Barthes’ denotative, connotative, and myth meanings on Femina’s first edition cover magazine, Indonesian Women in the 70s are represented as women who had multijobs, and responsibilities in multiple fields, not only internal fields but also external fields which at the same time Indonesian Women in the 70s are “maintained” by Women’s organizations running in the name of women

    POLA KOMUNIKASI PADA UPACARA ADAT (STUDI ETNOGRAFI KOMUNIKASI DALAM UPACARA ADAT METATAH DI BALI)

    Get PDF
    Indonesia is a country that has a diversity of cultures and has uniqueness. One of the provinces that has unique is Bali and culture found only in Bali is Metatah Ceremony. Metatah traditional ceremony is a ceremony conducted by parents to their children. The ceremony is held to eliminate bad habbit that exist in man to make it later in the future be better than ever. The study examined the Metatah ceremonies are about the communication patterns that occur in the implementation Metatah ceremonies. To determine the pattern seen in the implementation of traditional ceremonies Metatah seen through three indicators, namely symbolic interaction that occurs between the components of communication, communication activities that occur during an observation implementation Metatah ceremonies and ritual communication that occurs as a function of communication. Overall this study housed within a qualitative ethnographic study methods of communication and using the constructivist paradigm. The data obtained in this study were obtained through field observations, interviews and document study. The results obtained in this study is the relationship between the activity of communication, interaction and communication symbolic ritual to create a pattern of communication called sirkular communicaton pattern of Metatah ceremony

    PENGARUH CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PRODUK ZOYA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen produk Zoya (survey pada pengunjung outlet zoya di bandung indah plaza). Loyalitas konsumen merupakan hal yang penting untuk dilakukan perusahaan untuk mengatasi persaingan yang ketat di dunia usaha sekarang ini. Salah satu jalan untuk meraih keunggulan kompetisi dalam mempertahankan loyalitas konsumen adalah dengan membentuk citra merek dan kualitas produk yang baik. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari  kuesioner (data primer) dikumpulkan dari 88 responden dan beberapa observasi serta wawancara langsung dengan konsumen produk zoya. Data yang diperoleh kemudian diuji secara statistic dengan metode MSI dan SPSS  menggunakan koefisien korelasi person. Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan uji hipotesis,yaitu uji T dan uji F.  Dari penelitian ini dapat disimpulkan  Berdasarkan uji T variabel citra merek dan kualitas produk secara individual masingmasing memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Berdasarkan  uji F bahwa secara bersama-sama variabel citra merek dan kualitas produk  memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas konsumen. Selain itu dari penelitian ini juga diperoleh nilai R Square sebesar 0,547, hal tersebut menunjukkan bahwa  54,7% variabel loyalitas konsumen dapat di jelaskan oleh variabel independennya, sedangkan sisanya sebesar 45,3% di jelaskan oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini.&nbsp

    Pengaruh Teknologi Informasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh teknologi informasi dan budaya organisasi terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif. Teknik penarikan sampel dengan menggunakan Sampling Jenuh. Sampel yang diambil sebanyak 38 orang karyawan, diambil dari jumlah populasi sebanyak 40 orang karyawan. Alat uji penelitian ini dengan kuesioner. Pengujiannya menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji t dengan menggunakan software SPSS versi 22.0. Dari hasil penelitian berdasarkan koefisien determinasi diperoleh terdapat pengaruh yang kuat dari teknologi informasi terhadap kualitas sistem informasi akuntansi sebesar 57,76 %. Sedangkan terdapat pengaruh yang rendah dari budaya organisasi terhadap kualitas sistem informasi akuntansi sebesar 47,77%, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain

    Ragam Bahasa di Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ragam bahasa yang hidup di masyarakat Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui ragam bahasa yang dipakai oleh masyarakat Pakisjaya yang memakai dua bahasa yaitu bahasa Betawi dan bahasa Sunda, alih kode apa saja yang dipakai sebagai pengaruh dari adanya pemakaian dua bahasa tersebut, campur kode apa saja yang dipakai sebagai pengaruh dari pemakaian dua bahasa tersebut, dan faktor apa saja yang mempengaruhi adanya ragam bahasa yang hidup di masyarakat Pakisjaya menggunakan kajian Sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu ragam bahasa yang dipakai masyarakat Pakisjaya yang terdiri dari tujuh profesi sebagai wakil lapisan sosial masyarakatnya. Teknik pengambilan data yang dipakai yaitu wawancara dan observasi langsung. Berdasarkan hasil penelitian terdapat enam ragam bahasa yang dipakai masyarakat Pakisjaya diantaranya ragam bahasa akrolek, basilek, kolokial, argot, slang, dan jargon. Kemudian alih kode yang ada yaitu alih kode intern terdiri dari peralihan kode bahasa Sunda ke bahasa Betawi. Sedangkan campur kode yang ada yaitu campur kode ke dalam terdiri dari bercampurnya bahasa Betawi dengan kata bahasa Sunda sebagai akibat dari penggunaan bahasa Betawi dan bahasa Sunda dalam komunikasi sehari-hari. Terakhir ada dua faktor yang menyebabkan adanya ragam bahasa yaitu karena letak geografis Pakisjaya sebagai daerah perbatasan dan ragam bahasa diperlukan masyarakat sebagai media penyaluran bahasa dalam komunikasi, misalnya dalam komunikasi profesi dan komunitas. Kesimpulannya ragam bahasa sanggat memberi manfaat bagi masyarakat untuk saling memahami bahasa satu dengan lainnya terutama untuk daerah yang heterogen

    384

    full texts

    927

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇