Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
Not a member yet
927 research outputs found
Sort by
Pengelolaan Yayasan Menurut Undang-Undang No. 28 Tahun 2004 Tentang Yayasan
Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekaya an yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bid ang sosial, keagamaan dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota. Yayasan d ikelola oleh organ Yayasan, yaitu Pembina, Pengawas dan Pengurus. Yayasan dipandang sebagai bentuk ideal untuk mewuju dkan keinginan masyarakat dan keberadaannya dirasakan membawa manfaat positif pada bidang sosial kemanusiaan
Pengaruh Visual Merchandising Terhadap Impulse Buying
Salah satu strategi visual Miniso adalah “ Golden Display ” yaitu tampilan pintu masuk (tiga rak teratas Miniso). Selain memperhatikan tam pilan visual, Miniso juga berusaha memahami perilaku konsumen dan salah satu perilaku konsumen yang sering terjadi pada gerai ritel adalah impulse buying , dimana sebanyak 60% pelanggan Miniso Kota Bandung merupakan impulse buyer . Maka dilakukan penelitian mengenai pengaruh visual merchandising terhadap impulse buying pada konsumen Miniso Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan men ganalisis visual merchandising di Miniso Kota Bandung, impulse buying di Miniso Kota Bandung, pengaruh visual merchandising terhadap impulse buying di Miniso Kota Bandung secara parsial, dan pengaruh visual merchandising terhadap impulse buying di Miniso Kota Bandung secara simultan . Berdasarkan hasil analisis deskriptif yang dilakuka n, diketahui visual merchandising dan impulse buying toko Miniso Kota Bandung berada pada kategori baik . Hasil penelitian parsial yang telah dilakukan, vari abel visual merchandising (window display) memiliki hubungan signifikan terhadap impulse buying . Sedangkan variabel visual merchandising (in-store form, floor merchandising, dan promotional signage) memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap impulse buying . Variabel visual merchandising (window display in-store form, floor merchandising, dan promotional signage) secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signif ikan terhadap impulse buying , dengan persentase pengaruh sebesar 19% sedangkan sisanya 81% dipengaruhi oleh variabel lain seperti pelayanan yang ramah, ka ryawan yang cepat tanggap, produk- produk yang kualitasnya dijamin baik dengan harga y ang terjangkau dan lain sebagainya
Analisis Faktor-Faktor Employee Engagement Tenaga Keperawatan dan Penunjang Medik di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung
Employee engagement merupakan wujud loyalitas karyawan terhadap perusa haan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiya h Bandung. Terdapat indikasi bahwa adanya tingkat employee engagement yang tinggi pada tenaga keperawatan dan penunjang medik. Penelitian ini bertujuan untuk men getahui faktor-faktor pembentuk employee engagement tenaga keperawatan dan penunjang medik di Rumah Sa kit Muhammadiyah Bandung. Faktor-faktor employee engagement pada penelitian ini menggunakan teori Anitha (2014) yang terbagi atas t ujuh faktor yang terdiri dari lingkungan kerja, kepemimpinan, hubungan tim dan re kan kerja, pelatihan dan pengembangan karir, kompensasi, kebijakan organisas i, dan kesejahteraan di tempat kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuant itatif bersifat deskriptif. Responden penelitian berjumlah 80 karyawan keperawatan dan pe nunjang medik Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung dengan pengambilan sampel meng gunakan teknik Simple Random Sampling dan teknik analisisnya menggunakan metode analisis faktor dengan bantuan SPSS Versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat employee engagement tenaga keperawatan dan penunjang medik dalam kateg ori tinggi. Variabel pendorong dari tingginya tingkat employee engagement tenaga keperawatan dan penunjang medik di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung adalah pelatihan dan pengembangan karir. Penelitian ini menghasilkan dua faktor baru yaitu Faktor Supportive Leadership dengan variabel kontribusi terbesarnya adalah kese jahteraan di tempat kerja dan Faktor Organizational Policies dengan variabel kontribusi terbesarnya adalah variabel hubungan tim dan rekan kerja
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, TEKNOLOGI INFORMASI, DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PT. Propan Raya I.C.C Cab. Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh budaya organisasi, teknologi informasi dan sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial. Populasi dalam penelitian ini manajer karyawan PT. Propan Raya I.C.C Cab. Bandung. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jumlah responden karyawan manajer. Data penelitian merupakan data primer dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja manajerial 2) Teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial 3) sistem akuntansi informasi manajemen berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. INTI BUMI PERKASA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh sistem pengendalian manajemen dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah manajer/kepala divisi dan staff karyawan PT. Inti Bumi Perkasa. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jumlah responden seluruh karyawan, data penelitian merupakan data primer dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif melalui teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Alat uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Model (SEM) dengan penaksiran Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Sistem pengendalian manajemen berpengaruh terhadap kinerja karyawan 2) Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan
PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PT. Taspen (Persero) Kcu Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap komitmen organisasi dan dampaknya terhadap kinerja manajerial pt. taspen (persero) kcu bandung. Adapun latar belakang penelitian ini karena belum sempurnanya partisipasi penyusunan anggaran ,komitmen organisasi. terhadap kinerja manajerial pada perusahaan. Hasil penelitian diharapkan menjadi solusi pemecahan masalah pada sistem informasi akuntansi manajemen dan kinerja manajerial. Terdapat populasi dengan 74 karyawan dan sampel sebesar 40 karyawan. Data dikumpulkan dengan metode survey melalui penyebaran kuesioner secara langsung pada pt. taspen (persero) kcu bandung diolah secara statistik dengan menggunakan SEM-PLS. Selanjutnya untuk analisis data dilakukan dengan menggunakan explanatory research. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh terhadap komitmen organisasi. (2) Komitmen organisasi terhadap kinerja manajerial
AKTIVITAS KOMUNIKASI PADA RITUAL KEAGAMAAN (STUDI ETNOGRAFI KOMUNIKASI DALAM RITUAL TUMPEK WARIGA DI BALI)
Indonesia consists of various provinces, regions, tribes, and customs with cultural diversity. One of famous region in Indonesia which is the best known for its culture is Bali. The cultures could be in form of sacred ritual as the special honor either for the human beings themselves or the environments, started from the human life cycle to the environmental cycle. Tumpek Wariga as one of sacred ritual in Bali is conducted as human gratitude and thanks to the Almighty God for all the plants which have given prosperity and welfare for human life. The interesting thing from Tumpek Wariga ritual is that in this globalization era, when people grows more selfish and ignores the environment and culture around them, evidently there are still people who hold their cultural about environment conservation principle and their religious responsibilities. This research uses qualitative method with ethnography communication studies, and also with constructivism paradigm. The data was collected through partisipants observation, depth interview and literature review. This research is intended to explain the communication activity on Tumpek Wariga ritual in Bali through diskrit units those are communicative situation, communicative events and communicative acts. Based on the result of the research, the conclusion is that the communicative situation on Tumpek Wariga ritual was really peaceful, quite, sacred, full of Hindu culture and tradition and full of hope. Communicative events are reflected ritual procession in sequence from the start to the end. While on communicative acts showed how acts or interactions which happen through verbal, nonverbal and symbol of communication. All three elements of research results consisting of communicative situation, communicative events and communicative acts became the key in describing communication process that was found on Tumpek Wariga ritual in Bali
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru di SLB Yayasan Pendidikan dan Latihan Anak Berkelainan (YPLAB) Kota Bandung
Based on the analysis of partial correlation coefficients between Principal Leadership variable (X1) on the Teacher Performance variable (Y) obtained a value of 0.833 so that it can be concluded that the results of the analysis is positive and has a strong level of influence. The Principal Leadership variable (X1) has an influence about 69.4% on the Teacher Performance (Y). Discipline Work (X2) on the Teacher Performance variable (Y) obtained a value of 0.901 so that it can be concluded that the analytical results are positive and has a very strong influence. The result of further calculation is about 81.2%. With the results mentioned above, it can be said that the Discipline Work variable (X2) has the effect of 81.2%. Based on the results of simultaneous analysis using the computer program SPSS with the results of the model that generates Summary R value of 0.918 and the value of R Square of 0.842 or 84.2%. This is stated by the results of analysis of independent variables of Leadership Head of School (X1) and Discipline Work (X2) with the dependent variable of Teacher Performance (Y) which has a positive value, so the two independent variables have highly significant influence
Penguasaan Konsep Dasar IPA pada Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Melalui Pemberian Tugas Peta Konsep
The basic concept mastery of Natural Science (IPA) by students of the Primary School Teacher Education (PGSD) study program is still low. This study aims to describe the basic concept mastery of natural science by students of primary school teacher by assigning concept map assignments. This research method uses descriptive quantitative research with a one shot case study design. This research was conducted at PGSD Study Program of FKIP UNLA. The population in this study was 25 students of the 2015 PGSD Study Program who took the interest of Science. The sampling used was a saturated sample. The instrument used was in the form of test questions about basic concepts of science. The test was given after the treatment of concept map tasks. This data were processed in quantitative descriptive way to describe the students’’ basic concept mastery of science. The results of the study showed that the basic concept mastery of science by PGSD students was high. It was seen from the six concept mastery indicators. Five of which are included in the high category, namely knowledge indicator (C1) 81.41%, understanding indicator (C2) 78.84%, implementation indicator (C3) 71.79%, analysis indicator (C4) 75.50%, synthesis indicator (C5) 69.87%, and the other one in medium category namely evaluation indicator (C6) 53, 84%
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT.SURYA SAHABAT UTAMA (DELAER SUZUKI) BANDUNG
Seiring dengan berkembangnya kemajuan jaman maka sarana transportasi menjadi salah satu hal penting yang dibutuhkan masyarakat dalam melakukan berbagai aktifitasnya, baik dalam aktifitas privat maupun aktifitas publik instansi atau perusahaan swasta. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara konsumtif yang sebagian besar masyarakatnya lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dari pada kendaraan transpostasi umum. Oleh karena itu usaha dealer motor banyak berkembang di Indonesia.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 2.0. Dengan menggunakan populasi sebagai alatpenelitian yaitu seluruh karyawan sebanyak 50 orang. Metode penelitian ini adalah menggunakan kuisioner yang di distribusikan kepada 50 orang karyawan perusahaan.
Hasil analisis menunjukan bahwa variabel budaya organisasi memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan memiliki pengaruh yang signifikan, kemudian lingkungan kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian seluruh variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen