Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
Not a member yet
927 research outputs found
Sort by
KONSTRUKSI MAKNA FILM HARRY POTTER DALAM PERUBAHAN KOGNISI REMAJA (STUDI SEMIOTIKA KOMUNIKASI PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 5 DI BANDUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontruksi makna film Harry Potter dalam perubahan kognisi remaja. Studi komunikasi pada siswa sekolah menengah kejuruan Negeri 5 di bandung. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif dan penedekatan penelitian studi wawancara mendalam. Subjek penelitian nya adalah Siswa sekolah menengah kejuruan. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan peran serta terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi Literature lainya, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa semiotika bermanfaat untuk mengetahui makna -makna yang terkandung dalam film Harry Potter disini tanda dimaknai secara denotasi dan konotasi tanpa mengesampingkan mitos yang ada. Film ini juga memiliki tanda seperti tanda pendidikan, moral, dan persahabatan dan lain-lain. Mitos seperti ada nya ungkapan hati yang putih berarti menandakan bersihnya hati dari iri dan dengki. Perubahan dalam kognisi remaja setelah menonton film Harry Potter termotivasi kisah persahabatan Harry Pot ter dan membuat kreativitas anak menjadi meningkat
PERANCANGAN KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER PADA LAYER APPLICATION BERBASIS INTRUSION PREVENTION SYSTEM (IPS) YANG DI INTEGRASIKAN DENGAN ACCESS CONTROL LIST (ACLs)
Jaringan Komputer yang ada di Politeknik TEDC antar departemen satu dengan departemen yang lain saling terhubung dalam jaringan Lokal Area Network, untuk membagi segmentasi jaringan berdasar pada fungsi, project team, atau aplikasi organisasi dengan mengabaikan penempatan fisik atau koneksi ke jaringan, oleh karena itu perlu di buatkan workgroup sesuai dengan departemen. User yang terhubung dalam jaringan tersebut tentunya berkesempatan untuk mengakses ke sumber daya padahal sebagian user tidak diperbolehkan karena tidak mempunyai kepentingan terhadap sumber daya tersebut. Untuk menseleksi user yang boleh akses (permit) atau di tolak (deny) pada akses ke sumber daya tentunya di perlukan penangan lebih selektif terhadap permintaan user. Begitu juga dalam melakukan pencegahan dini terhadap penyusup yang dapat merusak sebuah system maka di perlukan penanganan, agar system jarangan akan selalu terjaga dari penyusup dan aplikasi-aplikasi yang mencurigakan.Untuk melakukan pembagian segmentasi jaringan di Politeknik TEDC di buatkan Virtual Local Area Network ( VLAN) yangsecara logika membagi jaringan ke dalam broadcast domain berbeda sehingga paket switch antara port yang ditunjuk untuk VLAN yang sama. VLAN diciptakan untuk menyediakan layanan segmentasi biasa yang diberikan oleh router fisik dalam konfigurasi LAN. Router pada topologi VLAN menyediakan penyaringan broadcast, keamanan, mengatur alur lalu lintas dan mengatur Otorisasi terhadap user dengan menerapkan konsep Access Control List (ACLs) yang dapat di konfigurasi pada router. Sedangkan Intrution Prevention System (IPS) yan g di terapkan pada Server dengan mengunakan Snort sebagi tools nya dan Acid-MySQL sebagai Database Snort, bertujuan untuk mencegah jika adanya penyusup atau aplikasi yang mencurigakan.Sehingga dengan adanya perancangan keamanan jaringan komputer yang berbasis Intrution Prevention System dan dengan Access Contrlol List (ACLs) yang di terapkan di Politeknik TEDC di harapkan dapat mengamankan jaringan komputer dengan mendeteksi secara dini jika adanya intruder yang akan merusak pada sistem jaringan dan juga dapat mengatur otorisasi terhadap user yang mengakses sumber daya dalam segmentasi jaringan
Sikap Perilaku Berkebangsaan Siswa yang Berkarakter
Proses pengembangan perilaku siswa yang berwawasan kebangsaan dilakukan adalah bagaimana terbentuknya proses kepribadian, pola pikir, pola rasa dan pola perilaku. Pemahaman tentang proses ini membantu untuk melakukan perubahan dan modifikasi terhadap kepribadian dan wawasan kebangsaan siswa sebagai motivasi manusia yang dapat menjadi pribadi yang mandiri yang dapat merealisasikan motivasi dasar bagi perubahan perilaku, yakni kebutuhan akan rasa aman, bernilai, berharga dan dipahami. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dirasakan sangat perlu menghimbau kembali pada remaja khususnya siswa sekolah tingkat menengah yang sedang mengalami masa transisi remaja dewasa kepada tingkat dewasa awal. Hal ini perlu adanya dukungan lingkungan sekitar, di antaranya lingkungan sekolah yakni teman, guru-guru yang mendukung proses perubahan dan perkembangan karakter. Kompetensi yang dihasilkan dari pelatihan ini adalah agar siswa dapat lebih memahami konsep belajar yang secara harfian yakni upaya yang dilakukan melalui suatu proses untuk meningkatkan kepandaian dan kemampuan seorang siswa. Adapun proses belajar yang dilakukan adalah melalui kegiatan melihat, mendengar, membaca, mencium, dan merasakan. Sedangkan keterampilan (skill) yang didapat seseorang melalui latihan adalah pikiran (thinking), kemauan (willing), perasaan (feeling), dan tingkah laku (attitude). Dalam proses belajar yang benar, seseorang mampu bertindak sesuai dengan yang didapat
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN LEMBAGA KOMUNIKASI SOSIAL KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT
The main focus of this research is the development of policy implementation and empowerment of institutions of social communication (KIM) in the district of West Java Cirebon City. Restrictions issues identified as follows: (1) How is the implementation of government policy in the empowerment of social communication media in Cirebon City of West Java; (2) What factors are supporting and inhibiting the implementation of government policy in the empowerment of institutions of social communication (KIM) in the district of Cirebon City, West Java; (3) Measures are implemented by the Office of Communications and Information Provincial / District / City in realizing the government's policy in the empowerment of social communication in public institutions. The research method used in this study is a qualitative method of data collection techniques through participant observation and in-depth interviews. Based on the results that in the implementation of government policy on the development and empowerment of institutions of social communication in the district of West Java Cirebon City through approach of policy implementation factors found another dimension, namely the importance of supervision and coordination
Penerapan Metode Debat Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Kelas VI Pada Pelajaran PPKn
This research is motivated by the low critical thinking skills of 6th grade students of Salman Al Farisi Elementary School, especially civic education subjects. It is caused by students’ least opportunity to practice critical thinking. To overcome it, researcher applied the debate method. The purpose of this study is to find out how the implementation of the debate method in improving critical thinking skills. The design of this study was classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of one meeting for 70 minutes. Data collection was carried out with documentation and observations. Data analysis was performed descriptively quantitative and qualitative. The results of the study, there was an increase in students critical thinking skills. It was 2.5 in pra study, increased to 3.04 in Cycle 1, and increased again to 3.65 in Cycle 2. This means an increase of 0.61 on a scale of 4. Students who were active in critical thinking were involved before 13 people in cycle 1 increased to 25 people in cycle 2. So there was an increase of 43.3%. Indicators for improving critical thinking skills are: 1) focus, 2) reason, 3) interface, 4) situation, 5) clarify and 6) overview
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Model Penemuan Terbimbing di Kelas IV Sekolah Dasar
This study aims to determine the improvement of mathematical problem solving abilities through the guided discovery model and to know the difference in increasing mathematical problem solving abilities using the guided discovery model using conventional learning models. The research method used was quasi-experimental research with quantitative nature. The sample consisted of 50 students, 25 people in the control class and 25 people in the experimental class. The results of the study showed that: (1) There was an increase in the ability to solve mathematical problems through the guided discovery model in class IV SD; (2) There is a difference in the improvement of mathematical problem solving abilities using the guided discovery model using conventional learning models
Pengaruh Penjadwalan Produksi dan Tata Letak Terhadap Kelancaran Proses Produksi di PT. Sinar Mulia Megah Abadi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi tentang penjadwalan produksi dan tataletak terhadap kelanca ran proses produksi sehingga dapat dilihat pengaruh penjadwalan produksi dan tata leta k terhadap kelancaran proses produksi di PT. Sinar Mulia Megah Abadi. Metode yang digunak an dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Variabel bebas adalah penjadwalan produksi dan tata letak sedangkan variabel terikat adalah ke lancaran proses produksi. Teknik pengumpulan data menggunakan data sampel perusahaan dari tahun 2014 sampai tahun 2016, wawancara dan studi kepustakaan. Metode anali sis menggunakan analisis jalur ( Path Analysis ), analisis korelasi, Uji f, danUji t. Dengan mengg unakan program SPSS Versi 21. Hasil analisis jalur menyimpulkan bahwa p enjadwalan produksi dan tata letak berpengaruh terhadap kelancaran proses produksi. Be sarnya pengaruh penjadwalan produksi dan tata letak terhadap kelancaran proses produksi secara simultan adalah penjadwalan produksi dan tataletak berpengaruh seca ra signifikan terhadap kelancaran proses produksi
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Proses Keputusan Pembelian pada Infinito Culinary Bandung
Wisata kuliner menjadi industri kreatif favorit unt uk menarik wisatawan Bandung. Salah satu wisata kuliner di Kota Bandung adalah Infinito Culinary yang mulanya berlokasi di Jl. Cibunut Utara No.16 berpindah ke Jl. H. Wasid N o.11 pada tahun 2017. Setelah berpindahnya lokasi, pendapatan yang diperoleh meng alami peningkatan yang sangat signifikan. Serta berbagai strategi pemasaran yang terbilang sangat unik diantaranya adalah produk, harga, lokasi, promosi, proses, oran g, dan bukti fisik di Infinito Culinary. Semua itu terangkai dalam strategi bauran pemasaran sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bauran pemasaran terhadap proses keputusan pembelian pada Infinito Culinary. Penelitian ini me nggunakan metode penelitian deskriptif hubungan kausal. Pengambilan sampel meng gunakan metode non-probability sampling jenis incidental sampling , dengan jumlah responden 100 orang. Teknik analisi s data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara simult an, bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap proses keputusan pembelian pada Infinito Culinary dengan hasil F hitung > F tabel (27,030 > 3,94 ) dan tingkat signifikasinya 0,000 < 0,005. Berdasarkan koefisien determinasi dapat menjelaskan bauran pemasaran sebe sar 21,6% dan sisanya sebesar 78,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tida k diteliti dalam penelitian ini seperti faktor kualitas layanan, kualitas produk, dan word of mouth. Kesimpulan penelitian ini, bauran pemasaran dan proses keputusan pembelian pad a Infinito Culinary termasuk kategori baik
Makna Independent Living Bagi Penyandang Disabilitas
This study discusses independent living for persons with disabilities in Bandung Independent Living Center, Bandung. The research methods using qualitative research with the tradition of phenomenology. The collection of data obtained through observation, in-depth interviews, and documentation study. The result of the research showed independent living understood as a concept and action which are considered professional with disabilities in term of persons with disabilities in other words they know and understand their needs. Disabled interpret live independently because they mind so as to create a strategy
Komunikasi Orang Tua Dalam Pengasuhan Seksualitas pada Remaja Di Desa Sindangmekar Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut
Teenagers are faced with problems because in the body developing sex hormones that make his body full of turmoil and full of curiosity, including curious about sex. Information on sexuality in adolescents should be received from the right and proper source. Therefore, the role of parents in building communication in the care of sexuality in adolescents is needed. The method used in this research is qualitative research with phenomenology approach. Technique of data collecting by observation, interview, documentation, and triangulation (combination). Data analysis using Miles and Huberman model, by: data reduction, display data, and conclusion drawing / verification. Test data validity include test: credibility (internal validity), transferability (external validity), dependability (reliability), and confirmability (objectivity). The results describe the communication used by Mr. KQ's family is permissive and authoritative. The parenting of KQ's family sexuality is permissive and authoritative. In Mr. US family the communication patterns used are authoritative. The parenting of the sexuality of Mr. US family is permissive and authoritative. In Mr. DH's family the communication pattern is authoritative. The parenting of DH's family sexuality is permissive and authoritative