Journal Lembaga Penelitian Universitas Langlangbuana
Not a member yet
927 research outputs found
Sort by
PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk BANDUNG
Penelitian ini menguji pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan. Data mengenai kompensasi, lingkungan kerja, kepuasan kerja karyawan diperoleh melalui pembagian kuesioner kepada responden karyawan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Bandung. Data yang diperoleh tersebut selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode path analisys, metode deskriptif, metode verifikatif, uji validitas dan uji reabilitas. Hasil pengujian statistik pada variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, kompensasi dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan.
 
PENGARUH PENJADWALAN PRODUKSI DAN TATA LETAK TERHADAP KELANCARAN PROSES PRODUKSI DI PT. SINARMULIA MEGAH ABADI
Dalam penelitian ini sebagai variabel bebas (x) adalah penjadwalan produksi dan tata letak (bahan baku) sedangkan variabel terikat (y) adalahkelancaran proses produksi.
Sebelum mengadakan pengumpulan data, penulis mengambil sampel yaitu data produk pada tahun 2014 sampai tahun 2016. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah simple random sampling. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu metode kepustakaan, penelitian lapangan, observasi, interview, dokumentasi, kemudian dari data yang diperoleh diolah menggunakan path analysis, analisis korelasi, uji f dan uji t. Dari data tahun 2014 sampai dengan 2016, penjadwalan produksi berpengaruh signifikan terhadap kelancaran proses produksi sedangkan tata letak (bahan baku) begitu besar pengaruhnya. Hal ini menunjukkan bahwa penjadwalan produksi dan tata latak (bahan baku) belum berjalan dengan baik
PERANAN PERANCANGAN SISTEM TERSTRUKTUR PENJUALAN UNIT SEAT MANAJEMEN TERHADAP EFISIENSI BIAYA OPERASIONAL DAN EFEKTIFITAS SUMBER DAYA MANUSIA PT INTI
Kemajuan teknologi akan adanya solusi IT untuk mendukung proses kerja suatuperusahaan PT. INTI yang merupakan sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Yangberada Di bawah Pengelola Industri Telekomunikasi Stategis (BPIS) yang bergerakdalam bidang peralatan telekomunikasi. PT INTI (Persero)semakin besar. Kebutuhanakan adanya solusi IT menuntut perusahaan untuk menyediakan perangkat daninfrastruktur IT di lingkungan kerjanya.Pada saat ini jumlah perangkat IT ditunjang dengan bagaimana mengelola,memelihara, dan menghitung besarnya investasi yang perlukan. Tren konvergensiantara teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi (IT), INTI telah melakukanperubahan orientasi bisnis dari yang semula berbasis pure manufacture menjadi sebuahindustri yang berbasis solusi kesisteman, khususnya dalam bidang sistem infokom danintegrasi technologi. Selain itu perusahaan harus mempertimbangkan juga kebutuhansumber daya manusiaDalam penelitian ini menggambarkan perancangan sistem yang terstrukturmenangani solusi dan layanan integrasi jaringan tetap maupun seluler, konten IT, danseat management dimulai dari DFD (Data Flow Diagram) sampai dengan sistempengendalian manajemen alur kerja.Sehingga tergambarkan peranan perancangan system yang terstruktur terhadapEfisiensi biaya operasional dan efektivitas sdmKeyword: Perancangan Sistem Terstruktur, Efisiensi Biaya Operasional Dan EfektivitasSumber Daya Manusi
PENGARUH KETIDAKPATIAN LINGKUNGAN TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA MANAJERIAL (STUDI KASUS PADA CV. PRIMARY INDONESIA)
Penelitian ini dilakukan untuk menguji bahwa dengan adanya ketidakpastian lingkungan dapat mempengaruhi negatif terhadap kualitas sistem informasi akuntansimanajemen yang berdampak terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini dilakukan di CV.Primary Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan di CV. Primary Indonesia.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan penyebarankuisioner secara langsung dan diperoleh jumlah sampel 38 responden dari tingkatadministrasi hingga direksi. Metode pengambilan data primer yang digunakan adalah metodekuisioner. Metode Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah StructuralEquation Modeling (SEM) dengan penaksiran Partial Least Square (PLS). Metode statistikyang digunakan adalah analisis melalui permodelan persamaan struktural (inner model &outer model) untuk menguji hipotesis dengan menggunakan program SmartPLS. Hasilpenelitian menunjukan bahwa ketidak pastianlingkungan tidak berpengaruh terhadap kualitassistem informasi akuntansi manajemen dan kualitas sistem informasi akuntansi manajemenberpengaruh terhadap kinerja manajerial. Kata kunci: , ,
 
MEMAKSIMALKAN FUNGSI LEGISLASI DEWAN PERWAKILAN DAERAH DALAM SISTEM BICAMERAL DI INDONESIA
Bicameral adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambar praktik pemerintahan legeslatif terdiri dari dua kamar. Di Indonesia sistem bicameral diwujudkan dengan membentuk lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai lembaga wakil rakyat (legeslatif). Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk memberikan suatu gambaran tentang bagaimana memaksimal fungsi legislasi DPD yang masih dirasa lemah perannya dalam sistem bicameral di Indonesia. Kajian yang digunakan adalah kajian literatur yang menghasilkan suatu gagasan berpikir. Gagasan yang dihasilkan adalah gagasan berdasarkan kajian literatur atau menghimpun gagasan-gagasan berdasarkan literatur yang ada. Adapun gagasan mengenai memaksimalkan fungsi legislasi ialah kesatuan anggota DPD dalam melaksanakan fungsinya, meningkatkan kinerja anggota DPD dalam fungsi legislasi, komunikasi (lobi-lobi politik). Gagasan tersebut juga harus didukung oleh suatu kebijakan dan kultur politik yang mengedepankan kesejetraan rakyat
KONSTRUKSI MAKNA VIDEO KLIP FAKE PLASTIC TREES RADIOHEAD (STUDI DESKRIPTIF HUBUNGAN MASYARAKAT EKSTERNAL VIEWERS RADIOHEAD BAND DI RESPECTNATION MANAGEMENET BANDUNG)
Konstruksi Makna Lagu Video Klip Fake Plastic Trees Radiohead. Studi Deskriptif Eksternal Public Relation Viewers “Radiohead” Band dari Inggris di Respectnation Management Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai makna denotasi dan konotasi Video Klip Fake lastic Trees karya Radiohead serta mitologi dari Video Klip tersbut. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi deskriptif viewers. Subyek penelitiannya adalah para anggota Respectnation Management Bandung. Proses pengumpulan diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pesan dari video klip lagu Fake lastic Trees Radiohead adalah sebuah fenomena kalangan wanita dalam dunianya yang selalu dicemasi dan dituntut dengan kesempurnaan fisik secara harafiah. Operasi kecantikan menyamarkan hal tabu menjadi seperti nyata mendekati sempurna. Yang tanpa disadari mereka mengambil jalan tersebut dan mengabaikan hal nyata yang harusnya dibanggakan atas ciptaan-Nya.Wanita rela melakukan apapun demi memiliki kesempurnaan fisik walaupun melalui jalan operasi plastik, walaupun itu menyakitkan dan memerlukan biaya yang tidak murah. Sedangkan secara mitologi video klip Fake Plastic Trees Radiohead merupakan sebuah video klip yang berkarakter, karena kandungan makna dalam isi pesan video tersebut memiliki seuatu yang menjadi daya tarik bagi viewers
PENGARUH BRAND IMAGE KEMASAN ROKOK TERHADAP SIKAP KONSUMEN PADA PRODUK (SURVEY EXSPLANATIF EXTERNAL PUBLIC RELATIONS SIKAP KONSUMEN ROKOK SAMPOERNA MILD DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS LANGLANGBUANA BANDUNG)
Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh Daya Tarik rokok terhadap sikap konsumen pada Produk, Mengetahui pengaruh Kepraktisan rokok terhadap sikap konsumen pada Produk, Mengetahui pengaruh Slogan rokok terhadap sikap konsu men pada Produk, Mengetahui pengaruh Informasi rokok terhadap sikap konsumen pada Produk.Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kuantitatif. Dengan jumlah sample dalam penelitian ini adalah sebanyak 97 orang dari Universitas Langlangbuana Bandung ya ng merokok rokok sampoerna mild.Hasil penelitian yang dilakukan di Universitas Langlangbuana Bandung, menunjukan bahwa, diperoleh kesimpulan yaitu: Daya tarik Brand Image Rokok Sampoerna Mild, menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya penge tahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada produk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produ k. Kepraktisan Brand Image Rokok Sampoerna Mild, tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya pengetahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada produk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produk. Slogan Brand Image Rokok Sampoerna Mild, tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya pengetahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada produk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produk. Informasi Brand Image Rokok Sampoerna Mild, tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap bertambahnya pengetahuan konsumen terhadap produk, perubahan opini konsumen, perubahan kepercayaan konsumen, perasaan suka dan tidak suka konsumen terhadap produk, penilaian pada pro duk sehingga, kecenderungan konsumen pada produk,perubahan perilaku konsumen terhadap produk
KONSEP DIRI WANITA KARIR DALAM KESETARAAN GENDER (STUDI INTERAKSI SIMBOLIK PADA WANITA KARIR DI KOTA BANDUNG)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna significant other pada wanita karir, makna generalized other pada wanita karir, dan makna kese taraan gender pada wanita karir. Berdasarkan hukum atau yang terdapat pada ajaran agama Islam dapat diklarifikasikan cenderung bersifat diskriminasi gender diantaranya, dalam ajaran agama Islam, laki -laki ditempatkan pada posisi yang lebih tinggi dibanding kan wanita, terlebih lebih di dalam satu keluarga suami adalah pemimpin keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Paragdima penelitian yang digunakan adalah konstrukstivisme dengan pendekatan studi interaksi simbolik. Subjek penelitiannya adalah wanita karir yang bekerja di Bandung. Proses pengumpulan data diperoleh melalui pengumpulan data primer menggunakan wawancara mendalam terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui observasi terlibat, dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi literature lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap wanita terutama wanita karir memiliki versi yang berbeda -beda dalam melakukan aktivitas atau sikap dalam bekerja. Perlakuan seorang wanita karir yang mejadi pemi mpin, akan menjadi sangat penting bagi para rekan-rekan kerjanya, dimana seorang pemimpin harus membimbing, melatih dan harus menjadi leader yang baik sekaligus contoh bagi para rekan -rekannya
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI ( SURVEY EKSPLANATIFDIKOPERASIKREDIT GURU KLUBAGOLIT FLORES TIMUR )
Motivasi kerja pegawai merupakan faktor penting dalam mempertahankan keberadaan dan kelangsungan lembaga koperasi. Motivasi kerja pegawai mempengaruhi kinerja dan menentukan tercapai atau tidaknya tujuan koperasi. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai adalah melalui komunikasi. Rumusan masalah penelitian adalah “ADAKAH PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI?” (Survey Eksplanatif di Koperasi Kredit Guru Klubagolit Flores Timur). Identifikasi masalah adalah adakah pengaruh komunikasi interpersonal (X) dengan sub variabel: keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan terhadap motivasi kerja (Y). Kerangka pemikiran menggunakan teori komunikasi interpersonal (interpersonal communication) – Joseph A. DeVito dan teori motivasi (motivation theory) – Frederick Herzberg. Hipotesis penelitian adalah ter dapat pengaruh keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan terhadap motivasi kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Teknik sampling menggunakan total sampling yang berjumlah 45 pegawai. Menggunakan uji validitas dan reliabilit as dengan rancangan analisis deskriptif , Method of Successive Interval (MSI), Analisis Jalur (Path Analysis). Pengujian hipotesis secara simultan (keseluruhan) dan secara parsial (individual). Pengujian hipotesis secara simultan menunjukan bahwa F hitung > F tabel (70,91 > 2,46), sehingga sesuai dengan kriteria uji simultan adalah tolak H 0, artinya variabel komunikasi interpersonal secara bersama-sama signifikan mempengaruhi variabel motivasi kerja (Y). Pengaruh variabel X (komunikasi interpersonal) terhadap variabel Y (motivasi kerja) terdiri atas pengaruh langsung 34,77% dan pengaruh tidak langsung 55,32% dengan total pengaruh 90,09%
PELAKSANAAN KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL DALAM MEMBANGUN KEPATUHAN ANGGOTA MILITER (STUDI WAWANCARA MENDALAM DI DIREKTORAT AJUDAN JENDERAL KOMANDO DAERAH MILITER III SILIWANGI BANDUNG)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan komunikasi instruksional dalam membangun kepatuhan anggota militer. Studi wawancara mendalam di Direktorat Ajudan Jenderal Komando Daerah Militer III Siliwangi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi wawancara mendalam. Subyek penelitiannya adalah anggota militer yang ditentukan secara purposif berdasarkan permasalahan komunikasi intruksional. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan peran serta terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi literature lainnya, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi instruksional bermanfaat untuk membangun kepatuhan anggota militer, komandan dan hal-hal lain di sekelilingnya. Karena kepatuhan anggota militer menjadi syarat mutlak dalam kehidupan anggota militer. Macam-macam strategi untuk membangun kepatuhan anggota militer itu seperti pemberian penghargaan-penghargaan, pemberian hukuman, keahlian (menunjukkan pengetahuan terhadap penghargaan), komitmen impersonal (misalnya daya tarik moral), dan komitmen personal