E-Journal Universitas Patria Artha
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
Keandalan Jaringan Distribusi Primer 20KV Pada PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku Dan Maluku Utara Cabang Ternate
Pelayanan dalam penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat (Kota Ternate) merupakan hal yang sangat penting, maka hal-hal yang dapat mempengaruhi keandalan saluran distribusi perlu diperhitungkan.Gangguan-gangguan yang terjadi pada jaringan distribusi di Pulau Ternate banyak berupa gangguan permanen, gangguan temporer, gangguan fasa RST sesaat, gangguan fasa ST sesaat, gangguan RS sesaat, dan Black Out (BO), yang menyebabkan kontinuitas pelayanan saluran terganggu sampai gangguan tersebut dapat dipulihkan kembali. Dari data banyaknya gangguan /pemadaman dan data lamanya gangguan/pemadaman yang diperoleh dari hasil penelitian di PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara Cabang Ternate untuk, maka dapat diketahui dari data yang ada bahwa banyaknya gangguan dan lamanya gangguan tersebut terjadi serta mempunyai tingkat gangguan paling tinggi terdapat pada feeder Jambula sebanyak 452 kali gangguan dan total waktunya 48120 menit, feeder Sulamadaha sebanyak 255 kali gangguan dan total waktunya 17310 menit, feeder Stadion sebanyak 208 kali gangguan dan total waktunya 15360 menit, feeder Pelabuhan sebanyak 206 kali gangguan dan total waktunya 15919 menit dan yang paling rendah terdapat pada feeder Kota sebanyak 121 kali gangguan dan total waktunya 6833 menit. Nilai indeks SAIFI yang ditargetkan sebesar 17,1 pada Jaringan Distribusi Primer 20 kV memenuhi target.Nilai indeks SAIDI yang ditargetkan sebesar 2,6 menunjukan bahwa dari ke lima feeder hanya satu feeder yang memenuhi target yaitu feeder Kota. Nilai indeks Ketersediaan (ASAI) memiliki nilai lebih besar daripada nilai ketidaktersediaan (ASUI) yang mencapai 0,99. Hal ini menandakan Ketersediaan daya masih tercukupi. Nilai Indeks Keandalan dalam kurun waktu 1 tahun pada umumnya kurang bai
Influence Investment Decisions, Financing and Dividend Policy of the Company's Value in the Food and Beverage Company Listed in Indonesia Stock Exchange
The purpose of this study was to: 1) analyze the influence investment decisions, financing, and dividend policy on firm value on food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange; and 2) determine which variables are the dominant influence on the value of the company in the food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange. Methods of data analysis using descriptive statistical analysis, and multiple linear regression using SPSS program. The results showed that simultaneous and partial test showed variable investment decisions, financing decisions and dividend policy significant and positive impact on corporate value on food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange. Variable dividend policy of the dominant influence on the value of the company in food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange, as the figure or standardized coefficient beta greater than other variables. This means that the second hypothesis of this study is not proven
Pengaruh Keadilan Distributif dan Dukungan Organisasi terhadap Kepuasan Kerja serta Peran Komitmen Group sebagai Variabel Moderating pada Universitas Muhammadiyah Makassar
ABSTRACT The main problem in this research is how to increase job satisfaction, the purpose of the study is to explain the effect of justice distributive and organizational support to job satisfaction, as well as the role of committed group (Kemuhammadiyahan) as moderating variable in improving employee satisfaction and faculty remain the foundation in higher education institutions Muhammadiyah. This study uses a quantitative approach to examine the influence between variables that are included in the descriptive research and verification. The research location is at the Muhammadiyah University Makassar samples in drag by simple random sampling with a sample of 211 respondents. Data were analyzed using SEM with WarpPLS Software. The results showed that the Justice distributive significant positive effect on job satisfaction with a coefficient of 0.412 and pvalue0.001. Support organizations significant positive effect of job satisfaction with a coefficient of 0.494 and p-value 0.001. Commitments group (kemuhammadiyahan) not as variables that can moderate the influence of organizational support on job satisfaction. quasi moderating with a coefficient of 0.091 and p-value of 0.202 0.05. Commitment kemuhammadyaan itself acts as a variable that can increase job satisfaction and employee lecturer at Muhammadiyah University Makassar Keywords: Distributive justice; organizational support; commitment; job satisfaction.
Optimasi Model Sistem Pembelajaran Praktikum Mikrokontroler Berbasis Kit Arduino-Uno Di Universitas Patria Artha Makassar
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana mengembangkan model pembelajaran Praktikum Mikrokontroler berbasis Kit Arduino-Uno pada mata kuliah Mikrokontroler Program Studi Teknik Elektro di Universitas Patria Artha Makassar dan (2) Bagaimana efektivitas hasil desain bahan belajar/modul dan media Praktikum Mikrokontroler berbasis Kit Arduino-Uno pada mata kuliah Mikrokontroler Program Studi Teknik Elektro di Universitas Patria Artha Makassar. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang dilakukan melalui beberapa tahapan yakni (1) analisis, (2) design (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Model pembelajaran praktikum berbasis KIT Mikrokontroler Arduino-Uno yang telah dikembangkan, divalidasi oleh dua orang ahli dan mengalami revisi sehingga mendapatkan hasil yang layak untuk digunakan. Uji coba dilakukan sebanyak dua kali yakni uji coba pada tahap pengembangan pertama dan uji coba pada tahap pengembangan kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran praktikum berbasis KIT Mikrokontroler Arduino-Uno yang dikembangkan setelah dilakukan proses validasi maka model pembelajaran praktikum tersebut dinyatakan valid. Model pembelajaran praktikum berbasis KIT Mikrokontroler Arduino-Uno dikatakan praktis karena seluruh aspek dalam pembelajaran berada pada kategori terlaksana. Model pembelajaran Praktikum berbasis KIT Mikrokontroler Arduino-Uno dikatakan efektif karena telah memenuhi kriteria keefektifan, dengan hasil : (1) memenuhi syarat kevalidan, (2) aktivitas mahasiswa terlaksana sepenuhnya, (3) aktivitas dosen terlaksana sepenuhnya, dan (4) Mahasiswa memberikan respon yang positif terhadap Model pemebelajaran praktikum dan media KIT Mikrokontroler Arduino-Uno yang dikembangkan
POSTPARTUM BLUES PADA IBU POSTPARTUM PRIMIPARA
The phenomenon of the occurrence of postpartum blues on the first or third births less attention primarily by nurses , postpartum blues was considered as mild and temporary mental disorder that disappears within a few days postpartum . The purpose of this research is to identify the determinant factors on the occurrence of postpartum blues postpartum primiparous mothers . This research is a quantitative study that uses a cross-sectional design with consecutive sampling with a sample of 100 people . In this study showed that all mothers experience postpartum blues postpartum where the most influential factor for the occurrence of postpartum blues is aged with p value = 0.006 . Age 20 years of age who are not yet ready to be a mother so it is difficult to adapt to both the physical aspects like fatigue often experienced in caring for the baby , while the psychological aspect , the mother was not ready to undergo a new role . Postpartum blues screening is recommended for all pregnant women and postpartum mothers , and make home visits to determine the circumstances in order to reduce the incidence of postpartum maternal postpartum blues. maternal postpartum primiparous , postpartum blue
PENGARUH SELF CARE EDUCATION DAN PURSED LIP BREATHING EXERCISE TERHADAP TOLERANSI FISIK PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK)
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Self Care education dan Pursed Lip Breathing exercise terhadap toleransi fisik pada pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).Metode : penelitian ini menggunakan desain Quasi-Eksperimen dengan pendekatan two group-pre test and post test design. Studi Quasi-eksperimental dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan jumlah sampel 20 responden pasien PPOK yang dilakukan pengukuran six minut walking test.Hasil : terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik hasil pengukuran six minut walking test pre dan post pada kelompok intervensi (p0,05) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil pengukuran six minut walking test post setelah 14 hari pada kelompok intervensi dan kelompok control (p0,05) perbedaan yang signifikan secara klinis pada selisih hasil pengukuran post test pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol six minut walking test 10. Kesimpulan : terdapat pengaruh pemberian self care education dan pursed lip breathing exercise terhadap toleransi fisik yang diukur dengan six minut walking test pada Pasien PPOK setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi. Diharapkan perawat atau tenaga kesehatan meningkatkan pemberian edukasi, melatih dan memberikan motivasi kepada Pasien PPOK untuk melakukan perawatan diri yang disertai dengan latihan Pursed Lip Breathing sebagai salah satu tindakan non farmakologis
TRANSAKSI PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) ONLINE DI KOTA MAKASSAR
Penelitian ini membahas transaksi pekerja seks komersial online di kota Makassar yang bertujuan untuk menggali secara mendalam pemicu terjadinya pekerja seks komersial (PSK) online di Kota Makassar serta Menggali secara mendalam praktik pekerja seks komersial (PSK) online di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan fenomenologi, untuk mengeksplorasi mengenai femomena pekerja seks komersial (PSK) online pada perempuan hiburan malam di Kota Makassar. Melalui observasi indepth dan interview selama penelitian berlangsung. Sumber data terdiri dari mucikari sebagain informan kunci, informan pendukung adalah konsumen dan informan biasa terdiri dari pekerja seks komersial (PSK) online yang bersedia untuk turut dalam penelitian ini.Hasil penelitian ini adalah (1) Faktor utama pemicu yang menyebabkan perempuan menjadi pekerja seks komersial online di Kota adalah faktor ekonomi. (2) Perilaku sosial erat sekali kaitannya dengan interaksi sosial dimana pekerja seks komersial menawarkan jasa pelayanan seks kepada pelanggan dengan menggunakan media internet dengan menggunakan handphone yang menggunakan aplikasi whatshapp, beetalk dan wechat dengan memasang status open BO kemudian para pelanggan yang ingin meggunakan jasa PSK tinggal chat dan melakukan negosiasi harga sampai terjadi kesepakatan masalah harga dan tempat yang akan digunakan dengan aturan standar tidak melayani sex oral dan pelanggan harus menggunakan kondom, yang selanjutnya perilaku atau interaksi PSK dengan orang disekitarnya terbilang cukup baik.Implikasi penelitian ini adalah berupa saran yang diberikan kepada kepada pemerintah kota Makassar agar lebih berupaya optimal lagi agar mengantisipasi tumbuhnya pekerja seks komersial dikota Makassar
Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja Pegawai pada BPMPD Provinsi Sulawesi Barat
Development of human resources (HR) aim to improve the quality of professionalism and skills of civil servants in carrying out its duties and functions optimally is deemed to be lacking in the Community Empowerment Board and Village Government ( BPMPD ) .Sumber human power is determined by their competence, motivation and discipline work that should be owned by every employee , so the aim of this research to know the competence , motivation and discipline of work which is owned by the employees of Community Empowerment Board and Village Government of West Sulawesi province .Based on the results of the analysis outputs simultaneous test (Test F) note that the value of F 21,757 and F table 2.79, in this case if the value of F count F table with significant value 0,000 less than the value α of 0.05. So that the decisions taken are H0 and H1 accepted. That is competence (X1) motivation (X2) and discipline (X3) together or simultaneously significant effect on employee productivity, the partial test results showed tcount for variable competences of the employees in the work of 4,296 larger when compared to the value ttabel 1.67 and significant value of 0.000 which is smaller than the value of alpha (α) 0.05 (5%) or can be viewed 0.000 0.05 hence H0 refused and H1 accepted, tcount for variable employee motivation in the work amounted to 2,899 larger when compared to the value ttabel 1.67 and 0.021 significant value which is greater than the value of alpha (α) 0.05 (5%) or can be viewed 0.21 0.05 hence H0 refused and H1 accepted and H1 refused and tcount for variable 2,497 employees work discipline is greater when compared with the value of 1.67 ttabel and significant value of 0.015 which is smaller than the value of alpha (α) 0.05 (5%) or can be viewed 0.015 0.05 hence H0 and H1 accepted. Results of the analysis showed the output of work discipline variable most dominant influence on the increase in employee productivity in the Community Empowerment Board and Village Government (BPMPD) West Sulawesi province. Keywords: Work Productivity; Competence; Motivation; and Work Discipline
Analisis terhadap Faktor – Faktor Penentu Perilaku Kepatuhan Pajak dalam Konsep Islam
Konsep kepatuhan dalam Islam selalu menyerukan untuk taat kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada ulil amri atau pemimpin (QS. 4:59). Ketaatan kepada pemimpin adalah salahsatu bentuk ketaatan kepada Allah sepanjang bukan perbuatan maksiat (Sa’di, 2015b:103; dan Shihab, 2012b:584). Ketaatan kepada pemimpin dapat juga diartikan kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban kepada negara dalam hal pajak. Perilaku kepatuhan pajak adalah merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasulnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor penentu perilaku kepatuhan wajib pajak, yang disesuaikan dengan nilai-nilai yang diyakini dalam Islam. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah eksploratori riset dengan menggunakan analisis faktor terhadap 285 wajib pajak di Negara Malaysia, dengan jumlah variabel yang dianalisis sebanyak 29 variabel. Berdasarkan hasil analisis faktor, penelitian ini menunjukkan bahwa ada 19 variabel yang mempunyai loading faktor di atas 0,40 dengan membentuk 6 (enam) faktor yang terbentuk.
PROLANIS: STRATEGI MENINGKATKAN HEALTH LITERACY PADA LANJUT USIA DENGAN DIABETES MELITUS
Berbagai studi menyatakan bahwa health literacy berhubungan erat dengan status kesehatan seseorang. Health literacy yang rendah dianggap sebagai penghalang potensial untuk meningkatkan hasil kesehatan pada orang dengan diabetes dan kondisi kronis lainnya sehingga penting untuk mengembangkan strategi intervensi yang tepat untuk meningkatkan health literacy. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak pelaksanaan Prolanis terhadap health literacy lanjut usia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 dalam meningkatkan status kesehatannya. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian (N = 52) adalah peserta prolanis penderita Diabetes Melitus yang berusia ≥45 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, lembar observasi dan rekam medik atau buku pemantauan kesehatan peserta Prolanis sebagai data sekundernya. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis korelasi Pearson. Hasil: Hasil penelitian dengan analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif antara aktivitas layanan Prolanis dengan health literacy lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kota Manado dengan nilai p=0,001 dan kekuatan korelasi sedang (r=0,431). Hal ini berarti semakin baik pelaksanaan Prolanis maka semakin tinggi health literacy responden. Implikasi penelitian: hasil penelitian ini kiranya menjadi bahan masukan dalam meningkatkan kualitas layanan Prolanis sebagai salah satu strategi intervensi bagi mereka yang memiliki tingkat health literacy yang rendah juga penting untuk melakukan penilaian mengenai tingkat health literacy pasien sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan tingkat literasi dan kebutuhan pasien. Prolanis memberi dampak positif pada health literacy dan status kesehatan lansia