E-Journal Universitas Patria Artha
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM PENGEMBANGAN “POLISI ASI” SEBAGAI PENERAPAN MODEL UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) DI KABUPATEN TORAJA UTARA
ASI eksklusif memiliki konstribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan anak. Anak yang diberi ASI eksklusif akan tumbuh dan berkembang secara optimal, tidak mudah sakit. Tujuan: untuk mendapatkan informasi, menganalisa dan mengkaji secara mendalam tentang strategi Promosi Kesehatan dalam penerapan model Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Polisi ASI di kabupaten Toraja Utara. Metode Penelitian: Jenis penelilitian kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan dalam keberhasilan peningkatan cakupan ASI Eksklusif dengan adanya Polisi ASI. Teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, FGD dan dokumentasi selama penelitian berlangsung. Hasil: Berdasarkan penelitian adanya bentuk dukungan dan terbentuknya model UKBM Polisi ASI yang ditetapkan melalui Surat Keputusan serta terbitnya regulasi yang mengatur tentang pemberian ASI eksklusif dan sanksi bagi yang melanggar. Implikasi penelitian : Berdasarkan penelitian bahwa advokasi kepada pengambil kebijakan selain kepada pemerintah setempat juga kepada tokoh masyarakat/adat dan tokoh agama telah dilakukan oleh petugas puskesmas. Rekomendasi : adanya dukungan dari kepala lembang sebagai penentu kebijakan dan dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam model UKBM Polisi AS
PENGARUH BEBAN KERJA DAN POSTUR KERJA TERHADAP MUSKULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) DAN PRODUKTIVITAS DI INDUSTRI TENUN SUTRA KABUPATEN WAJO TAHUN 2018
Tujuan:Untuk menganalisis pengaruh beban kerja fisik,mental,postur kerja terhadap muskuloskeletal disorders dan produktivitasMetode Penelitian:Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectionaluntuk menganalisis pengaruh beban kerja dan dan postur kerja terhadap muskuloskeletal disorders dan produktivitas, dengan menggunakan analisis jalur atau path. Variabel independen beban kerja fisik, beban kerja mental, dan prduktivitas, variabel dependen produktivitas dan variabel intervening . Hasilpenelitian menunjukkan bahwa beban kerja fisik, mental, dan postur kerja dan musculoskeletal disorder berpengaruh langsung terhadap produktivitas dengan nilai signifikan masing-masing 0,00 ≤ 0,05 dan musculoskeletal disorder dengan nilai signifikansi 0,02. Untuk perngaruh tidak langsung, beban kerja mental dan postur kerja mempengaruh produktivitas melalui musculoskeletal dengan nilai indirect masing-masing -0,171 dan -0,134 ≤ nilai direct -0,579 dan -0,435 dan beban kerja mental tidak berpengaruh terhadap produktivitas melalui musculoskeletal disorder dengan nilai direct 0,506 > indirect -0,156. Kesimpulan: Beban kerja fisik, mental, postur kerja dan muskuloskeletal disorders berpengaruh langsung terhadap produktivitas. Untuk pengaruh tidak langung, beban kerja mental dan postur kerja dapat berpengaruh terhadap produktivitas melalui muskuloskeletal sedangkan beban kerja fisik tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas memalui muskuloskeletal.Rekomendasi:Diharapkan pemilik industri juga perlu memperhatikan keluhan pekerja agar produktivitasnya meningkat
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN TENAGA KESEHATAN TELADAN PADA DINAS KESEHATAN KOTA TERNATE MENGGUNAKAN METODE MULTY ATTRIBUTE UTILITY THEORY (MAUT)
Pemilihan tenaga kesehatan teladan merupakan kegiatan rutin setiap tahun oleh Dinas Kesehatan Kota Ternate yang bertujuan untuk memberi penghargaan kepada mereka yang sudah mengabdikan diri di PUSKESMAS. Tim penilai masih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan semua kegiatan mulai dari pemberitahuan ke masing-masing PUSKESMAS dan pengambilan keputusan untuk rekomendasi petugas kesehatan yang teladan. Sistem pendukung keputusan (SPK) di perlukan untuk memudahkan pekerjaan tim penilaiv dalam dalam mengefesiensi waktu dari kegiatan pemilihan tenaga kesehatan teladan.. Sistem yang dibangun ini berbasis web, pada penelitian ini di lakukan melalui literature review dan wawancara langsung pada tim penilai tenaga kesehatan. model yang digunakan adalah metode multy attribute utility theory. MAUT digunakan untuk mengidentifikasi dan menggali informasi tentang preferensi pengguna dalam konteks personal. Keseluruhan informasi tentang tingkah laku pengguna yang bersifat multi dimensional dibagi menjadi beberapa bagian yang bersifat uni dimensional untuk kemudian diberikan ukuran dan bobot. Pengukuran dan pembobotan dilakukan dengan mempertimbangkan setiap jenis konteks sebagai salah satu atribut item. Hasil metode multy attribute utility theory digunakan untuk merubah dari beberapa kepentingan ke dalam nilai numerik dengan skala 0-1, 0 mewakili pilihan terburuk dan 1 terbaik. Hasil akhirnya adalah urutan peringkat dari evaluasi alterna
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI WEBSITE PADA KANTOR DESA MINANGA TALLU KABUPATEN LUWU UTARA
Penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi website pada Kantor Desa Minanga Tallu Kabupaten Luwu Utara yang dapat memberikan informasi. Kantor Kepala Desa Minanga Tallu adalah sebuah instansi desa yang penyampaian informasinya masih manual yaitu dengan memasang informasi dalam bentuk spanduk, baliho atau menempelnya di papan pengumuman kantor desa. Dengan adanya sistem informasi website ini memudahkan pihak kantor dan pihak pengguna dalam mendapatkan informasi, cukup dengan mengakses situs website secara online. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan aplikasi perangkat lunak Research and Development dengan menggunakan medote waterfall. Perancangan model menggunakan Unified Modelling Sequence yang meliputi diagram use case, diagram activity, diagram sequence dan diagram class. Adapun software yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini yaitu Xampp 7.2.1, Notepad, Microsoft Visio 2013 dengan bahasa pemrograman PHP dan HTML. Hasil penelitian ini adalah aplikasi sistem informasi website pada Kantor Desa Minanga Tallu Kabupaten Luwu Utara
BACK FLASH OVER SAMBARAN PETIR DI JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 KV
Penelitian bertujuan adalah mengukur Back Flash Over, tegangan impuls dan arus transien akibat sambaran petir pada jaringan tegangan menengah 20 KV. Dengan tahapan penelitian sebagai berikut: Tahap pengumpulan dasar teori yang menunjang penelitian. Dasar teori ini dapal diambil dari buku-buku, jurnal, prosiding, dan artikel-artikel di internet, Tahap perhitungan yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penyelesaian dengan ATPDraw, dengan mengunakan parameter- parameter saluran yang diasumsikan ke dalam bentuk pemograman ATPDraw, dan Metode analisa data adalah dengan menggunakan data pada saluran gardu induk, Tahap Pengamatan hasil untuk analisis arus lebih maksimum pada saluran saat terjadi sambaran petir simulasi sistem yang dibuat berupa saluran transmisi tegangan tinggi yang diaplikasikan dalam software ATPDraw. Tahap Analisis Hasil sistem yang tetah disimulasikan dengan ATPDraw akan dilakukan analisa sesuai dengan dasar teori yang ada dan tahapan terakhir penarikan jawaban dari permasalahan yang dianalisis. Berdasarkan Hasil simulasi menunjukkan bahwa nilai tegangan lebih yang terjadi pada JTM dipengaruhi oleh sambaran petir pada salah satu kawat fasa pada jaringan tegangan menengah. Nilai tegangan lebih yang terjadi yaitu sebesar 10,4 MV dan arus transien sebesar 400 A. Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, nilai tegangan impus dan arus transien paling besar terjadi ketika arus puncak dari sambaran adalah 60 kA sehingga dapat di simpulkan semakin besar arus puncak dari sambaran petir maka nilai dari tegangan lebih yang terjadi akan semakin besa
PERILAKU SEKS BEBAS ANAK JALANAN DI KOTA MAKASSAR
Perilaku seks bebas adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual,baik dengan lawan jenisnya maupun dengan sesama jenisnya diluar perkawinan yang sah. Tujuan : untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai perilaku seks bebas anak jalanan di Kota Makassar. Metode Penelitian : kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang merupakan pendekatan berfikir yang menekankan kepada pengalaman-pengalaman subyektif manusia dan berusaha memahami subyek dari segi pandangan mereka sendiri. Hasil : menunjukkan bahwa sebagian besar anak jalanan di kota makassar pernah melakukan seks bebas diberbagai tempat yaitu halte, taman, ruko, baruga, pantai losari, wc umum, pelabuhan dengan alasan karena paksaan dari pacar, suka sama suka dan karena melihat video porno. Adapun alasan mereka turun kejalanan yaitu karena faktor keluarga, kekerasan dalam keluarga, orang tua yang bercerai, diusir dari rumah, serta faktor ekonomi. Situasi dan kondisi anak jalanan hampir seluruh informan mengatakan 24 jam di jalanan dan berpindah-pindah tempat. Terkait peran orang tua informan mengatakan jarang bahkan tidak berkomunikasih dengan orang tua dan sebagian mengaku di hubungi beberapa kali dalam seminggu. Peran teman sebaya mengungkapkan rata-rata semuanya memiliki teman dekat atau sahabat yang sesama anak jalanan. Dampak dari perilaku seks bebas didapatkan bahwa diantaranya pernah melakukan aborsi dan pernah terkena penyakit menular seksual
METODE KONTRASEPSI DAN AKTIVITAS SEKSUAL PASANGAN SUAMI ISTRI DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2017
Kesulitan-kesulitan atau ketidakpuasan dalam hubungan seksual biasanya akibat dari konflik-konflik yang dialami oleh pasangan suami istri sebagai akibat kurangnya komunikasi dalam pemilihan alat kontrasepsi, sehingga ketidakpuasan dalam hubungan seksual ini akan semakin memperburuk hubungan suami istri yang kurang harmonis. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji metode kontrasepsi dan aktivitas seksual pasangan suami istri di kota Makassar dengan menggali secara mendalam dampak frekuensi, durasi dan orgasme pada metode kontrasepsi dan aktivitas seksual pasangan suami istri.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, subjek penelitian terdiri dari informan biasa 32 pasangan suami istri dan informan kunci 2 orang (bidan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat kontrasepsi hormonal dan non hormonal sangat mempengaruhi dampak pada frekuensi dan durasi pada saat berhubungan, tetapi pemilihan alat kontrasepsi tidak mempengaruhi pencapaian orgasme dalam berhubungan seks, cepat ataupun lambat dalam mencapai orgasme disebabkan karena faktor aktifitas, kelelahan dan ketakutan memiliki anak lagi. Kesimpulan bahwa ada pengaruh terhadap aktivitas seksual pasangan suami istri penggunaan alat kontrasepsi hormonal dan non hormonal. Saran Pasutri juga harus aktif mencari informasi kepada petugas, tempat pelayanan. Informasi yang didapat mampu memotivasi sekaligus meyakinkan suami untuk menjadi peserta KB, pasuti tidak perlu malu untuk mengungkapkan apa-apa keinginan kita saat diranjang, sehingga hubungan pernikahan dijamin langgeng jika kedua pihak mau berkomunikasi secara terbuka dan hubungan seks yang memuaskan adalah dua kunci utama dari sebuah hubungan pernikahan yang langgeng.
IMPLEMENTASI SISTEM PENGONTROLAN SMART PARKING MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO DI UNIVERSITAS PATRIA ARTHA
Sistem parkir mobil yang digunakan saat ini khususnya pada Universitas Patria Artha masih menggunakan sistem parkir yang bersifat manual, dalam pengertian jika ingin parkir kendaraan harus melewati pos satpam dan menggunakan tenaga manusia untuk membuka palang parkir yang berada di area kampus. Dengan sistem manual tersebut tentunya menyebabkan beberapa kendala baik bagi petugas maupun bagi para pengendara yang akan memakirkan kendaraannya. Sistem smart parking ini dirancang dengan menggunakan sensor ultrasonik yang diletakan pintu di masuk dan keluar kampus, Tujuan dari penggunaan sensor tersebut tentunya sebagai alat yang memberikan data masukan kepada arduino uno sebagai pengolah data yang selanjutnya diproses dengan hasil keluaran sebuah instruksi kepada motor servo dan juga tampilnya suatu informasi melalui sebuah layar LCD yang menunjukan keterangan mengenai jumlah kendaraan yang parkir.
MICROSTRIP ANTENNA DESIGN SIMULATION FOR WIRELESS FIDELITY APPLICATION 802.11A STANDARD ON 5.8 GHZ
A simulation of microstrip antenna design for Wireless Fidelity (Wi-Fi) application has been done on standard 802.11a 5.8 GHz frequency. Simulation design using High Frequency Structural Simulator (HFSS) v.13. Microstrip antenna is widely used because it is simpler and easier to integrate with other devices. In this research, the rectangular microstrip structure with the irradiation element (patch) is made up of three rectangular parts with a total dimension of 60x35 mm from the perfect electric conductor material. The ground plane is placed at the bottom of the antenna structure with a total dimension of 65x40 mm with the same material as PEC (perfect electric conductor) patch. The feeding technique used is the center probe conductor which is placed in the middle of the irradiation element (patch) with the diameter of 1.5 mm and the height of 1.6 mm from the copper material. Dielectric of FR-4 Epoxy material with relative permitivity 4.4 constants. The design success parameter is evaluated from Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) and Reflection Coefficient (S11). Simulation results show that the antenna can work on the 5.66 GHz frequency band to 5.91 GHz with bandwidth of 250 MHz. at a frequency of 5.8 GHz obtained the value of VSWR 1.14 with the reflection coefficient value S11 -23.19 dB. The electric field distribution (E-field) and the magnetic field (H-field) are the same in all directions in the radiation plane. HPBW is obtained with angle width 520. It is concluded that the designed microstrip antenna can be used on 802.11a standard Fidelity (Wi-Fi) frequency at 5.8 GHz frequency
DESIGN OF AUTOMATIC GENERATOR START SYSTEM PORTABLE ONE PHASE BASED PLC
Programmable Logic Controller (PLC) is basically a computer that contains a specific control functions of different types and levels of complexity, are used to automate the control system on the machines or processes. PLC can be programmed, controlled, and in opersikan even by one who is not so proficient in the operation of the computer. The characters are controlled by the PLC process itself is a process which is a gradual process, i.e. it goes sort to achieve final conditions expected. In this final task, one phase generator and simulation of PLC used to automatically start generator single phase designed and simulated, includes ways to the needs of the PLC programming control, and the creation of the program in the form of a ladder diagram the module is then transferred to the PLC to run commands correspond to settings that have already been designed. The system works automatically when the supply of electricity from the State electricity company cut off, then the PLC gets a signal to run the genset. If this is the case then the system will automatically start the active time starter set on the program, until the burden of getting the supply of electricity