E-Journal Universitas Patria Artha
Not a member yet
    533 research outputs found

    Rekayasa Aplikasi Komputerisasi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar

    Get PDF
    Sekolah Dasar XYZ memiliki permasalahan dalam pendataan barang inventaris sekolah yakni proses pencatatan masih dicatat dalam sebuah logbook sehingga jumlah barang yang tersedia tidak terupdate secara real time apabila terdapat barang yang dipinjam, barang yang diperbaiki ataupun barang yang rusak. Selain itu, petugas yang bertanggung jawab harus mengelilingi tiap ruangan satu per satu untuk melakukan pengecekan dan pencatatan barang mengakibatkan pemborosan waktu untuk mendata dan tidak efisien. Untuk mengatasi permasalahan yang dialami pihak sekolah tersebut direkayasa sebuah aplikasi komputerisasi untuk melakukan proses pendataan barang-barang inventaris sehingga memudahkan petugas dalam melakukan pendataan sehingga kinerja menjadi lebih efektif dan efisien. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode prototype yang terdiri atas beberapa tahapan yaitu pengumpulan informasi dari pelanggan, merencanakan sistem dan mengerjakan purwarupa perangkat lunak, menyerahkan hasil purwarupa kepada pelanggan untuk dievaluasi apabila terdapat permasalahan, maka akan direvisi sistem tersebut hingga benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelanggan, jika revisi selesai dan telah diterima, perangkat lunak telah siap diterjemahkan ke dalam perangkat keras, melakukan proses uji coba dan berbagai revisi sebelum mulai dapat digunakan. Aplikasi yang akan direkayasa ini merupakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP versi 7 yang dipadukan dengan framework Laravel versi 5, dan basis data menggunakan MySQL serta pengujian aplikasi ini menggunakan teknik pengujian black box. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan pekerjaan penanggung jawab sarana dan prasarana dalam memberikan informasi yang akurat dan terupdate mengenai ketersediaan sarana dan prasarana pada sekolah tersebut

    Pelatihan Budidaya Jamur Dan Pembuatan Media Tanam Jamur Tiram Di Sulawesi Selatan

    Get PDF
     Oyster mushroom is one of the most commonly processed mushrooms as food ingredients and has high economic value. Many people in the South Sulawesi area are interested in cultivation of oyster mushrooms, but inexperience about cultivation and making oyster mushroom growing media (baglog) in the South Sulawesi area has made people unable to cultivation the oyster mushrooms independently. The purpose of engagement was to provide training in the cultivation and manufacture of oyster mushroom growing media to the community, so that people can cultivate and make mushroom growing media. This training begins with the provision of cultivation materials and the manufacture of growing media for oyster mushrooms, as well as business prospects for oyster mushrooms. Then, the practice of guidance on making oyster mushroom growing media, sterilization and mushroom inoculation was carried out. After that, simulation and evaluation were carried out, where participants were formed in groups and did independent practice of making mushroom growing media. This activity was carried out in one of the oyster mushroom cultivation sites in the City of Parepare, South Sulawesi, namely "Sahabat Jamur". This activity is also supported by the Corporate Social Responsibility (CSR) Program of PT PLN Persero – Sulselrabar Region. The training was conducted from 2 to 4 July 2021, and continued post-training monitoring via Whatsapp Group. The evaluation results from this training show that the cultivation and manufacture of oyster mushroom growing media can be done independently by the community, especially in the South Sulawesi area. The prospect of oyster mushroom cultivation and its processing has a very big opportunity in South Sulawesi.Keywords: Cultivation, Baglog, Oyster mushroom, South Sulawesi, Sahabat Jamu

    Analisis Pengaruh Penambahan Seng (Zn) Terhadap Nilai Kekerasan Dan Fasa Paduan Tembaga-Seng (Cu-Zn) Melalui Proses Pengecoran

    Get PDF
    Tembaga banyak digunakan di industri. Tembaga memiliki kekuatan tarik yang tinggi hingga 390 Mpa (N/mm ). Tembaga mempunyai sifat termal dan konduktivitas listrik yang baik, mudah ditempa, dapat didaur ulang, dan tahan korosi. Seng merupakan salah satu logam yang dapat dipadukan dengan tembaga . Seng banyak digunakan untuk coating anoda, memproteksi baja dari korosi, dan pengecoran. Paduan tembaga dan seng adalah kuningan (Cu-Zn). Material kuningan memiliki sifat tahan korosi, kekuatan tinggi, kemampuan mesin yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan seng terhadap kekerasan dan struktur mikro paduan tembaga seng dengan variasi penambahan seng sebesar 32,34,36 dan 38 persen berat (%b). Pengecoran dilakukan dengan meleburkan logam dalam tungku gas pada temperature 1200⁰C dan waktu penahanan 1 jam. Setelah itu logam cair didinginkan di dalam tungku gas. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah spektroskopi disperse energy sinar – X (EDS/EDX)., difraksi sinar-X (XRD), pengujian sifat kekerasan, dan metalografi. Sifat kekerasan paduan Cu-Zn menunjukkan peningkatan seiring penambahan Seng. Pengamatan metalografi menunjukkan struktur mikro fasa alfa dan beta. Semakin bertambahnya seng maka ukuran butir alfa akan mengalami penurunan

    PENERAPAN COSO ERM INTEGRATED FRAMEWORK DALAM PENGENDALIAN INTERNAL PADA PERUSAHAAN PT. HADJI KALLA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan COSO ERM Integrated Framework dalam pengendalian internal pada PT. Hadji Kalla. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka dan internet searching. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pada perusahaan PT. Hadji Kalla mengadopsi kerangka COSO yang terdiri dari 5 komponen yaitu lingkungan pengendalian, Penaksiran risiko, Aktivitas pengendalian, Informasi dan Komunikasi , dan Monitoring. Manajemen risiko tidak hanya difokuskan pada risiko keuangan saja, namun para pelaku usaha juga harus memperhatikan risiko strategisnya, sehingga di PT. Hadji Kalla dibentuk komite audit dan risk management. Selain itu diperlukan penerapan nilai-nilai spiritual islam dan ini diterapkan oleh PT. Hadji Kalla pada Nilai-nilai PT. Hadji Kalla yaitu kerja ibadah

    PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PASIEN POST OPERASI FRAKTUR DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR

    Get PDF
    Pain after surgery is caused by mechanical stimulation of the wound which causes the body toproduce pain chemical mediators. Pain after fracture surgery will have an impact on the endocrinesystem which will increase the secretion of cortisol, catecholamines, and other stress hormones(Kurniawan, 2015). The finger grip relaxation technique is one of the non-pharmacological painmanagement methods that aims to reduce pain by holding fingers, inhaling, and diverting thepatient's attention to other things such as imagining a very pleasant event for the individual. Thus, itcan tolerate the pain that is felt. This study aims to determine the effect of finger grip relaxationtechniques in reducing the pain intensity of postoperative fracture patients, identifying pain intensitypre / post therapy, and analyzing the effect of finger grip relaxation techniques. The method used isQuasi Experimental with One Group Pre-Post Test Design. The sample size was 18 postoperativefracture patients who were hospitalized at Bhayangkara Hospital Makassar. The t test method with asignificance level of 0.05. The results showed the effect of finger grip relaxation techniques onreducing pain intensity. The results of this test also show that the provision of therapy before andafter with a value of t count 7,000 t table 2.109 with a value of ρ 0.000 α 0.05. It is hoped thatpostoperative fracture patients can apply what has been taught so as to reduce pain. Keywords: Post Operation Fracture, Pain, Finger Grip Relaxation Techniqu

    Evaluasi Ergonomi Operator Mesin Pembuatan Adonan Mie dalam Upaya Mengurangi Risiko Pekerja

    Get PDF
    Work postures that are less than ideal will pose a risk that can be caused by injury or body disorders that cause fatigue that arises very quickly. Complaints that arise due to work facilities that are not ideal so that they are not ergonomic have an impact on workers feeling less comfortable, in the end it results in decreased worker productivity. The research objective can provide a solution by evaluating ergonomics with a nordc body map analysis approach with an anthropometric approach, research methods with direct observation and descriptive statistical analysis and anthropometric analysis with the 95th percentile. The results obtained using an anthropometric approach with ideal work equipment placement include height of place the material is 102.5 cm, the working position between the material and the machine is 142.4 cm, and the distance between the material and the machine and operator is 68.8 cm. It has a very significant impact on the operator with the average complaint from the Nordic body map analysis, which is 3.65 which was previously only below the ideal, which was 2.68 on average. with a change in operator is able to increase work productivity

    Analisa Pelanggaran Pemakaian Tenaga Listrik Pada Pelanggan Tegangan Menengah (20 kV) di PT. PLN (persero) UP3 Ternate

    Get PDF
    Theft of electricity is an activity that harms the country where PLN as a party that distributes electricity has unconsciously lost its main commodity without any reciprocity in the form of payments. To steal electricity is not as difficult as imagined by most people, only by attaching pln cables thieves can freely use electricity, especially if the thief knows the method used by PLN in detecting thieves will be careful in determining how much the shift in bills so as not to be sniffed. Violation of Class III P3 as many as 5 Pln Customer Customers Non-Customers get a Violation of Class IV P4 as much as 1 customer and follow-up bills given on violations of class P1 is a violation that affects the power limit fines given Rp. 59.400 violations of class P2 a violation that affects the energy limit fines given Rp. 2.372,020. violation of class P3 an offence that affects the power limit and is an offence affecting the energy limit the fine given Rp. 11.516,563.  PLN Non-customer customers get a violation of class IV P4 fines given to the customer group as much as Rp. 5.348,206

    CAPITAL STRUCTURE DAN PROFITABILITY PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    No full text
    Capital structure yang optimal yang disertai dengan kombinasi yang optimal atas pendanaan untuk kebutuhan investasi dapat meningkatkan nilai perusahaan dari profitabilitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh capital structure yang terdiri dari long term debt (LTD), short term debt (STD), dan total debt to equity (TDE) terhadap profitability, yaitu return on asset (ROA). Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari 137 laporan keuangan tahun 2015 sampai 2019 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesi. Data diolah dengan menggunakan SPSS dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel independen, yaitu LTD (X1), STD (X2), dan TDE (X3) terhadap variabel dependen, yaitu profitability. Sementara secara simultan, terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel independen, yaitu LTD (X1) dan TDE (X3) terhadap variabeldependen, yaitu profitability. Adapun variabel STD (X2) dikeluarkan dari model analisis karenadapat memperlemah hasil penelitian

    PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

    Get PDF
    Working capital management is needed to find out the optimal amount of working capital needed by the company. The company's operational activities affect the income to be obtained by the company. The company's ability to generate profits over a certain period is called profitability. This can be used to assess the company's ability to use working capital effectively to generate a certain expected level of profit. As an investor, profitability is a benchmark for assessing the success of a company in running its business and can also be used as a benchmark in assessing the prospect of return from the capital to be invested. Manufacturing company is a company engaged in the manufacture of products. The urgency of this research is there as consideration for potential investors to invest in manufacturing companies listed on the BEI. This research was conducted on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2019 periods, totaling 181 companies. The number of samples was determined using a purposive sampling method and focused on the consumer goods sector with a total of 30 companies. The data analysis technique used is multiple linear regressions. The results showed that cash turnover and inventory turnover had a positive and insignificant effect on profitability in manufacturing companies in the Consumer Goods Industry Sector. Accounts receivable turnover has a negative and insignificant effect on profitability in manufacturing companies in the Consumer Goods Industry Sector. Working capital management (cash turnover, accounts receivable and inventory) has a positive and insignificant effect on profitability in manufacturing companie

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA KEPEMILIKAN JAMBAN DI DESA TINANGKUNG KECAMATAN TINANGKUNG SELATAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2021

    Get PDF
    Persentase kepemilikan jamban di wilayah kerja Puskesmas Mansamat masih sangat minim hanya sekitar 68,85 (64%), Masih terdapat rumah tangga yang tidak memiliki sarana sanitasi dasar. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepemilikan Jamban di Desa Tinangkung Kecamatan Tinangkung Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2021. Metode Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang tidak memiliki jamban yaitu 170 respoden, Data diperoleh dengan data primer dan sekunder kemudian dianalisis Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kepemilikan jamban, tidak terdapat hubungan antara pendapatan responden terhadap kepemilikan jamban, terdapat hubungan antara ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban, tidak terdapat hubungan antara peran petugas kesehatan dengan kepemilikan jamban, tidak terdapat hubungan antara peran pemerintah desa dengan kepemilikan. Saran bagi masyarakat agar dapat menyadari pentingnya penggunaan jamban yang baik dan sehat dan dapat mengubah sikap untuk menggunakan jamban yang sehat serta bagi pemerintah agar dapat mengusahakan ketersediaan air bersih yang cukup

    452

    full texts

    533

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Patria Artha
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇