E-Journal Universitas Patria Artha
Not a member yet
533 research outputs found
Sort by
PERAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DESA DI KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR
This research was conducted in Mangarabombang District, Takalar Regency with the aim of finding out the role of education and training for village financial statements based on Government Regulation Number 71 of 2010 concerning Government Accounting Standards.This study shows that education and training play an important role in the understanding and management of village financial statements. Informants with Master's and Bachelor's education backgrounds have an easier time understanding village financial statements, while those with a high school education background have difficulties. The training has been proven to improve the ability of Village Heads, Village Secretaries, and Heads of Financial Affairs to prepare reports, manage finances, and use systems such as the Village Financial System (SISKEUDES), which plays a role in maintaining transparency and stability of village finances
Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas merupakan fenomena sosial yang kerap menjadi perhatian khusus di berbagai kalangan, terutama di kalangan remaja. Pergaulan bebas dapat didefinisikan sebagai interaksi sosial yang melampaui batas-batas norma dan nilai moral yang berlaku dalam masyarakat. Fenomena ini dapat membawa dampak negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, kehamilan di luar nikah, penularan penyakit menular seksual, dan degradasi moral. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman bagi remaja terkait pergaulan bebas dan bahaya nya. Kegiatan ini dilakukan di SMP 40 Makassar. Metode yang digunakan berupaya penyuluhan langsung kepada siswa siswi SMP 40 Makassar. Hasil menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan dari orang tua, pengaruh teman sebaya, serta akses yang mudah terhadap media sosial dan internet menjadi faktor dominan penyebab pergaulan bebas. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, institusi pendidikan, dan pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pergaulan bebas di kalangan remaja
Kegiatan Penyuluhan, Senam dan Pemasangan Alat CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) Sederhana Di UPT SD Negeri 128 Inpres Lengkese 1
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai upaya pencegahan penyakit. Dalam kegiatan ini, penyuluhan diberikan untuk memberikan informasi yang tepat mengenai langkah-langkah cuci tangan yang benar, manfaat cuci tangan dengan sabun, serta dampak positifnya terhadap kesehatan. Selain itu, senam cuci tangan dilakukan sebagai metode interaktif dan menyenangkan untuk mengajarkan teknik cuci tangan yang benar kepada peserta, terutama anak-anak. Dengan menggabungkan gerakan senam yang diiringi musik, peserta diharapkan dapat lebih mudah mengingat langkah-langkah cuci tangan yang efektif. Program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan cuci tangan yang baik di kalangan masyarakat, yang pada akhirnya dapat membantu mencegah penyebaran penyakit infeksi
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MADU MURNI TERHADAP HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TAROHAN KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD
Kehamilan merupakan suatu keadaan fisiologis namun dalam prosesnya dapat menjadi patologis. Salah satu penyulit adalah anemia dalam kehamilan yang dapat memicu meningkatnya AKI dan AKB. Upaya mengurangi kejadian anemia pada ibu hamil oleh Pemerintah diupayakan dengan setiap ibu hamil harus mengonsumsi 90 tablet Fe berturut – turut selama kehamilan serta upaya lainnya seperti mengonsumsi zat gizi yang dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Tujuan untuk menilai seberapa efektifnya madu murni dapat meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil. Metode Penelitian: jenis kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest and postest. Sampel sebanyak 28 orang didapat dengan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan Uji Paired Sample T-test. Hasil: menunjukkan kadar Hb sebelum intervensi madu murni diperoleh rata – rata 9,757 dan setelah intervensi 11,254, maka di dapat nilai pvalue=0,001 0.05 yang berarti bahwa pemberian madu murni secara signifikan terbukti meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil. Hasil penelitian ini dapat dimaksimalkan oleh setiap ibu hamil sehingga dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Rekomendasi: Pengetahuan Efektifitas Pemberian Madu Murni Terhadap Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Tarohan Kabupaten Kepulauan Talaud
Upaya Peningkatan Kesehatan Immunisasi Dasar Pada Bayi Dan Balita Melalui Posyandu
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu strategi utama dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas. Posyandu menyediakan layanan berbasis masyarakat yang meliputi monitoring pertumbuhan anak, pelayanan imunisasi, penyuluhan kesehatan, dan pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil dan balita. Pendekatan ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit dan perbaikan kesehatan secara menyeluruh. Meskipun telah memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan cakupan layanan kesehatan dasar, tantangan yang dihadapi oleh Posyandu termasuk keterbatasan sumber daya, koordinasi antarlembaga, dan peningkatan mutu layanan. Dengan memperkuat peran kader, meningkatkan fasilitas dan dukungan, serta melibatkan masyarakat secara aktif, Posyandu dapat menjadi lebih efektif dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia.Imunisasi merupakan upaya memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah penyakit tertentu. Menurunnya kunjungan imunisasi bayi dan balita dapat mengakibatkan meningkatnya risiko terjangkit penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sehingga dikhawatirkan terjadinya kejadian luar biasa. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang mempunyai bayi/balita di Perumahan Green Nurhidayat Romangpolong, Posyandu Flamboyan Samata Posyandu Flamboyan Wilayah Puskesmas Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengenai imunisasi dasar lengkap. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan menggunakan leaflet dan membagikannya sebagai media edukasi. Sebanyak 45 orang ibu bayi dan balita berhasil dijangkau. Sejumlah 45 leaflet berhasil dibagikan kepada ibu bayi dan balita sebagai media edukasi
PENGARUH ENTERPRISE RESOURCH PLANNING (ERP) DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TERHADAP KUALITAS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT. PLN (PERSERO) UIP3B SULAWESI
The purpose of this research is to determine the influence of Enterprise Resource Planning (Erp) and Human Resource Competency (HR) on the quality of financial report presentation at Pt. PLN (Persero) UIP3B Sulawesi.This type of research is quantitative research and is classified as population research using a questionnaire as a data collection tool with a population size of 51 strategic employees of the company PT PLN (Persero) Sulawesi Expense Management Center Distribution Unit (P3B) who use ERP.The research results show that Enterprise Resources Planning (ERP) has no and no significant effect on the quality of financial report presentation. Human Resource Competency has a positive and significant effect on the quality of financial report presentation. There is an influence of Enterprise Resources Planning (ERP) and Human Resources Competency which simultaneously influence the quality of financial report presentation
PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR
This study aims to find out how the internal control system is applied in collecting motorized vehicle taxes to increase regional income at the SAMSAT Kab. Gowa. This research is a quantitative research with a descriptive approach, this research was conducted with data received from the SAMSAT Kab. Gowa in the form of target data and realization of Motor Vehicle Tax revenue at the Gowa Regency SAMSATOffice. The research data carried out is in the form of primary data and secondary data. Where primary data is carried out by interviews and secondary data is in the form of targets and realization of Motor Vehicle Tax revenue. The research results show the level of effectiveness of implementing the internal control system for motor vehicle tax collection at the SAMSAT District office. Gowa has been very effective in increasing regional revenues, although in the risk assessment there are determinations oftargets for Motor Vehicle Tax revenues that go up and down because they have to see potential, KTMDU and previous realization and are still constrained by the E-SAMSAT application connection and taxpayers due to economic factors, and there are still people like brokers. However, from the SAMSAT office Kab. Gowa always follows the government's policy to continue to strive to increase the target of Motor Vehicle Tax revenue because Motor Vehicle Tax has a major impact in increasing regionalrevenue. Motor Vehicle Tax can encourage rapid economic growth in accordance with local government targets
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUANGAN BAJI KAMASE RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN
Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit. Kecemasan merupakan bagian dari kehidupan manusia yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di ruangan baji kamase di RSUD Labuang Baji Makassar.Penelitian dilakukan pada tanggal 19 September sampai dengan 10 November 2022 menggunakan cross sectional. Besar sampel adalah 51 orang dengan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Uji yang digunakkan adalah chi square dengan nilai α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata dukungan keluarga terhadap pasien baik, pada kategori dukungan keluarga baik yaitu 47 responden(92,3%), Sedangkan kategori dukungan keluarga sedang 4 responden(7,7%) dan pada penelitian ini tidak ditemukan adanya kategori dengan dukungan keluarga buruk. Rata-rata pasien tidak merasa cemas, pada kategori tidak ada kecemasan yaitu 36 responden (71,2%), Sedangkan kategori kecemasan ringan terdapat 13 responden(25,0%), kecemasan sedang 2 responden (3,8%) dan pada penelitian ini tidak ditemukan pasien dengan tingkat kecemasan berat hingga sangat berat. Berdasarkan uji chi square di dapat p-value = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di ruang perawatan bedah Baji Kamase RSUD Labuang Baji Makassar.Untuk peneliti keperawatan selanjutnya disarankan agar dapat melakukan pendidikan kesehatan dan memberikan motivasi kepada keluarga dalam memberikan dukungan pada pasien pre operasi untuk mengurangi tingkat kecemasan pasien pre operasi.
Analisis Kekerasan / Bending Tes Dan Struktur Mikro Terhadap Pengelasan SMAW Pada Material Hardox 400 Dengan ASTM A36
Pada era industry modern sekarang ini dibutuhkan inovasi terbaru mengenai pengelasan baik metode maupun material yang digunakan. Hal umum yang dilakukan adalah 2 penyambungan material sejenis namun beda seri material, penyambungan ini sudah cukup umum dilakukan. Hal yang jarang dilakukan adalah penyambungan dengan berbeda material atau dissimilar metal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan bending, nilai kekerasan dan struktur mikro pada penyambungan dengan berbedah material atau dissimilar metal antara mhardox 400 dan ASTM A36. Penelitian ini menggunakan material uji hardox 400 dan ASTM A36 yang diperoleh dari PT. Vale Indonesia. Pengujian sifat mekanis yang dilakukan adalah pengujian Tarik di laboratorium material Teknik jurusan mesin Universitas Muslim Indonesia dan juga uji kekerasan dan struktur mikro. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kekuatan bending pada specimen 1 sebesar 2573,128 N/mm2, specimen 2 sebesar 917,346 N/mm2 dan pada specimen 3 kekuatan bending yang dihasilkan sebesar 704,668 N/mm2, Hardox 400 sebesar 1902,359 N/mm2 dan ASTM A36 sebesar 1730,325 N/mm2 dan nilai kekersasan rata-rata yang dihasilkan pada hasil pengelasan berbedah (dissimilar) pada material hardox 400 dan ASTM A36. Hardox 400 pada daerah logam induk sebesar 66,67 N/mm2, HAZ sebesar 66,67 N/mm2, dan daerah las sebesar 58,33 N/mm2 sedangkan pada ASTM A36 daerah logam induk (base metal) sebesar 47 N/mm2 , HAZ 52,33 N/mm2. Pada specimen normal ASTM A36 sebesar 47 N/mm2 sedangkan hardox 400 sebesar 68,07 N/mm2 sedangkan struktur mikro untuk hasil pengelasan 2 logam berbedah antara hardox 400 dan ASTM A36, pada material ASTM A36 untuk daerah logam induk didominasi struktur Ferrit, HAZ terdiri atas struktur Perlit dan Ferrit dan daerah las terdapat struktur Perrlit lebih dominan dibandingkan struktur Ferrit. Material hardox 400 daerah HAZ terdapat struktur Martensit dan Bainit sedangkan struktur logam induk didominasi struktur martensit
PENERBITAN SURAT BERLAYAR DI KANTOR PELABUHAN KELAS III JENEPONTO
The aim of this research is to obtain an overview of the implementation of the policy for issuing sailing approval letters at the Jeneponto Class III Port Organizing Office. The population in this study were the parties involved in the issuance of the Sailing Approval Letter, consisting of all employees at the Jeneponto Class III Port Organizing Office, totaling 18 people and port service users, totaling 15 agents. The data analysis carried out was frequency distribution. The research results show that: a. Communication is good in terms of 1) Intensity of socialization of regulations for issuing sailing approval letters, 2) Consistency in policy orders for issuing sailing approval letters and 3) Clarity of communication between officers and port service users; b. Resources are good in terms of: 1) the ability and availability of human resources implementing the policy for issuing sailing approval letters, 2) the facilities needed to support the implementation of the policy for issuing sailing approval letters: c. Attitude (disposition) is good in terms of: 1) attitude of officers and port service users, 2) response of officers and 3) discipline of officers; d. The bureaucratic structure is good in terms of: 1) implementation of SOPs, 2) division of tasks, and 3) coordination of officer