Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (Science Education Graduate Program University of Mataram)
Not a member yet
    7130 research outputs found

    Analisis Pengetahuan, Sikap, Dan Keterampilan Peternak Dalam Menghadapi Kasus Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) Di Kabupaten Lombok Tengah

    No full text
    Peranan peternak menjadi faktor penentu dalam keberhasilan upaya pengendalian penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terutama tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik peternak yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan/korelasi dan pengaruh antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan peternak dengan lokasi serta karakteristik/identifikasi peternak. Penelitian dilakukan pada sampel yang dipilih secara purposif di tiga kecamatan di Lombok Tengah. Sebanyak 100 peternak responden. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi dan linear regresi untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya nilai korelasi antara tingkat pengetahuan, sikap dan ketrampilan peternak terhadap pengendalian PMK dengan lokasi serta karakteristik/identifikasi peternak antara lain: jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, status kepemilikan, pengalaman/lama beternak dan jumlah ternak yang dimiliki oleh peternak. Serta adanya pengaruh lokasi tempat tinggal peternak dan karakteristik/identifikasi peternak terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan ketrampilan peternak terhadap pengendalian PMK

    Sosialisasi Pembuatan Hairdum Berbahan Alami Daun Bambu (Bambusa SP) yang kaya akan vitamin E dan Antibiotik Untuk Mengatasi Masalah Rambut Bercabang Di Kalangan Remaja : Socialization of Making Hairdum Made from Natural Bamboo Leaves (Bambusa SP) which is rich in vitamin E and Antibiotics to Overcome Split Hair Problems Among Teenagers

    No full text
    Split ends are often experienced by teenagers, especially girls, and can be caused by various factors such as excessive sun exposure, use of chemical-based products, air pollution, and bad hair care habits. One solution that can be used to overcome this problem is to use natural ingredients, such as bamboo leaves, which are rich in vitamin E and antibiotic properties. This research aims to socialize the making of hairdum (hair mask) made from bamboo leaves to teenagers in Tlanak Village, Kedungpring District. This activity was carried out on October 16, 2024 at the Tlanak Village Hall with the method of counseling, practical training, and direct assistance in making hairdum. The socialization results showed that teenagers were very enthusiastic and interested in the benefits of bamboo leaves for hair health. Participants were also taught how to make Hairmist from bamboo leaves as a more natural and environmentally friendly alternative to hair care. This program is expected to increase teenagers' understanding of natural hair care and reduce dependence on chemical-based products. In addition, this program also encourages the utilization of local natural resources to develop products that are socially and economically beneficial. The results of this activity show a positive impact on adolescents' awareness of the importance of natural hair care, as well as opening up opportunities for product development

    Pembuatan Briket Berbahan Dasar Tongkol Jagung sebagai Upaya Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Jagung di Desa Sukarema

    No full text
    Briket merupakan suatu jenis bahan bakar yang bisa menjadi alternatif pengganti bahan bakar fosil seperti minyak bumi. Briket umumnya terbuat dari hasil pembakaran suatu bahan hingga menjadi arang dan dipadatkan. Desa Sukarema merupakan salah satu desa di Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebagian besar masyarakat Desa Sukarema bermata pencaharian sebagai petani, mayoritas petani di Desa Sukarema menanam padi untuk dikonsumsi sehari – hari dan jagung untuk kemudian dikeringkan dan dipipil. Limbah tongkol jagung yang dihasilkan dari proses pengeringan jagung tersebut bisa dimanfaatkan menjadi salah satu bahan bakar alternatif seperti briket. Pembuatan briket yang dilakukan di Desa Sukarema masih manual, dimana tongkol jagung melalui proses pembakaran,penumbukan kemudian dicampur dengan tepung tapioka sebagai perekat dan dicetak menggunakan pipa, kemudian dijemur dengan sinar matahari. Briket tongkol jagung dengan perbandingan persentase tepung tapioka lebih banyak menghasilkan briket yang retak dan berat serta susah kering, sedangkan briket dengan persentase tepung tapioka lebih sedikit menghasilkan briket yang ringan, tidak mudah retak dan ketahanan terhadap bara api yang lebih lama

    Pengembangan LKPD Terintegrasi Kearifan Lokal Berbasis Augmented Reality Berbantuan Aplikasi Assemblr Edu Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Berpikir Kreatif Peserta Didik

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terintegrasi kearifan lokal berbasis augmented reality berbantuan aplikasi Assemblr Edu untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Pada tahap validasi, produk dinilai oleh validator ahli menggunakan indeks validitas Aiken’s V dan reliabilitas Percentage of Agreement (PA). Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD berada dalam kategori sangat valid dengan rata-rata skor Aiken’s V > 0,80. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai rata-rata PA ≥ 0,93 yang mengindikasikan produk berada dalam kategori reliabel. Produk yang dikembangkan memadukan nilai-nilai budaya lokal, seperti tradisi panjat pinang, dengan teknologi augmented reality, yang memungkinkan peserta didik mengakses model 3D melalui perangkat smartphone. LKPD ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik tentang materi IPA melalui pendekatan kontekstual dan interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD terintegrasi kearifan lokal berbasis augmented reality layak diimplementasikan dalam pembelajaran untuk mendukung keterampilan proses sains dan berpikir kreatif peserta didik

    Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas ll SDN 28 Cakranegara Tahun Ajaran 2024/2025

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN 28 Cakranegara dan mendeskripsikan cara mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN 28 Cakranegara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriftif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II di SDN 28 Cakranegara tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa 24 siswa. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesulitan membaca permulaan yang dialami oleh siswa kelas II SDN 28 Cakranegara yaitu kesulitan dalam mengenal huruf, kesulitan dalam mengenal huruf vocal, huruf konsonan, dan huruf diftong, sulit dalam mengeja huruf dan sulit dalam membaca kalimat sederhana. Adapun cara mengatasi kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas II SDN 28 Cakranegara yaitu, memberikan perhatian lebih terhadap siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, menambah jam membaca setelah KBM, membaca bersama, belajar sambil bermain dan kerjasama dengan orang tua siswa

    Analisis Penerapan Model Pembelajaran pada Modul Ajar Pendidikan Pancasila SDN 1 Purwosari Kabupaten Blora

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran pada modul ajar Pendidikan Pancasila SDN 1 Purwosari Kabupaten Blora dengan menggunakan metode kualitatif. Wali kelas 3 dan wali kelas 4 berperan sebagai subjek penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi kemudian diolah menggunakan teknik analisis data menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran adalah kegiatan pembelajaran yang sengaja dirancang untuk membuat kegiatan belajar mengajar mudah diterima oleh peserta didik. Pemilihan model pembelajaran dipilih dengan menyesuaikan berdasarkan tujuan pembelajaran dan materi pembelajaran. Penerapan model pembelajaran di kelas memiliki tujuan yaitu untuk menciptakan lingkungan kelas supaya lebih aktif dan bervariasi. Model pembelajaran yang paling efektif yaitu model PBL dan Discovery Learning sedangkan model pembelajaran yang paling diminati yaitu model TGT dan model pembelajaran berbasis permainan. Kendala yang biasanya dialami guru yaitu kondisi kelas yang tidak kondusif, sarana prasarana, kurangnya persiapan dari guru, serta minat belajar yang kurang

    Development of Ethnosciene Reels of Ketapang Malay Tribe as Supplementary Learning Resources on Hydrocarbon Compounds

    No full text
    The habit of the Malay community in using natural materials as fuel can be integrated into chemistry teaching materials in schools. The aim of this research is to assess the validity and practicality of reels as a learning resource and to develop reels based on the ethnoscience of the Ketapang Malay tribe. The research development model used is the Three Stages Research and Development (TSRD) model, which consists of three steps: planning, development, and dissemination. Data collection techniques involve indirect communication using validation sheets and response instruments. The subjects of the research are students from SMA N 1 Sungai Laur. The results of the study indicate that the ethnoscience-based reels of the Malay tribe are valid and practical, with validity and practicality scores of 96.3% and 90.30%, respectively. The reels can be used as an independent, practical, and engaging learning resource that is relevant to students. Therefore, the validity and practicality results of the development of ethnoscience-based reels are expected to serve as an innovative and contextual alternative media for chemistry education in schools.Kebiasaan masyarakat Melayu dalam menggunakan bahan bakar alam dapat diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran kimia di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan reels berbasis etnosains dari suku Melayu Ketapang. Model pengembangan penelitian yang digunakan adalah model Three Stages Research and Development (TSRD), yang terdiri dari tiga langkah: perencanaan, pengembangan, dan sosialisasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah komunikasi tidak langsung menggunakan alat pengumpulan data lembar validasi dan tanggapan. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA N 1 Sungai Laur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reels berbasis etnosains dari suku Melayu memiliki validitas dan kepraktisan dengan skor masing-masing 96,3% dan 93,30%. Reels ini dapat digunakan sebagai sumber belajar mandiri yang menarik dan relevan bagi siswa. Oleh karena itu, pengembangan reels berbasis etnosains diharapkan dapat menjadi media pembelajaran alternatif yang inovatif dan kontekstual untuk kimia di sekolah

    Implementation of Ethno-Edugames Application to Improve Student Learning Outcomes

    No full text
    The writing of this article aims to present the results of the analysis in the form of a literature review on the results of research on the implementation of the ethno edu games application to improve student learning outcomes. The ethno-edugames application is an educational game with the concept of local wisdom in the form of traditional games packaged into an application on a smartphone as a learning medium. The articles used consist of 4 research articles from national and international journals. The research procedure used in writing this article with 5 steps of literature review, determining the research theme, namely the implementation of the ethno edu games application to improve student learning outcomes, searching for and collecting various articles on the sinta website, google scholar, and other websites, classifying various types of articles that are relevant to the research theme, synthesizing relevant articles by marking important points in each article; and writing articles from the results of the synthesis. The conclusion of this article is that the use of ethno-edugames media in learning has succeeded in improving student learning outcomes. Ethno-Edugames that have succeeded in improving learning outcomes are, hopscotch, bebetengan, and Snakes and ladders

    Utilization of Google Classroom as an Effective Communication Medium to Increase Student Learning Motivation (Business Communication Lecture Study)

    No full text
    This study aims to determine the use of Google Classroom (GCR) as a communication medium in fostering student learning motivation in the Management Study Program, Faculty of Economics, Asahan University. Technology and Information (IT) has entered the world of education, one of which is in higher education, has become part of the lifestyle, especially in the academic world. i. In this study, researchers used descriptive qualitative research methods with data collection techniques through text messages of lecture assignments through Google Classroom. The informants of this study include students of the Management Study Program, Faculty of Economics, Asahan University in semester III of the 2023/2024 Academic Year who take courses from lecturers teaching Business Communication Courses by utilizing Google Classroom as part of the lecture process, students who become informants come from parallel classes of local classes A and B which are taken using purposive sampling techniques including 10 people from local III-F, 10 people from local III-G, 10 people from local III-E, 10 people from local III-J and 10 people from local III-L, the total informants in this study were 50 people. The result of this study is the utilization of communication media for GCR learning is very helpful for lecturers and students, which is an excellent learning communication media to produce an increase in student academic achievement in technological knowledge.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Google Classroom (GCR) sebagai media komunikasi dalam menumbuhkan motivasi belajar mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Asahan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pesan teks tugas perkuliahan melalui Google Classroom. Informan penelitian ini antara lain adalah mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Asahan semester III Tahun Akademik 2023/2024 yang mengambil mata kuliah dari dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Bisnis dengan memanfaatkan Google Classroom sebagai bagian dari proses perkuliahan, mahasiswa yang menjadi informan berasal dari lokal kelas paralel kelas A dan B yang diambil dengan teknik purposive sampling diantaranya 10 orang lokal III-F, 10 orang lokal III-G, 10 orang lokal III-E, 10 orang orang dari daerah III-J dan 10 orang dari daerah III-L, total informan dalam penelitian ini adalah 50 orang. Hasil penelitian adalah pemanfaatan media komunikasi untuk pembelajaran GCR sangat membantu dosen dan mahasiswa, sangat baik sekali. media komunikasi pembelajaran untuk menghasilkan peningkatan prestasi akademik siswa dalam pengetahuan teknologi

    Development of Mini Cinema Digital Media in Science Learning on the Material of my Region, my Pride in Class V of Kerokan Elementary School

    No full text
    This study aims to develop media, test the feasibility, and determine the effectiveness of mini cinema digital media, in the subject of science, my proud region. This mini cinema digital media is a media that refers to the concept of utilizing space or audiovisual devices that will later display videos or films, and other audiovisual materials to support learning. This study uses development research or R&D (Research and Development) which uses the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. In the subject section for this research data, 24 students of grade V of Kerokan Elementary School, Temanggung Regency were used. The data collection techniques used were media expert validation questionnaires, material expert validation questionnaires, student response questionnaires and teacher response questionnaires. With the results of media expert validity based on media expert assessments of 88% and material expert validation of 84% with the category "very feasible". Then based on the student response questionnaire 91% with the category "Very Effective" and the results of the teacher response questionnaire of 93% with the category "Very Feasible". With the conclusion that the development of mini cinema media in the learning of science subjects on the topic of my proud region in class V of Kerokan Elementary School, Temanggung Regency is very feasible and very effective to use

    3,489

    full texts

    7,130

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (Science Education Graduate Program University of Mataram)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇