Jurnal Universitas Islam Malang
Not a member yet
    3345 research outputs found

    Implementasi budidaya hidroponik dalam program intervensi psikososial untuk kesehatan mental

    Get PDF
    Warga binaan seringkali mengalami stres psikososial karena adanya tekanan selama masa tahanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan coping stres dengan pelaksanaan budidaya hidroponik sebagai metode adaptif. Kegiatan dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Jombang dengan pendekatan partisipatif-edukatif, melibatkan 30 warga binaan dalam dua sesi kegiatan: edukasi mekanisme coping stres dan praktek langsung menanam hidroponik. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner berisi 10 soal pilihan ganda, lalu dilakukan analisis dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 49,33 (SD - 11,43) menjadi 74,44 (SD=11,04) dengan p < 0,0001. Seluruh peserta mengalami peningkatan kategori, dari mayoritas “cukup” (80%) menjadi “baik” dan “sangat baik” (masing-masing 50%). Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang stres dan hidroponik, tetapi juga memberi manfaat psikososial seperti peningkatan rasa percaya diri dan kesiapan menghadapi kehidupan sosial. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk dilanjutkan serta dimanfaatkan dalam mendukung pembinaan mental dan penguatan kapasitas ekonomi warga binaan

    Inovasi teknologi modern pengolahan sirup buah mangrove solusi strategis mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir

    Get PDF
    Program pemberdayaan kemitraan masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kutawaru, Segara Anakan, Cilacap dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui inovasi teknologi pengolahan buah mangrove menjadi produk pangan bernilai tambah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Action Research), meliputi wawancara awal, focus group discussion (FGD), pelatihan teknis berbasis partisipasi, serta pendampingan manajemen usaha yang disertai monitoring dan evaluasi. Kebaruan program terletak pada penerapan teknologi modern untuk mengolah buah mangrove menjadi minuman sirup berkualitas, disertai strategi diferensiasi melalui branding digital dan pemasaran daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan produksi dan pengetahuan masyarakat sebesar 21,33%, terbentuknya diversifikasi produk olahan berbasis mangrove, tersusunnya sistem manajemen usaha sederhana, serta peningkatan akses pasar melalui platform digital. Capaian ini tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat jejaring ekonomi lokal dengan potensi peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, tujuan program untuk memberdayakan masyarakat pesisir berbasis inovasi teknologi dan strategi pemasaran modern dinyatakan tercapai, sekaligus menawarkan model pengabdian yang aplikatif dan replikatif bagi kawasan pesisir lainnya

    Implementasi edukasi kesehatan reproduksi dalam menghadapi menopause melalui pendekatan psikofisikal

    Get PDF
    Wanita menopause akan mengalami berbagai perubahan signifikan dalam siklus reproduksinya, sehingga memunculkan berbagai tantangan kesehatan, baik fisik maupun psikologis. Kurangnya pemahaman yang memadai tentang menopause dapat menimbulkan kekhawatiran, stigma, dan sikap negatif terhadap fase ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap positif ibu-ibu jamiyyah Persistri Katapang, Kabupaten Bandung, agar memiliki kesiapan dalam menghadapi masa menopause baik secara fisik maupun psikologis sehingga dapat menjalani masa menopause dengan aktif, sehat dan bahagia. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dalam bentuk penyuluhan mengenai menopause dengan pendekatan partisipatif dan quasi experimental. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 62 orang. Semua materi disajikan menarik dan interaktif dengan narasumber dokter dan psikolog. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mengenai menopause ditunjukan dengan peningkatan rata-rata skor pre-test dan post-tes, dimana rata-rata pretest sebesar 8,83 naik menjadi 10,8 pada rata-rata postest (p-value <0,05). Selain itu berdasarkan angket setelah kegiatan diketahui adanya sikap positif para peserta terkait menopause. Sikap positif yang ditunjukkan peserta tercermin dari meningkatnya keterbukaan dalam berdiskusi mengenai menopause serta kecenderungan untuk mulai mengadopsi gaya hidup sehat. Implementasi program melalui pendekatan yang komprehensif baik fisik maupun psikologis dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap positif ibu terhadap menopause sehingga diharapkan dapat menunjang kualitas hidup mereka

    Digital innovation for optimization of hospital administration

    Get PDF
    This community service program aims to improve hospital administrative efficiency through training and mentoring in service digitalization. The program began with an initial visit to obtain permission and understand the hospital’s needs, followed by a three-day training session involving 16 participants from the social media, public relations, and administrative teams. The training covered the use of Electronic Medical Records (EMR), digital queue systems, online scheduling, and digital marketing strategies through SEO and SEA. Evaluation results showed a significant improvement in hospital staff’s digital literacy, with the median pre-test score of 40 increasing to 80 in the post-test (p=0.000), demonstrating a substantial enhancement in digital literacy. This improvement positively impacted administrative processes, making them faster and more organized. Additionally, digital marketing optimization increased patient engagement with hospital services through online searches. To ensure the program's long-term benefits, an internal team was established to oversee continuous monitoring and evaluation. This program proves that digitalizing hospital administration can enhance operational effectiveness and provide a better service experience for patients

    Factors influencing English learning from different backgrounds of departments at a vocational school in Surakarta

    Get PDF
    The era of globalization that is increasingly rapid requires someone to have English language skills, especially in vocational education where language skills have a direct impact on students' work abilities. Although many studies have explored motivation in learning English, few have specifically examined differences across departments. This study identifies factors influencing English learning motivation among 11th-grade students from various departments with a total of 208 participants from accounting, marketing, visual communication design, and office management at a vocational school in Surakarta, Indonesia. This quantitative study employed stratified random sampling; this study used a structured questionnaire based on the motivation strategy for learning (MSLQ). Data analysis used descriptive statistics, one-way ANOVA, and the Kruskal-Wallis test. The results of the study showed statistically significant variations in English learning motivation across all majors, with a P-value of 0.000 from the accounting department showing the highest motivation with an average of 4.24 and the marketing department showing the lowest average of 3.68. These findings indicate that career relevance, learning environment, teaching methods, and intrinsic and extrinsic motivation can significantly influence students' English learning attitudes. This research contributes to understanding the complex dynamics of motivation in vocational education and provides insights for developing targeted English language education strategies that are in line with student's professional aspirations

    Translation techniques and acceptability of translation in sentences containing religious term in the bilingual book entitled Prophet Nuh AS

    Get PDF
    Translation plays a crucial role in facilitating communication among people who speak different languages. However, challenges arise in maintaining the acceptability or cultural relevance. Many previous studies have examined translation techniques and translation quality assessments, but few have specifically explored the acceptability of sentences containing religious terms in bilingual books. This research focuses on analyzing types of translation techniques and the translation acceptability in sentences containing religious terms in a bilingual book entitled Prophet Nuh AS. This research utilized translation quality assessment, focusing on the acceptability aspects. A qualitative descriptive method was employed in this research by using the documentation technique to collect the data. The findings show that there are 5 translation techniques used in the translation of sentences containing religious terms, which are established equivalent, modulation, literal translation, amplification, and reduction. The dominant technique is the literal translation technique, while the least is the reduction technique. In terms of translation quality assessment of the acceptability aspect, the calculation of the quality score shows that the translation is acceptable. This research has limitations, including its focus on a single book, which may not adequately represent the broader context of translation. Future research could extend the scope by examining multiple religious texts to gain deeper insights. The results of this study imply that it is important for translators to improve their skills in applying effective translation techniques, as well as pay attention to the acceptability of the readers

    Adopting cultural intelligence strategies for the silver craftsmen

    Get PDF
    The silvercrafting tradition in Kamasan Village, Klungkung, Bali, faces significant challenges, including declining youth participation, restricted market access, and limited cultural adaptability. This community service initiative aimed to empower silver craftsmen by integrating cultural intelligence strategies to enhance their global competitiveness while preserving traditional craftsmanship. The program focused on developing metacognitive, cognitive, motivational, and behavioral competencies to strengthen market adaptability and innovation. A participatory action community service framework guided the initiative for 34 silver craftsmen, structured into three phases: a pre-test to assess cultural intelligence baseline, targeted capacity-building workshops, and a post-test to evaluate progress. The training incorporated scenario-based activities, knowledge-sharing sessions, motivational discussions, and role-playing exercises to enhance cross-cultural adaptability. Findings revealed significant improvements in all cultural intelligence dimensions, with the overall mean score rising in post-intervention. The behavioral dimension exhibited the highest gains, particularly in verbal and non-verbal communication skills. However, challenges such as gender disparities and low youth engagement underscored the need for inclusive strategies. This initiative demonstrated the transformative potential of cultural intelligence training in sustaining traditional industries, reinforcing cultural identity, and fostering market expansion. Future programs should focus on long-term sustainability through mentorship, digital engagement, and targeted inclusivity efforts

    Dampak Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUUXXI/2023 (terhadap Hak Asasi Manusia dan Sistem Demokrasi di Indonesia)

    No full text
    The establishment of a minimum age limit of 40 years for candidates for President and Vice President has sparked debate because it limits the participation of the younger generation. The impact of Constitutional Court Decision No. 90/PUU-XXI/2023 on human rights and the democratic system is still limited. This research aims to examine the impact of the decision on constitutional rights related to equality, non-discrimination, and political access. This research uses normative juridical research methods, with statutory and conceptual approaches. The results of this study found that the Constitutional Court Decision No. 90/PUU-XXI/2023 provided significant changes in expanding the access of experienced young people to run for office. However, the decision also raises concerns regarding the potential politicization of judicial institutions that could threaten the independence of the judiciary. Therefore, strict supervision and balanced policies are needed to maintain the rule of law and ensure a healthy and sustainable democracy.Penetapan batas usia minimal 40 tahun bagi calon Presiden dan Wakil Presiden memicu perdebatan karena membatasi partisipasi generasi muda. Hal ini tentunya membawa dampak Putusan MK No. 90/PUU-XXI/2023 terhadap HAM dan sistem demokrasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan meneliti dampak putusan terhadap hak konstitusional terkait kesetaraan, non-diskriminasi, dan akses politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Putusan MK No. 90/PUU-XXI/2023 memberikan perubahan signifikan dalam memperluas akses generasi muda berpengalaman untuk mencalonkan diri. Namun, putusan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terkait potensi politisasi lembaga yudisial yang dapat mengancam independensi peradilan. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat dan kebijakan yang seimbang untuk menjaga supremasi hukum serta memastikan demokrasi yang sehat dan berkelanjutan

    MEWUJUDKAN KINERJA GURU BERKUALITAS: PERAN KEPEMIMPINAN, DISIPLIN, DAN LINGKUNGAN KERJA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Guru di SD Negeri 01-08 Ngulak, Kecamatan Sanga Desa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik sampling jenuh dalam menentukan jumlah responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diukur menggunakan Skala Likert dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya dengan bantuan SPSS Statistics 25 for Windows. Analisis data menggunakan regresi berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan, kedisiplinan, dan lingkungan kerja memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 01-08 Ngulak di Kecamatan Sanga Des

    TINJAUAN ‘URF TERHADAP PRAKTIK MALANGKAHI DALAM PERKAWINAN ADAT MANDAILING (Studi Kasus Di Desa Mampang, Kec. Kotapinang, Kab. Labuhanbatu Selatan)

    No full text
    This study aims to examine the practice of malangkahi custom in Mandailing community marriage in Mampang Village, which is a tradition that prohibits younger siblings from marrying before their older siblings. This research uses a qualitative method with an empirical juridical approach through interviews with traditional leaders and the local community. The results show that the practice of malangkahi is still strongly applied with consequences in the form of fines or step wages (upa lakka) that must be paid to the stepped brother. The amount of the fine has no definite limit and is determined by the stepped party, usually in the form of cash, traditional cloth, and jewelry. This practice causes various negative impacts such as delayed marriage, elopement (marlojong), and pregnancy outside of marriage due to the inability to fulfill customary requirements. From the perspective of Islamic law, there is no explicit prohibition in the Qur'an or Hadith for younger siblings to marry before their elders. In conclusion, the malangkahi custom is divided into two categories: 'urf fasid' if its implementation causes harm that contradicts the principles of Islamic law and 'urf sahih' if its implementation meets the criteria of justice and the benefits of Islamic law. Kata kunci: urf, marriage, mandailing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik adat malangkahi dalam pernikahan masyarakat Mandailing di Desa Mampang, yaitu sebuah tradisi yang melarang adik menikah mendahului kakaknya. Penelitiaan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris melalui wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik malangkahi masih kuat diterapkan dengan konsekuensi berupa denda atau upah langkah (upa lakka) yang harus dibayarkan kepada kakak yang dilangkahi. Besaran denda tidak memiliki batasan pasti dan ditentukan oleh pihak yang dilangkahi, biasanya berupa uang tunai, kain adat, dan perhiasan. Praktik ini menimbulkan berbagai dampak negatif seperti tertundanya pernikahan, kawin lari (marlojong), hingga kehamilan di luar nikah karena ketidakmampuan memenuhi persyaratan adat. Ditinjau dari perspektif hukum Islam,  tidak ada larangan eksplisit dalam Al-Qur'an maupun Hadis bagi adik untuk menikah mendahului yang lebih tua. Kesimpulannya, adat malangkahi terbagi  kedalam  dua kategori yaitu urf fasid jika pelaksanaannya menimbulkan kemudharatan (bahaya) yang bertentangan dengan prinsip syariat Islam dan ‘urf sahih  jika pelaksanaannya memenuhi kriteria keadilan dan kemaslahatan syariat. Keywords: ‘urf, nikah, mandailingPenelitian ini mengkaji praktik adat malangkahi dalam pernikahan masyarakat Mandailing di Desa Mampang, sebuah tradisi yang melarang adik menikah mendahului kakaknya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris melalui wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat, penelitian mengungkap bahwa praktik malangkahi masih kuat diterapkan dengan konsekuensi berupa denda atau upah langkah (upa lakka) yang harus dibayarkan kepada kakak yang dilangkahi. Besaran denda tidak memiliki batasan pasti dan ditentukan oleh pihak yang dilangkahi, biasanya berupa uang tunai, kain adat, dan perhiasan. Praktik ini menimbulkan berbagai dampak negatif seperti tertundanya pernikahan, kawin lari (marlojong), hingga kehamilan di luar nikah karena ketidakmampuan memenuhi persyaratan adat. Analisis dari perspektif hukum Islam mengungkapkan bahwa tidak ada larangan eksplisit dalam Al-Qur'an maupun Hadis bagi adik untuk menikah mendahului yang lebih tua. Faktanya menunjukkan bahwa praktik malangkahi pada masyarakat Mandailing di Mampang masih banyak dan masih berlaku sampai saat ini. Kesimpulannya, adat malangkahi terbagi  kedalam  dua kategori yaitu urf fasid jika pelaksanaannya menimbulkan kemudharatan (bahaya) yang bertentangan dengan prinsip syariat Islam dan ‘urf sahih jika pelaksanaannya memenuhi kriteria keadilan dan kemaslahatan syaria

    3,113

    full texts

    3,345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Islam Malang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇