Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Putra Indonesia YPTK Padang: Open Journal Systems
Not a member yet
    469 research outputs found

    Analisa Dan Pengembangan Sistem Informasi Distribusi Dan Penjualan Cv Jogja Konveksi

    Full text link
    The system applied by CV Jogja Convection which is one of the distributors in the city of Padang. In the data processing information system that supports sales which includes goods data, customer or customer data, and others. The design of this system is one of the choices to help the distribution of goods such as sales at CV Jogja Convection. The information system created is based on a website and has a function as a medium for the distribution of goods CV Jogja Convection. This web-based information system can speed up accurate data entry and fast search processes in sales information systems in particular. Keywords: Online Sales, Distribution, Information Systems, We

    Pengaruh Kompensasi, Kompetensi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Dosen di STMIK Royal Kisaran

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi, kompetensi, dan motivasi secara parsial dan secara simultan terhadap kinerja dosen STMIK Royal Kisaran Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana instrument pengumpulan data yang digunakan berupa angket atau kuesioner, serta wawancara. Data diperoleh dari populasi dosen tetap yang ada pada kampus STMIK Royal Kisaran pada tahun 2019 yaitu sebanyak 90 orang dosen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga sampel dalam penelitian ini adalah seluruh dari populasi yang diambil yang berjumlah 90 responden. Sedangkan metode analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi berganda dengan melakukan uji F dan uji t dimana data diolah menggunakan bantuan software SPSS Versi 20.0. Dari hasil analisis regresi berganda diperoleh persamaan Y= 1,497 + 0,301X1 + 0,310X2 + 0,067X3. Secara simultan variabel kompensasi, kompetensi, dan motivasi berpengaruh terhadap variabel kinerja dosen. Namun secara parsial hanya variabel kompensasi dan kompetensi saja yang berpengaruh terhadap variabel kinerja dosen, sedangkan variabel motivasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap variabel kinerja dosen di STMIK Royal Kisaran

    Hubungan Antara Pendapatan Terhadap Kesejahteraan Subjektif Pada Anggota Tni Au Di Kota X

    No full text
    Abstract   This study aimed to examine the relationship between personeel income beetwean subjective well-being on military personeel. A quantitative survey was performed on a sample of personeels (N = 43) TNI AU in City X and study documents is used to measure how impact of  personeel income to personeel’s SWB. The subjective well-being as an independent variable and to measure how subjective well-being correlated each other, this study has used  Satisfaction With Life Scale (Diener, 2006) and Positive Affect and Negative Affect Experience (Diener, 2009). Result showed that personeel income is significantly correlate with subjective well-being (p =  0.036, sig. < 0.05). New finding also shows that high and low income are significantly correlate with subjective well-being, limited and recommendation are discussed.   Keywords: Subjective well-being , IncomeAbstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pendapatan dengan kesejahteraan subjektif pada anggota TNI AU di Kota X. Hasil survei kuantitatif yang dilakukan pada sampel (N= 43) di TNI AU di Kota X dan dokumen studi digunakan untuk mengukur bagaimana dampak pendapatan terhadap SWB. Penelitian ini menggunakan Satisfaction With Life Scale (Diener, 2006) dan Positive Affect and Negative Affect Experience (Diener, 2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berhubungan signifikan dengan kesejahteraan subjektif (p = 0,036, sig. <0,05). Temuan baru juga menunjukkan bahwa pendapatan tinggi dan rendah secara signifikan berkorelasi dengan kesejahteraan subjektif.   Kata Kunci: Kesejahteraan Subjektif,  Pendapatan   &nbsp

    Prokrastinasi Ditinjau Dari Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Self Efficacy

    No full text
    This study was conducted to determine the relationship between leadership style and self-efficacy on procrastination. The study population amounted to 34 teachers in a public school in Yogyakarta. The analytical method was a multiple linear regression. Data collection devices are a questionnaire scale of procrastination, self-efficacy, and leadership style. The result showed that correlation significant between self-efficacy and leadership style to procrastination was p = 0.007 <0.05 and a correlation coefficient was B = 0.015 to variable leadership style and a correlation coefficient was B = -0.548 to variable self-efficacy. It showed that there is a positive correlation between leadership style and  procrastination but just small influence and a negative correlation between self-efficacy and procrastination. Keywords: Procrastination, Self-efficacy, Leadership StylePenelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dan self-efficacy terhadap prokrastinasi. Populasi penelitian berjumlah 34 guru di salah satu sekolah negeri di Yogyakarta. Data analisis dengan regresi linier berganda. Alat pengumpulan data berupa kuesioner skala prokrastinasi, self-efficacy, dan gaya kepemimpinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan self-efficacy memiliki hubungan terhadap prokrastinasi. Variabel gaya kepemimpinan dan self-efficacy terhadap prokrastinasi memiliki nilai signifikansi sebesar p = 0,007 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi B = 0,015 untuk variabel gaya kepemimpinan, dan nilai koefisien korelasi B = -0,543. Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan positif antara gaya kepemimpinan terhadap prokrastinasi namun kecil pengaruhnya, dan ada hubungan negatif antara self-efficacy dengan prokrastinasi. Kata kunci: Prokrastinasi, Self-efficacy, Gaya Kepemimpina

    Psychological Capital ditinjau dari Sense of Humor Karyawan pada Suatu Perusahaan yang bergerak di Bidang Distributor di Kabupaten Deli Serdang

    No full text
    The purpose of this study is to find out about the relationship between psychological capital and sense of humor. The hypothesis that the researchers propose in this study is that there is a positive and significant relationship between psychological capital and sense of humor, assuming that the higher sense of humor, the higher psychological capital and conversely. The selection of participants for this study use purposive sampling. The sample of this research is 89 employees that who are minimal 21 years old and work over 2 years on this company. The data that collected by the researchers comes from the results with a scale that has been prepared with reference from the theoretical dimensions used by the researchers to measure psychological capital and sense of humor using the SPSS 21.00 for windows. The correlation coefficient obtained was 0.902 (p<0.005). From this results, there is a positive and significant relationship between the variables, psychological capital and sense of humor. The results of this study contribute to the Industrial and Organizational Psychology sector in particular to increase psychological capital. Keywords: psychological capital, sense of humor, employeeTujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara psychological capital dengan sense of humor. Adapun hipotesis yang diajukan oleh peneliti adalah terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara psychological capital dengan sense of humor, dengan asumsi bahwa semakin tinggi sense of humor, semakin tinggi pula psychological capital dan sebaliknya. Pemilihian partisipan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Adapun sampel dari penelitian ini adalah 89 karyawan yang telah berumur minimal 21 tahun dan telah bekerja diatas 2 tahun pada perusahaan tersebut. Dengan data yang telah di kumpulkan oleh peneliti berasal dari hasil yang telah disiapkan dengan pedoman dari teori dimensi untuk mengukur psychological capital dan sense of humor dengan menggunakan SPSS 21.00 for windows. Koefisien korelasi yang dihasilkan adalah 0.902 (p<0.05). Dari hasil tersebut, dapat dilihat bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara psychological capital dengan sense of humor. Hasil dari penelitian ini dapat berkontribusi dalam sektor Psikologi Industri dan Organisasi yang khususnya untuk meningkatkan psychological capital pada karyawan. Kata kunci: psychological capital, sense of humor, karyawan

    Sistem Informasi Keuangan dan Penjualan pada Nyonya Ngebul Vape Store

    No full text
    Nyonya Ngebul merupakan salah satu toko vape yang pertama berdiri di kota Padang dan lumayan besar karena sudah memiliki beberapa cabang toko. Namun pada kegiatan jual belinya Nyonya Ngebul Vape Store masih menggunakan sistem ­manual, sehingga sering terjadi kesalahan yang merugikan pada saat transaksi dengan pelanggan. Dan juga pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dirasa kurang maksimal dan kurang efisien waktu terutama di bidang pencatatan hasil transaksi. Sistem terkomputerisasi merupakan salah media yang dapat menangani permasalahan yang terjadi di Nyonya Ngebul tersebut. Pemanfaatan teknologi yang dibuat dalam sistem ini menggunakan bahasa pemrograman Java dan menggunakan MySQL sebagai manajemen basis data. Sistem yang dibuat ditujukan untuk memudahkan proses pengelolaan data yang dilakukan oleh administrator. Hasil yang diharapkan dari pembuatan sistem ini selain mengintegrasikan sistem manual ke sistem terkomputerisasi dapat juga menghasilkan output laporan keuangan dengan menggunakan teknologi Jasper Repor

    Perancangan Modul Interaktif Pada Mata PelajaranSimulasi dan Komunikasi Digital Siswa SMK Kelas X ( Studi Kasus SMK Negeri 1 Padang)

    No full text
    This study aims to create an interactive module that meets the requirements Valid, Practical and effective for simulation and digital communication subjects. This research is a Research and Development research conducted at SMK. The test subjects in this study were students of class X SMK Negeri 1 Padang. The results of the assessment of the three validators as a whole were 82.72% so that the validity level could be interpreted as valid. The overall assessment of practicality is 90.51%, so that the level of practicality can be interpreted to be very practical to use, as well as an assessment of the effectiveness of 89.67%, so that the level of effectiveness can be interpreted wel

    HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN AGREEABLENESS DENGAN KINERJA KARYAWAN DI PT. HALEYORA POWER SINGKARAK SUMATERA BARAT

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kepribadian Agreeableness dengan Kinerja karyawan Di PT. Haleyora Power Singkarak Sumatera Barat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Kepribadian Agreeableness dan variabel terikat adalah Kinerja Karyawan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Kepribadian Agreeableness dan skala Kinerja Karyawan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 karyawan PT. Haleyora Power Solok. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala Kepribadian Agreeableness bergerak  dari rix=0,316 sampai dengan 0,733, dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,873, sedangkan pada Skala Kinerja Karyawan bergerak dari rix=0,362 sampai dengan 0,770, dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,932. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai korelasi antara Kepribadian Agreeablenes dengan kinerja karyawan sebesar 0,556 dengan taraf signifikansi 0,000. Hasil analisis sumbangan efektif variabel Kepribadian Agreeablenes dengan kinerja karyawan adalah sebesar 31%

    Big Five Personality dengan Agresivitas Pada Remaja

    Full text link
    Abstract The purpose of this study is to learn about the differences between the five big personalities and aggressiveness in adolescents. The study was conducted with a quantitative method involving 160 adolescents, including 101 adolescent boys and 59 adolescent girls. Data analysis was performed with multiple regression to test the hypothesis in this study. From the results of the analysis found a significant effect between big five personality with aggressiveness in adolescents (0.014, 0.001, 0.001). The higher the neuroticism, agreeableness and conscientiousness, the aggressiveness will be high, and vice versa, the lower the neuroticism, agreeableness and conscientiousness, the aggressiveness will be low, while extraversion, and openness to experience negatively correlate to aggressiveness, if the higher the extraversion and openness to experience, the aggressiveness will be low, while extraversion, and openness to experience negatively correlate to aggressiveness, low, and vice versa the lower the extraversion, and openness to experience the aggressiveness will be high. Keywords: big five personality, aggressiveness, adolescentsTujuan penelitian ini adalah mengetahui secara empiris apakah ada pengaruh antara big five personality dengan agresivitas pada remaja. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan melibatkan 160 orang remaja yang diantaranya 101 orang remaja laki-laki dan 59 orang remaja perempuan. Analisis data dilakukan dengan multiple regression untuk menguji hipotesis di dalam penelitian ini. Dari hasil analisis ditemukan adanya pengaruh yang signifikan antara big five personality dengan agresivitas pada remaja (0.014, 0.001, 0.001). Semakin tinggi neuroticism, agreeableness dan conscientiousness maka agresivitas akan tinggi, begitu juga sebaliknya semakin rendah neuroticism, agreeableness dan conscientiousness maka agresivitas akan rendah, sedangkan extraversion, dan openness to experience berkorelasi negatif terhadap agresivitas, jika semakin tinggi extraversion dan openness to experience maka agresivitas akan rendah, begitu juga sebaliknya semakin rendah extraversion, dan openness to experience maka agresivitas akan tinggi. Kata kunci: big five personality, agresivitas, remaj

    Organizational Commitment ditinjau dari Psychological Ownership pada Karyawan PT Capella Dinamik Nusantara Medan

    Full text link
    The purpose of this study is to find out about the relationship between organizational commitment and psychological ownership. The hypothesis that the researchers propose in this study is that there is a positive and significant relationship between organizational commitment and psychological ownership, assuming that the higher the organizational commitment, the higher the psychological ownership and conversely. The selection of participants for this study used a sampling method, namely purposive sampling. The sample of this research is 141 employees who are permanent employees who have more than 1 year of service at PT. Capella Dinamik Nusantara Medan. Data collected by researchers, comes from the collection results with a scale that has been prepared with reference to the theoretical dimensions used by researchers to measure organizational commitment and psychological ownership. The correlation coefficient obtained was 0.613 (p <0.05). These results indicate that there is a positive and significant relationship between organizational commitment and psychological ownership. The results of this study contribute to the Industrial & Organizational Psychology sector in particular to increase employee commitmentTujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui tentang adanya korelasi antara organizational commitment dan psychological ownership. Adapun hipotesis yang peneliti ajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara organizational commitment dan psychological ownership, dengan asumsi bahwa semakin tinggi organizational commitment, semakin tinggi pula psychological ownership dan sebaliknya. Pemilihan partisipan untuk penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel yaitu  purposive sampling. Adapun sampel dari penelitian ini ialah 141 karyawan yang merupakan karyawan tetap yang memiliki masa kerja lebih dari 1 tahun di PT. Capella Dinamik Nusantara Medan. Data yang dikumpulkan oleh peneliti, berasal dari hasil pengumpulan dengan skala yang telah disusun dengan mengacu pada dimensi teori yang digunakan peneliti untuk mengukur Organizational commitment dan psychological ownership. Adapun Metode dalam analisis data tersebut dalam penelitian ini menggunakan metode analisi Pearson Product Moment Correlation yang diolah melalui bantuan program SPSS 17.00 for Windows. Koefisien korelasi yang didapatkan sebesar 0,613 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan terdap hubungan yang positif dan juga signifikan antara organizational commitment dan psychological ownership. Hasil penelitian ini berkontribusi pada sektor Psikologi Industri & Organisasi khususnya untuk meningkatkan komitmen karyawan

    254

    full texts

    469

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Putra Indonesia YPTK Padang: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇