Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Keefektifan Metode Cooperative Script Berbantuan Media YouTube dalam Pembelajaran Menyimak Teks Biografi Kelas X
The lack of learner involvement in the learning routine is caused by the use of inappropriate teaching and learning strategies, so it is easy to divert their interest and attention. The purpose of this research is to explain the efficacy of the cooperative script technique assisted by YouTube videos in learning activities for listening to biographies of class X students of SMK Bhinneka Karawang. This research applies a pseudo-trial technique with two samples X MPLB 1 and X MPLB 2. The results of hypothesis analysis are 0.000 < 0.05 which shows a significant difference between the control and trial classes. In addition, the trial class received a higher mean score of 81.875 compared to the control class which only achieved a mean score of 61.406.ABSTRAK
Kurangnya keterlibatan peserta didik dalam rutinitas pembelajaran disebabkan oleh penggunaan metode belajar mengajar yang kurang tepat sehingga mudah mengalihkan minat dan perhatiannya. Tujuan dari riset ini, ialah menjelaskan keampuhan metode Cooperative Script berbantuan video YouTube dalam kegiatan pembelajaran menyimak biografi peserta didik kelas X SMK Bhinneka Karawang. Riset ini mengaplikasikan teknik uji coba semu dengan dua sampel, yaitu X MPLB 1 dan X MPLB 2. Hasil analisis hipotesis menunjukkan angka 0.000 < 0.05 yang memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara kelas kontrol dan uji coba. Selain itu, kelas uji coba mendapat skor mean yang lebih tinggi, yaitu 81.875 dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai skor mean 61.406. Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa metode Cooperative Script berbantuan media YouTube efektif dalam pembelajaran menyimak teks biografi kelas X.
Kata kunci: Cooperative Script, YouTube, Menyimak
ABSTRACT
The lack of learner involvement in the learning routine is caused by the use of inappropriate teaching and learning strategies, so it is easy to divert their interest and attention. The purpose of this research is to explain the efficacy of the Cooperative Script technique assisted by YouTube videos in learning activities for listening to biographies of class X students of SMK Bhinneka Karawang. This research applies a pseudo-trial technique with two samples X MPLB 1 and X MPLB 2. The results of hypothesis analysis are 0.000 < 0.05 which shows a significant difference between the control and trial classes. In addition, the trial class received a higher mean score of 81.875 compared to the control class which only achieved a mean score of 61.406. Based on this data, it can be seen that the Cooperative Script method assisted by YouTube media is effective in learning to listen to class X biography text.
Keyword: Cooperative Script, YouTube, Listenin
Impact Of Multiple Positions And Organizational Culture On Job Performance At Asca Elpida Service Bureu
The psychology bureau is a place for the public to tell a problem to the experts or psychological tests for job recruitment, psychological tests for students, and other IQ tests. AscaElpida Service Bureau is an institution engaged in services. Based on this, the research aims to find out the effect of dual positions and work culture on work performance at the AscaElpida service bureau. The research method used is qualitative. Data will be collected using interviews, observation, and documentation with as many as 2 informants. The study results indicate that job performance at the AscaElpida Service Bureau is the target that has been achieved. The number of customers increased, and there are multiple positions, namely leaders who carry out more than one activity and are carried out with one person. The organizational culture applied to the Asca Elpida Service Bureau is not optimal enough. This makes employees less efficient or can hinder work. Concurrent positions and organizational culture should be controlled and given maximally so that employees can pay more attention to performance for better performance.The psychology bureau is a place for the public to tell a problem to the experts or psychological tests for job recruitment, psychological tests for students, and other IQ tests. AscaElpida Service Bureau is an institution engaged in services. Based on this, the research aims to find out the effect of dual positions and work culture on work performance at the AscaElpida service bureau. The research method used is qualitative. Data will be collected using interviews, observation, and documentation with as many as 2 informants. The study results indicate that job performance at the AscaElpida Service Bureau is the target that has been achieved. The number of customers increased, and there are multiple positions, namely leaders who carry out more than one activity and are carried out with one person. The organizational culture applied to the Asca Elpida Service Bureau is not optimal enough. This makes employees less efficient or can hinder work. Concurrent positions and organizational culture should be controlled and given maximally so that employees can pay more attention to performance for better performance
Pengaruh Penambahan Limbah Marmer Pada Mortar Geopolimer Fly Ash Dan Abu Sekam Padi Dengan Molaritas NaOH 12M
Dalam bidang konstruksi, semen merupakan material yang sangat erat kaitannya pada setiap pembangunan infrastruktur. Pada proses pembuatannya, Produksi semen menghasilkan emisi yang signifikan, terutama karbon dioksida (CO2), yang berkontribusi pada pemanasan global. Manufaktur semen adalah salah satu sumber terbesar emisi CO2 industri, menyumbang sekitar 8% dari emisi karbon global. Untuk mengatasi kasus ini, maka diperlukan penemuan yang dapat menggeser semen sebagai material konstruksi. Geopolimer diperkenalkan sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan karena Mengaplikasikan bahan perekat anorganik seperti alumina-silika polimer. Geopolimer menggunakan bahan dasar yang ramah lingkungan seperti fly ash, abu sekam padi, slag, kaolin yang mengandung banyak silika dan alumina. Penelitian ini menggunakan konsep geopolimer dalam pembuatan mortar berbahan dasar abu terbang atau fly ash dan abu sekam padi sebagai pengganti semen portland. Penelitian ini berfokus pada pengaruh penambahan limbah marmer pada mortar geopolimer berbasis fly ash dan abu sekam padi dengan larutan aktivator berupa NaOH 12 M. Variasi penambahan limbah marmer yang digunakan adalah 0%, 10%, 20% dan 30%. Penelitian ini mempresentasikan bahwa penambahan limbah marmer secara signifikan meningkatkan kekuatan tekan mortar. Kekuatan tekan tertinggi, sebesar 7,252 MPa, diperoleh dari variasi limbah marmer 30% pada umur 28 hari. Sementara itu, nilai porositas terendah, yaitu 14,29%, dicapai pada variasi limbah marmer yang sama
Analisis Perhitungan Debit Banjir Rencana Menggunakan Metode Haspers dan Weduwen di DAS Kemuning (Sampang, Madura)
Banjir merupakan permasalahan umum yang sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sungai Kemuning di Kabupaten Sampang, Madura. Sungai ini sering meluap dan membanjiri wilayah tersebut, terutama pada musim penghujan. Penelitian ini menganalisis perhitungan debit banjir rencana pada DAS Sungai Kemuning dengan menggunakan metode Haspers dan metode Weduwen. Kedua metode ini didasarkan pada hubungan antara curah hujan, koefisien aliran, luas daerah, dan waktu konsentrasi, dengan perbedaan utama terletak pada rumus yang digunakan. Penelitian menggunakan data curah hujan, topografi DAS, peta tata guna lahan, dan data debit terukur sebagai perbandingan. Hasil perhitungan akan dibandingkan dengan debit banjir rencana dari data debit banjir terukur yang sebelumnya dihitung menggunakan metode POT untuk mencari data yang hilang, lalu dilakukan perhitungan periode ulang debit banjir rencana dengan metode serial data. Hasil menunjukkan bahwa metode Weduwen memiliki ketelitian tertinggi dengan Relative Error 1,06% dan Root Mean Square Error 3,44%, diikuti metode Haspers menunjukkan selisih terbesar dengan Relative Error 2,86% dan Root Mean Square Error 11,19%, sehingga kurang sesuai untuk DAS Kemuning. Perhitungan debit banjir rencana ini dapat digunakan sebagai deteksi dini banjir dan informasi tambahan untuk perencanaan pengendalian banjir, serta menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya dalam mengatasi masalah banjir di daerah lain
Manajemen Resiko Lingkungan Pada Proyek Gedung Sekolah
Pembangunan di Indonesia meningkat seiring meningkatnya jumlah dan kebutuhan penduduk. Terdapat banyak resiko yang terjadi selama pembangunan proyek salah satunya resiko yang terjadi pada lingkungan. Semakin besar skala proyek yang dikerjakan maka berbanding lurus dengan resiko yang dihadapi. Untuk mengatasi dan meminimalisir resiko tersebut maka diperlukan penilaian dan pengendalian pada proyek tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan pengumpulan data dengan metode kuisioner yang diberikan kepada pihak yang terlibat pada pembangunan gedung sekolah di Bantul. Adapun data tersebut kemudian diolah dengan mengacu pada matriks resiko. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, pelaksanaan prosedur pengendalian resiko lingkungan telah dilaksanakan dengan baik. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat empat kategori pekerjaan yang diperoleh nilai sebesar 4,1 dengan kategori resiko rendah. Kemudian pada pekerjaan persiapan memperoleh angka sebesar 4,09 dengan kategori resiko tingkat rendah. Pada pekerjaan penggalian sebesar 5,00 dengan kategori resiko tingkat rendah. Pada pekerjaan pengaturan lalu lintas sebesar 3,19 dengan kategori resiko tingkat rendah. Pada pekerjaan struktur sebesar 4,12 dengan kategori resiko tingkat rendah
Kajian Daya Dukung Tata Air sebagai Upaya Perencanaan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang Berkelanjutan (Studi Kasus pada DAS Dodokan, NTB, Indonesia)
Monitoring and Evaluation (M&E) of Watershed (DAS) Performance is crucial to assess the Carrying Capacity of the Watershed and can subsequently serve as feedback for improving future watershed management planning. The study on the carrying capacity of water management in the Dodokan Watershed (DAS) is conducted as part of the M&E of watershed performance, considering that the Dodokan Watershed is one of the four main watersheds on Lombok Island, which plays a strategic role due to its high utility in water supply. This study aims to assess the performance of the Dodokan Watershed by measuring its carrying capacity using several parameters, including Flow Regime Coefficient (KRA), Flood Occurrence Frequency (FKB), Water Use Index (IPA), Annual Flow Coefficient (KAT), Sediment Load (MS), and Environmental Flow (EF). Each parameter will be assigned a score and categorized based on the Minister of Forestry Regulation No. P.61/Menhut-II/2014 regarding Monitoring and Evaluation of Watershed Management. The results of the study show that the carrying capacity of the Dodokan Watershed tends to fluctuate but is generally in the moderate category. Overall, the carrying capacity value of the Dodokan Watershed is 95, with an average value of 105, which places the watershed in the moderate carrying capacity category (90 < DDD < 110). Therefore, sustainable watershed management is necessary, with a focus on reducing KRA, MS, and FKB values, as well as increasing KAT, IPA, and EF values. Recommended efforts include the implementation of soil and water conservation techniques for the maintenance of catchment areas, as well as vegetation management for biodiversity conservation and land rehabilitation.Monitoring dan evaluasi (monev) kinerja Daerah Aliran Sungai (DAS) sangat penting untuk mengetahui Daya Dukung DAS dan selanjutnya dapat digunakan sebagai umpan balik perbaikan perencanaan pengelolaan DAS ke depan Kajian daya dukung tata air di DAS Dodokan dilakukan dalam rangka monev kinerja DAS, mengingat bahwa DAS Dodokan adalah salah satu dari empat DAS utama di Pulau Lombok yang memiliki peran strategis karena memiliki utilitas tinggi dalam penyediaan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja DAS Dodokan dengan mengukur daya dukung tata air menggunakan beberapa parameter, antara lain Koefisien Rezim Aliran (KRA), Frekuensi Kejadian Banjir (FKB), Indeks Penggunaan Air (IPA), Koefisien Aliran Tahunan (KAT), Muatan Sedimen (MS), dan Debit Lingkungan (EF). Setiap parameter akan diberi skor dan dikategorikan berdasarkan PERMENHUT No. P.61/Menhut-II/2014 tentang Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan DAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung DAS Dodokan cenderung mengalami perubahan, namun umumnya berada pada kategori sedang. Secara keseluruhan, nilai daya dukung DAS Dodokan adalah 95, dengan nilai rata-rata mencapai 105, yang menempatkan DAS ini dalam kategori daya dukung sedang (90<DDD<110). Oleh karena itu, pengelolaan DAS yang berkelanjutan diperlukan, dengan fokus pada pengurangan nilai KRA, MS, dan FKB, serta peningkatan nilai KAT, IPA, dan EF. Upaya yang direkomendasikan meliputi penerapan teknik konservasi tanah dan air untuk pemeliharaan daerah tangkapan air serta pengelolaan vegetasi untuk pelestarian keanekaragaman hayati dan rehabilitasi lahan
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO-VISUAL PADA SUBTEMA MANUSIA DAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
The problem in class V of SDN Tanggungan is the low listening skills of the participants or only twelve students (48%) are complete. This study aims to describe the development of appropriate Audio-Visual Media (valid, practical, and effective) on the subtheme of Humans and the Environment to improve the skills of listening to factual problems of grade V elementary school students. The type of research is research and development (R&D) with the Borg & Gall development model. The subject of the study was grade V students of SDN Tanggungan which totaled thirty. The instruments used were validation sheets, observation sheets, questionnaire sheets, and listening skill test sheets. Data analysis refers to the criteria of validity, practicality and effectiveness. Based on the results of the research and discussion, the following were obtained: (1) The results of the validation of Audio-Visual Media experts obtained a score of 88.75% and were within the criteria of being very valid; (2) The results of observation of the implementation of learning and the questionnaire of students' responses to Audio-Visual Media obtained scores of 89.5% and 97.36% respectively and were in the good and very good criteria; and (3) The results of the pretest and posttest scores after the implementation of learning using Audio-Visual Media obtained a significance value (2-tailed) of 0.00 < 0.05, so that there was a difference in students' listening skills between the experimental and control classes.Permasalahan di kelas V SDN Tanggungan adalah rendahnya keterampilan menyimak peserta atau hanya dua belas peserta didik (48%) yang tuntas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan Media Audio-Visual yang layak (valid, praktis, dan efektif) pada subtema Manusia dan Lingkungan untuk meningkatkan keterampilan menyimak persoalan faktual siswa kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN Tanggungan yang berjumlah tiga puluh. Instrumen yang digunakan lembar validasi, lembar pengamatan, lembar angket, dan lembar tes keterampilan menyimak. Analisis data mengacu pada kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh: (1) Hasil validasi ahli Media Audio-Visual memperoleh nilai 88,75% dan berada dalam kriteria sangat valid; (2) Hasil pengamatan terhadap keterlaksanaan pembelajaran dan angket respon peserta didik terhadap Media Audio-Visual memperoleh nilai berturut-turut 89,5% dan 97,36% dan berada dalam kriteria baik dan sangat baik; dan (3) Hasil skor pretest dan posttest setelah pelaksanaan pembelajaran menggunakan Media Audio-Visual memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,00 < 0,05, sehingga ada perbedaan keterampilan menyimak peserta didik antara kelas eksperimen dan kontrol
Implementasi Pembelajaran PAI Menggunakan Metode Talaqqi dan Musyafahah dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa
This study aims to describe the implementation of the Talaqqi and Musyafahah methods in Islamic Religious Education (PAI) learning at MIS Islamiyah Kuala Beringin. The type of this research method is descriptive qualitative research with a case study approach. The subjects of the study were PAI teachers at MIS Islamiyah Kuala Beringin. The data collection method used interviews, observations and documentation. The data analysis technique used Miles and Huberman with data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that there are still many students at MIS Islamiyah Kuala Beringin who have not fully mastered how to read the Qur'an correctly according to the rules of tajwid. The use of talaqqi and musyafahah methods in learning to read the Al-Qur'an has proven to be better in helping students quickly and easily master reading skills according to the rules of tajwid law. Increasing students' abilities includes the ability to pronounce letters according to the correct makhraj, recognizing the properties of letters, as well as other skills that support better reading of the Al-Qur'an.
Keywords: Implementation, Reading the Koran, PAI, Talaqqi and MusyafahahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode Talaqqi dan Musyafahah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MIS Islamiyah Kuala Beringin dan dampaknya terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitian guru siswa di MIS Islamiyah Kuala Beringin. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang proses pelaksanaannya dengan Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis menggunakan reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Talaqqi dan Musyafahah efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa. Langkah-langkah dalam pembelajaran PAI menggunaka metode Talaqqi dan Musyafahah, berupa: persiapan guru, pembagian kelompok. Pembacaan oleh guru, peniruan oleh murid, pengulangan, evaluasi, koreksi langsung, latihan intensif dan pemberian tugas. Adapun faktor yang mendukung keberhasilan metode ini meliputi kualitas guru, kedekatan dan interaksi guru dan siswa, lingkungan belajar yang kondusif, dukungan orang tua, motivasi dan kedisiplinan siswa. Sedangkan faktor penghambat yaitu: kurangnya waktu belajar, perbedaan kemampuan dasar siswa, ketersediaan fasilitas yang terbatas, kuragnya keterlibatan orang tua dan kondisi psikologis dan emosional siswa
Pengembangan Instrument Self-Regulated Learning Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Sekolah Dasar
This research aims to develop a self-regulated learning instrument for social studies learning for grade 3 elementary school students. The urgency of self-regulated learning instruments is to help improve learning outcomes by setting learning goals and monitoring effectiveness by growing self-confidence in students. This research aims to measure the level of validity and reliability of self-regulated learning instruments. The indicators for self-regulated learning are learning planning, learning motivation, metacognition, learning behaviour and learning evaluation. This research uses the Research and Development (R & D) research method with a 4D development model which is simplified to 3D. This research involved 17 respondents, namely 3rd grade students at SD BPMAA Pekanbaru. The form of the instrument developed is in the form of a statement totalling 31 statements. Analysis of the validity and reliability of this instrument uses SPSS version 25.00 for Windows. As for the results of the validity of the instrument with the r table value with a total of 17 students as respondents, for df (N-2) at the 0.05 significance level it is 0.4821, so of the 31 statement items 26 items are valid and 5 items are invalid. For instrument reliability results, namely if sig. more than 0.60 then it is declared reliable and can be used. So according to the results of the reliability analysis with Cronbach's alpha 0.923, this self-regulated learning instrument is declared reliable and can be used. So, it can be concluded that the instrument developed can be used to measure self-regulated learning in grade 3 elementary school students.Penelitian ini bermaksud mengembangkan instrument self-regulated learning pada pembelajaran IPS siswa kelas 3 SD. Urgensi instrumen self-regulated learning yaitu membantu meningkatkan hasil belajar dengan cara menetapkan tujuan belajar dan keefektifan memonitor dengan menumbuhkan kepercayaan diri pada diri peserta didik Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat validitas dan juga reliabilitas instrument self-regulated learning. Adapun indikator self-regulated learning yaitu perencanaan belajar, motivasi belajar, metakognisi, perilaku belajar dan evaluasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R & D) atau penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan 4D yang disederhanakan menjadi 3D. Dalam penelitian ini melibatkan sebanyak 17 responden, yaitu siswa kelas 3 SD BPMAA Pekanbaru. Adapun bentuk instrument yang dikembangkan yaitu berupa pernyataan yang berjumlah 31 butir pernyataan. Analisis validitas dan reliabilitas instrument ini menggunakan SPSS versi 25.00 for windows. Adapun hasil validitas instrument dengan nilai r tabel dengan jumlah responden sebanyak 17 siswa, untuk df (N-2) pada taraf signifikan 0,05 adalah 0,4821, maka dari 31 item pernyataan 26 items valid dan 5 item tidak valid. Untuk hasil reliabilitas instrument yaitu apabila sig. lebih dari 0,60 maka dinyatakan reliable dan dapat digunakan. Maka sesuai dengan hasil analisis reliabilitas dengan alpha cronbach 0,923, maka instrument self-regulated learning ini dinyatakan reliable dan dapat digunakan. Maka dapat disimpulkan bahwa instrument yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur self-regulated learning siswa kelas 3 sekolah dasar
Relationship between Family Support and Quality of Life in Breast Cancer Patients: A Cross Sectional Study
Breast cancer is still a major problem in the world of health. This is evidenced by the many cases of functional physical complications that occur. Efforts to provide support for cancer patients are very important to do in order to improve their quality of life. High family support will make the quality of life better so that the health status will be better. Individuals with high quality of life will have a strong desire to recover so that they can improve their health. Objective: This study aims to determine the relationship between family support and quality of life in breast cancer patients at the Kalijudan, Pacar Keling, and Mulyorejo health centers. Methods: The research design is quantitative with a cross-sectional approach. The research sample was 44 respondents. The questionnaire used the Family Support Scale (FSS) and The Quality of life a Breast Cancer Patient (QOL-BC). Data Analysis: Data were analyzed using Spearman rank with a significant level of 0.05. Results: The results showed that breast cancer patients who had family support in the good category were 39 respondents (88.6%), the moderate category was 5 respondents (11.4%), while the quality of life in breast cancer patients was in the good category as many as 26 respondents (59 .1%), moderate 17 respondents (38.6%), and poor 1 respondent (2.3%). The results of the Spearman Rank test show that there is a relationship between family support and quality of life with a p value of 0.029 < (α) 0.05. Discussion: Good family support affects the quality of life of breast cancer patients. Lack of family support given to breast cancer patients will result in poor quality of life of patients and vice versa good family support will make quality of life better