Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK BERBANTU MEDIA VIDEO PADA MATERI SIKLUS AIR KELAS IV DI SDN SIDOTOPO I48 SURABAYA TAHUN AJARAN 2024/2025

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan IPAS berbantu media video pembelajaran di kelas IV SDN Sidotopo I48 Surabaya. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa siswa kurang aktif dan hasil belajar rendah karena media pembelajaran yang digunakan kurang menarik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & Mc. Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari beberapa tahap yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan berupa tes kognitif dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditunjukkan oleh ketuntasan belajar siswa yang meningkat dari 60% pada Siklus I menjadi 84% pada Siklus II. Penggunaan media video terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep siklus air, memperbaiki keterlibatan siswa, dan menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Oleh karena itu, media video yang berkualitas tinggi dan kontekstual direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasa

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS SISWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SDN KEDUNG COWEK 1/253 SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV C SDN Kedung Cowek 1/253 Surabaya yang berjumlah 24 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi keterlaksanaan pembelajaran, penilaian kreativitas produk, serta pretest dan posttest hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Keterlaksanaan pembelajaran meningkat dari skor 84 di siklus 1 menjadi 92 di siklus 2. Kreativitas siswa juga mengalami peningkatan dari 75% menjadi 83%. Sementara itu, nilai rata-rata hasil belajar kognitif meningkat dari 53,75 pada pretest menjadi 81,25 pada posttest. Hasil ini membuktikan bahwa model PJBL efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan mendorong pencapaian belajar yang optimal

    Implementasi Penggunaan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Peserta Didik Kelas III SDN Pagesangan Surabaya

    Get PDF
     Culturally Responsive Teaching (CRT) ialah pendekatan proses pembelajaran yang menggabungkan kebudayaan dengan materi belajar. Dengan penggabungan ini peserta didik akan mudah memahami pembelajaran yang disampaikan sebab mengintegrasikan keragaman budaya yang dimiliki. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik dengan penggunaan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SDN Pagesangan Surabaya. Penelitian ini didasari oleh capaian pembelajaran peserta didik yang cenderung kurang dari KKTP untuk pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian direalisasikan pada 22 April 2025 dan 6 Mei 2025 di kelas III SDN Pagesangan Surabaya dan menerapkan teknik pengumpulan data tes, dokumentasi, serta pengamatan. Data tes yang diterapkan yaitu tes pretest dan posttes. Menurut hasil penelitian yang sudah dilaksanakan menampilkan hasil pembelajaran peserta didik yang meningkat dengan signifikan dengan rata-rata dalam siklus I hasil pembelajaran meraih 48% sementara untuk siklus II meningkat hingga 68%. Oleh karena itu, dapat disebutkan bahwa penggunaan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) mampu meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik untuk Pelajaran Pendidikan Pancasila

    Pembelajaran Cultural Responsive Teaching Berbasis Kue Tradisional untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Diagram Turus Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan berhitung Diagram Turus Kelas II di SDN Banyu Urip III/364, Surabaya melalui penerapan pembelajaran Cultural Responsive Teaching berbasis kue tradisional. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas selama dua siklus. Data yang dihimpun terbagi menjadi dua yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data Kuantitatif didapatkan dari hasil evaluasi belajar peserta didik sedangkan kualitatif didapatkan dari Deskripsi Angket Kemampuan Berhitung peserta didik dalam pembelajaan Matematika dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan peserta didik di kelas IIE SDN Banyu Urip III yang berjumlah 28 Peserta didik. Selain itu dari Hasil Observasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran juga dinilai sebagai penguat data yang didapatkan. Selain observasi, penelitian ini juga mengammbil angket kemampuan berhitung yang dinilai bersama guru di akhir pembelajaran serta dokumentasi pembelajaran bersama peserta didik. Dari Hasil yang didapatkan adalah adanya perbandingan nilai observasi guru di siklus 1 yaitu 87,5% hingga di siklus 2 menjadi 95%, nilai evaluasi belajar peserta didik di siklus 1 yaitu 82,14% hingga di siklus 2 menjadi 87,5% serta hasil angket kemampuan berhitung peserta didik yang dinilai 72 dengan presentase ketuntasan 65% pada siklus 1 hingga menjadi 85 dengan presentase mencapai 93% setelah dilakukan siklus 2. Dari penelitian ini terbukti menyatakan adanya peningkatan kemampuan berhitung peserta didik yang dilakukan menggunakan pendekatan cultural responsive teaching pada pembelajaran matematika materi Diagram Turus berbasis Kue dan Jajanan tradisional pada peserta didik kelas II di SDN Banyu Urip III, Surabaya

    PENERAPAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PROCEDURE TEXT KELAS VIII-A SMP NEGERI 18 SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas VIII-A SMP Negeri 18 Surabaya melalui penerapan metode pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada materi teks prosedur. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan indikator keberhasilan yaitu minimal 85% siswa mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 80 dan minimal rata-rata kelas mencapai 80. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes tulis, dan dokumentasi, sementara analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode TGT mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa secara signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai dari 61,4 pada pra-siklus menjadi 75 pada siklus I dan 81 pada siklus II, serta peningkatan ketuntasan belajar dari 37,5% menjadi 62,5% dan akhirnya 87,5%. Keberhasilan ini juga didukung oleh modifikasi sistem permainan dari rebutan menjadi giliran, yang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih adil, partisipatif, dan kondusif. Dengan demikian, metode TGT yang diimplementasikan secara adaptif terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar menulis siswa

    Fostering an Appropriate Stage for Teaching Implementation in EFL Students’ Reading Comprehension by Developing Materials based on Oxford Word Level

    Get PDF
    Reading skill relies heavily on the reader’s comprehension. In English as a Foreign Language (EFL) classrooms, the presence of more than one language creates variation in both context and content during the reading process. In Indonesia, EFL learners often rely on teachers who assist their reading comprehension by translating unfamiliar words. This occurs because many students are not yet familiar with the vocabulary used in texts. This study focuses on teacher-created materials designed to support students’ understanding. The teacher used the Oxford 3000 word list to determine difficulty levels. The study employed Classroom Action Research (CAR) as its methodology, consisting of two cycles: the first cycle applied the direct teaching method, while the second implemented problem-based learning. In both cycles, the teacher provided materials based on the Oxford word levels. The results indicated that students' reading comprehension and motivation improved. The study suggests that formative assessment should be further developed in future research

    Meningkatkan Keterampilan Bicara Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII-B SMPN 18 Surabaya Dengan Visual Aids

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan storytelling dengan visual aids dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris peserta didik kelas VIII-B SMPN 18 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas VIII-B SMPN 18 Surabaya. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, tes lisan presentasi teks prosedur, dan hasil tes formatif peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara peserta didik dari siklus awal hingga siklus kedua. Pada siklus awal, persentase ketuntasan belajar sebesar 61,76%, meningkat menjadi 73,53% pada siklus pertama, dan mencapai target ketuntasan minimal pada siklus kedua. Penggunaan storytelling dengan visual aids terbukti efektif dalam membantu peserta didik menguasai kosakata dan meningkatkan kelancaran dalam berbicara bahasa Inggris

    PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK BERITA PESERTA DIDIK KELAS VII C SMP MUHAMMADIYAH 13 SURABAYA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah kurangnya keterampilan menyimak teks berita pada siswa kelas VII C di SMP Muhammadiyah 13 Surabaya dengan penerapan media audio visual. Media audio visual dan kerja secara mandiri digunakan untuk mengatasi masalah yang diangkat dalam penelitian ini. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini diawali dengan hasil fundamental dan dua siklus. Efektivitas setiap siklus diukur dengan mengamati dan mengukur aktivitas dengan dua cara: evaluasi produk dan evaluasi proses. Data hasil kapasitas mendengarkan metode kerja secara mandiri melalui media audio visual dianalisis dengan mendeskripsikan nilai rata-rata siklus untuk mencapai target pembelajaran sebesar 75%. Pada pengamatan pertama, rata-rata hasil kelas sebesar 68,79 %. Rata-rata kemampuan menyimak pada siklus I sebesar 72,93 %, dan meningkat ke angka 80,69 % pada siklus II. Berdasarkan hasil siklus I dan II, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Kemampuan mendengarkan menggunakan proses kerja secara mandiri dengan penerapan media audio visual di kelas VII C SMP Muhammadiyah 13 Surabaya berada pada tingkatan cukup baik; dan (2) Penggunaan media audio visual dalam meningkatkan kapasitas mendengarkan terbukti berhasil.&nbsp

    Peningkatan Motivasi Belajar Analisis Teks Fiksi melalui Pendekatan CRT dan TaRL Berbasis Permainan Tapak Gunung di Era Digital

    Get PDF
    Motivasi belajar sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada rendahnya motivasi belajar peserta didik kelas VIII-C SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, terutama saat pembelajaran berlangsung pada akhir jam siang, yang dapat menyebabkan kejenuhan. Beberapa peserta didik kesulitan mempertahankan motivasi peserta didik di jam terakhir pembelajaran dengan sistem sekolah full day. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi peserta didik melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan Teaching at The Right Level (TaRL), yang dikombinasikan dengan permainan Tapak Gunung pada materi menganalisis unsur teks cerita fiksi. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 24 peserta didikkelas VIII-C SMP Muhammadiyah 4 Gadung Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi angket motivasi belajar, observasi, dan lembar respon yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung dan mengonversi skor angket ke dalam bentuk persentase. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada pra siklus peserta termotivasi sebesar 50%, siklus I 70,83%, dan siklus II 87,5% terjadi peningkatan motivasi belajar yang signifikan karena peserta didik antusias dan kompetitif dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian yang sudah dilakukan pada dua siklus dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan Teaching at the Right Level (TaRL) berbasis permainan Tapak Gunung efektif dalam meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar peserta didik kelas VIII-C SMP Muhammadiyah 4 Surabaya

    Mengukur Gelombang Otak Siswa yang Mengalami Gangguan untuk Menentukan Kesiapan Mereka dalam Belajar

    No full text
    This study aims to analyze the relationship between brain waves and the level of readiness of students with disabilities categorized as mild-cognitive impairment in learning using EEG (Electroencephalography) signals. EEG signals are used to record electrical brain activity that is associated with various mental conditions, including learning readiness. The method used involves collecting data from students with disabilities by measuring brain waves before and during the learning process. The results of this study indicate that there is a significant correlation between certain types of brain waves, such as alpha and beta waves, with the level of student readiness in receiving learning materials. These findings are expected to provide new insights in the development of more effective learning methods that are in accordance with the mental conditions of students with disabilities, as well as being a reference for optimizing technology-based inclusive education curriculum.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gelombang otak dan tingkat kesiapan siswa difabel dengan kategori mild-cognitive impairment dalam belajar menggunakan sinyal EEG (Electroencephalography). Sinyal EEG digunakan untuk merekam aktivitas listrik otak yang dihubungkan dengan berbagai kondisi mental, termasuk kesiapan belajar. Metode yang digunakan melibatkan pengumpulan data dari siswa difabel dengan melakukan pengukuran gelombang otak sebelum dan selama proses pembelajaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara jenis gelombang otak tertentu, seperti gelombang alfa dan beta, dengan tingkat kesiapan siswa dalam menerima materi pembelajaran. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kondisi mental siswa difabel, serta menjadi acuan untuk optimasi kurikulum pendidikan inklusif berbasis teknologi

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇