Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA MATERI EKOSISTEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MAN 1 LAMONGAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian menggunakan desain “Nonequivalent control group desainâ€. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Lamongan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non tes (observasi). Data dianalisis secara deskrptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata 83,84% dengan kategori sangat baik dan motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,4%. Analisis data statistik uji-T pada kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai signifikan 0.00. Hasil keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa MAN 1 Lamongan pada kategori sangat baik. Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, Model kooperatif tipe picture and picture, Motivasi belajarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan penelitian menggunakan desain “Nonequivalent control group desainâ€. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Lamongan. Teknik pengumpulan data secara tes dan non tes (observasi). Data dianalisis secara deskrptif kuantitatif dan statistik uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata 83,84% dengan kategori sangat baik dan motivasi belajar siswa dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,4%. Analisis data statistik uji-T pada kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai signifikan 0.00. Hasil keterlaksanaan pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa MAN 1 Lamongan pada kategori sangat baik

    PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA MUHAMMADIYAH KOTA SURABAYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, 1) Hasil validasi instrumen tes kemampuan berpikir kritits kelas XI yang dikembangkan pada materi sistem pernapasan manusia, 2) Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Muhammadiyah Kota Surabaya Pada Pembelajaran Biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di 3 SMA Muhammadiyah yang ada di Kota Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di 3 SMA Muhammadiyah yang ada di Kota Surabaya sejumlah 199 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode Random Purposive Sampling dari SMA Muhammadiyah 1, 2 dan 9 yang berjumlah 63 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode uji soal yaitu dengan menggunakan lembar instrumen tes. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Simpulan penelitian ini bahwa hasil validasi instrumen tes kemampuan berpikir kritis materi sistem pernapasan manusia kelas XI diperoleh nilai 3,6  dengan kategori sangat valid, artinya instrumen tes tersebut  layak digunakan. Kemampuan berpikir kritis siswa SMA Muhammadiyah Kota Surabaya pada pembelajaran biologi mencapai nilai 51,85 dengan kategori rendah

    PENGARUH DETERGEN TERHADAP EKOSISTEM DI BENDUNGAN JATISARI KABUPATEN PROBOLINGGO

    Get PDF
    Sampah termasuk  satu diantara masalah lingkungan yang belum teratasi  secara tuntas di Probolinggo. Adanya kesadaran sangat dibutuhkan untuk meminimalisirkan pengaruh negatif terhadap lingkungan. Apabila sampah tersebut dibiarkan menumpuk hingga menggunung sangat tidak menutup kemungkinan menimbulkan permasalahan  seperti gatal gatal bahkan  penyakit serius misalnya kanker kulit. Sampah yang menumpuk di perairan dapat menyebabkan tersumbatnya aliran air sehingga menimbulkan banjir, seperti yang ada di kota-kota yang banyak penduduknya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kualitatif deskriptif. Tak hanya terjadi di kota besar saja masalah sampah tersebut, namun juga terjadi di bendungan Jatisari yang ada di Kabupaten Probolinngo. Tak sedikit masyarakat MCK (Mandi, Cuci, Kakus)di bendungan tersebut. dalam penelitian tersebut disimpulkan bahwa detergen dapat memengaruhi ekosistem yang ada di Bendungan tersebut, karena zat kimia dalam detergen mengandung ABS (Alkil Benzena Sulphonate), yang menyebabkan terganggunya proses respirasi pada ikan sehingga menimbulkan kematian. Mengenai masalah tersebut diperlukan  penanganan serius dan kesadaran dari semua pihak akan pentingnya menjaga lingkungan. Kata kunci : Bendungan,Detergen, EkosistemABSTRACT  Waste is one of the environmental problems that has not been resolved completely in Indonesia.  Awareness is needed to minimize the negative effects on the environment. If the garbage is allowed to accumulate, it is very likely to cause problems such as itching and even serious diseases such as skin cancer. Garbage that accumulates in the waters can cause blockage of water flow, causing flooding, such as those in cities that are heavily populated. The method used in this writing is descriptive qualitative. Not only does the garbage problem occur in big cities, but it also occurs in the Jatisari dam in Probolinngo Regency. Not a few people MCK (Mandi, Cuci, Kakus) in the dam. This can affect the ecosystem in the dam. The problem requires serious handling and awareness from all parties of the importance of protecting the environmentKeyword :Dam,Detergen, EcosystemÂ

    Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Tic Tac Toe Berbasis Etnomatematika Pada Materi Bangun Datar SMP Kelas VII

    Get PDF
    The purpose of this research is to develop mathematics learning media in the form of games to meet the needs of mathematics learning and can increase the interest and motivation of learning students.  The subjects of this study were 33 grade VII students at SMP Negeri 1 Tajurhalang. This research uses a research and development approach by adapting the ADDIE model which includes 5 stages, namely, 1) Analyze, 2) Design, 3) Develop, 4) Implement, and 5) Evaluate. In this study, the product was validated to three material experts and three media experts and carried out individual trials for students. Based on the validation results from experts. The average assessment results from material experts received a score of 4.57 with the criteria of "Very Worthy", and the average assessment results from media experts received a score of 4.13 with the criteria of " Worthy". The results of individual trials get a score of 3.54 with the criteria " Worthy". After validation and revision from experts, a small class trial was carried out for students at SMP Negeri 1 Tajurhalang. The average assessment results from the small class trial scored 3.89 with the criteria " Worthy". The overall results stated that ethnomathematics-based Tic Tac Toe Math learning media were qualified as valid with the criteria " Worthy".Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbentuk permainan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran matematika serta dapat meningkatkan minat dan motivati belajar peserta didik.  Subjek penelitian ini adalah 33 peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Tajurhalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE yang meliputi 5 tahap yaitu, 1) Analyze (Analisis), 2) Design (Desain), 3) Develop (Pengembangan), 4) Implement (Implementasi), dan 5) Evaluate (Evaluasi). Pada penelitian ini produk divalidasi kepada tiga ahli materi dan tiga ahli media serta dilaksanakan uji coba perorangan kepada peserta didik. Berdasarkan hasil validasi dari para ahli. Rata-rata hasil penilaian dari ahli materi mendapat skor sebesar 4,57 dengan kriteria “Sangat Layak”, dan rata-rata hasil penilaian dari ahli media mendapat skor sebesar 4,13 dengan kriteria “Layak”. Hasil uji coba perorangan mendapatkan skor 3,54 dengan kriteria “Layak”. Setelah dilakukan validasi dan revisi dari para ahli, dilakukan uji coba kelas kecil kepada peserta didik di SMP Negeri 1 Tajurhalang. Rata-rata hasil penilain dari uji coba kelas kecil mendapat skor sebesar 3,89 dengan kriteria “Layak”. Hasil keseluruhan menyatakan bahwa media pembelajaran matematika Tic Tac Toe Math berbasis etnomatematika dikualifikasi valid dengan kriteria “Layak”

    Urgency of Post-issuance Supervision of Environmental Approval for Risk Activities

    Get PDF
    Every human being has the right to live in a healthy and clean and healthy environment. The state guarantees this right in the state constitution. Starting from this, the purpose of this research is to find out and analyze the urgency of post-issuance supervision of environmental approval for risky business activities in Semarang Regency. The research method used in this research is juridical sociological, with descriptive analysis specifications. The data used is primary data and supported by secondary data with qualitative data analysis method. The results show that there is an urgency for post-issuance supervision of environmental approvals for risky business activities in Semarang Regency, carried out by the Semarang Regency Regional Environmental Supervisory Officer in 2022, considering that 56 (fifty-six) out of 94 (ninety-four) responsible persons for businesses and/or activities have committed violations, namely developing business activities that do not adjust the permit. The bigger the business, the greater the impact of environmental pollution and damage, so supervision becomes very urgent to avoid greater risks

    Asas-Asas Penyelesaian Perkara melalui Peradilan Adat Aceh

    No full text
    Aceh customary courts have principles for resolving cases in reducing customary civil and criminal cases that occur in society, especially disputes that are not included in the formal justice system. This research aims to examine the principles underlying the resolution of cases through customary courts in Aceh, as well as how these principles are applied in the practice of resolving customary cases. By using a normative legal method, the resolution of customary cases in Aceh has its own principles that reflect the characteristics of customary law lives in Acehnese community (ureung Aceh). The principles of resolving cases through Aceh customary justice are principle of peace, justice, musyawarah and mufakat (mediation and negotiation), sincerity and willingness, fast, easy and cheap, openness, kinship, equality before the law, and guidance. The application of the principles of case resolution in the Acehnese customary justice process is a necessity. Acehnese community want cases to be resolved peacefully because this method has been a tradition passed down from generation to generation. The term for peaceful resolution of cases called suloh. Customary law does not distinguish between acts that are violations of civil law and violations of criminal law so that civil cases and criminal cases are decided simultaneously in a trial that is not separate. The use of the principle of musyawarah and mufakat in the implementation of customary justice has a very important role and determine whether or not the trial can be held.Peradilan adat Aceh memainkan peran penting dalam penyelesaian perkara di masyarakat, terutama dalam konflik-konflik yang tidak terjangkau oleh sistem peradilan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji asas-asas yang mendasari penyelesaian perkara melalui peradilan adat di Aceh, serta bagaimana asas-asas tersebut diterapkan dalam praktik penyelesaian perkara adat. Dengan menggunakan pendekatan metode hukum normatif, penyelesaian perkara adat di Aceh memiliki asas-asas tersendiri yang mencerminkan karakteristik dari hukum adat yang hidup dalam suatu komunitas masyarakat Aceh (ureung Aceh). Asas penyelesaian perkara melalui peradilan adat Aceh yaitu asas perdamaian, asas memenuhi rasa keadilan, asas musyawarah dan mufakat, asas ikhlas dan suka rela, asas cepat, mudah, dan murah, asas keterbukaan, asas kekeluargaan, asas persamaan di depan hukum, dan asas pembinaan. Penerapan asas-ssas penyelesaian perkara dalam proses peradilan adat Aceh adalah sebuah keniscayaan. Masyarakat Aceh menyukai suatu perkara diselesaikan secara damai karena cara tersebut telah menjadi tradisi yang turun temurun. Istilah untuk penyelesaian perkara secara damai disebut dengan hukum suloh. Hukum adat tidak membedakan antara perbuatan yang sifatnya pelangaran hukum perdata dan pelanggaran hukum pidana sehingga perkara perdata dan perkara pidana diputuskan sekaligus dalam suatu persidangan yang tidak terpisah. Penggunaan asas musyawarah dan mufakat (mediasi dan negosiasi) dalam pelaksanaan peradilan adat mempunyai peranan yang sangat penting dan menentukan untuk dapat tidaknya peradilan tersebut diselenggarakan

    Characteristics of Facilitated Critical Thinking in Speaking for Maritime English Improvement

    Get PDF
    The maritime industry, a cornerstone of global trade and commerce, relies heavily on effective communication, primarily through Maritime English. Ensuring safety, operational efficiency, and regulatory compliance on international waters necessitates proficiency in this standardized form of English. Despite its critical role, many maritime professionals struggle with Maritime English, especially speaking and critical thinking skills. This study explores how facilitated critical thinking in speaking can enhance Maritime English proficiency. Facilitated critical thinking involves instructional strategies that promote analysis, synthesis, and evaluation of information through interactive dialogues, problem-solving tasks, reflective practice, and collaborative learning. This study employs a mixed-methods approach, including quantitative and qualitative phases, to examine these strategies among maritime students and professionals. Results from paired samples statistics, correlations, and t-tests indicate significant improvements in speaking proficiency and critical thinking skills following the intervention. The findings suggest that integrating critical thinking into language instruction effectively addresses the unique challenges maritime professionals face, ultimately enhancing communication and safety in the maritime industr

    Students' Perceptions of TOEIC Training for Improving Listening and Reading Scores

    Get PDF
    This research aims to distinguish students' perceptions of the TOEIC training given by lecturers for final semester students to help them to achieve the passing grade determined by the campus as a graduation requirement. This research is a qualitative descriptive that revealed the reality of TOEIC training by analyzing relevant data. The selection of research subjects was carried out using a purposive sampling technique on students who had received TOEIC training. Data collection uses a closed questionnaire method which is applied to 186 students from 11 study programs who join TOEIC training. In depth interview was also conducted toward 30 students. The research questionnaire consists of 2 parts, namely: Perception of Learning Quality and Perception of benefits to TOEIC training. The result of this research shows that students have positive perception toward TOEIC training and they agree TOEIC training can improve their listening and reading score. Meanwhile, the interview reveals that students get benefit more from integrated skills approach using authentic material than just simulation and structured practices of TOEIC. This results give insights on future TOEIC Training about its effectiveness to improve students’ English proficiency as well as proposing the best method used in the future training of TOEIC

    ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA MINI BOOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    This research aims to look at the use of mini book media to improve the reading and writing skills of students at the elementary school Muhammadiyah 2 Surabaya. This research uses a qualitative approach, where data is collected using structured interview techniques and documentation. The informant in this research was a class IV teacher. Data were analyzed using the Miles and Huberman data triangulation model. The results of the research show that mini book media is the media used by fourth grade teachers at SD Muhammadiyah 2 Surabaya in the teaching and learning process in class. This is due to the flexibility of the media in each lesson, as well as the ease of creating and using it in learning and being liked by students.Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggunaan media mini book untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis peserta didik di sekolah dasar SD Muhammadiyah 2 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru kelas IV. Data dianalisis dengan menggunakan triangulasi data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media mini book merupakan media yang digunakan oleh guru kelas IV SD Muhammadiyah 2 Surabaya dalam proses belajar mengajar di kelas. Hal ini disebabkan oleh keluwesan media dalam setiap pelajaran, serta kemudahannya dalam membuat dan menggunakannya dalam pembelajaran dan disenangi oleh peserta didik

    PENERAPAN METODE MODIFIKASI ANDERSEN DALAM PENILAIAN RISIKO BENDUNGAN HALIWEN: ANDERSEN MODIFICATION METHOD APPLICATION IN HALIWEN DAM RISK ASSESSMENT

    No full text
    Indonesia is a disaster-prone country; therefore, all infrastructure must be risk-analyzed in order to carry out mitigation efforts. One of the infrastructures that holds the potential for high risk of danger is a dam. Dams need to be inspected regarding dam operations, maintenance, and safety, one of which is through regular inspections. The results of the inspection can be used to analyze dam risks. The Haliwen Dam was originally a reservoir whose classification was upgraded to dam due to the enactment of Minister of Public Works Regulation No. 27 of 2015 concerning Dams. The Haliwen Dam needs to be analyzed for its risks as a dam. The method for analyzing the risk of dams can use the modified Andersen method. This method works well for dams with limited information during construction and instrumentation. This research requires a report on the results of field inspections to determine the physical condition of the dam. The end result of this analysis is the dam risk condition in the form of a safety value (Naman). The safety value obtained is 80. Based on the risk assessment of the modified Andersen method, the Haliwen Dam has a safety value above 75 (satisfactory), which means that the dam is in good condition and has a low risk of failure. A satisfactory safety value means that the dam can operate properly at ordinary (normal) and extraordinary load times.Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, oleh karena itu seluruh infrastruktur yang dimiliki harus dilakukan analisis risiko guna dapat dilakukan upaya-upaya mitigasinya. Salah satu diantara infrastruktur yang menyimpan potensi risiko bahaya tinggi yaitu bendungan. Bendungan perlu dilakukan inspeksi terkait operasi, pemeliharaan, dan keamanan bendungan, salah satunya dengan inspeksi rutin. Hasil dari inspeksi dapat digunakan untuk menganalisis resiko bendungan. Bendungan Haliwen awalnya merupakan embung yang dinaikkan klasifikasinya menjadi bendungan karena berlakunya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum no 27 Tahun 2015 tentang Bendungan. Bendungan Haliwen perlu dianalisis resikonya selayaknya bendungan. Metode untuk menganalisis resiko dari bendungan dapat menggunakan metode modifikasi Andersen. Metode ini cukup baik digunakan untuk bendungan dengan informasi saat konstruksi dan instrumentasi yang terbatas. Penelitian ini membutuhkan laporan hasil inspeksi lapangan untuk mengetahui kondisi fisik bendungan. Hasil akhir dari analisis ini adalah kondisi resiko bendungan berupa nilai keamanan (Naman). Nilai keamanan yang didapat adalah 80. Berdasarkan penilaian resiko metode modifikasi Andersen, Bendungan Haliwen tersebut mendapat nilai keamanan di atas 75 (memuaskan) yang artinya bendungan tersebut dalam kondisi baik dan memiliki risiko kegagalan yang rendah. Nilai keamanan memuaskan memiliki arti bendungan dapat beroperasi dengan baik di waktu beban biasa (normal) dan luar biasa

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇