Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AL ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PBL) DI SD MUHAMMADIYAH 26 DAN 8 SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi implementasi Model Project Based Learning (PBL) dalam upaya menanamkan sikap sosial pada siswa di SD Muhammadiyah 26 dan SD Muhammadiyah 8 Surabaya. Metode ini dipilih karena dapat memberikan gambaran mendalam mengenai penerapan PBL melalui data verbal dan naratif yang diperoleh secara lisan dari subjek penelitian. Penelitian ini berfokus pada bagaimana model PBL memperkuat nilai-nilai agama dan moral dalam mata pelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta bagaimana siswa mengembangkan sikap seperti toleransi, kerja sama, kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep pembelajaran, dengan peran guru sebagai fasilitator yang sangat penting. Evaluasi dalam pembelajaran AIK dengan PBL harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup penilaian hasil akhir proyek, proses pembelajaran, dan sikap sosial siswa. Evaluasi yang holistik dan berkelanjutan memungkinkan guru untuk memperoleh wawasan lengkap mengenai efektivitas PBL dan membuat penyesuaian yang diperlukan. Penelitian ini juga menyoroti kebutuhan akan penerapan modul sebagai media pembelajaran PBL untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih terstruktur dan efektif dalam mengembangkan sikap sosial siswa

    Enforcement Of Human Rights In The Perspective Of Islam And Shariah In Indonesia

    Get PDF
    The enforcement of human rights (HAM) from the perspective of Islam and Shariah in Indonesia reflects the state's commitment to accommodate the principles of justice and welfare in accordance with the teachings of Islam. The application of human rights in this context is in line with Shariah norms that emphasize the importance of protecting individual rights. In Indonesia, efforts to enforce human rights from an Islamic perspective are reflected through legal diversity that involves Shariah as a source of law. Enforcement of human rights in Islam involves aspects such as justice, freedom, and protection of individual rights. Indonesia constitutionally adheres to the principle of Bhinneka Tunggal Ika, which respects religious diversity, including Islam. Actions to enforce human rights in this context include protecting minority rights, religious freedom, and social justice. Additionally, cooperation among state institutions, civil society organizations, and Islamic institutions supports the implementation of human rights enforcement. However, challenges and criticisms regarding the implementation of human rights still arise, necessitating continuous efforts to strengthen human rights protection in accordance with Islamic values within the national legal context. Keywords: Human Rights, Islam, Sharia

    Legal Protection for Defamation Suspects Who Spread Facts on Social Media Reviewed from the ITE Law

    Get PDF
    This research wants to discuss the problem of defamation that is suspected of spreading facts on social media. This research is intended to understand the interpretation of Article 27 of the ITE Law as well as the Joint Decree of the Minister of Communication and Information Technology, the Attorney General, and the Chief of the National Police of the Republic of Indonesia on Implementation Guidelines for Certain Articles in the ITE Law. The research approach used is the Gap and Socio-Legal Analysis Study, which is an approach to study the implementation of the law on criminal procedure law and its relation to social impacts on law enforcement in Indonesia. The results of the study show that law enforcement officials always use Article 27 of the ITE Law to ensnare defamers on social media and override the Joint Decree of the Minister of Communication and Information, the Attorney General, and the Chief of the National Police of the Republic of Indonesia, so that the judge's decision is considered contradictory to the existing provisions. Keywords: Criminal Code, Defamation, ITE Law, Law Enforcement Official

    Refleksi Putusan Mahkamah Agung Nomor 23 P/HUM/2024: Eskalasi Yudisialisasi Politik dan Politisasi Yudisial dalam Pengujian Norma

    No full text
    The lofty goal of realizing an independent judiciary to uphold law and justice is now facing a steep road because in the process, the judiciary is always vis a vis at the crossroads between law and politics. Currently, instead of bringing the issue of interference, the judiciary has become the party that intervenes in the rule-making power, and this has almost reached a culmination point. The latest crucial event is Supreme Court Decision No. 23/P/HUM/2024. The decision changes the meaning of the prerequisite norm of the age limit for Regional Head candidates, which is calculated from the determination of the candidate pair, to be calculated from the inauguration. Starting from the description above, this research aims to explore the meaning of the Supreme Court's activities in the concept of political judicialization and judicial politicization. The research method used is normative (legal) research, with statutory, case, historical, and conceptual approaches. The results of this study are, first, Supreme Court Decision No. 23 P/HUM/2024 shows weaknesses because the arguments given are not sufficient, and the Supreme Court also exceeds its authority by intervening in the legal policy authority of the KPU, this can be interpreted as political judicialization and judicial politicization. Second, the Problems of Supreme Court Decision No. 23 P/HUM/2024 are enough to reflect that there are still legal gaps that must be addressed. So that in the future, in the context of legal reform, it is necessary to integrate one-stop testing of laws and regulations in the Constitutional Court.Tujuan luhur mendesain lembaga peradilan yang merdeka guna menegakkan hukum dan keadilan, kini justru menemui jalan terjal lantaran dalam prosesnya, lembaga peradilan selalu vis a vis pada persimpangan antara keadilan dan politik. Saat ini kekuasaan yudisial alih-alih membawa isu diintervensi, malah sebaliknya, kekuasaan kehakiman menjadi pihak yang mengintervansi kekuasaan pembentuk peraturan, dan saat ini hampir mencapai titik kulminasi. Persoalan terbaru adalah Putusan MA No. 23/P/HUM/2024. Putusan a quo mengubah pemaknaan norma prasyarat batas usia calon Kepala Daerah yang terhitung sejak penetapan Pasangan calon, menjadi penghitungannya sejak pelantikan. Atas dasar di atas, maka penelitian ini hendak menyelami pemaknaan aktivitas MA tersebut pada konsep yudisialisasi politik dan politisasi yudisial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, kasus, sejarah, dan konseptual. Adapun hasil penelitian ini adalah, pertama, Putusan MA No. 23 P/HUM/2024 menunjukkan kelemahan karena argumentasi yang diberikan tidak cukup memadai dan MA juga melampaui kewenangan dengan mengintervensi kewenangan legal policy KPU, hal ini dapat dimaknai sebagai yudisialisasi politik dan politisasi yudisial. Kedua, Problematika Putusan MA No. 23 P/HUM/2024 cukup merefleksikan jika masih terdapat celah hukum yang harus dibenahi. Sehingga pada masa mendatang, dalam konteks pembaharuan hukum, diperlukan adanya integrasi pengujian peraturan perundang-undangan satu atap di MK

    Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Materi Dinamika Atmosfer untuk Meningkatkan Hasil Kemampuan Berpikir Analitis Siswa Kelas X-5 Di SMA Negeri 1 Sidoarjo: APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL IN ATMOSPHERIC DYNAMICS TO IMPROVE THE RESULTS OF THE ANALYTICAL THINKING ABILITY OF CLASS X-5 STUDENTS AT SMA NEGERI 1 SIDOARJO

    No full text
    In learning geography requires students to be able to improve their high-level thinking skills, namely the ability to think analytically. Analytical thinking makes students able to overcome and also be able to deal with all the problems that are being faced easily, so that by using the ability to think analytically students can solve the problems they face. The steps that can be taken by the teacher to improve analytical skills are by using the Problem-based Learning (PbL) learning model. This research was conducted in class X-5 which aims to find out how the application of the PbL model is used to improve the results of analytical thinking skills in the geography learning process in class X-5 SMAN 1 Sidoarjo. This research uses class action research model Suharsimi Arikunto by using quantitative descriptive data analysis techniques with primary data sources and secondary data. Data collection techniques used were pretest-posttest, observation, and documentation. The results of the study show that the application of the problem-based learning model can improve the results of students' analytical thinking skills in learning geography on atmospheric dynamics material in class X-5 SMAN 1 Sidoarjo in the 2022/2023 academic year. The increase can be seen from the overall average test results for students' analytical thinking skills from initially 51.35% to 68.92% in cycle I and increased again to 88.65% in cycle II.  Pada pembelajaran geografi menuntut peserta didik untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tingginya, yakni kemampuan berpikir secara analitis. berpikir analitis menjadikan peserta didik dapat mengatasi dan juga mampu menghadapi segala permasalahan yang sedang dihadapi dengan mudah, sehingga dengan menggunakan kemampuan berpikir secara analitis peserta didik dapat memecahkan persoalan yang dihadapi.  Langkah yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan    analitis yakni dengan menggunakan model Problem-based Learning (PbL). Penelitian ini dilakukan di kelas X-5 yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model PbL untuk meningkatkan hasil kemampuan berpikir analitis dalam proses pembelajaran geografi di kelas X-5 SMAN 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Suharsimi Arikunto dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pretest-posttest, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PbL dapat meningkatkan hasil kemampuan berpikir analitis siswa dala

    Implementasi Metode Diskusi dalam Mengoptimalkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X pada Mata Pelajaan Aqidah Akhlak di MAN 2 Sinjai

    Get PDF
    This research aims to investigate the effect of the discussion method in increasing the learning achievement of class X students at MAN 2. The type of research used is qualitative research and uses the library research method. The data collection techniques used in this research used interviews, observation and documentation. After the data is collected, it is then analyzed by collecting data, reducing data and drawing conclusions. From the results of the researcher's analysis, it shows that. The discussion method applied by the teaching staff at MAN 2 Sinjai is very well implemented because by applying this method students can carry out the process of exchanging opinions with other students, every student who can be active in using this discussion method can gain many benefits if they are active in the process, because this method really helps students to continue to think critically, practice public speaking, and provide their thoughts and ideas. So, by maximizing the implementation of the discussion method, it is hoped that students can achieve learning goals more effectively and efficientlyPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek metode diskusi dalam peningkatan prestasi belajar peserta didik kelas X di MAN 2. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif serta mengunakan metode library research. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis  dengan cara pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis peneliti, menunjukkan bahwa . Metode diskusi yang diterapkan oleh tenaga pendidik di MAN 2 Sinjai sangat baik diterapkan karena dengan penerapan metode ini peserta didik dapat melakukan proses pertukaran pendapat dengan siswa lain, setiap peserta didik yang dapat aktif dalam penggunaan metode diskusi ini dapat memperoleh banyak manfaat jika mereka aktif dalam prosesnya, karena metode ini sangat membantu peserta didik untuk terus berpikir kritis, melatih publicspeaking, serta memberikan ide dan gagasan mereka. Sehingga, dengan memaksimalkan pelaksanaan metode diskusi, diharapkan peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran secara lebih efektif dan efisien

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KETAPANG KABUPATEN SAMPANG

    Get PDF
    Latar Belakang : ASI memiliki kandungan kolostrum yang kaya akan antibodi sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu membunuh kuman dalam jumlah yang tinggi di dalam tubuh bayi. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dilanjutkan dengan tambahan makanan pendamping sampai usia dua tahun dapat mencegah kematian sebanyak 19%. Pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya seperti kurangnya pengetahuan ibu terhadap pentingnya ASI untuk bayi baru lahir, sikap, kepercayaan diri serta perilaku ibu dalam memberikan ASI. Tujuan: Berdasarkan fenomena tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif, khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kab. Sampang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif dengan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Rancangan penelitian ini menggunakan sampel dengan metode non probability sampling teknik purposif sampling. Populasi yang diteliti pada penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki baduta (anak usia di bawah dua tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kabupaten Sampang dengan besar sampel yang digunakan sebanyak 95 ibu menyusui yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Hasil : Dan dari hasil analisis didapatkan hasil adanya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu menyusui terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Ketapang Kab. Sampang, hal ini terbukti dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, nilai tersebut < 0,05, Hasil uji korelasi koefisien kontingensi aktivitas fisik dan obesitas dengan komplikasi ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo diperoleh p value < 0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu menysuai tehadap pemberian ASI Eksklusif khususnya di wilayah kerja Puskesmas Ketapang Kabupaten Sampang

    Hubungan Trauma Psikologis Pada Ibu Hamil Dengan Gejala Depresi Perinatal di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya

    Get PDF
    Latar Belakang: Depresi perinatal merupakan masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh ibu hamil dan menyusui. Trauma psikologis yang dialami sebelum hamil dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan mental ibu hamil, termasuk meningkatkan risiko depresi perinatal. (Shamblaw et al., 2019) Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa trauma psikologis dapat mempengaruhi fungsi sosial yang dapat meningkatkan risiko depresi perinatal. Namun, masih terdapat keterbatasan dalam penelitian yang menyelidiki hubungan spesifik antara trauma psikologis dan depresi perinatal. (Nanni et al., 2012) Tujuan: Mengetahui hubungan trauma psikologis pada ibu hamil dengan gejala depresi perinatal di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Cross Sectional Study dengan teknik Purposive Sampling dengan sampel sebanyak 96 orang ibu hamil dan menyusui di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan pemberian kuesioner (EPDS) & (TEQ) kepada responden yang diisi secara tertulis. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Spearman Rho dengan aplikasi statistik SPSS.Hasil: Hasil analisis uji Spearman Rho diperoleh nilai p = 0,503 (p > 0,050), dengan Koefisien Korelasi r = 0,069 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Trauma Psikologis dengan Gejala Depresi Perinatal di RS Muhammadiyah Surabaya. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara trauma psikologis pada ibu hamil dan menyusui dengan gejala depresi perinatal di RS Muhammadiyah Surabaya

    Staphylococcus Scalded Skin Syndrome pada Anak: Laporan Kasus

    Get PDF
    Staphylococcal Scalded Skin Syndrome merupakan penyakit yang sering ditemui pada neonatus dan anak-anak berusia kurang dari 2 tahun. Penyakit ini memiliki gejala serupa dengan Stevens-Johnson Syndrome dan nekrolisis epidermal toksik. Dibutuhkan penegakan diagnosis yang cepat dan tepat dikarenakan penyakit ini termasuk kegawatdaruratan yang dapat ditemukan pada bayi dan anak. Sistem ginjal pada bayi dan anak-anak yang belum matang, kurangnya imunitas, dan tidak adanya antibodi maternitas pada mereka yang tidak mendapat ASI menjadi faktor rentannya anak anak dan bayi terhadap S4. Anak berusia 1 tahun 4 bulan dibawa ibunya ke RS dikarenakan kulit yang melepuh pada hampir seluruh tubuh disertai penebalan krusta pada area muka setelah sebelumnya mendapat terapi antibiotik. Staphylococcal Scalded Skin Syndrome dapat memberikan prognosis yang baik apabila ditangani dengan tepat dan cepat. Pemberian antibiotik yang tepat dapat mengeliminasi kuman dan pemberian terapi suportif dapat meringankan gejala pasien

    Serial Kasus : Manajemen General Anastesi pada Pasien Pediatri dengan Laparoskopi Kolesistektomi di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. Soegiri Lamongan

    Get PDF
    Manajemen anestesi untuk prosedur laparoskopi kolesistektomi pada pasien pediatri menimbulkan tantangan unik karena perbedaan fisiologis anak-anak dibandingkan dengan dewasa. Operasi laparoskopi kolesistektomi semakin sering digunakan dalam penanganan kolelitiasis pada pasien pediatri karena keuntungannya yakni minimal invasif sehingga pemulihan lebih cepat dan nyeri minimal pascaoperasi dibandingkan metode konvensional. Namun, manajemen anestesi pada populasi ini memerlukan pendekatan yang spesifik mengingat karakteristik fisiologis unik pada anak-anak. Tujuan: mengetahui manajemen anestesi pada prosedur laparoskopi kolesistektomi pada pasien pediatri, dengan fokus pada pemilihan agen anestesi, pengaturan ventilasi, pemantauan hemodinamik, serta perioperative care. Metode : melalui analisis kasus, kami mengevaluasi 2 pasien pediatri melalui data rekam medis dan pemantauan prosedur serta kondisi klinis pasien baik preoperative maupun postoperative di RSUD Dr.Soegiri Lamongan. Parameter yang dinilai meliputi pilihan agen anestesi, durasi operasi, dan kejadian komplikasi intraoperatif serta postoperatif. Hasil : Manajemen anestesi yang disesuaikan untuk laparoskopi kolesistektomi pada pasien pediatrik memerlukan pemahaman mendalam tentang dinamika fisiologis anak. Dalam serial kasus ini, terdapat penyesuaian protokol anestesi yang meningkatkan keamanan dan efektivitas prosedur, dengan implikasi langsung pada pemulihan pasien dan pengurangan durasi rawat inap

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇