Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
    8612 research outputs found

    Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Desa Sekecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo

    Get PDF
    Regional government financial reports are very necessary for the public to know the accountability of regional governments. Financial reports are said to be quality if there are no such problems. In carrying out its activities, the village government must build and have a good internal control system, as a result, cases often occur such as: corruption, misuse of village finances, waste of budgets and poor quality of village government financial reports. One of them is a weak internal control system such as lack of quality human resources, lack of training for financial staff, lack of information technology and inadequate implementation of standards. Data collection was carried out using primary data in the form of a questionnaire. The sample processed in this research was 131 respondents who were distributed to village officials in the Sukorejo District, Ponorogo Regency. The data analysis method uses validity tests and reliability tests. Hypothesis testing uses multiple linear regression analysis. The results of this research show that human resource competency and the implementation of government accounting standards partially have a positive and significant effect on the quality of financial reportsLaporan keuangan Pemerintah Daerah sangat diperlukan bagi publik untuk mengetahui akuntanbilitas terhadap pemerintah daerah. Laporan keuangan dikatakan berkualitas jika tidak ada permasalahan tersebut. Dalam pelaksanaan kegiatannya pemerintah desa harus membangun dan memiliki sistem pengendalian internal yang baik, akibatnya sering terjadi kasus seperti : korupsi, penyelewengan keuangan desa, pemborosan anggaran dan kualitas laporan keuangan pemerintah desa yang buruk. Salah satunya adalah lemahnya sistem pengendalian internal seperti kurangnya kualitas sumber daya manusia, kurangnya pelatihan staf keuangan, kurangnya teknologi informasi dan penerapan standar yang kurang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer beupa kuisoner. Sampel yang diolah dalam penelitian ini adalah 131 responden yang disebarkan kepada perangkat desa Sekecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Metode analisis data menggunakan uji validitas dan uji reabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjulkan bahwa Kompetensi sumber daya manusia dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuanga

    Analisis Pengaruh Motif Rasional, Motif Emosional, dan Perceived Value Terhadap Keputusan Pembelian di Shoope

    Get PDF
    This research aimed to determine the influence of rational purchase motive, emotional purchase motive, and perceived value on purchase decisions. The research used a quantitative approach. The data collection was carried out by distributing questionnaires to 102 respondents. The sampling method used purposive sampling techniques. The data processing using the IBM Statistical Package for the Social  Science (SPSS) version 25 program through the following stages: validity test, reliability test, classical assumption test, multiple linear analysis, hypothesis test, and coefficient of determination obtained an R value of 2 of 56,7% and the rest of the 43,3% purchase decisions shopee were influenced by other variables purchase decisions outside of this research. The results showed that rational purchase motive no had a effect on that emotional purchase motive had a  effect on purchase decisions, and perceived value had a effect on purchase decisions, Meanwhile, simultaneously rational purchase motive, emotional purchase motive, and perceived value on purchase decisions. Keywords: Rational Purchase Motive ,Emotional Purchase Motive,Perceived Value, Purchase Decisions.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motif pembelian rasional, motif pembelian emosional dan perceived value terhadap keputusan pembelian Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisioner kepada 102 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 25 melalui beberapa tahapan berikut: uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi diperoleh nilai R2 sebesar 56,7% dan sisanya sebesar 43,3% keputusan pembelian Shopee dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Hasil penelitian secara parsial, menunjukkan bahwa motif pembelian rasional tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian Shopee, motif pembelian emosional berpengaruh terhadap keputusan pembelian Shopee, dan perceived value berpengaruh terhadap keputusan pembelian Shopee. Sedangkan, secara simultan motif pembelian rasional, motif pembelian emosional, dan perceived value berpengaruh terhadap keputusan pembelian Shopee. Kata kunci: Motif Pembelian Rasional, Motif Pembelian Emosional, Nilai yang Dipersepsikan, Keputusan Pembelian

    DEFORMATION ANALYSIS OF THE STRINGER WELDING PROCESS ON THE SUPPORT FRAME VIBRATING SCREEN

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan besarnya deformasi yang terjadi pada proses pengelasan stringer dengan metode pengelasan 4 kali dalam 1 titik sambungan (pada rangka penyangga 01) dengan metode pengelasan 6 kali pengelasan dalam 1 titik sambungan. (pada rangka penyangga 02), dilihat dari jarak antar senar, kelurusan senar, kerataan senar melintang dan membujur. Dari perbandingan setelah proses pengelasan, deformasi rangka penyangga 01 lebih besar dibandingkan dengan deformasi rangka penyangga 02 dengan perbandingan nilai sebagai berikut: Nilai rata-rata kerataan deformasi stringer adalah: rangka penyangga 01 adalah 1,8 mm pada stringer 07 dan untuk rangka penyangga 02 sebesar 1,6 mm pada stringer 07. Nilai rata-rata deformasi tertinggi yang terjadi dari pengukuran kerataan memanjang untuk rangka penyangga 01 sebesar 3,6 mm pada posisi 05 dan 2,8 pada posisi 07 Sedangkan untuk rangka penyangga 02 sebesar 2,4 mm pada posisi 05 dan 07. Nilai rata-rata deformasi tertinggi dari pengukuran kerataan melintang untuk rangka penyangga 01 sebesar 2,3 mm pada posisi stringer 04 dan 1,8 pada posisi stringer 03. Sedangkan untuk rangka penyangga 02 adalah adalah 1,5 mm pada posisi stringer 04 dan 1,4 mm pada posisi stringer 03. Kata Kunci : Getaran Layar, Urutan Pengelasan, Deformasi

    Kedudukan Hukum Islam dalam Konsep Pluralisme Hukum di Indonesia

    Get PDF
                Pada saat ini, pembaharuan hukum di Indonesia mengarah pada usaha menjernihkan dan menjelaskan hukum yang hidup dalam masyarakat ke dalam hukum positif. Konsep pluralisme hukum di Indonesia memosisikan berlakunya hukum agama, hukum barat, dan hukum adat agar dapat berjalan selaras berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Penelitian ini bermaksud menempatkan kedudukan Hukum Islam sebagai bagian dari unsur pembentuk hukum di Indonesia dalam bingkai Prularisme Hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Hukum Islam menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem hukum di Indonesia, dengan masuknya nilai-nilai Hukum Islam dalam berbagai produk hukum di Indonesia

    Implementation of Good Governance in the Provincial Government of the Special Capital Region of Jakarta

    No full text
    The purpose of this research is to determine the implementation of the General Principles of Good Government in the government of the Special Capital Region of Jakarta Province and to examine the inhibiting factors in implementing the General Principles of Good Government in the government of the Special Capital Region of Jakarta Province. This research is normative juridical in nature, the approach taken includes a statutory approach. The collected data was analyzed descriptively qualitatively. The results of the research conclude that, first, the administration of the Special Capital Region of Jakarta Province has implemented the General Principles of Good Government as guidelines in preparing licensing policies in the Province of the Special Capital Region of Jakarta, as outlined in Regional Regulation Number 5 of 2014 concerning Transportation and Governor Regulation 52 2022 concerning amendments to DKI Jakarta Governor Regulation Number 20 of 2019 concerning Assignments to Jakarta Transportation Limited Liability Companies for the Development, Revitalization, Operation and Maintenance of Bus Stops and Other Supporting Facilities in the Context of Public Transportation Integration. Second, the inhibiting factor in the implementation of the Provincial Government of the Special Capital Region of Jakarta is the quality of human resources in the State Civil Apparatus, more specifically, namely the lack of understanding of technology. Keyword: General Principles of Government; Policy Implementation; Provincial Government of the Special Capital Region of Jakarta

    Perancangan dan Pengembangan Produk Kopi pada UMKM Cening Jaya dengan Model Kano dan Quality Function Deployment (QFD)

    Get PDF
    Along with the development of the times, human needs are increasingly developing and complex, these increasing needs are not accompanied by an expansion of existing employment opportunities, QFD is a tool/method used to focus attention on things that are the needs and desires of consumers in preparing service standards. QFD used to capture the voice and desires of customers, then convert them into the right strategy and the products and processes needed. Expectations from customers are translated into specific needs into strategic planning directions and technical actions. The canoe model was made with the aim of categorizing a product or service attribute based on the level of customer satisfaction. The survey was used to obtain information from respondents in the form of attitudes, opinions, or perceptions about an attribute. These attributes will later become the basis for the assessment indicators in determining the steps that must be taken by the company. Data processing using QFD obtains a priority scale that is used to increase customer interest in buying products from UMKM Cening Jaya.Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan manusia semakin kompleks. Peningkatan kebutuhan tersebut tidak diiringi dengan perluasan lapangan pekerjaan yang memadai. Quality Function Deployment (QFD) merupakan suatu alat atau metode yang digunakan untuk memusatkan perhatian pada kebutuhan dan keinginan konsumen dalam penyusunan standar layanan. QFD digunakan untuk menangkap suara dan keinginan pelanggan, kemudian mengkonversikannya ke dalam strategi yang tepat serta produk dan proses yang dibutuhkan. Harapan-harapan pelanggan diterjemahkan ke dalam kebutuhan-kebutuhan spesifik yang menjadi arah perencanaan strategi dan tindakan teknik. Model Kano dibuat dengan tujuan untuk mengkategorikan atribut suatu produk atau jasa berdasarkan tingkat kepuasan pelanggan. Survey digunakan untuk memperoleh informasi dari responden, baik berupa sikap, pendapat, maupun persepsi mengenai suatu atribut. Atribut tersebut nantinya menjadi dasar indikator penilaian dalam menentukan langkah yang harus diambil oleh perusahaan. Pengolahan data dengan menggunakan QFD menghasilkan skala prioritas yang digunakan untuk meningkatkan minat pelanggan dalam membeli produk dari UMKM Cening Jaya

    Analisis Throttle Position Sensor (TPS) Standart dan Racing dengan Dua Variasi Bahan Bakar terhadap Kinerja Vario 125

    Get PDF
    Salah satu cara untuk meningkatkan performa motor yaitu mengganti TPS standart dengan racing berbahan bakar Pertalite dan Shell V-Power. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruhnya terhadap torsi, daya, BEMP, FC, SFC, dan efisiensi thermal pada engine Vario 125. Data dikumpulkan melalui dua pengujian pertama dengan bahan bakar Pertalite menggunakan sensor TPS standar dan racing, dan kedua dengan bahan bakar Shell V-Power menggunakan alat dynotest, tachometer, dan buret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sensor TPS standartdan racing dengan bahan bakar Pertalite dan Shell V-Power memiliki pengaruh nyata terhadap performa mesin. Torsi maksimum dicapai pada putaran 3000 RPM, dengan sensor TPS racing berbahan bakar Pertalite sebesar 19,15 Nm. Daya maksimum didapatkan dari penggunaan sensor TPS standart berbahan bakar Shell V-Power yaitu 9,5 HP pada putaran 8000 RPM. Tekanan efektif rata-rata maksimum didapatkan pada putaran 3000rpm yaitu 19,440 kgf/cm2. Nilai FC dan SFC paling rendah tercapai saat menggunakan sensor TPS standart dengan bahan bakar Shell V-Power, dengan nilai masing-masing 0,18 kg/jam dan 0,026 kg/HP.jam pada putaran 2000 RPM. Untuk nilai efisiensi thermal maksimumnya sebesar 53,42% terdapat pada putaran 3000 RPM

    ANALISIS STATUS FISIK AMERICAN SOCIETY OF ANESTHESIOLOGIST (ASA) TERHADAP KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (PONV) PADA PASIEN DENGAN GENERAL ANESTHESIA

    Get PDF
    Latar Belakang: Permasalahan yang sering muncul pasca anestesi adalah timbulnya mual dan muntah atau postoperatif mual dan muntah (PONV) yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien pasca operasi. Insiden PONV sekitar 20-30%, meningkat 70-80%  pada pasien berisiko tinggi. Terdapat beberapa faktor risiko namun tidak semua mempunyai dampak yang sama pada kelompok populasi yang berbeda. Tujuan: Untuk menganalisis status fisik American Society Of Anesthesiologist (ASA) terhadap kejadian Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) pada pasien dengan general anesthesia. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis survey analytic yang bersifat cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik non-probability sampling jenis consecutive sampling sebesar 65 responden. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi pasien yang diperoleh melalui observasi rekam medik pasien, dan Skor APAIS. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Regresi Linear Sederhana . Hasil: Kejadian PONV pada pasien dengan general anestesi dengan status fisik ASA II mengalami PONV sedang sebesar 14 responden (45,2%). Terdapat 3 responden (11.1%) dengan status fisik ASA I mengalami PONV berat. Pada uji regresi linear sederhana didapatkan hasil bahwa status fisik ASA dengan Kejadian Post Operative Nausea Vomiting pada Post General anesthesia, dengan Nilai sig pada person regresi linear sederhana menunjukan nilai sig. <0,05 yaitu 0,004. Hal tersebut menunjukan bahwa status fisik ASA berhubungan dengan PONV berpengaruh signifikan. Secara umum durasi operasi dengan kejadian PONV berhubungan dengan general anesthesia. Kesimpulan: Adanya hubungan status fisik ASA dengan kejadian PONV pada Post general Anestesi

    Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Dengan Pendekatan Doctor’s Office Quality Information Technology (Doq-It) Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Tk III Brawijaya 2023

    Get PDF
    Rumah Sakit TK III Brawijaya masih belum menjalankan RME di unit rawat inap secara menyeluruh. Rencana strategis kementrian kesehatan 2020-2024 menyampaikan sasaran strategis yang akan dicapai pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang bermutu Adapun tujuan penelitian adalah menilai kesiapan Rumah Sakit TK III Brawijaya dalam menerapkan RME menggunakan metode DOQ-IT (training, culture, leadership, & infrastructure). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil secara keseluruhan (aspek SDM budaya kerja organisasi, tatakelola kepemimpinan, & infrastructure) total skor yang diperoleh yaitu 94,6 dalam kategori sangat siap. Maka dapat disimpulkan dari keempat aspek tersebut Rumah Sakit TK III Brawijaya berada pada kategori sangat siap dalam menerapkan RME. Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) sudah mulai diterapkan di beberapa kota di Indonesia. DOQ-IT merupakan instrument sejak 2009 sudah dikembangkan oleh MASSPRO yang mendesain aspek-aspek yang dinilai pada pengukuran kesiapan dalam implementasi RME. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrument DOQ-IT dalam Bahasa Indonesia yang kemudian disusun ke dalam bentuk desain kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian didapatkan aspek yang mempengaruhi kesiapan implementasi RKE yaitu aspek penyelarasan organisasi dan kapasitas organisasi. Pada uji validitas keseluruhan item valid (r hitung > r tabel) dan uji reliabilitas kuesioner dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,938 dinyatakan reliabel

    Pengaruh Penerapan Poin Pelanggaran Terhadap Kedisiplinan Siswa Dalam Pembelajaran Di MTs Muhammadiyah 20 Lamongan

    No full text
    Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peseta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah tidak luput dari suatu permasalahan yang sering dihadapi yaitu pada masalah kedisiplinan peserta didik. Berbagai macam sanksi dan hukuman seringkali diberikan agar peserta didik merasa jera dan tidak mengulangi kesalahannya lagi. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah untuk mengatur kedisiplinan peserta didik yaitu dengan pemberlakuan poin pelanggaran. Dalam penelitian ini peneliti merumusakan masalah tentang bagaimana pengaruh penerapan poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa dalam pembelajaran di MTs Muhammadiyah 20 Menongo Lamongan. Pada peneltian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah ada hubungan atau pengaruh antara dua variabel dengan menggunakan rumus statistik untuk memperoleh data mengenai poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa yang hasilnya diperoleh dari penyebaran angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rumus Chi Kuadrat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak ada pengaruh penerapan poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa dalam pembelajaran di MTs Muhammadiyah 20 Menongo Lamongan. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data. Berdasarkan hasil penelitian ternyata hasil Chi Kuadrat hitung lebih kecil dari hasil Chi Kuadrat tabel baik pada taraf signifikan 1% maupun pada taraf signifikan 5%. Dimana nilai Chi Kuadrat hitung adalah 1,608 sedangkan hasil Chi Kuadrat tabel, pada taraf signifikan 1% adalah 9,210 dan pada taraf signifikan 5% adalah 5,991. Dengan demikian bahwa hasil Chi Kuadrat hitung 1,608 lebih kecil dari hasil Chi Kuadrat tabel pada taraf signifikan 1% adalah 9,210 maupun 5% adalah 5,991

    7,633

    full texts

    8,612

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇