Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Hubungan Kebutuhan Spiritual Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Desa Tanjung Anom Tahun 2023: Relationship between Spiritual Needs and the Quality of Life of the Elderly at Tanjung Anom Village 2023
The purpose of this research is to identify spiritual requirements and how they relate to the quality of life of the elderly in Tanjung Anom Village. A cross-sectional design was used in the investigation. We used a purposive sample strategy to choose 78 persons to be our respondents. In order to be included in the sample, individuals must be 60 years old or older, have proof of residency in Tanjung Anom village, and have good communication and social skills. The chi-square test was used to analyze the data, and the results showed that 56.4% of the elderly had their spiritual needs met, 65.4% had good life quality, and there was a significant relationship between the two in Tanjung Anom village in 2023 (P.value= 0.001). In 2023, the elderly in Tanjung Anom village may be said to have a correlation between their spiritual demands and their quality of life. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui kebutuhan spiritual dan kaitannya dengan kualitas hidup lansia di Desa Tanjung Anom. Desain cross-sectional digunakan dalam penyelidikan. Peneliti menggunakan strategi sampel purposif untuk memilih 78 orang menjadi responden peneliti. Untuk dimasukkan dalam sampel, individu harus berusia 60 tahun ke atas, memiliki bukti tempat tinggal di desa Tanjung Anom, dan memiliki keterampilan komunikasi dan sosial yang baik. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data, dan hasilnya menandakan yaitu 56,4% lansia terpenuhi kebutuhan spiritualnya, 65,4% memiliki kualitas hidup yang baik, dan terdapat hubungan yang signifikan keduanya di desa Tanjung Anom pada tahun 2023. (nilai P = 0,001). Pada tahun 2023, lansia di Desa Tanjung Anom dapat dikatakan terdapat korelasi antara tuntutan spiritual dengan kualitas hidupnya
Efektivitas Metode Tim Dalam Pelayanan Asuhan Keperawatan Diruang Perawatan Interna RSIA Siti Khadidjah Kota Gorontalo
ABSTRAK
Treziani Nurfadila Sopyan,S.Kep, Efektivitas Metode Tim Dalam Pelayanan Asuhan Keperawatan Diruang Perawatan Interna Rsia Siti Khadidjah Kota Gorontalo. Di bimbing oleh Ns. Sabirin B. Syukur, M.Kep.
Dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas, perlu menggunakan sistem pemberian pelayanan asuhan keperawatan yang mendukung praktik keperawatan profesional serta berpedoman pada standar yang ditetapkan oleh manajer dengan kemampuan dan keterampilan yang memadai (Hasibuan, 2019). Metode penugasan yang terdiri dari lima yaitu metode fungsional, metode tim, metode primer, metode kasus dan metode keperawatan tim- primer. Salah satu bentuk pelayanan keperawatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan adalah memberikan rasa tanggung jawab perawat yang lebih tinggi sehingga terjadi peningkatan kinerja kerja dan kepuasan pasien. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode tim pelayanan asuhan keperawatan di ruang perawatan interna RSIA Siti Khadidjah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Studi Kasus (Asuhan Keperawatan). Populasi penelitian adalah Perawat yang berada di ruang Interna Rsia Siti Khadidjah Kota Gorontalo. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 responden terdiri dari 1 Kepala Ruangan dan 6 Perawat pelaksana, teknik pengumpulan data yakni melakukan observasi dan menggunakan lembar kuisioner. Berdasarkan hasil Analisis Deskriptif di dapatkan dari hasil kuesioner bahwa 7 responden dari 91 pernyataan didapatkan 66 dijawab sangat setuju (ss), dan 25 penyataan yang dijawab setuju, hasil uji statistik di dapatkan nilai Pvalue yaitu 0,035 yang berarti 0,035<0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh metode tim dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di Ruang interna RSIA Siti Khadidja Kota Gorontalo.
Kata Kunci: Metode Tim, Pelayanan Asuhan Keperawata
Pemanfaatan Teknologi Computer Vision untuk Deteksi Ukuran Ikan Bandeng dalam Membantu Proses Sortir Ikan
Computer vision merupakan salah satu teknologi yang memungkinkan komputer mampu melihat dan mengenali objek yang ada di sekitarnya layaknya manusia. Computer vision saat ini berkembang dengan pesat dan banyak digunakan dalam berbagai bidang dalam proses pengolahan citra gambar. Salah satu bidang yang dapat menerapkan teknologi computer vision adalah bidang pengolahan ikan, yaitu pada proses sortir ikan berdasarkan ukuran ikan. Proses sortir ikan yang umumnya dilakukan secara manual oleh manusia dengan cara mata manusia mengamati ukuran besar ikan untuk dikelompokkan dalam beberapa kelompok, semisal kelompok kecil, sedang dan besar. Berdasarkan konsep pengamatan mata manusia tersebut pada penelitian ini menerapkan teknologi computer vision untuk deteksi ukuran ikan dan mengelompokkan ikan sesuai dengan ukuran hasil deteksi yang didapatkan. Adapun jenis ikan yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis ikan bandeng. Dari hasil penelitian sistem computer vision yang dibuat mampu deteksi ukuran objek ikan bandeng dengan tingkat akurasi sebesar 91,78%. Tingkat akurasi yang didapatkan tidak bisa mencapai maksimal kemungkinan karena pengaruh sistem konversi dari nilai piksel menjadi ukuran centimeter. Sebaiknya pada penelitian selanjutnya bisa ditingkatkan akurasi dengan metode yang lebih baik dalam konversi nilai piksel mejadi centimeter.
Kata kunci: computer vision, deteksi ikan, ukuran ika
Evaluasi Sistem Proteksi Petir Eksternal pada Bangunan Pusat Perbelanjaan Studi Kasus Gedung XYZ
Sustainable Development Goals (SDGs) adalah 17 tujuan global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengatasi berbagai tantangan global seperti kemiskinan, degradasi lingkungan, perdamaian, dan perubahan iklim. Salah satu tujuannya adalah poin 11, "sustainable cities and communities," yang bertujuan membuat kota dan pemukiman manusia inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Indonesia, dengan iklim tropisnya, rentan terhadap hujan petir yang bisa menyebabkan kerusakan elektronik, cedera, kematian, dan kebakaran. Dengan Indeks Kerawanan Petir (IKL) 45%, Jakarta adalah salah satu kota dengan risiko tinggi terhadap petir, sehingga penting untuk mengevaluasi sistem proteksi petir pada bangunan perkotaan. Salah satu bangunan yang banyak di Jakarta merupakan bangunan pusat perbelanjaan. Penelitian ini menganalisis risiko pada salah satu bangunan pusat perbelanjaan di Jakarta, Gedung XYZ, yang dilakukan berdasarkan standar nasional dan internasional. Sistem proteksi petir eksternal yang terpasang adalah Early Streamer Emission (ESE). Evaluasi dilakukan berdasarkan standar NF C 17-102 dengan fokus pada terminal udara, konduktor penyalur, dan sistem pentanahan. Empat skenario perbaikan area proteksi terminal udara ditawarkan: penggeseran, penambahan, penggantian batang penangkal, dan aplikasi sistem konvensional. Perbaikan sistem grounding melibatkan pemasangan ground ring electrode atau penambahan elektroda pentanahan di setiap sistem terminasi tanah
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Argumentasi dengan Metode Four Square pada Siswa Kelas XI
Writing argumentative texts is essential to learning because students can express their opinions and views. This research aims to review the implementation of lesson study-based learning of argumentative text writing skills and the improvement of argumentative text writing skills using the four square method for class XI students. This research is included in Collaborative Classroom Action Research based on lesson study. The PTKK implementation was carried out in two cycles using data collection techniques in the form of tests and non-tests. The subjects in this research were 34 students in class XI A at SMAN 5 Bogor City. In this research, data was obtained on improving the writing skills of class XI students from cycle 1 to cycle 2. The average score obtained by students in cycle one reached 73.11, while in cycle two, they got an average score of 89,5. This data shows that the four square methods improve argumentative text writing skills of class XI A students at SMAN 5 Bogor City.Latar belakang dari penelitian ini, yaitu ditemukannya data bahwa para siswa kerap mengalami kesulitan dalam menyusun teks argumentasi secara efektif dan padu. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk meninjau pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis teks argumentasi kegiatan lesson study dan meninjau peningkatan keterampilan menulis teks argumentasi dengan metode four square pada siswa kelas XI. Penelitian ini termasuk ke dalam Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif kegiatan lesson study. Pelaksanaan PTKK ini dilakukan dalam dua kali siklus dengan teknik pengumpulan data berupa tes dan nontes. Subjek dalam penelitian ini adalah 34 siswa kelas XI A di SMAN 5 Kota Bogor. Dalam penelitian ini diperoleh data adanya peningkatan keterampilan menulis siswa kelas XI dari siklus 1 ke siklus 2. Nilai rata-rata yang diperoleh para siswa di siklus satu mencapai 73,11 sedangkan di siklus dua mendapatkan nilai rata-rata 89,5. Data ini menunjukkan metode four square meningkatkan keterampilan menulis teks argumentasi siswa kelas XI A di SMAN 5 Kota Bogor
Konstruksi Keakraban Orang Mataraman: Kajian Sosiopragmatik Pisuhan Pada Film Pendek Woko Channel
Pisuhan (swearing) has long been considered by most Javanese people to be a rude expression that is taboo or not good to say. However, in reality, pisuhan is still used in everyday conversations, such as pisuhan in the Woko Channel short film, pisuhan is definitely functional as a messenger. mpatan is not only used to express negative emotions in the form of harsh, dirty words or cruel expressions. Swearing is also used to express positive emotions as a form of greeting, praise, or used to familiarize each other when interacting. This research aims to reveal the constructions built by village communities through pisuhan. This study is a qualitative descriptive study. The data collection method used is observation combined with recording techniques. Data analytics techniques use pragmatic social data analysis techniques. The results of this study are 1) meaning and function of pisuhan; 2) the relationship between pishuhan and Javanese characteristics; 3) pishuhan has an impact on social relations in society.Pisuhan (umpatan) selama ini dianggap oleh sebagian besar masyarakat Jawa sebagai ungkapan kasar sehingga tabu atau tidak baik diucapkan. Kenyataannya, pisuhan tetap digunakan dalam percakapan sehari-hari, sebagaimana pisuhan pada film pendek Woko Channel, satu contoh kanal Youtube yang diminati kalangan muda karena konten lucu dan bahasanya mudah dipahami oleh semua kalangan. Penelitian ini bertujuan mengungkap konstruksi yang dibangun warga masyarakat desa melalui pisuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data sosiopragmatik. Hasil penelitian ini adalah 1) pisuhan pada film pendek Woko Channel memiliki makna dan fungs yang beragam; 2) terdapat hubungan pisuhan dengan karakteristik orang Jawa; 3) pisuhan berdampak positif dan negatif terhadap hubungan sosial dalam masyarakat
PENINGKATAN KETRAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA PAUD DALAM ANALISIS PERMASALAHAN TOPIK PENELITIAN MELALUI MODEL PBL: PENINGKATAN KETRAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA PAUD DALAM ANALISIS PERMASALAHAN TOPIK PENELITIAN MELALUI MODEL PBL
Ketrampilan berpikir kreatif merupakan salah satu komponen kecakapan yang harus dimiliki oleh setiap individu dalam menghadapi abad 21 atau permasalahan global yang ada dalam hidup ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan ketrampilan berpikir kreatif mahasiswa PAUD FKIP UMSurabaya dalam Penyusunan Permasalahan Topik Penelitian. Pelaksanaan perkuliahan mata kuliah metode penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa PAUD FKIP UMSurabaya semester 5 pada mata kuliah Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan berdasarkan kenyataan di kelas yang alami oleh mahasiswa selama perkuliahan. Pengambilan data penelitian ini dilaksanakan melalui observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil analisis penelitian dapat disimpulkan terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PAUD pada aspek fluency mengalami peningkatan 33% kreatif, 15% sangat kreatif, aspek fleksibility mengalami peningkatan 27% kreatif, aspek originality mengalami peningkatan kategori kreatif sebesar 33% dan aspek elaboration dengan peningkatan 33% pada kategori kreatif
PENGARUH PEMBERIAN BIJI LAMTORO (Leucaena leucocephala) MENTAH DAN KUKUS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus muscu- lus)
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian biji lamtoro (Leucaena leucocephala) mentah dan kukus terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) sebagai media edukasi masyarakat. Jenis penelitian adalah eksperimental dengan rancangan pretest-postest kontrol grup. Teknik pengambilan sampel menggunakan RAL terhadap 27 ekor mencit jantan yang terbagi dalam tiga kelompok perlakuan. Tempat pelaksanaan penelitian di laboratorium biologi Kelompok K (kontrol) diberi pakan konsentrat sebanyak 6 gr/20grBB, kelompok X1 (biji lamtoro mentah yang diicampur pakan 6gr/20grBB), kelompok X2 (biji lamtoro kukus yang dicampur pakan 6g/20grBB). Kadar glukosa darah pertama diukur adalah glukosa darah akhir masa adaptasi, dan setelah diberi biji lamtoro mentah dan kukus selama 7 hari. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan uji LSD .Hasil penelitian diperoleh rata-rata kadar glukosa darah mencit pada K = 160 mg/dl; X1 = 79.22 mg/dl dan X2 =73.67 mg/dl setelah dilakukan uji ANOVA diperoleh nilai p < 0,000, artinya H1 diterima dan H0 ditolak, yang berarti ada pengaruh yang berbeda dari pemberian tiga perlakuan terhadap kadar glukosa darah. Hasil uji LSD memperlihatkan tidak ada perbedaan yang siginifikan antara kelompok X1 dengan kelompok X2, namun kedua perlakuan x1 dan x2 berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan pemberian biji lamtoro (Leucaena leucocephala) mentah dan kukus terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) dan hasil penelitian dapat digunakan sebagai media edukasi masyarakat dalam bentuk brosur
DAYA ANTIMIKROBA EKSTRAK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus) TERHADAP MIKROBA MULUT
Tanaman kenikir (Cosmos caudatus) memiliki kandungan senyawa flavonoid, polifenol, saponin, minyak atsiri dan alkaloid yang berfungsi sebagai daya antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan daya antimikroba dari berbagai konsentrasi ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus) terhadap mikroba mulut. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah (100%, 75%, 50% dan 25%). Hasil penelitian dimanfaatkan untuk membuat brousur. Jenis penelitian eksperimental dengan Post Test Only Control Design. Daya antimikroba diukur berdasarkan tidak ada/sedikitnya  mikroba yang tumbuh pada media. Berdasarkan hasil analisis data, menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitnet tingkat ketelitian 0,005 disimpulkan bahwa ada perbedaam signifikan daya antimikroba dari berbagai konsentrasi ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus) terhadap mikroba mulut. Daya antimikroba yang paling efektif ditunjukkan pada perlakuan konsentrasi 75% yang merupakan konsentrasi terkecil yang dapat mengahambat pertumbuhan secara maximal dengan 0 jumlah mikroba sampai dengan pengamatan 48 jam. Dari hasil penelitian dibuat media edukasi kesehatan masyarakat dalam bentuk brosur yang menarik
Nilai Organoleptik Kue Lumpur Berbahan Kentang (Solanum tuberosum L.) Tanpa Kulit dan Dengan Kulit Sebagai Media Edukasi Sumber Zat Besi Pada Masyarakat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai organoleptic kue lumpur kentang (Solanum tuberosum L.) dengan kulit dan tanpa kulit. Jenis penilitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Uji organoleptik dilakukan melalui uji hedonik terhadap 3 jenis kue yaitu kue lumpur tepung (X1), kue lumpur kentang tanpa kulit (X2) dan kue lumpur kentang dengan kulit (X3). Data uji hedonik dianalisis dengan uji Friedman pada taraf nyata 5% menggunakan SPSS 21. Jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai organoletik kue lupur, yaitu:Â (1) perlakuan x2 untuk warna memperoleh nilai 4 yang termasuk dalam kategori suka; (2)Â perlakuan x2 dan x3 untuk aroma memperoleh nilai 4 yang termasuk dalam kategori suka; (3)Â perlakuan x2 untuk tekstur memperoleh nilai 4,44 yang termasuk dalam kategori suka, dan (4) perlakuan x2 untuk rasa memperoleh nilai 4,33 yang termasuk dalam kategori suka. secara keseluruhan responden lebih menyukai organoleptik kue lumpur pada perlakuan X2 dengan nilai 4,56 yang termasuk dalam kategori suka. Hasil uji statistik Friedman diperoleh nilai p < 0,05, sehingga Ho dotolak dan Ha diterima artinya terdapat perbedaan yang signifikan nilai organoleptik kue lumpur berbahan kentang tanpa kulit dan kentang dengan kulit. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) nilai organoleptik kue lumpur yang paling disukai oleh responden adalah kue lumpur berbahan kentang (Solanum tuberosum L.) tanpa kulit, (2) ada perberbedaan yang signifikan nilai organoleptik kue lumpur berbahan kentang (Solanum tuberosum L.) tanpa kulit dan kentang (Solanum tuberosum L.) dengan kulit, dan (3)Â hasil penelitian dapat digunakan sebagai media edukasi sumber zat besi pada masyarakat dalam bentuk pamflet