Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Systematic Review: Perbandingan Lidah Buaya Dan Daun Kersen Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus
Objective: Diabetes mellitus is a disease caused by the body's inability to produce insulin or decreased insulin production. This disease can reduce the quality of life and even death. Alternative medicine is an option for treating increased blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers because it is considered cheap, easy and has few side effects. One of them is using aloe vera and cherry leaves. The aim of this research is to determine the comparison of aloe vera and cherry leaves in reducing blood sugar levels in diabetes sufferers through a literature study.
Methods: The method used in this research is a systematic review by identifying and evaluating articles and journals via the Google Scholar, Pubmed and Semantic Scholar websites that were published from 2019 to 2024 using the keywords "Aloe Vera, Kersen Leaves and Diabetes Mellitus" and have open access and not a duplicate article.
Results: After going through a feasibility test with JBI critical appraisal, 10 articles out of 2,051 were obtained, the results showed that the aloe vera plant and cherry leaves both had an effect on reducing blood sugar levels in people with type II diabetes mellitus, although with different percentages.
Conclusion: Reducing blood sugar levels by cherry leaves is more effective than aloe vera where the reduction is much higher with a reduction value of >40
Hubungan Spiritualitas Dan Lama Perawatan Dengan Kecemasan Keluarga Pasien Intensive Care Unit (ICU) RSI Aisyiyah Malang
Objective: To investigate the association between spirituality and length of treatment with family anxiety among Intensive Care Unit (ICU) patients at RSI Aisyiyah Malang.
Methods: The research design uses non-experimental quantitative methods with a cross-sectional correlation approach. The sampling method used total sampling, namely all families and patients of the Intensive Care Unit (ICU) of RSI Aisyiyah Malang totaling 33 respondents
Results: The study's findings indicated that the patient's family's spiritual level was generally high, the average length of patient care was 4 days, and the patient's family's anxiety level was relatively low. The Spearman rank correlation test results revealed a p-value of 0.000 for the variables spirituality and length of therapy in connection to the patient's family's worry.
Conclusion: The conclusion is that there is a relationship between spirituality and length of treatment with family anxiety of Intensive Care Unit (ICU) patients at RSI Aisyiyah Malang. It is hoped that hospitals, especially nurses, will pay attention in nursing care to the importance of spirituality in overcoming the anxiety of families of Intensive Care Unit (ICU) patients
Gambaran Sosial Ekonomi Pada Keluarga Dengan Penyakit Kronis
Chronic disease is a source of the highest stress, not only the patient but also involves the entire family. The burden of chronic disease has had an impact on the psychosocial and financial conditions of families. This research aims to determine the psychosocial and economic impact on families with chronic diseases. The research is a descriptive-observative study with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 120 people selected through a screened sampling approach. The research results showed that 51.7% of respondents felt a decrease in income due to chronic illness and borrowed money to meet their needs. The most felt psychosocial impacts were reduced participation in social activities (60%) and changes in communication patterns within the family (55%). The majority of respondents also felt an increase in closeness between family members due to the care process provided (75%). This research concludes that the socio-economic conditions of families can change due to family members experiencing chronic illnesses, therefore nurses have an important role in providing support to patients and families to adapt to these conditions.
Penyakit adalah sumber stres yang hebat dan melibatkan seluruh keluarga, bukan hanya pada individu sakit. Beban penyakit kronis kemungkinan berdampak pada kondisi psikososial dan finansial keluarga baik secara langsung maupun tidak langsung, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak psikososial dan ekonomi pada keluarga dengan penyakit kronis. Penelitian merupakan penelitian deskriptif-observatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 120 orang yang dipilih melalui pendekatan screened sampling. Hasil penelitian didapatkan 51,7% responden merasakan penurunan penghasilan akibat kondisi penyakit kronis dan meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan. Sementara dampak psikososial yang paling dirasakan adalah berkurangnya partisipasi dalam kegiatan sosial (60%) dan perubahan pola komunikasi dalam keluarga (55%), namun mayoritas responden juga merasakan peningkatan kedekatan antar anggota keluarga karena proses perawatan yang diberikan (75%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah akibat adanya anggota keluarga yang mengalami penyakit kronis, oleh karena itu perawat memiliki peran penting dalam memberikan dukungan kepada pasien dan juga keluarga untuk beradaptasi pada kondisi tersebut.
Kata kunci: ekonomi, keluarga, penyakit kronis, psikososial, sosia
Pengaruh Kombinasi TENS Dan Self-Stretching Terhadap Perubahan Nyeri Dan Kemampuan Fungsional Pada Pasien Low Back Pain Myogenic Di Rumah Sakit Eka Husada
Objective: This study aims to determine the effect of a combination of TENS and self-stretching on changes in pain and functional ability in patients with Myogenic Low Back Pain at Eka Husada Hospital.
Methods: This research is quasi-experimental research. With research design, it refers to the pre-test group and post-test control design. Researchers gave a pre-test on pain and functional ability to 30 respondents with myogenic low back pain who would be given treatment. Then the researchers carried out treatment in the form of a combination of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation and Self-stretching. After completing the treatment, the researcher gave a post-test on pain and functional ability. The research population was all low back pain patients with decreased functional ability, totaling 35 patients at Eka Husada Hospital. The research sample was 30 low back pain patients with decreased functional ability at Eka Husada Hospital who met the inclusion and exclusion criteria. Primary data was collected through direct interviews followed by examination. Data analysis used the Wilcoxon test.
Results: Based on the analysis, it is known that there is an effect of a combination of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation and Self-stretching on reducing pain and increasing functional ability in conditions of myogenic low back pain at Eka Husada Hospital
Conclusion: There is an effect of TENS and self-stretching on reducing pain and improving function in patients with myogenic low back pain
Analisis Kecepatan Putaran Motor 3 Fase pada Force Draught Fan Mesin Boiler 21 Ton di PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. Divisi Noodle Semarang
Abstrak— Boiler adalah mesin yang menghasilkan uap panas bertekanan, Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kecepatan putaran motor 3 fase pada Force Draught Fan boiler dengan kapasitas 21 ton di PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk Divisi Noodle Semarang. Force draught Fan boiler merupakan komponen penting dalam proses produksi mie di pabrik dan kecepatan putaran motor yang optimal sangat penting untuk menjaga performa boiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan data langsung dari sistem boiler di pabrik dan analisis statistik untuk mengidentifikasi pola kecepatan putaran motor yang terjadi selama periode waktu tertentu. Data juga akan dikumpulkan melalui pengamatan visual dan pengukuran langsung menggunakan alat yang sesuai. Pada penelitian ini membuktikan bahwa putaran kecepatan motor FD Fan (RPM) dipengaruhi oleh Frekuensi dari VFD (Variable Frequency Drive), di mana Frekuensi (Hertz) berbanding lurus dengan kecepatan putaran motor FD Fan dan bekerja secara otomatis sehimgga meningkatkan efisiensi operasional
Analisa Perbandingan Efisiensi Konversi Energi antara PV (Photovoltaic) Monocrystalline 50 WP dan Polycrystalline 50 WP Pada Berbagai Intensitas Cahaya
Ada 2 jenis photovoltaic (PV) atau panel surya, yaitu jenis monocrystalline dan jenis polycrystalline. Monocrystalline berbahan dasar silikon murni sedangkan polycrystalline berbahan dasar silikon campuran. Permasalahan dalam panel surya adalah perbedaan efisiensi dan karakteristik dalam konversi energi pada intensitas cahaya. Untuk mengetahui perbedaan efisiensi dan karekteristik tersebut maka dilakukan pengukuran produksi energi pada PV monocrystalline 50W dan polycrystalline 50W. Paper ini membahas tentang analisa perbandingan efisiensi konversi energi dari kedua jenis panel surya tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode true experimental research atau pengukuran secara langsung. Pengukuran dilakukan dengan cara memberi beban lampu dan mengukur produksi energi PV monocrystalline 50W dan polycrystalline 50W secara bersamaan dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Tujuanya adalah untuk mendapatkan data waktu, sudut matahari, intensitas cahaya yang dikonversi menjadi irradiasi, tegangan, arus, dan daya produksi konversi energi terhadap pengaruh perubahan intensitas cahaya. Hasil dari penelitian ini adalah pada panel surya jenis polycrystalline saat nilai intensitas cahaya tertinggi sebesar 119260 lux tercatat pada pukul 12.00 WIB dengan niliai irradiasi terhitung 989,86 w/m2 menghasilkan nilai output tertinggi yaitu tegangan sebesar 15,3 V dan arusnya sebesar 1,51 A. Pada panel surya jenis monocrystalline, ketika pada pukul 12.00 WIB tercatat nilai intensitas cahaya tertinggi sebesar 119269 lux dengan nilai irradiasi terhitung 989,93w/m2 menghasilkan nilai output tertinggi yaitu tegangan sebesar 17.2 V dan arusnya sebesar 1.62 A. Hasil perhitungan efisiensi berdasarkan data yang didapatkan adalah panel surya jenis monocrystalline mempunyai efisiensi yang lebih besar dibandingkan dengan polycrystalline, panel surya jenis monocrystalline menghasilkan efisiensi sebesar 8,2 % sedangkan panel surya jenis polycrystalline mengasilkan efisiensi sebesar 7,9 %
Potensi Pemanfaatan Kotoran Sapi untuk Bahan Bakar PLT Biogas di Kecamatan Bluto Desa Kapedi
Kenaikan kebutuhan energi, seiring dengan pertumbuhan populasi dan peningkatan konsumsi masyarakat, menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi energi yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, ketergantungan yang berkepanjangan pada bahan bakar fosil menghadirkan tantangan signifikan, dengan cadangan yang semakin menipis dan krisis penyediaan energi listrik yang muncul. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi potensi biogas sebagai alternatif energi terbarukan di Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Melalui analisis terperinci, ditemukan bahwa biogas memiliki potensi besar untuk mengisi kebutuhan energi di desa tersebut. Dengan populasi sapi yang signifikan di Desa Kapedi, kotoran yang dihasilkan dapat diubah menjadi energi listrik dengan memanfaatkan instalasi biogas yang tepat. Temuan ini menyoroti potensi penting dari energi terbarukan dalam mengatasi krisis energi dan memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal
Dampak Etika Kerja dan Profesionalisme Kerja terhadap Kualitas Pelayanan pada CV. Sentosa Deli Mandiri Medan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika kerja terhadap kualitas pelayanan melalui profesionalisme kerja di CV. Sentosa Deli Mandiri Medan. Etika kerja didefinisikan sebagai seperangkat prinsip moral yang membimbing perilaku individu dalam organisasi, sementara profesionalisme kerja merujuk pada kemampuan dan sikap yang mencerminkan standar profesi dalam menjalankan tugas. Kualitas pelayanan diukur berdasarkan kepuasan pelanggan yang dipengaruhi oleh reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik pelayanan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dari berbagai jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap profesionalisme kerja dan kualitas pelayanan. Etika kerja yang baik meningkatkan tanggung jawab, disiplin, dan komitmen karyawan, yang pada gilirannya memperkuat profesionalisme kerja. Profesionalisme kerja yang tinggi menghasilkan pelayanan yang lebih handal, efisien, dan responsif, yang dapa meningkatkan kepuasan pelanggan
Pengaruh Kualitas Produk Mixue dan Persepsi Nilai terhadap Loyalitas Pelanggan
Dalam lanskap bisnis yang dinamis dan kompetitif, membangun loyalitas pelanggan merupakan faktor krusial bagi keberhasilan dan keberlanjutan sebuah perusahaan. Salah satu industri yang mengalami persaingan ketat adalah industri minuman teh dan es krim di Indonesia, di mana Mixue, sebuah perusahaan waralaba asal Tiongkok, telah menjadi salah satu pemain utama dengan lebih dari 500 gerai yang tersebar di seluruh negeri. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), penelitian ini mengumpulkan data dari 131 konsumen Mixue di Sukabumi. Temuan menunjukkan bahwa kualitas produk dan persepsi nilai memiliki dampak positif dan substansial terhadap loyalitas pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik kualitas produk maupun persepsi nilai berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan. Namun, persepsi nilai memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan kualitas produk dalam membentuk loyalitas pelanggan Mixue. Hasil ini memperkuat bukti empiris dari penelitian sebelumnya dan menekankan pentingnya kualitas produk serta nilai yang dirasakan konsumen dalam mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi perusahaan dalam industri terkait untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif
Analisis Dampak Sertifikasi Labelisasi Halal terhadap Perkembangan UMKM di Bangkalan
Penelitian ini berfokus pada mengkaji pengaruh sertifikasi label halal terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Bangkalan. Meski label halal diyakini mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas cakupan pemasaran, serta mendorong loyalitas pelanggan, kenyataannya masih banyak pelaku UMKM yang belum memasang label halal pada produknya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan proses pengumpulan data melalui berbagai jurnal ataupun studi kasus yang relevan. Data penelitian yang telah tervalidasi mengungkapkan bahwa 16,6% pelaku usaha menganggap diperbolehkan mencantumkan logo halal sebelum mendapatkan sertifikasi halal resmi, dengan dalih bahan yang digunakan berasal dari sumber halal. Kondisi ini menyebabkan beredarnya produk dengan label halal palsu. Hanya sebagian kecil, yaitu 26,6% pelaku usaha di Bangkalan, yang mengetahui adanya sanksi hukum terkait penggunaan label halal palsu. Pemberian labelisasi halal terbukti berperan signifikan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta membangun citra dan kualitas produk UMKM. Oleh karena itu, diperlukan upaya sosialisasi dan fasilitasi dari pemerintah kepada pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal secara resmi, serta penegakan hukum guna memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran