Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Pemeriksaan Kimia Darah pada Kelompok Lansia di Kota Semarang sebagai Implementasi SDG’s - Kehidupan Sejahtera dan Sehat
Abstrak : Sustainable Development Goals atau disingkat SDG’s merupakan suatu program dunia jangka panjang yang memiliki tujuan untuk mengoptimalkan semua potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh tiap negara. Salah satu tujuan SDG’s adalah menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan penduduk seluruh usia dengan pemerintah menjamin penyediaan akses pelayanan kesehatan dan melakukan upaya preventif agar warga negara terhindar dari berbagai penyakit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui kadar kimia darah dalam lansia sehingga jika ada satu saja hal yang janggal dapat langsung ditangani. Sasaran dari pengabdian ini adalah kelompok lansia di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pengabdian dilaksanakan dengan melakukan pemeriksaan kadar kimia darah pada lansia. Alat yang digunakan berupa tensimeter, alat Easy Touch GCU, strip (glukosa, kolesterol, asam urat), dan alkohol swab. Hasil yang diperoleh yaitu sebagian besar lansia memiliki kadar kimia darah dan tensi yang normal. Sebanyak 22,72% dari lansia memiliki tekanan darah yang cenderung tinggi. Sebanyak 18,18% lansia memiliki kadar glukosa dibawah 80 mg/dL, 72,72% memiliki kadar normal, dan 9,09% memiliki kadar glukosa lebih dari 180 mg/dL. 81,81% lansia memiliki kadar kolesterol normal atau dibawah 200 mg/dL dan 18,18% memiliki kadar kolesterol diatas 200 mg/dL. 77,27% lansia memiliki kadar asam urat normal dan 22,72% lansia memiliki kadar kolesterol diatas 6,1 mg/dL. Usia seseorang terkadang dapat menjadi alasan seseorang mengalami penyakit degeneratif, namun usia juga tidak menjadi patokan untuk seseorang terkena penyakit tersebut
Student Mental Health In The School Environment: Psychological Challenges And Solutions
Student mental health has recently become a major concern in modern education. Mental health plays a crucial role in students emotional, social, and academic development. However, the school environtment often presents a source of stress due to academic pressure, complex social relationship between students. Therefore, strategic steps are needed, such as increasing the role of guidance counselors, implementing a curriculum that is more adaptive to students psycological needs, and strengthening mental health literacy program in school. By creating a mentally healty learning environtment, student are expected to be able to develop their potential optimally and be empowered to face academic and social challenges. This research focuses on identifiying the main callenges students face in maintaining mental health in the school environment and formulating various strategies and solutions, ranging from students experiencing psycological problems
PSYCHOLOGICAL AND ETHICAL PERSPECTIVES ON VIOLENCEBASED DISCIPLINARY ACTION IN SCHOOLS
Psychological and Ethical Perspectives on Violence-Based Disciplinary Practices in Schools. Violence in student discipline remains an ethical and psychological concern in Indonesian schools. Teachers often enforce discipline through physical or verbal punishment, which harms students’ emotional well-being and violates professional ethics. This study applied a systematic literature review by analyzing 10 articles published between 2015-2024 from national and international databases. The review identified four key themes: ethical dilemmas in school discipline, psychological impacts of violence on students, teachers’ emotional regulation gaps, and the need for empathy-based non-violent discipline. It concludes that violence-based discipline contradicts character education and humanistic values. A paradigm shift toward humanistic discipline through ethical literacy and emotional intelligence training for teachers is urgently needed
PLACE, MEMORY, AND LANGUAGE: VERNACULAR TOPONYMS AS COGNITIVE ANCHORS IN GLOBAL COMMUNICATION
This study explores the role of vernacular toponyms as cognitive and communicative anchors in globalized linguistic environments. The research addresses how local place names, often neglected in formal cartography, preserve cultural memory and linguistic identity while facilitating cross-cultural understanding. Using a mixed qualitative–cognitive approach, the study analyzes English and Kazakh vernacular toponyms collected from online discourse, local narratives, and digital maps. The findings reveal that vernacular toponyms function not merely as spatial markers but as carriers of embodied memory, emotion, and identity. They provide insight into how communities linguistically negotiate belonging in a globalized context. The study concludes that preserving vernacular place names strengthens linguistic diversity and fosters intercultural dialogue in global communication
Reconstructing Mining Licensing Policy with an Emphasis on Water Resource Protection: A Case Study of PDAM Water Pollution in Bangka Regency
The high incidence of PDAM water pollution in Bangka Regency is a central issue in this study, indicating a weakness in mining licensing policies and water resource protection. This research aims to analyze the legal framework related to mining licensing and to assess the urgency of reconstructing these policies to prevent ongoing water pollution. The research method used is normative and empirical juridical, examining various laws and regulations such as Law No. 3 of 2020 on Mineral and Coal Mining, Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management, and Law No. 17 of 2019 on Water Resources. In addition, field data was collected through a case study in Bangka Regency. The findings indicate that despite the existence of regulations, their implementation and oversight remain ineffective, particularly in terms of synergy between mining management agencies and environmental protection bodies. Therefore, a more comprehensive reconstruction of licensing policies is needed, integrating environmental protection as a priority and strengthening inter-agency coordination to create sustainable and responsible mining governance.This study aims to examine the legal framework of mining licensing in relation to water resource protection and to analyze the urgency of reconstructing licensing policies to prevent water pollution, particularly in Bangka Regency. The issue of water pollution affecting the quality of PDAM services in this region reflects the weak integration between mining regulations and environmental protection, especially concerning water resources. This research employs both normative and empirical juridical approaches, by reviewing laws and regulations such as Law No. 3 of 2020 on Mineral and Coal Mining, Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management, and Law No. 17 of 2019 on Water Resources. In addition, field data were collected through a case study on water pollution in Bangka Regency. The findings indicate that despite the existence of relevant regulations, their implementation and oversight remain ineffective, particularly in terms of synergy between mining management agencies and environmental protection bodies. Therefore, the reconstruction of mining licensing policies that are more responsive to water resource sustainability is imperative. This study recommends the integration of water protection aspects into the licensing system, stricter supervision, and the strengthening of administrative sanctions
STRATEGI LITERASI VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI MELALUI BUKU BERGAMBAR
Masa usia dini berada pada tahap penting dalam perkembangan kognitif, sosial, dan emosional . Peran orangtua dan guru menumbuhkan minat baca sebagai pondasi ketermapilan literasi jangka panjang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi literasi visual dengan memanfaatkan buku cerita bergambar guna meningkatkan minat baca anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber seperti jurnal, artikel, dan situs website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi visual yakni kemampuan untuk menginterpretasi, menganalisis, dan memahami pesan visual, melalui media bergambar dapat secara signifikan meningkatkan minat baca anak. Strategi yang efektif meliputi kebiasaan membaca, pemilihan buku yang sesuai usia dan kaya ilustrasi, metode bercerita yang interaktif, penggunaan alat bantu visual, penyediaan lingkungan membaca yang menarik, serta kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Buku bergambar membantu anak memahami isi cerita, memperluas kosakata, merangsang imajinasi, dan mendukung perkembangan sosial-emosional. Dengan demikian, strategi literasi visual melalui buku bergambar merupakan pendekatan yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan minat baca anak usia dini
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PGRI GALUNGGUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun, khususnya pada aspek pemecahan masalah dan berpikir logis. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 14 anak di TK PGRI Galunggung. Instrumen penelitian berupa lembar observasi berdasarkan indikator kognitif dalam STPPA. Treatment dilakukan selama empat hari dengan dua proyek bertema kreasi daur ulang dan penjernih air sederhana. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Anak menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengklasifikasi, menyusun rencana, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Kontribusi ilmiah dari penelitian ini terletak pada penerapan pembelajaran Project Based Learning dalam konteks tematik peduli lingkungan, yang masih jarang dikaji secara kuantitatif pada anak usia dini. Penelitian ini juga memperkuat bukti bahwa pendekatan PjBL efektif mengembangkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah pada tahap pra-operasional, serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman nyata
Politik Hukum Dalam Pembentukan Hukum Waris Nasional di Indonesia: Antara Keberagaman Sistem dan Tuntutan Unifikasi
This study discusses legal politics in the formation of national inheritance law in Indonesia, focusing on the challenges of diverse inheritance law systems and the demand for unification. Indonesia has a pluralistic inheritance law system consisting of customary inheritance law, Islamic inheritance law, and civil inheritance law, all of which coexist and are applied based on social and religious backgrounds. The process of forming national inheritance law, which is expected to accommodate this diversity, faces various obstacles, such as differences in values, ideologies, and conflicting political interests. The research method used is a qualitative approach with documentary studies and case studies. The data utilized includes legal documents, court decisions, parliamentary meeting minutes, and relevant academic literature. The research findings show that despite unification efforts through drafts of laws and court decisions, significant challenges remain in harmonizing the various inheritance law systems in force. This study concludes that the formation of national inheritance law requires a compromise between existing legal systems, taking into account political dynamics, public interests, and principles of justice that are fair and equitable.
Keywords: legal politics, national inheritance law, legal pluralism, unification, harmonization.Penelitian ini membahas politik hukum dalam pembentukan hukum waris nasional di Indonesia, dengan fokus pada tantangan keberagaman sistem hukum waris dan tuntutan untuk unifikasi. Indonesia memiliki pluralisme hukum waris yang terdiri dari hukum waris adat, hukum waris Islam, dan hukum waris perdata yang berlaku bersamaan dan diterapkan berdasarkan latar belakang sosial dan agama. Proses pembentukan hukum waris nasional, yang diharapkan dapat mengakomodasi keberagaman ini, menghadapi berbagai kendala, seperti perbedaan nilai, ideologi, dan kepentingan politik yang saling bertentangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi dokumenter dan studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari dokumen perundang-undangan, putusan pengadilan, risalah rapat parlemen, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun upaya unifikasi telah dilakukan melalui rancangan undang-undang dan putusan pengadilan, tantangan besar masih ada dalam menyatukan berbagai sistem hukum waris yang berlaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan hukum waris nasional memerlukan kompromi antara sistem hukum yang ada, dengan mempertimbangkan dinamika politik, kepentingan masyarakat, dan prinsip-prinsip keadilan yang adil dan merata.
Kata Kunci: Politik Hukum; Hukum Waris Nasional; Pluralisme Hukum; Unifikasi; Harmonisasi
Analisis Literatur Terhadap Prinsip Halalan Thayyiban dalam Rantai Pasok Makanan
Permintaan terhadap produk makanan halal terus meningkat seiring bertumbuhnya kesadaran masyarakat muslim akan pentingnya konsumsi yang sesuai dengan nilai-nilai syariah. Namun prinsip halal dalam Islam tidak hanya sebatas kehalalan secara hukum, tetapi juga harus thayyib , yaitu baik, sehat, bersih, dan aman dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis prinsip halalan thayyiban dalam sistem rantai pasok makanan melalui analisis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ini masih menghadapi berbagai tantangan, di antaranya lemahnya integrasi antara lembaga sertifikasi halal dan pengawas mutu pangan, rendahnya kesadaran produsen dan konsumen terhadap aspek thayyib , serta belum optimalnya penggunaan teknologi pelacakan. Selain itu, setiap tahapan dalam rantai pasok makanan, mulai dari sumber bahan baku hingga konsumsi akhir, memiliki titik kritis yang dapat mengancam prinsip halalan thayyiban . Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistem yang menggabungkan standar halal dengan keamanan pangan dan kemiskinan, serta dukungan regulasi, edukasi konsumen, dan pemanfaatan teknologi untuk mewujudkan sistem pangan yang tidak hanya halal secara hukum, tetapi juga thayyib secara kualitas
Analisis Penyelesaian Piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Sukabumi (Studi pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Sukabumi)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai Analisis Strategi Penyelesaian Piutang Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (PBB-P2) Di Kota Sukabumi pada UPTD Pengelola Pendapatan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah Kota Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah 2 orang yaitu Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah, dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belum sepenuhnya optimal dalam pelaksanaan penyelesaian piutang PBB-P2 berdasarkan program yang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah Kota Sukabumi berdasarkan empat indikator yaitu strategi organisasi, program, sumber daya pendukung, dan kelembagaan. Kendala yang terjadi adalah kurangnya pengetahuan wajib pajak dalam sistem pengiriman, nomor objek pajak ganda, dan kurangnya juru sita dalam menyelesaikan piutang. Upaya yang telah dilakukan yaitu pembaharuan sinkronisasi sistem, membuka loket layanan di seluruh kecamatan, memasang spanduk dan baliho, visualisasi video layanan, melakukan kerja sama penagihan dengan Kejaksaan Negeri