Jurnal Online Universitas Muhammadiyah Surabaya
Not a member yet
8612 research outputs found
Sort by
Pengaruh Tax Avoidance dan Intensitas Modal Terhadap Pajak Penghasilan Badan Terutang Dimoderasi Kepemilikan Manajerial
This research aims to determine tax avoidance and capitalintensity on corporate income tax payable with managerialownership as a moderating variable in manufacturingcompanies in the goods and consumption industry sector listedon the Indonesia Stock Exchange in 2020 - 2024. The sampleselection method used is purposive sampling. The total observations in this research were 120 samples with 5 years ofobservation consisting of 24 companies. The data analysistechnique used in this research is multiple linear regressionanalysis and moderation analysis using the ModeratedRegression Analysis approach. The results showed that taxavoidance affects corporate income tax payable, while capitalintensity cannot affect. Managerial ownership is able tomoderate the effect of tax avoidance on corporate income taxpayable, while managerial ownership is not able to moderatecapital intensity
Transparansi dan Efisiensi Laporan Keuangan Perusahaan Ritel dalam Perspektif Akuntabilitas Keuangan Syariah(Studi pada PT Indomarco Prismatama Bengkulu)
This study aims to analyze the extent to which the financial reporting practices implemented by PT Indomarco Prismatama Bengkulu align with the principles of transparency and efficiency from the perspective of Sharia financial accountability. This research employs a descriptive qualitative method using interviews, observation, and documentation techniques. The findings indicate that the company applies a financial reporting system based on general (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) PSAK standards supported by an Enterprise Resource Planning (ERP) system, which enhances efficiency, although information disclosure remains limited. Efficiency efforts are evident in operational cost control, asset maintenance, and routine internal and external audits. Although PT Indomarco Prismatama Bengkulu is a conventional company and does not explicitly adopt Sharia reporting standards, several accountability principles applied by the company reflect alignment with Islamic financial accountability value
Analisis Kualitas Layanan Tour Leader dalam Mendampingi Jamaah Umrah dengan Menggunakan Metode Service Quality (Studi pada PT. Bengkulu Syiar Haramain Kota Bengkulu)
This study aims to determine the tour leader service in accompanying Umrah pilgrims at PT. Bengkulu Syiar Haramain Bengkulu City and to determine the suitability of tour leader services with five service quality indicators. The focus of the study is directed at the service aspects provided by tour leaders to Umrah pilgrims and their suitability with five service quality dimensions, namely physical evidence (tangibles), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), assurance (assurance), and empathy (empathy). This study uses a qualitative approach with data collection methods through interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the tour leader service of PT. Bengkulu Syiar Haramain is classified as good and has met the service quality standards, although there are still shortcomings in terms of reliability, namely the timeliness of distribution of Umrah pilgrim equipment, so it still requires improvement to increase pilgrim satisfaction
REFLEKSI DIRI ISLAMI DALAM JOURNALING: UPAYA PROMOSI KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN REMAJA
Adolescent mental health is a growing concern in modern educational settings, particularly due to limited access to professional counseling and the persistent stigma surrounding psychological distress. This study explores the effectiveness of Islamic journaling as a spiritually grounded self-healing method implemented among high school students at SMA Muhammadiyah 7 Surabaya. The program was conducted using an educational and participatory approach, incorporating Islamic counseling concepts, journaling practices, and emotional reflection. A Project-Based Learning (PjBL) framework was used, accompanied by pre- and post-test assessments to evaluate cognitive, affective, and spiritual outcomes. The results indicate a significant improvement in students' understanding of Islamic counseling (from 33% to 90%), their ability to manage emotions in accordance with Islamic values (from 27% to 87%), and their comfort in expressing feelings through writing (from 30% to 90%). Furthermore, 93% of participants reported feeling more emotionally relieved after writing, and 90% expressed a desire to continue journaling independently. These findings suggest that Islamic journaling is a simple yet effective strategy for enhancing emotional regulation and spiritual awareness among adolescents. The program also demonstrates potential as a faith-based psychosocial intervention model for school settings.
Keywords:
Islamic journaling, adolescent mental health, emotional regulation, Islamic spirituality, self-healingKesehatan mental remaja menjadi isu penting dalam konteks pendidikan modern, terutama di tengah keterbatasan akses layanan konseling dan tingginya stigma terhadap gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Islamic journaling sebagai media self-healing berbasis nilai-nilai Islam yang diterapkan pada siswa SMA Muhammadiyah 7 Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk program edukatif dan partisipatif yang mencakup penyampaian materi, praktik journaling Islami, dan refleksi emosional. Metode yang digunakan adalah pendekatan Project-Based Learning (PjBL) dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kognitif, afektif, dan spiritual peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep konseling Islami (dari 33% menjadi 90%), kemampuan menyalurkan emosi secara Islami (dari 27% menjadi 87%), serta kenyamanan dalam mengekspresikan perasaan melalui tulisan (dari 30% menjadi 90%). Sebanyak 93% peserta merasa lebih tenang setelah menulis dan 90% berkomitmen untuk melanjutkan journaling secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa Islamic journaling merupakan pendekatan sederhana namun efektif dalam membantu remaja mengelola emosi sekaligus memperkuat kesadaran spiritual. Kegiatan ini juga berpotensi menjadi model intervensi psikososial berbasis nilai keagamaan di lingkungan sekolah.
Kata kunci: Islamic journaling, kesehatan mental remaja, pengelolaan emosi, spiritualitas Islam, self-healin
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi melalui Media Gambar Berseri pada Siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 7 Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas IX SMP
Muhammadiyah 7 Surabaya dengan memanfaatkan media gambar berseri. Keterampilan menulis
sebagai salah satu elemen penting dalam pengajaran Bahasa Indonesia harus ditingkatkan secara
terencana agar siswa dapat menyampaikan ide dengan logis dan terstruktur. Penelitian ini adalah
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup
tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 23
siswa kelas IX. Instrumen pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes
tulis. Temuan penelitian menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan dalam kemampuan menulis
teks eksplanasi. Persentase siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mengalami
peningkatan dari 30,43% di pra siklus, menjadi 52,17% di siklus I, dan mencapai 73,91% di siklus II.
Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan media gambar berseri efektif dalam meningkatkan
kemampuan menulis teks eksplanasi secara teratur dan saling terkai
Peningkatan berpikir kritis dalam pembelajaran IPAS berbantuan game what a question untuk siswa 5B SDN Pagesangan Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan cara berpikir kritis siswa kelas 5B SDN Pagesangan Surabaya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penggunaan media game edukatif "What a Question". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya cara berpikir kritis terhadap materi IPAS yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif dan kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada 2 Siklus. Di Siklus pertama dilakukan tindakan perencanaan projek yang akan dilakukan di pertemuan berikutnya dan di siklus kedua dilakukan pengerjaan projek dalam sebuah produk Diorama. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5B SDN Pagesangan Surabaya yang berjumlah 31 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes formatif, dan tes sumatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan cara berpikir kritis terhadap materi IPAS setelah penggunaan game "What a Question". Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata nilai tes formatif siswa dari siklus I ke siklus II. Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan game "What a Question" dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan cara berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS
PENERAPAN MEDIA DIORAMA KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PJBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS 4 SD
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV SDN Pacarkeling V/186 Surabaya melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media diorama dalam pembelajaran IPAS pada materi kekayaan budaya Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mencakup asesmen awal, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, yang diukur melalui indikator kelancaran, keluwesan, elaborasi, dan orisinalitas berpikir. Pada akhir siklus II, sebanyak 87% peserta didik telah mencapai nilai ≥ 75 sesuai Kriteria Ketuntasan Minimal. Aktivitas peserta didik meningkat dari kategori “cukup aktif” menjadi “baik sekali”, begitu pula dengan aktivitas guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model PjBL dengan media diorama efektif dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran IPAS
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MEMAHAMI ISI BACAAN MELALUI KEGIATAN GALLERY WALK PADA MODEL PBL SDN BANYU URIP III/364 SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam memahami isi bacaan melalui penerapan metode Gallery Walk dalam model Problem Based Learning (PBL) di SDN Banyu Urip III/364 Surabaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 peserta didik kelas 5D. Data dikumpulkan melalui tes evaluasi dan observasi aktivitas peserta didik serta guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman bacaan peserta didik. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 45%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 79%. Penerapan metode Gallery Walk terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi peserta didik, serta membantu mereka memahami unsur intrinsik cerita dengan lebih baik. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode interaktif dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan literasi peserta didik di masa depan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kelas V-D SDN Bulak Rukem 1 membuktikan bahwa penerapan model Teams Games Tournament (TGT) secara signifikan meningkatkan hasil belajar matematika. Tingkat ketuntasan siswa meningkat dari 18% pada prasiklus menjadi 50% di siklus I, dan mencapai 95% di siklus II Selain meningkatkan pemahaman terhadap materi matematika, khususnya Bangun Datar, model TGT juga menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan serta mendorong keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, dan berpikir kritis. Guru disarankan untuk lebih kreatif dalam menerapkan metode pembelajaran seperti TGT dengan perencanaan yang matang. Sekolah juga diharapkan mendukung penggunaan media digital, dan penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas metode ini di mata pelajaran dan jenjang lain dalam pendidikan dasar
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA CERITA DONGENG MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 4 SD
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dongeng pada siswa kelas IV Sekolah Dasar melalui penggunaan media pembelajaran flash card. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan membaca siswa, khususnya dalam memahami isi cerita dongeng, mengidentifikasi unsur-unsur cerita, serta membaca dengan intonasi dan ekspresi yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas IV SDN Pacarkeling V/186 Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan membaca dongeng, sedangkan teknik analisis data menggunakan indikator ketuntasan minimal (KKM) sebesar 72 dan ketuntasan klasikal minimal 70%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca dongeng siswa. Pada tahap pra siklus, nilai rata-rata siswa hanya mencapai 72,03 dengan ketuntasan klasikal sebesar 46,87%. Setelah penerapan media flash card pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 75, 31 dengan ketuntasan klasikal 68,75%. Peningkatan berlanjut pada siklus II dengan nilai rata-rata mencapai 79,06 dan ketuntasan klasikal sebesar 93,75%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media flash card secara efektif dapat meningkatkan keterampilan membaca dongeng siswa dalam aspek kefasihan, pemahaman isi, serta ekspresi membaca. Oleh karena itu, media flash card direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia