Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
Not a member yet
    325 research outputs found

    Perancangan dan Pembuatan Alat Press Hidrolik untuk Mengambil Minyak dari Buah Nyamplung (Calophyllum inophyllum L)

    Get PDF
    Alat pres hidrolik digunakan untuk mengepres biji nyamplung sehingga dapat diperoleh minyak nyamplung. Alat pres hidrolik   dibuat   dengan   meninjau   aspek   kegunaannya   untuk   memperoleh   minyak   nyamplung,   kemudahan pengoprasiannya, ekonomis, dan dapat digunakan untuk produksi minyak nyamplung skala rumah tangga dan indu stri kecil. Alat pres hidrolik mempunyai kapasitas 500 gram biji nyamplung, dongkrak yang digunakan berkapasitas 5 ton, dan tekanan maksimal 315 kg/cm2. Alat press hidrolik yang dibuat terbagi ke dalam 12 bagian, yaitu plat bawah, dongkrak, rel, plat penekan, plat atas, ulir penekan, poros utama, tabung, penahan minyak, plat tengah, corong keluar, dan manometer.  Pemasangan  ulir  pada  penekan  bagian  atas  dan  dongkrak  hidrolik  pada  bagian  bawah  alat  pengepres membuat tekanan semakin kuat sehingga minyak semakin mudah dikeluarkan dari biji nyamplung

    PEMODELAN KONTUR MENGGUNAKAN INTERPOLASI FRAKTAL

    Get PDF
    Pemodelan fraktal berkembang dengan pesat dan semakin banyak dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan pembuatan gambar objek alam seperti bukit, batuan,dll. Interpolasi fraktal merupakan metode untuk mencari grafik fungsi fraktal yang melalui beberapa titik interpolasi. Pertama, dirancang metode untuk melakukan pemodelan kontur dengan menggunakan interpolasi fraktal 2D dan 3D, fungsi interpolasi yang digunakan adalah transformasi affine sedangkan pemodelan konturnya dilakukan dengan menggambar grafik interpolasi berkali kali dengan suatu iterasi berdasar parameter tertentu, kemudian ditentukan parameter apa saja yang dapat diubah secara interkatif. Akhirnya dibangun suatu program komputer yang mampu melakukan pemodelan kontur secara interaktif. Hasil uji coba program komputer yang dibuat menunjukkan bahwa kontur dapat dimodelkan dengan baik menggunakan grafik interpolasi 2D dan 3D, parameter yang dapat diubah secara interaktif untuk mendapatkan model kontur yang beragam adalah parameter faktor skala vertikal, dimensi dan koordinat titik interpolasinya

    GENOGRAM UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PERENCANAAN KARIR SISWA SMP

    Get PDF
    At junior high school students, career planning decisions are influenced by the environment, especially families. information about family influences in making career decisions can be obtained through the genogram. This research, in general, aims to derive empirical facts about the effectiveness of the genogram to develop the career planning skills of junior high school students, in particular, the aim of this study is to obtain a profile of students' career planning abilities; formulation of the genogram technique based on the student's career planning ability profile; and an overview of the effectiveness of the genogram to develop students' career planning skills. The research design used is one group pretest-postest. To obtain data of research result used instrument of career planning ability. The population of this study are students of class VIII SMP Negeri 43 Bandung, with sample research VIII-1. Data analysis is done quantitatively. The result of the research shows that students' career planning ability after the statistical technique of genogram has changed to better, that is, there is a significant difference between the improvement of career planning ability of upper, middle, and lower students in pre test and post test

    PSIKOEDUKASI KESADARAN FONOLOGI DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KOTA TASIKMALAYA

    Get PDF
    ABSTRAK   Makalah ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan mengimplementasikan psikoedukasi kesadaran fonologi di sekolah dasar. Psikoedukasi kesadaran fonologi merupakan pelatihan yang mengembangkan sensitivitas anak terhadap struktur bunyi. Psikoedukasi ini dilakukan sebagai upaya stimulasi dan optimalisasi terhadap potensi berbahasa yang dimiliki anak sesuai dengan tahap perkembangannya dan memberikan layanan, serta bimbingan yang dibutuhkan anak dalam melewati tahap-tahap periode sensitif yang dilaluinya dengan cara menggunakan berbagai aktivitas praakademik untuk mengembangkan kesadaran fonologi.                 Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode observasi dan wawancara dengan guru. Observasi dilakukan di dalam kelas untuk melihat kesadaran fonologi anak. Upaya guru dalam pengembangan kesadaran fonologi anak didapatkan melalui wawancara dan pengamatan secara langsung. Setelah dilakukan observasi dan wawancara, selanjutnya dilaksanakan psikoedukasi kesadaran fonologi kepada siswa dan guru. Pemilihan metode yang akan digunakan dalam psikoedukasi pada anak dapat disesuaikan dengan tingkat usia anak. Deteksi aliterasi dan deteksi fonem tunggal relatif mudah bagi anak, yaitu untuk mengenali bunyi silabel awal yang sama (pada purwakanti) dan bunyi silabel akhir yang sama (pada sajak) dari kata-kata yang disajikan. Adapun teknik psikoedukasi dapat melalui lagu anak yang bersajak ataupun melalui kegiatan berpantun. Metode dengan tingkat yang lebih sulit yang dapat digunakan seperti metode deteksi fonem tunggal; di sini tingkat kesulitannya sudah meningkat, karena anak harus mengenali unit bunyi yang lebih kecil daripada silebel. Apabila keterampilan tersebut telah dikuasai, lebih lanjut anak dapat diberi pelatihan dengan metode yang semakin tinggi tingkat kesulitannya seperti metode ketukan fonem.   Kata Kunci: Psikoedukasi, Kesadaran Fonologi, Pendidikan Anak Usia Dini.     ABSTRACT   This paper is the result of a study aimed at implementing psychoeducation in phonological awareness in primary schools. Psychoeducation of phonological awareness is a training to develop children's sensitivity to the sound structure. This psychoeducation serves to stimulate and optimize the language potential of children according to the stage of development, to provide services and to provide guidance that children need to go through the sensitive stage in which they use various preschool activities to develop phonological awareness. The approach used in this study is a qualitative approach using descriptive methods. The data collection technique in this study is the observation method and interviews with the teacher. Observations were carried out in the classroom to see the phonological awareness of the child. Teacher's efforts in developing children's phonological awareness achieved through interviews and direct observation. After conducting observations and interviews, then psychoeducation phonological awareness was carried out to students and teachers. The selection of methods to be used in psychoeducation in children can be adjusted to the age level of the child. Alliteration detection and detection of single phonemes are relatively easy for children to recognize, namely the same initial syllable sound (in purwakanti) and the same final syllable sound (in poetry) of the words presented. The psychoeducation technique can consist of children's songs which are poetry, or dance activities. More difficult level methods can be used such as single-phonemic detection methods; here the level of difficulty has increased as the child has to recognize a sound unit that is smaller than the silebel. If these skills have been mastered, furthermore the child can be given training with methods that increase the level of difficulty such as the phoneme knock method.   Kata Kunci: Psychoeducation, Phonological Awareness, Early Childhood Educatio

    SOSIALISASI PENGENALAN DAN PELATIHAN PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI AISYIYAH BAGI KADER AISYIYAH KOTA TASIKMALAYA

    Get PDF
    Memasuki era Teknologi Informasi dan Komunikasi yang merambah hampir di semua lini kehidupan. Aktivitas manusia tidak dapat lepas dari sentuhan teknologi. ‘Aisyiyah Kota Tasikmalaya sebagai sebuah organisasi masyarakat sipil, belum merespons kondisi masyarakat yang hampir semua berbasis teknologi. Salah satu upaya dalam pengelolaan pengetahuan (knowledge management) ini dengan diselenggarakan sosialisasi pengenalan dan pelatihan pengelolaan Sistem Informasi ‘Aisyiyah (SIA) di wilayah Kota Tasikmalaya dengan harapan akan memperkuat kelembagaan ‘Aisyiyah sehingga mampu memberikan kontribusi kepada umat dan bangsa menuju Indonesia berkemajuan. Program ini direncanakan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) Jawa Barat dan unsur serta jajaran Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) di wilayah Kota Tasikmalay

    Pelatihan Bagi Kader Posyandu Penyakit Tidak Menular (PTM)

    Get PDF
    The Healthy Indonesia Program aims to improve health status through health efforts and equitable health services. The positive side of the success of health development is the increasing life expectancy. But it has a negative impact, namely the increasing incidence of degenerative diseases, one of which is hypertension. Hypertension is often called the "silent killer" because it can appear without symptoms or warning signs, so many do not realize it so that the prevalence of hypertension increases. The breadth of the work area and the lack of health workers, can lead to a lack of public access to health services, so the elderly who have hypertension are less able to control the condition of the disease. Cadres of Non-Communicable Diseases Posyandu (PTM) can be the first line in reaching the community, when health workers are not available. Posyand cadres can also be an extension of their hands in increasing people's knowledge and understanding of hypertension, even cadres can carry out blood pressure checks independently. The purpose of community service is IbM activities for Posyandu cadres of PTM, especially in Kelurahan Bantarsari in the form of counseling about hypertension and training in blood pressure measurement. The population and sample in this service were 24 cadres in Bantarsari village. Data was collected using a questionnaire in the form of questions to find out the knowledge of participants before and after training and a checklist to measure skills. Data analysis using the Paired-Samples T Test. The material used is a blood pressure measuring device, the OMRON brand digital sphygmomanometer using a new battery. The results of this activity are all female cadres, with a age range of 21-45 years. Educational background for cadres is 79.16% of high school graduates and 20.84% ​​of junior high school graduates. The results of the Paired-Samples T Test analysis obtained p value 0,000 which means that there is an influence of counseling and training conducted on cadre knowledge about blood pressure measurement. In conclusion, counseling and training for cadres has a good influence in increasing their knowledge, so it is expected to reduce the incidence of hypertension in their target areas

    Kegiatan Outbound untuk Membangkitkan Semangat Teamwork dan Menambah Energi yang Baru Pada Anggota MDMC Pangandaran

    Get PDF
    MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) is one of the disaster management institutions under the Persyarikatan Muhammadiyah. One of the MDMCs, who were in Pangandaran lacked volunteers from Muhammadiyah's orthomal cadres. This is due to lack of collaboration with orthom and lack of socialization about disasters. Therefore, the author offers a solution to establish collaborative work with all Muhammadiyah orthoms in Pangandaran Regency, conduct outbound activities to increase cooperation, and provide socialization about disasters. The community service activities included material on disaster socialization in Pangandaran, exploring the potential and disadvantages of each organization, the importance of cooperation and communication both internally and externally on the organization, and vertical rescue training to add new insights and energy about one of the skills needed by disaster volunteers . This community service provides a positive impact on MDMC members. Collaboration built in institutions motivates members to collaborate with other organizations and fosters new enthusiasm and ideas for collaborating in humanitarian activities, especially related to the disaster in Pangandaran

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF MANAGEMENT PADA PASIEN HEMODIALISIS DI KOTA BEKASI

    Get PDF
    Penatalaksanaan gagal ginjal terminal membutuhkan modifikasi gaya hidup pasien dalam mengatur diet, membatasi cairan, rejimen medikasi, perawatan akses vaskuler dan kepatuhan menjalani hemodialisis. Pasien hemodialisis dapat mengoptimalisasikan kesehatan dirinya, mencegah komplikasi dan meminimalkan efek penyakit dengan melaksanakan self management.  Tujuan penelitian  mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan self management pasien hemodialisis. Desain penelitian adalah cross sectional dengan teknik  consecutive sampling dan jumlah sampel 100 orang. Hasil penelitian didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan, dukungan keluarga dan efikasi diri dengan SM (p value <0,05). Variabel yang paling berpengaruh adalah tingkat pengetahuan. Penelitian merekomendasikan kegiatan pendidikan kesehatan terstruktur sebagai sarana untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian berat badan antara waktu hemodialisi

    METODE HIPNOTEACHING UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Hasil belajar peserta didik merupakan salah satu indikator dalam keberhasilan  pendidikan, hasil belajar peserta didik merupakan nilai ahir dari pencapaian peseta didik  dalam memehami materi yang disampaikan pada saat belajar mengajar. Banyak sekali faktor yang dapat berpengaruh pada  tinggi rendahnya nilai  hasil belajar peserta didik  dan salah satunya adalah metode yang digunakan dalam proses pembelajaran. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik dapat diberikan metode hipnotiching kepada peserta didik dan dapat diberikan pula kepada anak sekolah dasar.  Pada dasarnya mengajarkan dengan beberapa metode pada anak SD itu sangat dianjurkan dimana anak pada usia ini masih tergolong masa kanak-kanak yang karakteristiknya cepat bosan sehingga metode yang diberikan harus menarik bagi anak. Metode hipnotiching  ini sangat bagus untuk diberikan kepada anak SD dimana metode-metode lama membosankan dan metode ini cukup merangsang konsentrasi bagi anak, dengan menggunakan metode ini diharapkan ada perkembangan yang baik dalam proses belajar sehingga mencapai hasil yang optimal

    PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS MAHASISWA MERANCANG MEDIA INFORMASI BK MELALUI MEDIA SOSIAL

    Get PDF
    The research aims to create the greatest project based learning session in developing the student's creativity in designing the media information via social media. Research methods the research using the actions taken to the student practice field, creativity is reflected upon response followers social media designed by subject. Research conducted in seven cycle that includes a brainstroming, designing, executiing, and final reflection. The results showed 1) brainstroming is most important session in project based learning to develop creativity, 2) After the implementation of project based learning, students ' creativity in designing the media information by social media is on transformation level

    295

    full texts

    325

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇