Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
Not a member yet
    325 research outputs found

    Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi Dasar Lengkap Terhadap Kepatuhan Ibu Melaksanakan Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya Tahun 2017

    Get PDF
    Imunisasi menjadi salah satu bagian terpenting bagi bayi dengan memberikan imunisasi bayi tepat pada waktunya adalah faktor yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan imunisasi dan bagi kesehatan bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap terhadap kepatuhan ibu melaksanakan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya Tahun 2017. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik cross sectional dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 12 – 16 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tamansari kota Tasikmalaya sebanyak 54 ibu yang mempunyai bayi. Pengambilan data dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan angket sedangkan data sekunder dari observasi buku KMS. Hasil penelitian ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi dasar dengan kepatuhan melaksanakan imunisasi. Sebagai acuan praktisi kesehatan dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan kegiatan konseling pra dan pasca imunisasi serta penyuluhan tentang hal – hal yang berhubungan dengan imunisasi sehinggatercapai pelayanan yang optimal dan profesional

    Hubungan Penerapan Sistem Informasi Berbasis Website Terhadap Akurasi Data Anemia dalam Kehamilan

    Get PDF
    Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok anak-anak dan ibu hamil. Kualitas data anemia di Indonesia masih rendah, karena laporan tidak akurat, tidak lengkap dan tidak tepat waktu. Pengembangan aplikasi berbasis website diperlukan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan akurasi, kelengkapan dan ketepatan waktu pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan akurasi pelaporan anemia setelah pengembangan aplikasi berbasis website pada pemantauan anemia dalam kehamilan. Penelitian ini menggunakan rancangan operasional riset dengan pendekatan pre and posttest control group. Kelompok studi dibagi menjadi dua yaitu kelompok perlakuan menggunakan aplikasi berbasis website dan kelompok kontrol melakukan pencatatan dan pelaporan secara manual dilakukan dari bulan September sampai bulan November 2016. Jumlah responden pada kelompok perlakuan berjumlah 19 BPM dan kelompok kontrol berjumlah 20 BPM. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan akurasi laporan sebesar 64,5% (p=0,029) pada kelompok perlakuan untuk akurasi laporan pretest dan posttest 1 dan sebesar 64,5% (p=0,012) untuk akurasi laporan pretest dan post test 2. Simpulan pengembangan aplikasi berbasis website pada pemantauan anemia dalam kehamilan merupakan upaya yang efektif untuk meningkatan akurasi data pelaporan anemia.&nbsp

    Hubungan Umur Kehamilan dengan Kejadian Asfiksia dan BBLR DI RSUD Cianjur

    Get PDF
    Asfiksia neonatorum dapat disebabkan oleh faktor ibu maupun faktor bayi. Salah satu faktor ibu yang mempengaruhinya adalah umur kehamilan dan salah satu faktor bayi yang mempengaruhinya adalah berat lahir bayi. Kasus persalinan kurang bulan di RSUD Cianjur pada tahun 2013 mengalami peningkatan sebesar 1,49%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan umur kehamilan dengan kejadian asfiksia dan berat badan lahir rendah di RSUD Cianjur. Rancangan penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang lahir di RSUD Cianjur pada tahun 2014 dengan teknik pengambilan sampel sistematic non random sampling berjumlah 278 bayi. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan instrumen lembar checklist. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara umur kehamilan dengan APGAR score (p-value = 0,000) dan ada hubungan antara umur kehamilan dengan berat badan bayi (p-value = 0,000).Variabel APGAR score akan bertambah sebesar 0,417 bila umur kehamilan ibu bertambah 1 minggu. Variabel berat badan bayi akan bertambah sebesar 251,4 gram bila umur kehamilan ibu bertambah 1 minggu

    Gambaran Behavioral Problems Pada Anak-anak Korban Kekerasan Seksual di Kecamatan Singaparna Wilayah Kerja P2TP2A Kabupaten Tasikmalaya

    Get PDF
    ABSTRAK Kekerasan  seksual, terutama pada anak-anak, seringkali dikatakan akan menimbulkan dampak dan trauma yang tidak ringan, serta  bersifat jangka panjang. Namun ada beberapa pendapat dan  penelitian yang menunjukkan pula  bahwa tingkat trauma yang dialami para korban, tidak sama, bahkan ada yang sama sekali tidak mengalami trauma. Trauma pada anak-anak korban kekerasan seksual, biasanya nampak pada adanya perubahan perilaku yang ditunjukkan oleh anak-anak setelah mengalami peristiwa kekerasan seksual.  Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi dan menelaah apakah peristiwa kekerasan seksual yang dialami oleh tujuh orang anak di dua desa yang ditangani oleh P2TP2A Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2017, meninggalkan trauma pada korbannya atau tidak, dengan mengidentifikasi adanya perubahan perilaku pada korban yang diamati oleh orang tuanya masing-masing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif survey. Sumber data dikumpulkan melalui asesmen psikologi meliputi observasi, wawancara, dan tes tertulis menggunakan PSC-17 dan Anatomical Drawing serta Gingerbread Figure untuk screening tingkat trauma berdasarkan ada tidaknya perubahan perilaku pada korban yang dikaitkan dengan adanya gangguan kesehatan mental menurut PSC-17. Data dikumpulkan selama  konseling psikologi yang dilakukan oleh peneliti terhadap mereka. Hasil penelitian menunjukkan seluruh anak mengindikasikan adanya perubahan perilaku terkait kesehatan mentalnya, setelah mengalami peristiwa tersebut, meskipun sebagian besar anak sudah tidak merasakan sakit secara fisik di area genitalianya

    MINAT BELAJAR MAHASISWA PGSD PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA (Penelitian Deskriptif Kualitatif di Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)

    Get PDF
    This study uses descriptive qualitative research with case study approach, according to Kumar (1999), a case study is an approach to examine social phenomena through the analysis of individual cases completely and accurately, as well as providing an analysis of intensive than many specific details that are often overlooked by Other research methods. Meanwhile, according to Pollit and Hungler (1999) interpret the case study as a research method that uses in-depth analysis, which is done carefully and completely to an individual, family, group, institution, or other social units. The results showed interest in learning PGSD students on the course the basic concepts of science is low, the study documentation on the midtest course the basic concepts of science and interviews explaining there are several factors that affect low interest student learning is the educational background of students, the ability of lecturers, weight and material science courses basic concepts, means of supporting lectures and lecture schedule. &nbsp

    PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MENGGUNAKAN PBL

    Get PDF
    The purpose of this research is to explain the steps of Problem Based Learning model to increase student involvement in learning and the result of the learning, knowing the enhancement of the student involved, and knowing the growth of student’s learning result. The form of this research is Classroom Action Research which it should be done in two cycles. This research has been done in First Noborejo National Elementary School and the subject of this research is fourth-grade students consists of 34 people. The data collection technic of this research is using test and non-test technic. The technic that we used to analyze all the data is quantitative and qualitative descriptive analysis. The result of this research showing that applying steps of Problem Based Learning Model which is orientated student on the problem, organizing student to learn, guide the individual and social experience, developing and providing masterpiece of the student, also analyzing and evaluating problem-solving process, an increased student involved and science learning outcomes in thematic learning on fourth grade student of First Noborejo National Elementary School. The proof of this research’s result is the growth of students involved from their first condition (pre-cycle) which was 77,47 and categorized as less active and after using this model, for the first cycle, it increased and reached 95,44 with category pretty active. In the second cycle, the average of the student involved increased become 118,32 with category active. The student learning outcomes also increased with the first learning outcomes average (pre-cycle) is 62,17 and only 13 students that pass the test (38,23%). It becomes better with the average grades of student’s learning outcomes is 78,39 and 23 students passed the test (67,64%). On the second cycle, the average grades of the student learning outcomes are 83,29 and 28 students passed the test (82,36)

    Kemampuan Adaptasi Positif Melalui Resiliensi

    Get PDF
    The purpose of this study is to understand how important resilience as positif adaptation. This paper focuses on describing resilience, especially about definition, dimention, factor, and instrument resilience. There are four dimentions that can help people to build resilience. These four dimention are determination, endurance, adaptability, and recuperability.  Resilience is influenced by individual, family, and social environmental factors. The results of this study can use to become a reference for the future researchers

    SENI TEREBANG GEBES GRUP CANDRALIJAYA DI KAMPUNG CIRANGKONG DESA CIKEUSAL KECAMATAN TANJUNGJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA

    Get PDF
    This research is intended to find out the development of art in the gebes in Cirangkong Village, Cikeusal Village, Tanjung Jaya District, Tasikmalaya Regency. This has become important regarding the art of gebes which is a product of local communities whose existence is now increasingly marginalized by the invasion of foreign cultures as a result of globalization. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. Based on the data collected successfully, it is illustrated that the art of gebes felling has a function as a ritual in the celebration of harvest for the supporting community. A new phenomenon that is as entertainment in enlivening various national events. Another symptom of the emergence of art groups was broken down in schools played by school students. The structure of the performance of the art is broken down in the event of the purpose of overtime, which starts from the preparation, implementation, and closing. &nbsp

    Pemberdayaan dan Strategi Marketing Petani Madu Desa Giri Tengah Kecamatan Borobudur-Magelang

    Get PDF
    Tujuan Program Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemberdayaan kelompok petani madu ekonomi produktif desa Giri Tengah Kecamatan Borobudur  membentuk individu dan masyarakat menjadi mandiri. Mitra Usaha dalam program ini adalah petani lebah bernama Bp. Wijarso dan Bp. Bambang. Permasalahan yang dihadapi oleh kedua mitra tersebut adalah produk UKM madu kaliandra desa Giri Tengah belum memiliki branding produk dan label kemasan sehingga pemasaran produk UKM madu kaliandra tidak maksimal. Selain itu, mitra masih kurang mengetahui membuat laporan hasil usaha. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu: 1)Survey dengan melakukan pengamatan dan analisis; 2)Branding produk madu;3) Strategi Marketing agar produk lebih menarik dan dikenal; 4)Pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana hasil usaha. Hasil program ini adalah: 1) Produk madu memiliki label nama produk yang menarik dan lebih dikenal konsumen; 2)Pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana hasil usaha. Program ini diharapkan mampu memfasilitasi mitra untuk mempermudah melakukan penyajian laporan keuangan

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG PERUBAHAN ORGAN SEKS SEKUNDER KELAS VII SMPN 1 CIBALONG KABUPATEN TASIKMALAYA

    Get PDF
    Perubahan organ seks sekunder terjadi pada masa pra pubertas berkisar antara usia 1315 atau pada masa remaja tengah. Tingkat pengetahuan remaja yang kurang, akan menimbulkan rasa cemas, takut, malu, dan bingung akibat penilaian atau persepsi individu terhadap situasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif corelasi dengan metode kuantitatif. Populasipenelitianiniadalahseluruhsiswakelas VII SMPN 1 Cibalong Kabupaten Tasikmalayasebanyak 250 orang dari 7 (tujuh) kelas. Sampel pada penelitian adalah 154 responden. Pada umumnya analisis ini hanya menghasilkan distribusi frekuensi dari tiap variabel. Analisa bivariat dilakukan untuk mencari hubungan antara 2 variabel yaitu variabel bebas dan terikat. Uji statistik yang digunakan untuk mencari hubungan antara variabel tingkat pengetahuan dengan sikap remaja tentang perubahan organ seks sekunder adalah uji chi square. Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja tentang perubahan organ seks sekunder. Besarnya hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja tentang perubahan organ seks sekunder sangat tinggi yaitu 0,000. Saran setelah dilakukan penelitian ini adalah diharapkan memperbanyak literatur di perpustakaan mengenai tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang perubahan organ seks sekunder sehingga mempermudah dalam pencarian data dan materi tentang perubahan organ seks sekunder

    295

    full texts

    325

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇