Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
Not a member yet
    325 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN PELATIK (PETUALANGAN LABIRIN TEMATIK) PADA TEMA 6 SUBTEMA 1 TENTANG CITA-CITAKU KELAS IV SD

    Full text link
    This research is motivated by the difficulty of students in working on thematic questions and the lack of appropriate evaluation media for thematic learning. The aim is to develop a media for evaluating the learning practices of thematic learning theme 6 sub themes 1 about my ideals and knowing the level of student response to the media developed based on the media validation questionnaire, material, language and questionnaire for small and large groups of students. This research was conducted at SDN PONDOK BETUNG 02 Pondok Aren with the research subjects consisted of 4 students for the small group test and 16 students for the large group test. The type of research used is Research and Development (R&D). development procedures used by researchers refer to the Borg and Gall research model. The instrument used was a questionnaire. Pelatik learning media on thematic learning theme 6 sub themes 1 about my ideals have gone through a revision stage based on the suggestions and input from 4 validators namely 2 material experts, 1 media expert and 1 linguist. The results of the study were obtained namely 1) this learning media has gone through the stages of development to the validation test and was declared valid with a score of 85.33% with a very decent category; 2) based on the data obtained from the questionnaire students' responses to the media developed got very good responses with a score of 98.4%. The results of this study are expected to help teachers and students in the learning process and make students more interested in working on problems in thematic learning.   Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam mengerjakan soal tematik dan kurangnya media evaluasi yang sesuai untuk pembelajaran tematik. Tujuannya untuk mengembangkan media evaluasi pembelajaran pelatik pada pembelajaran tematik tema 6 sub tema 1 tentang cita-citaku dan mengetahui tingkat respon siswa terhadap media yang dikembangkan berdasarkan angket validasi media, materi, bahasa serta angket uji coba kelompok kecil dan besar siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN PONDOK BETUNG 02 Pondok Aren dengan subjek penelitian siswa berjumlah 4 siswa untuk uji kelompok kecil dan 16 siswa untuk uji kelompok besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). prosedur pengembangan yang digunakan peneliti mengacu pada model penelitian Borg and Gall. Instrumen yang digunakan adalah angket. Media pembelajaran pelatik pada pembelajaran tematik tema 6 sub tema 1 tentang cita-citaku  ini telah melalui tahap revisi berdasarkan saran dan masukan dari 4 validator yaitu  2 ahli materi, 1 ahli media dan 1 ahli bahasa. Hasil dari penelitian diperoleh yaitu 1) media pembelajaran ini telah melalui tahapan pengembangan sampai uji validasi dan dinyatakan valid dengan skor 85,33% dengan kategori sangat layak; 2) berdasarkan berdasarkan data yang diperoleh dari angket respon siswa pada media yang dikembangkan mendapat respon sangat baik dengan skor 98,4%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran dan membuat siswa lebih tertarik dalam mengerjakan soal dalam pembelajaran tematik.   Kata Kunci: Media evaluasi pembelajaran, pelatik, pembelajaran tematik   &nbsp

    RUDI (RUMAH DISKUSI) SEBAGAI UPAYA INOVATIF DALAM E-LEARNING

    Full text link

    Penerapan Teknologi Blockchain dalam Lingkungan Pendidikan

    Full text link
    Teknologi Blockchain adalah bidang yang menarik bagi banyak industri dan perguruan tinggi di dunia. Sebagai inovasi yang relatif baru dalam ilmu komputer, Blockchain adalah teknologi global, lintas industri, dan disruptif yang diperkirakan akan memicu pertumbuhan ekonomi global selama beberapa dekade berikutnya. Blockchain adalah sebuah sistem penyimpanan data digital yang terdiri dari banyak server (multiserver). Pada teknologi Blockchain, data yang dibuat oleh satu server dapat direplikasi dan diverifikasi oleh server yang lain. Banyak orang mengasosiasikan Blockchain dengan cryptocurrency atau mata uang kripto. Anggapan ini tidaklah salah, sebab salah satu mata uang kripto yakni Bitcoin merupakan pengguna pertama teknologi Blockchain. Namun, sebenarnya pemanfaatan Blockchain tak sebatas pada mata uang kripto. Sebab, teknologi yang berfungsi merekam data dan transaksi mini bisa digunakan untuk banyak sektor seperti pencatatan proses transaksi, dokumentasi, bahkan pemungutan suara. Dalam tulisan ini, penulis akan menyajikan usecase yang relevan dalam penggunaan teknologi Blockchain di lingkungan Pendidikan, khususnya pengolahan data di perguruan tinggi.  Penelitian yang mendasari tulisan ini didasarkan pada metode penelitian kualitatif, menggunakan desk research, tinjauan literatur, wawancara dan studi kasus untuk menghasilkan bukti. Penggunaan metode kualitatif saat ini merupakan pendekatan pragmatis dalam rangka melibatkan diri dengan subjek pada saat penelitian. Sehingga subjek yang berada pada tahap embrionik dapat terus dicermati dan diekplorasi penerapannya. Saat ini, teknologi Blockchain dengan studi kasus di dunia pendidikan masih bersifat inisiatif eksplorasi dan / atau percobaan

    FORECASTING JUMLAH MAHASISWA BARU MENGGUNAKAN METODE AUTOMATIC CLUSTERING AND FUZZY LOGIC RELATIONSHIP MARKOV CHAIN (STUDI KASUS : FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI VISUAL INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL)

    Full text link
    Abstraction                     Forecasting or forecasting is a calculation analysis technique that is done by carrying out qualitative and quantitative approaches to think about future events using reference data in the past. The purpose of this study is to predict the number of new students at the Faculty of Information and Visual Communication Technology at the Al-Kamal Institute of Science and Technology in the academic year 2020/2021. Prediction of the number of new students in the Faculty of Information and Visual Communication Technology of the Al-Kamal Institute of Science in the future accurately is very important to do, because many decisions can be taken by the Leaders of the Al-Kamal Institute of Science and Technology from these predictions. Markov Chain Automatic Clustering and Fuzzy Logic Relationship Method was chosen because it has a better level of accuracy among other Fuzzy Logic methods. The data used in this study are secondary data obtained from the Academic Information System of the Al-Kamal Institute of Science and Technology. Based on this research it was found that the predicted results of the number of new students of the Faculty of Information and Visual Communication Technology at the Al-Kamal Institute of Science and Technology in the academic year 2020/2021 amounted to 64 with a MAPE of 8.25

    Prosiding SENADA (Seminar Nasional Pendidikan Dasar)

    No full text
    Terciptanya suasana belajar dan proses pembelajaran tidak lepas dari peran guru. Kemampuan guru dalam mengelola kelas berdampak pada bagaimana tercipta suasana belajar bagi siswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Perkembangan yang pesat dalam bidang teknologi informasi, seni dan ekonomi juga berdampak terhadap tuntutan dalam bidang pendidikan. Hal ini secara langsung berpengaruh terhadap bagaimana proses pembelajaran saat ini harus mampu membekali siswa dalam dunia nyata dan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia sesuai perkembangan jaman. Oleh karena itu, guru perlu melakukan eksplorasi dan pengembangan diri dalam penguasaan pengelolaan kelas untuk meningkatkan kompetensi kepribadian, profesional, pedagogik maupun sosial.Guru di tingkat sekolah dasar, pada dasarnya memiliki tugas yang berat. Disamping sebagai fasilitator pengetahuan bagi siswa, tetapi juga perlu meletakkan dasar pengetahuan dan kepribadian kepada siswa dengan cara-cara yang inovatif. Hal ini karena sekolah dasar merupakan pendidikan formal pertama yang meletakkan dasar pengetahuan bagi siswa untuk pengembangan diri di masa yang akan datang. Guru maupun calon guru di sekolah dasar harus senantiasa memiliki kompetensi yang terus meningkat dengan berbagai inovasi dan pengembangan diri.Perguruan tinggi merupakan salah satu lembaga pendidikan yang juga berupaya menyelenggarakan pendidikan yang bekualitas bagi masyarakat melalui kegiatan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan atau pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UMTAS dalam upaya mewujudkan tridharma perguruan tinggi bagi calon guru SD, guru SD, praktisi bidang pendidikan maupun dosen upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah dasar. Seminar ini sebagai upaya diseminasi hasil penelitian dan kajian khususnya di bidang pendidikan dasar sebagai forum ilmiah untuk meningkatkan pengetahuan. Seminar yang diselenggarakan oleh PGSD FKIP UMTAS diberi nama Seminar Nasional Pendidikan Dasar (SENADA)

    PERSEPSI GURU TERHADAP TANTANGAN DAN PELUANG PENDIDIKAN

    Full text link
    This study aims to determine the views of physics and non-physics teachers on the challenges and opportunities of education now and in the future, namely the entry of Indonesia in industry 4.0. Education is not a simple thing that we can ignore because basically education is the basis of the formation of a character. Countries are said to be developed if the quality of human resources possessed is high quality. In this study we used a participatory qualitative research method. The instrument used was a questionnaire response to the challenges and educational opportunities which amounted to 25 statements and was given to 10 educators in West Java. The results of this study indicate the profile of respondents' responses to educational challenges and opportunities is varied and the indicator profile of educational challenges and opportunities is at 70%. This study concludes that the level of educator response to the nature of education is quite low at 70%. The most dominant aspects of challenges and opportunities include the role of globalization and technological development. This study recommends that teachers improve the individual quality of each student and the placement of learning systems that are compatible with the education system in the era of the industrial revolution 4.0

    MEMBUDAYAKAN LITERASI DENGAN TEKNIK REVIEW ANGGIT ANGGLANG PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Literasi tidak dapat terpisahkan dari lingkup dunia pendidikan. Literasi menjadi salah satu sarana peserta didik dalam mengenal, memahami, dan menerapkan ilmu yang didapatkannya di bangku sekolah. Literasi juga dapat menumbuhkan budi pekerti mulia peserta didik, baik di rumah, sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Anggit Angglang merupakan pendekatan berpikir terbuka yang dilatihkan secara rutin dan terstruktur pada awalnya, namun kemudian akan merangsang penguasaan beragam kemampuan berpikir yang lebih kompleks, sesuai kreatifitas individu. Hal ini dapat dilàtihkan pada usia dini, ataupun pada orang dewasa. Kegiatan membaca merupakan wahana pelatihan Anggit Angglang baik dalam keluarga atau masyarakat. Selain itu dapat juga diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah untuk mata pelajaran apapun. Pendekatan ini merupakan hasil penelitian dari pembelajaran literasi versi Amerika Serikat, yang telah dimodifikasi melalui penelitian ilmiah dari tugas belajar Mia Damayanti. Saat ini telah diadaptasikan secara optimal dengan budaya dan kondisi bangsa Indonesia. Manfaat penggunaan Anggit Angglang dalam proses belajar dapat membantu individu menguasai pola berpikir tertentu untuk bekal menaklukkan tantangan kehidupannya, membantu mempermudah proses mengingat dan memahami pengetahuan baru dan menyerap informasi penting dengan cepat. Ini merupakan bagian dari keterampilan literasi yang perlu dikuasai oleh setiap orang. Terdapat beberapa teknik dalam Anggit Angglang ini yaitu teknik jumara, sawarna sarupa, ngaprak, melampah dan banar. Sebagaimana tujuan dari kegiatan ini adalah melatih pola pikir sambil menambah kosa kata dan pengetahuan. Di samping itu tanpa disadari kita juga selaku pendidik mendorong tumbuhnya kemampuan berpikir kreatif dan berpikir HOTS. Berbeda dengan kegiatan literasi lainnya, tidak sekadar berlatih menulis saja, yang terpenting justru efek prosesnya pada pikiran sadar dan bawah sadar peserta didik

    Demonstrasi Static Streching untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada siswa SMP Di Kota Pontianak

    Full text link
      Nyeri punggung sering terjadi pada anak sekolah, hal ini dikarenakan mereka memiliki beban yang berat secara fisik dan psikologis. Beban psikologis didapatkan dari pembelajaran sekolah, sedangkan beban fisik didapatkan dari cara duduk yang salah dikelas selama berjam-jam, cara membawa backpack yang salah dan terlalu berat. Beberapa hasil survei  menunjukkan bawah anak-anak sekolah merasa senang menggunakan tas punggung karena banyak barang-barang yang bisa masuk didalamnya, tanpa memikirkan akibatnya yaitu terjadinya stress pada otot yang tertekan sehingga memendek, kaku dan tegang akibat kekurangan oksigen. Jika hal  ini dibiarkan maka dapat menurunkan motivasi belajar siswa. Cara yang efektif untuk menurunkan rasa nyeri pada siswa secara non farmakologi adalah dengan static stretching, karena cara ini dapat mengurai otot yang memendek,  tegang dan kaku menjadi lebih elastis dan memanjang, sehingga peredaran darah lancar oksigen akan banyak mengalir ke otot punggung  dan nyeri punggung berkurang.&nbsp

    Peningkatan Kompetensi Masyarakat di Kampung Yoboi Kabupaten Jayapura dalam Budidaya Jamur dan Pengolahan Makanan Berbahan Jamur

    Full text link
    Kampung Yoboi yang terletak di tepi Danau Sentani,memiliki hutan sagu yang berperan penting  baik secara ekologi, etnobotani dan ekonomi. Masyarakat memanfaatkan tepung sagu dan jamur sagu yang tumbuh secara alami pada ampas sagu sebagai makanannya. Namun masyarakat belum mengetahui nilai gizi jamur sagu tersebut dan cara memanfaatkan limbah ampas sagu sebagai media budidaya jamur. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi jamur sagu, cara budidaya jamur dan membuat berbagai makanan berbahan dasar jamur. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) dan Participatory Planning. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa para peserta sangat antusias dalam diskusi tentang kandungan gizi jamur dan juga sangat aktif mengikuti praktek budidaya jamur serta memasak makanan berbahan dasar jamur.Kegiatan ini telah sukses dilaksanakan berkat partisipasi aktif dari seluruh masyarakat

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI PECAHAN MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIK REALISTIK (PTK DI KELAS IV SDN PADASUKA 2 PASIRWANGI GARUT )

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika pecahan melalui Pendidikan Matematika Realistik pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif. Peneliti berkolaborasi dengan guru sebagai pelaksana kegiatan pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Padasuka 2 Kecamatan Pasirwangi Kab. Garut. Objek dari penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika terkait pecahan melalui penerapan Pendidikan Matematika Realistik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk uraian terbatas yang dilakukan tiap akhir siklus, dan observasi yang dilakukan oleh peneliti. Data aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data hasil tes kemampuan memecahkan masalah dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan penyajian tabel dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pendidikan Matematika Realistik yang dilaksanakan dengan menggunakan langkah-langkah PMR yang didasarkan pada karakteristik PMR yaitu penggunaan masalah kontekstual, penggunaan model, kontribusi siswa, kegiatan interaktif, dan keterkaitan topik dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil evaluasi siswa. Nilai rata-rata sebelum tindakan adalah 62,78 dengan ketuntasan belajar 37,84%, nilai rata-rata siklus pertama adalah 63,76 dengan ketuntasan belajar sebesar 54,05% , nilai rata-rata siklus kedua adalah 71,57 dengan ketuntasan belajar sebesar 75,68%, dan nilai rata-rata siklus ketiga adalah 73,30 dengan ketuntasan belajar sebesar 86,49%

    295

    full texts

    325

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇