Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya: Open Journal Systems
Not a member yet
325 research outputs found
Sort by
SUPERVISI KLINIS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SD DALAM MENYUSUN RPP
Penelitian ini bertujuan membuktikan supervisi klinis dapat meningkatkan dan mengukur presentase peningkatan kompetensi guru dalam menyusunan RPP sebelum dan sesudah supervisi klinis.Merupakan penelitian Tindakan sekolah (PTS). Subyek penelitian adalah guru SD Sambikerep yang berjumlah 3 orang. Hasil penelitian membuktikan bahwa supervisi klinis dapat meningkatkan kompetensi dan prosentase ketuntasan guru dalam menyususn RPP. Hal ini terbukti dengan tercapainya semua indikator keberhasilan dalam penelitian. Indikator kinerja yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah kompetensi guru dalam menyusun RPP minimal mendapatkan rata-rata skor minimal 70 dengan persentase ketuntasan minimal 80%.Hasil penelitian menunjukkan supervisi klinis terbukti dapat meningkatkan kompetensi guru dan meningkatkan presentase ketuntasan guru dalammenyusun RPP, terbukti pada siklus pertama prosentase guru yang dalam menyususn RPP 66 % dan meningkat pada siklus kedua menjadi 100%, dengan demikian terdapat kenaikan presentase sebesar 34 %.
This researsch aims to prove clinical supervision be able to increasing and quantify percentage of raising teacher competency in preparing lesson plans before and after clinical supervision. This research was school action research. The subject or the sudy were teachers of Sambikerep elementary school, amounting to 3 people. The results of the study prove that clinical supervision can improve the competence and percentage of teacher completeness in developing lesson plans. This is proven by the achievement of all indicators of success in research. Performance indicators that are used as a reference in this study are teacher competency in preparing lesson plans to get a minimum average score of at least 70 with a percentage of completeness of at least 80%. The results of research show clinical supervision is proven to improve teacher competency and increase the percentage of teacher completeness in compiling lesson plans, as evidenced in the first cycle the percentage of teachers in preparing the lesson plan was 66% and increased in the second cycle to 100%, so there was an increase in percentage by 34%.
 
STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TRAINING DENGAN METODE INKUIRI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VI SD NEGERI CIJOHO TAHUN AJARAN 2017/2018
Masih kurangnya pemakaian metode belajar yang berpusat pada siswa dalam pembelajaran IPS sehingga siswa tidak mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode pembelajaran inkuiri sosial terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi komparasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Cijoho. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal yang disusun ntuk mengukur keterampilan C1, C2, C3, C4. Perlakuan yang diberikan kepada kelas eksperimen adalah metode pembelajaran inkuiri sosial, sedangkan kelas kontrol mendapat perlakuan pembelajaran inkuiri training. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitif secara statistik melalui teknik uji mann whitney dengan taraf signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi perbedaan signifikan dari nilai postest siswa dan nilai pretest pada kelas kontrol. Peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan metode inkuiri sosial masuk dalam kategori rendah, jika dilihat dari angkat N-Gain yang telah dinormalisasi yaitu 0,272 nilai tersebut sudah mendekati angka N-Gain kategori sedang
PEMBELAJARAN MUSIK ANGKLUNG MELALUI METODE HAND SIGN KODALY PADA SISWA TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI CIAMIS
Penelitian ini berjudul “Pembelajaran musik angklung melalui metode hand Sign kodaly pada siswa tunarungu di sekolah luar biasa negeri Ciamis”. Adapun latar belakang penelitian ini yaitu belum pernah ada yang meneliti tentang metode hand sign Kodaly di sekolah luar biasa ciamis, dilakukan di SLB Ciamis karena sekolah tersebut yang mampu mendukung dalalam penelitian ini, SLB Ciamis sudah mempunyai sarana alat musik yang lengkap untuk mendukung dalam proses pembelajaran. Pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, pengolahan datanya dilakukan dengan cara menyusun perencanaan pembelajaran, langkah – langkah pembelajaran, serta hasil perubahan dari metode yang dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pembelajaran musik angklung ini merupakan kegiatan dalam pembelajaran yang mengandung unsur pengembangan kemapuan dasar siswa dibidang musik meliputi kemamampuan intektual, emosional, sosial, perseptual, fisik, kreatifitas serta memiliki nilai nilai kearifan lokal
Penyuluhan Cuci Tangan Pada Anak Tk Nurul Muslimin Pontianak
Penyebaran penyakit umumnya terjadi akibat kurangnya pengetahuan terkait pola hidup bersih dan sehat (PHBS). PHBS merupakan sebuah gerakan rekayasa sosial yang bertujuan menjadikan sebanyak mungkin anggota masyarakat sebagai agen perubahan dalam peningkatkan kualitas perilaku sehari – hari dengan tujuan hidup bersih dan sehat. PHBS sangat baik di mulai sejak dini dengan indikator sederhana. Salah satu indikator sederhana PHBS adalah mencuci tangan dengan bersih. PKM ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan terkait cara mencuci tangan yang benar bagi anak-anak TK agar mereka memiliki pengetahuan tentang kebersihan sejak awal. PKM ini dilakukan di RA Nurul Muslimin dengan total peserta 30 orang anak-anak yang berada di kelas B2. Penyuluhan disampaikan dengan metode ceramah dengan bantuan media audio visual. Penyuluhan ini berjalan dengan lancar dan peserta dapat menerima materi yang diberikan serta aktif dan bersemangat selama mengikuti penyuluhan
Pengenalan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru-Guru Sekolah SMP Muhammadiyah Rawalo, Kabupaten Banyumas
Abstrak: Pengabdian bagi masyarakat ini mengambil topik “Pengenalan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).” Pelatihan tersebut diperuntukan bagi Guru-Guru Sekolah SMP Muhammadiyah Rawalo, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia yang berjumlah 18 orang. Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Senin,7 Januari 2019. Selama kegiatan pelatihan ini, para guru diberi bekal pengetahuan tentang metodologi penelitian secara umum, metode penelitian jenis PTK, dan alasan yang melatarbelakangi perlunya dilaksanakan penelitian tindakan kelas. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan adanya peningkatan kesadaran dan motivasi untuk melakukan penelitian PTK, pengembangan kualitas pembelajaran, dan adanya peningkatan pemahaman tentang PTK. Kata Kunci: landasan penelitian, metodologi penelitian, PTK
Abstract: This community service took a topic “Introducing classroom action research (CAR).” This training was for eighteen (18) secondary school teachers of Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Rawalo in Banyumas district, Jawa Tengah province, Indonesia. The community service was conducted on Monday, 7th of January 2019. During the activity of this community service, the teachers were given the knowledge of research methodology, CAR, and the foundation of doing CAR. After conducting this service, the teachers hopefully have the awareness and motivation to do CAR, the awareness of improving learning quality, and the comprehension improvement of CAR. Key words: research foundation, research methodology, CAR desig
BAHAN AJAR MOBILE LEARNING 2D BERBASIS ANDROID: SEBUAH PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Menghadapi era digital menjadi sebuah tantangan bagi pendidik kaitannya dengan kompetensi pendidik dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Sejalan dengan pernyataan tersebut, sebagai tenaga pendidik professional seyogianya harus mempunyai kemampuan adaptif yang artinya adalah mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penggunaan bahan ajar salah satunya dalam penelitian ini dikemas dalam bentuk digital sehingga baik siswa maupun guru menggunakan aplikasi berbasis android yang tersedia dalam smartphone. Program digitalisasi bahan ajar ini bertujuan utamanya adalah penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hari ini penggunaan smartphone telah mampu dioprasikan oleh anak dan bahkan lebih pandai anak-anak dibandingkan orang dewasa. Dan belakangan banyak kasus yang terjadi baik kebutaan maupun gangguan kejiwaan yang melanda anak-anak akibat dari memainkan game online pada smartphone. Tujuan lain dari penelitian ini adalah mengarahkan anak-anak untuk bijak dalam menggunakan smartphone sehingga mengurangi ketergantungan siswa dalam memainkan game online. Dalam aplikasi ini dikemas secara digital materi-materi pembelajaran bahasa Indonesia yang materinya disesuaikan dengan kurikulum 2013. Dengan demikian, proses pembelajaran berjalan dengan menarik dan mampu meningkatkan antusiasme siswa sehingga berdampak terhadap prestasi belajar siswa
TINGKAT TUTUR BAHASA JAWA MAHASISWA PGMI INSURI PONOROGO
Bahasa Jawa merupakan bahasa pertama mayoritas masyarakat Ponorogo, Jawa Timur. Namun sebagai bahasa pertama yang dikuasai, banyak di antara penuturnya yang tidak menguasai dengan baik dan tepat dalam penggunaannya terutama dalam tingkat tuturnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan tingkat tutur bahasa Jawa di lingkungan mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah di Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo yang dikasifikasikan dalam dua tingkat tutur yaitu ngoko dan krama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PGMI di Insuri Ponorogo yang dibagi menjadi 3 kelompok. Dipilihnya mahasiswa prodi PGMI sebagai subjek penelitian ini adalah dikarenakan adanya mata kuliah bahasa Jawa selama 3 semester. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrument berupa kuesioner yang berisi latar belakang pengguna bahasa dan isian kosakata bahasa Jawa Ngoko dan Krama. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan berbahasa Jawa ngoko dari kelompok 1 (19 responden) memperoleh skor tertinggi 88 dan skor terendah adalah 75 sebanyak 2 responden. Di kelompok 2, terdapat 13 responden dengan skor tertinggi 84 dan skor terendah adalah 48. Untuk kelompok 3 terdapat 19 responden dengan hasil skor tertinggi adalah 92 dan terendah 80. Hasil kemampuan bahasa krama di kelompok 1 yaitu skor tertinggi 40 dan skor terendah adalah 11, kelompok 2 dengan skor tertinggi 44 dan skor terendah 0, dan kelompok 3 dengan skor tertinggi 35 dengan skor 0. Dari hasil tersebut dapat diketahui jika penguasaan tingkat tutur bahasa Jawa ngoko memiliki skor lebih baik dari pada bahasa jawa krama sehingga dapat dikatakan bahwa mahasiswa prodi PGMI Insuri Ponorogo lebih menguasai tingkat tutur bahasa Jawa ngoko
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER DAN THINK PAIR SHARE DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA SD
UPAYA MENINGKATKAN KARAKTER RASA INGIN TAHU DI SMP NEGERI 1 MUARO JAMBI
Dalam mengupayahkan karamter rasa ingin tahu pada siswa kita harus mengetahuin sifat dan hal hal apa saja yang diminatin pada siswa tersebut, suatu emosi yang berkaitan dengan perilaku ingin tahu seperti eksplorasi, investigasi, dan belajar, terbukti dengan pengamatan pada spesies hewan manusia dan banyak. Istilah ini juga dapat digunakan untuk menunjukkan perilaku itu sendiri disebabkan oleh emosi rasa ingin tahu. Untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa lebih banyak antusias untuk mencoba berbagai hal. Siswa yang telah menginjak remaja, ketertarikan atau rasa ingin tahu anak Anda masihlah ada. Rasa ingin tahu itu belum sepenuhnya lenyap. Hanya saja, saat ia beranjak remaja, rasa ingin tahunya sangat terbatas. Ia hanya penasaran terhadap hal-hal yang menyangkut seksualitas dan lawan jenis. Sementara itu, ketertarikannya terhadap hal lain seolah melenyap
PENGARUH PENERAPAN METODE MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa yang hanya sekitar 40 % siswa yang dapat mecapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Tujuan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan Pendekatan metode Mind Mapping. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SDN 2 Mekarwangi Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre eksperimen Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan pendekatan mind mapping dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa berdasarkan hasil penelitian didapat hasil yang meningkat yaitu pada pada pretest diperoleh rata-rata 45,42 dan pada posttest diperoleh rata-rata 83,79 selain itu metode mind mapping berpengaruh pada kemampuan berpikir kreatif siswa terlihat bahwa siswa lebih dapat mengembangkan ide-ide dan gagasan untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan mind mapping, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode mind mapping terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa