Jurnal Online Unipdu Jombang (Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum)
Not a member yet
    1553 research outputs found

    Relevansi Konsep Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al-Attas dengan Pendidikan Pesantren di Indonesia

    Full text link
    Pendidikan memiliki peran penting dalam keberadaan manusia. Pendidikan Islam dalam berbagai strukturnya dirancang untuk memberikan perencanaan kepada manusia agar dapat mencapai kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Syed Muhammad Naquib al-Attas dengan konsep ta’dib-nya dapat memaknai pendidikan Islam yang sebenarnya. Al-Attas memahami bahwa istilah ta’dib sebagai gagasan instruktif yang mencakup informasi dan tujuan mulia. Oleh karena itu, menurutnya, jenis pendidikan Islam yang tepat adalah ta’dib, sebagaimana tercermin dalam hadis Nabi yang digunakan Al-Attas sebagai landasan pemikiran pendidikannya, yaitu “Tuhanku telah mengajariku,” dan itu berarti menjadikan sekolah (ta’dibi) yang terbaik. Tujuan penelitian ini untuk mengenali biografi Syed Muhammad Naquib al-Attas, konsep ta’dib-nya, serta relevansi konsep tersebut dengan pendidikan pesantren di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Instrumen penelitian yang peneliti gunakan berupa sumber primer dan sekunder sebagai jawaban dari rumusan masalah yang telah dituliskan sebelumnya. Teknik analisis data menggunakan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan konsep ta’dib al-Attas memiliki beberapa relevansi dengan pendidikan pesantren di Indonesia, seperti orientasi pendidikan Islami, integrasi ilmu dan amal, relevansi global, dan lain-lain. Education plays a crucial role in human existence. Islamic education, in its various structures, is designed to provide guidance to individuals so that they can achieve happiness, both in this world and the hereafter. Syed Muhammad Naquib al-Attas, with his concept of ta’dib, can give meaning to true Islamic education. Al-Attas understands the term ta’dib as an instructive idea that encompasses information and noble goals. Therefore, he believes that the appropriate type of Islamic education is ta’dib, as reflected in the Prophet’s hadith used by Al-Attas as the foundation of his educational philosophy, which is “My Lord has taught me,” implying making the best school (ta’dibi). The purpose of this research is to explore the biography of Syed Muhammad Naquib al-Attas, his concept of ta’dib, and the relevance of this concept to Islamic boarding school education in Indonesia. The research method used is a qualitative approach based on literature studies. The research instrument includes primary and secondary sources as answers to the previously formulated research questions. Data analysis technique involves document analysis. The research findings indicate that Al-Attas’s concept of ta’dib has several relevance aspects to Islamic boarding school education in Indonesia, such as Islamic education orientation, integration of knowledge and practice, global relevance, and more.Pendidikan memiliki peran penting dalam keberadaan manusia. Pendidikan Islam dalam berbagai strukturnya dirancang untuk memberikan perencanaan kepada manusia agar dapat mencapai kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Syed Muhammad Naquib al-Attas dengan konsep ta’dib-nya dapat memaknai pendidikan Islam yang sebenarnya. Al-Attas memahami bahwa istilah ta’dib sebagai gagasan instruktif yang mencakup informasi dan tujuan mulia. Oleh karena itu, menurutnya, jenis pendidikan Islam yang tepat adalah ta’dib, sebagaimana tercermin dalam hadis Nabi yang digunakan Al-Attas sebagai landasan pemikiran pendidikannya, yaitu “Tuhanku telah mengajariku,” dan itu berarti menjadikan sekolah (ta’dibi) yang terbaik. Tujuan penelitian ini untuk mengenali biografi Syed Muhammad Naquib al-Attas, konsep ta’dib-nya, serta relevansi konsep tersebut dengan pendidikan pesantren di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Instrumen penelitian yang peneliti gunakan berupa sumber primer dan sekunder sebagai jawaban dari rumusan masalah yang telah dituliskan sebelumnya. Teknik analisis data menggunakan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan konsep ta’dib al-Attas memiliki beberapa relevansi dengan pendidikan pesantren di Indonesia, seperti orientasi pendidikan Islami, integrasi ilmu dan amal, relevansi global, dan lain-lain. Education plays a crucial role in human existence. Islamic education, in its various structures, is designed to provide guidance to individuals so that they can achieve happiness, both in this world and the hereafter. Syed Muhammad Naquib al-Attas, with his concept of ta’dib, can give meaning to true Islamic education. Al-Attas understands the term ta’dib as an instructive idea that encompasses information and noble goals. Therefore, he believes that the appropriate type of Islamic education is ta’dib, as reflected in the Prophet’s hadith used by Al-Attas as the foundation of his educational philosophy, which is “My Lord has taught me,” implying making the best school (ta’dibi). The purpose of this research is to explore the biography of Syed Muhammad Naquib al-Attas, his concept of ta’dib, and the relevance of this concept to Islamic boarding school education in Indonesia. The research method used is a qualitative approach based on literature studies. The research instrument includes primary and secondary sources as answers to the previously formulated research questions. Data analysis technique involves document analysis. The research findings indicate that Al-Attas’s concept of ta’dib has several relevance aspects to Islamic boarding school education in Indonesia, such as Islamic education orientation, integration of knowledge and practice, global relevance, and more

    Strategi Pelayanan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Literasi Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    Full text link
    Salah satu hal yang menjadi pilar penting dalam penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi adalah perpustakaan. Semakin baik kualitas sebuah perpustakaan, tentu akan semakin tinggi juga dampak positif dalam menunjang pendidikan di perguruan tinggi. Perpustakaan pusat UIN Malang telah terakreditasi A. Perpustakaan ini juga telah mengembangkan beberapa layanan elektronik dalam upaya meningkatkan efektivitas penyediaan literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis perencanaan, penerapan, dan dampak dari strategi perpustakan dalam meningkatkan efektivitas penyediaan literatur melalui layanan elektronik di perpustakaan pusat UIN Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan untuk Teknik analisis data yakni melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: perencanaan strategi peningkatan literasi mahasiswa di perpustakaan pusat UIN Malang dilakukan melalui empat hal, yakni membentuk tim khusus, menganalisis segala hal yang berhubungan melalui analisis SWOT, menyusun perencanaan, berdasarkan pertanyaan 5W 1H, menyelaraskan perencanaan dengan kemampuan, meminta saran kemudian menetapkan perencanaan; terkait penerapan strateginya juga melalui empat kegiatan, yakni pengorganisasian dan pemotivasian, pengenalan layanan elektronik perpustakaan, memperbaiki seluruh masalah dalam pengaduan, dan melakukan evaluasi layanan elektronik; terdapat dua dampak dari layanan elektronik ini, yakni dapat membantu seluruh mahasiswa dalam perkembangan riset dan studi mereka, dan juga layanan ini terbukti berhasil secara efektif dan efisien dalam meningkatkan literasi mahasiswa. One of the things that is an important pillar in the implementation of education in universities is the library. The better quality of a library, the higher positive impact in supporting higher education. The central library of UIN Malang has been accredited A. This library has also developed several electronic services in an effort to increase the effectiveness of providing literature. The purpose of this study is to describe and analyze the planning, implementation and impact of library strategies in increasing the effectiveness of providing literature through electronic services at the central library of UIN Malang. This research uses a qualitative approach, with the type of case study. Data collection techniques using observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis technique is through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study concluded that: planning strategies for increasing student literacy in the central library of UIN Malang was carried out through four things; namely forming a special team, analyzing all related matters through a SWOT analysis, drawing up a plan, based on 5W 1H questions, aligning planning with capabilities, asking for advice and then establishing a plan; regarding strategy implementation, there are also four activities, namely organizing and motivating, introducing electronic library services, repairing all problems in complaints, and evaluating electronic services; there are two impacts of this electronic service, namely it can help all students in the development of their research and studies, and also this service has proven to be effective and efficient in improving student literacy.Salah satu hal yang menjadi pilar penting dalam penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi adalah perpustakaan. Semakin baik kualitas sebuah perpustakaan, tentu akan semakin tinggi juga dampak positif dalam menunjang pendidikan di perguruan tinggi. Perpustakaan pusat UIN Malang telah terakreditasi A. Perpustakaan ini juga telah mengembangkan beberapa layanan elektronik dalam upaya meningkatkan efektivitas penyediaan literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis perencanaan, penerapan, dan dampak dari strategi perpustakan dalam meningkatkan efektivitas penyediaan literatur melalui layanan elektronik di perpustakaan pusat UIN Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan untuk Teknik analisis data yakni melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: perencanaan strategi peningkatan literasi mahasiswa di perpustakaan pusat UIN Malang dilakukan melalui empat hal, yakni membentuk tim khusus, menganalisis segala hal yang berhubungan melalui analisis SWOT, menyusun perencanaan, berdasarkan pertanyaan 5W 1H, menyelaraskan perencanaan dengan kemampuan, meminta saran kemudian menetapkan perencanaan; terkait penerapan strateginya juga melalui empat kegiatan, yakni pengorganisasian dan pemotivasian, pengenalan layanan elektronik perpustakaan, memperbaiki seluruh masalah dalam pengaduan, dan melakukan evaluasi layanan elektronik; terdapat dua dampak dari layanan elektronik ini, yakni dapat membantu seluruh mahasiswa dalam perkembangan riset dan studi mereka, dan juga layanan ini terbukti berhasil secara efektif dan efisien dalam meningkatkan literasi mahasiswa. One of the things that is an important pillar in the implementation of education in universities is the library. The better quality of a library, the higher positive impact in supporting higher education. The central library of UIN Malang has been accredited A. This library has also developed several electronic services in an effort to increase the effectiveness of providing literature. The purpose of this study is to describe and analyze the planning, implementation and impact of library strategies in increasing the effectiveness of providing literature through electronic services at the central library of UIN Malang. This research uses a qualitative approach, with the type of case study. Data collection techniques using observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis technique is through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study concluded that: planning strategies for increasing student literacy in the central library of UIN Malang was carried out through four things; namely forming a special team, analyzing all related matters through a SWOT analysis, drawing up a plan, based on 5W 1H questions, aligning planning with capabilities, asking for advice and then establishing a plan; regarding strategy implementation, there are also four activities, namely organizing and motivating, introducing electronic library services, repairing all problems in complaints, and evaluating electronic services; there are two impacts of this electronic service, namely it can help all students in the development of their research and studies, and also this service has proven to be effective and efficient in improving student literacy

    Victorian Social Life as Reflected in George Elliot’s Adam Bede and Silar Marner

    Full text link
    This article examines the representations of Victorian social life in George Eliot’s Adam Bede and Silas Marner particularly on social class, gender relation, religious life, rural community, as well as the role of setting and language in constructing Victorian social reality. Using narratological framework, this article analyzes the interwind between fabula, actors, and setting to reveal how Victorian values are articulated through the narrative structure. The result shows that both novels present the interaction among upper, middle, and lower-class characters, and also highlight women’s position in Victorian society, especially in terms of marriage, economic security, and moral expectations. Rural community is portrayed as a space of shared values, like sympathy and respect. Religion, especially Methodism, becomes significant moral force that influences the individual behavior and communal norms. The setting and the language also reflect the social life of Victorian era. This article argues that the narrative structure in those novels not only reveal the social values but also presents the problems occurred within early to middle Victorian societ

    Analisis Dramaturgi Erving Goffman pada Peran Guru dalam Praktik Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMA Dr. Soetomo Surabaya

    Full text link
    Sebagaimana penerapan Kurikulum Merdeka untuk menyempurnakan aspek-aspek yang masih kurang pada kurikulum-kurikulum sebelumnya, sehingga tercipta sistem pendidikan yang baik dan sesuai dengan perkembangan zaman. Guru dipandang sebagai ujung tombak dalam pendidikan. Guru bukan saja membantu peserta didik menembangkan pengetahuan kognitifnya, tetapi juga dapat membantu peserta didik mengubah dan mengarahkan perilakunya menjadi semakin baik. Di sinilah peran penting seorang tenaga pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis Dramaturgi Erving Goffman pada Peran Guru dalam praktik pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMA Dr. Soetomo Surabaya, serta melakukan analisis Dramaturgi Erving Goffman pada peran guru di luar praktik pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMA Dr. Soetomo Surabaya. Penlitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek peneltian adalah SMA Dr. Soetomo Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini yaitu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Staf Kurikulum SMA Dr Soetomo Surabaya. Analisis data dalam penelitian ini mengadopsi metode Milles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Verikasi keabsahan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam kelas, guru bertanggung jawab untuk memberikan pembelajaran yang menginspirasi, memotivasi, dan mendukung peserta didik dalam mencapai kompetensi yang diinginkan sesuai dengan prinsip-prinsip kurikulum. Guru juga berperan sebagai fasilitator pembelajaran aktif, sehingga peserta didik turut berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Saat di luar kelas, peran guru juga tidak kalah penting. Guru memainkan peran sebagai mentor, membimbing, dan memberikan dukungan kepada peserta didik di luar konteks pembelajaran formal. Contohnya dengan memberikan bimbingan karier, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler, atau bahkan memberikan motivasi. Guru juga berperan dalam membentuk karakter dan nilai-nilai peserta didik, menjadi teladan yang baik dalam hal integritas, kerjasama, dan tanggung jawab. The implementation of the Merdeka Curriculum aims to address and improve the shortcomings of previous curricula, thereby creating an educational system that is effective and responsive to contemporary developments. Teachers are regarded as the frontline actors in education. They not only assist students in developing their cognitive knowledge but also play a crucial role in shaping and directing students’ behavior toward positive change. This highlights the significant role of teachers as educators. This study aims to analyze Erving Goffman’s dramaturgical perspective on the role of teachers in the implementation of the Merdeka Curriculum learning practices at SMA Dr. Soetomo Surabaya, as well as to examine teachers’ roles outside formal Merdeka Curriculum learning practices at the same institution. This research employs a qualitative approach with a case study design. The research site is SMA Dr. Soetomo Surabaya. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data sources consisted of the Vice Principal for Curriculum Affairs and curriculum staff at SMA Dr. Soetomo Surabaya. Data analysis followed the Miles and Huberman model, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation techniques. The findings indicate that within the classroom, teachers are responsible for delivering inspiring, motivating, and supportive learning experiences to help students achieve the expected competencies in accordance with curriculum principles. Teachers also function as facilitators of active learning, encouraging students’ active participation in the learning process. Outside the classroom, teachers’ roles remain equally important. Teachers act as mentors by providing guidance and support beyond formal learning contexts, such as offering career guidance, organizing extracurricular activities, and providing motivation. Moreover, teachers contribute to character building and the cultivation of values, serving as role models in integrity, cooperation, and responsibility

    Implementasi Nilai-Nilai Islam dan Prinsip Psikologi Modern dalam Manajemen Konflik di Madrasah Diniyyah Miftahul Ulum

    No full text
    Manajemen konflik menjadi hal yang penting di madrasah karena konflik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari interaksi kerja sehari-hari antara pendidik dan pengelola lembaga. Tanpa pengelolaan yang baik, konflik dapat menurunkan keharmonisan hubungan kerja, mengganggu kinerja guru, serta melemahkan iklim pendidikan yang seharusnya berlandaskan nilai-nilai Islam. Permasalahan yang terjadi di Madrasah Diniyyah Miftahul Ulum meliputi ketegangan akibat pembagian tugas mengajar yang dirasakan kurang adil serta hambatan komunikasi antar guru yang memicu salah paham dan emosi yang dipendam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implementasi nilai-nilai Islam dan prinsip psikologi modern diintegrasikan dalam manajemen konflik di madrasah, serta menilai efektivitasnya dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala madrasah dan guru, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam seperti kesabaran, keadilan, musyawarah, dan persaudaraan dengan prinsip psikologi modern seperti pengendalian emosi, empati, dan komunikasi asertif terbukti efektif dalam mengelola konflik, meredam ketegangan emosional, serta menjadikan konflik sebagai sarana evaluasi dan perbaikan bersama dalam membangun iklim madrasah yang harmonis dan kondusif. Conflict management is important in madrasahs because conflict is an unavoidable part of daily interactions among educators and institutional managers. Without proper management, conflict can reduce harmony in working relationships, disrupt teachers’ performance, and weaken the educational climate that should be grounded in Islamic values. The problems found at Madrasah Diniyyah Miftahul Ulum include tensions arising from the perceived unfair distribution of teaching assignments and communication barriers among teachers that lead to misunderstandings and suppressed emotions. This study aims to describe and analyze the integration of Islamic values and modern psychological principles in conflict management at the madrasah, as well as to evaluate its effectiveness in creating harmonious working relationships. This research employs a qualitative approach with a field research design. Data were collected through observation, in-depth interviews with the head of the madrasah and teachers, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation. The findings indicate that integrating Islamic values such as patience, justice, deliberation, and brotherhood with modern psychological principles such as emotional regulation, empathy, and assertive communication is effective in managing conflict, reducing emotional tension, and transforming conflict into a means of collective evaluation and improvement in building a harmonious and conducive madrasah environment

    IMPLEMENTASI METODE INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL KOSAKATA BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAH TARBIYATUL AULAD GEBANGMALANG DIWEK JOMBANG

    No full text
    This research was motivated by the low score of student learning outcomes in Arabic sybject. The implementation of this research was to improve the ability to memorize Arabic vocabulary for grade IV students at MI Tarbiyatul Aulad Gebangmalang Diwek Jombang. Researchers used classroom action research carried out in two cycles with the kemmis & Mc Tagart model. The subjects of this study were 24 students of Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Aulad Gebangmalang Diwek Jombang. The data analysis technique used is the Flow Model. The data collection method uses observation, interviews, tests, and documentation. The result showed that the index card match method can improve the ability to memorize Arabic vocabulary in class IV Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Auld Gebangmalang Diwek Jombang. This is evidenced by the results of the pre-cycle stage, the average value of students is 75, only 10 students complete with a percentage of 42 %. Stage cycle I the acerage student score increased to 78,6 completeness to 14 students with a percentage of 58%. Cycle II stage increased to 86,1 completeness increased to 22 students with a percentage of 96%

    ECO-FISH: Enhanced Cloud Task Scheduling Using an Opposition-Based Artificial Fish Swarm Algorithm

    No full text
    The rapid expansion of cloud computing has increased the complexity of task scheduling and resource management across heterogeneous and dynamic environments. Conventional heuristic methods often suffer from premature convergence, resulting in imbalanced virtual machine (VM) utilization. To address these challenges, this study proposes ECO-FISH, a hybrid Opposition-Based Artificial Fish Swarm Algorithm (AFSA) designed for efficient cloud task scheduling. AFSA is selected for its swarm intelligence behaviors—prey, follow, and swarm—which enable effective local exploration with relatively low computational cost. To enhance global exploration, Opposition-Based Learning (OBL) is incorporated by evaluating opposite task–VM mappings, allowing the algorithm to escape local optima and maintain population diversity. This synergy improves the balance between exploration and exploitation while retaining algorithmic simplicity. The proposed ECO-FISH algorithm is implemented using CloudSim and benchmarked against GA, PSO, and the baseline AFSA using three workload distributions: uniform, normal, and stratified. Experimental results demonstrate that AFSA alone reduces makespan by 28–45%, increases throughput by 34–84.9%, and improves utilization by 44.12–64.59% compared to GA. The OBL enhancement in ECO-FISH provides additional gains of up to 1.6%, showing the most significant improvement under heterogeneous, stratified workloads with high variance. Overall, AFSA performs well on uniform datasets, while ECO-FISH (AFSA with OBL) exhibits superior adaptability and stability in variable cloud environments

    Perencanaan Pembelajaran PAI sebagai Upaya Memfasilitasi Pemahaman Nilai-Nilai Kegamanaan

    No full text
    Perencanaan dalam Bahasa Inggris di kenal dengan istilah planning, yaitu serangkaian kegiatan yang akan dilakukan di masa yang akan datang. Perencanaan pembelajaran PAI merupakan kegiatan yang dikembangkan dan disusun oleh pendidik secara sistematis berdasarkan beberapa aspek, seperti penerapan pendekatan, berbasis masalah, penyelesaian masalah, dan berbasis projek yang bertujuan untuk mengembangkan akhlak mulia dan menuju pada karakter Islami. Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan, menyusun, mengklarifikasi, dan menginterpretasi data. Perencanaan pembelajaran PAI untuk pemahaman nilai-nilai keagamaan, seperti nilai akidah, akhlak, dan syariat akan tercapai apabila dilakukan dengan berbagai strategi, seperti menggunakan strategi keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan hukuman. Strategi tersebut akan tercapai dengan adanya dukungan dari orang tua dan guru dalam memberikan pemahaman nilai-nilai keagamaan. Lembaga pendidikan juga berpengaruh terhadap tercapainya suatu tujuan dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan terhadap peserta didiknya, agar peserta didik dapat berkepribadian baik sesuai ajaran Islam. Perencanaan—In English is referred to as planning—which denotes a series of activities to be carried out in the future. Islamic Education (PAI) learning planning is an activity systematically designed and developed by educators based on several aspects, such as the application of approaches including problem-based learning, problem solving, and project-based learning, aimed at developing noble character and fostering an Islamic personality. This study employs library research using a descriptive analytical method by collecting, organizing, classifying, and interpreting relevant data. Planning PAI learning to enhance the understanding of religious values—such as faith (‘aqidah), morality (akhlaq), and Islamic law (shari‘ah)—can be achieved through various strategies, including role modeling, habituation, advice, and disciplinary measures. The effectiveness of these strategies requires support from both parents and teachers in strengthening students’ understanding of religious values. Educational institutions also play a significant role in achieving the objectives of instilling religious values so that students develop good character in accordance with Islamic teachings

    PENERAPAN METODE PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PRAMUKA DI MI TARBIYATUNNASYIIN 2 PACULGOWANG DIWEK JOMBANG

    No full text
    This research was motivated by the low value of student learning outcomes in scout activities. The implementation of this research is to improve student learning outcomes in class V scout activities on scout history material at Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatunnasyiin 2 Paculgowang Diwek Jombang. This study used A Classroom Action Research which was carried out for two cycles with the Kurt Lewin model. The subjects of this study were students of Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatunnasyiin 2 Paculgowang Diwek Jombang with a total of 18 students. The data analysis technique used is the Flow Model. The data collection method uses observation, interviews, tests and documentation. The results showed that the snakes and ladders game method can improve student learning outcomes in class V scout activities at Madrasah ibtidaiyah Tarbiyatunnasyiin 2 Paculgowang Diwek Jombang, as evidenced by the acquisition of grades, namely the pre-cycle average score of students is 58.8 with the number of students completed only 7. The average number of students in Cycle I increased to 65 with 11 students, while the 2nd cycle stage increased to an average of 75

    Penggunaan Bahasa di Lokawisata Situbondo: Analisis Lanskap Linguistik

    No full text
    Lanskap linguistik (LL) merupakan sebagai sebuah kajian bahasa yang meneliti penggunaan bahasa di ruang publik. Studi LL berguna untuk melihat fenomena sosial, budaya, agama, sejarah dan intervensi pemerintah dalam ruang publik. Selain itu, kajian LL bermanfaat untuk mengetahui pengaruh bahasa asing dalam suatu tempat yang berujung pada penyimpulan kuat atau lemahnya bahasa lokal dan bahasa nasional dalam suatu masyarakat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk megklasifikasi variasi (bentuk), pola, dan fungsi bahasa yang digunakan pada rambu-rambu penunjuk arah atau papan informasi yang ada di lokawisata di Situbondo, Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi pada sepuluh lokawisata terpilih yang ada di Situbondo. Selanjutnya, data dianalisis melalui tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini akan menghasilkan luaran berupa artikel yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi sinta 4.  Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh 313 data. Dari total data tersebut, 228 data (72,84%), termasuk dalam kategori monolingual, 78 data (25%) mencerminkan kategori bilingual, dan hanya 7 data (2%) yang termasuk dalam kategori multilingual. Dalam pola penyajian bahasa, 248 data (79%) menggunakan pola top-down dan 65 data (21%) data mencerminkan pola bottom-up. Dan yang terakhir, hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi informasi mendominasi dengan 282 data (90%),  sementara itu, fungsi simbolik hanya menyumbang 31 data, atau 10% dari total data yang ada

    1,338

    full texts

    1,553

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Unipdu Jombang (Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇