Jurnal Online Unipdu Jombang (Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum)
Not a member yet
    1553 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA KOTAK NUMERASI (KORASI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS III MADRASAH IBTIDAIYAH

    Full text link
    Based on the results of observations and interviews with Mathematics subject teachers of grade III MI Bustanul Ulum Johowinong Mojoagung, namely regarding the lack of student understanding and in the learning process only using makeshift learning media. That is what causes low student numeracy skills and causes low student learning motivation because each student has a different learning style. To solve this problem, researchers developed learning media, namely Korasi media. Korasi media helps teachers in delivering multiplication material and can help students in calculating. Researchers developed Korasi media with the aim of increasing student learning motivation which will also have an impact on student learning outcomes. This study is a Research and Development study with data collection techniques in the form of observation, interviews and questionnaires. The results of this study indicate that Korasi media is declared effective in learning mathematics. This can be seen from the average score of material validation of 97.2%, design expert validation of 93.3% and validation of mathematics subject teachers of 100%. In addition, the results of the trial use in trial I and trial II also prove that the Korasi media can increase students' learning motivation, this is known from the results of the student questionnaire with the N-Gain test of 0.72. The student's response to the Korasi media is that students are happy and motivated to learn, especially on multiplication material in mathematics lessons.Berdasarkan hasil observasi dan wawancara guru mata pelajaran Matematika kelas III MI Bustanul Ulum Johowinong Mojoagung yaitu mengenai kurangnya pemahaman siswa serta dalam proses pembelajaran hanya menggunakan media pembelajaran seadanya. Hal itulah yang menyebabkan rendahnya kemampuan numerasi siswa dan menyebabkan motivasi belajar siswa menjadi rendah karena setiap siswa mempunyai gaya belajar yang berbeda. Untuk menyelesaian permasalahan itu peneliti mengembangkan media pembelajaran yaitu media Korasi. Media Korasi membantu guru dalam menyampaikan materi perkalian serta dapat membantu siswa dalam berhitung. Peneliti mengembangkan media Korasi dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang nantinya juga akan berdampak pada hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media Korasi dinyatakan efektif dalam pembelajaran matematika. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata validasi materi sebesar 97,2%, validasi ahli desain sebesar 93,3% dan validasi guru mata pelajaran matematika sebesar 100%. Selain itu, hasil uji coba pemakaian pada uji coba I dan uji coba II juga membuktikan bahwa media Korasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, hal ini diketahui dari perolehan angket siswa dengan uji N-Gain sebesar 0,72. Respon siswa terhadap media Korasi adalah siswa senang dan termotivasi belajar khususnya pada materi perkalian dalam pelajaran matematika

    Efektifitas Penerapan Wibsite (Online) Pmb Dengan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Islamiyah Karya Pembangunan Paron

    Full text link
    Pemanfaatan website pada perguruan tinggi merupakan salah satu cara penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang dapat dilakukan secara online. Website online PMB  memungkinkan calon mahasiswa  mengakses berbagai informasi terkait  penerimaan mahasiswa baru di sekolah tinggi dan menyelesaikan proses pendaftaran  online dari lokasi manapun, selama terhubung dengan  internet, sehingga calon mahasiswa tidak harus berkunjung ke kampus untuk melakukan pendaftaran. Dengan melakukan evaluasi implementasi sistem informasi akademik yang terintegrasi menggunakan metode TAM. Metode TAM yang dijelaskan oleh Davis (1989) medefinisikan suatu metode yang memudahkan kita untuk mengakses dan mengetahui bagaimana  pengguna atau user menerima pemakaian dalam sistem informasi. Dalam metode TAM terdiri dari lima variabel yang bisa digunakan untuk mengetahui dan beberapa indicator yang menjadi faktor-faktor interaksi dengan penerimaan sistem informasi, yaitu: Perceived kegunaan, sudut pandang kemudahan penggunaan, perilaku pada penggunaan (attitude way of use), niat perilaku untuk menggunakan dan penggunaan secara aktual

    Beyond User Decline: Investigating the Effects of Social Presence and the Dual Role of Social Connectedness in Sustaining Engagement on Social Networking Platforms

    Full text link
    Social media platforms are currently grappling with unforeseen difficulties that have hindered their expansion. Previous studies have disclosed that Facebook, one of the most prominent social media sites, has encountered a reduction in its user base. Similarly, other social media platforms have also reported a substantial decline in user numbers and engagement levels, indicating a significant downturn in their popularity. The primary objective of this research is to gain a more comprehensive understanding of the role played by the social presence in human-computer-mediated interactions, specifically in the context of social media. Data from 473 college students from their second to tenth semesters were collected through an online survey. Amos 25 was utilized to test the constructs of the variables of social presence, social connectedness, attitude, and intention to continue using social media. The Hayes Macro Process version 3.5 was used to test the proposed model. The results showed that social connectedness (Con) moderates the effect of social presence and attitude on user intention to continue using social networks. This result extends the body of research on human-computer-mediated interactions by uncovering the role of connectedness in human-computer-mediated interactions and technology adoption

    Penerapan Haversine Formula Pada Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Zonasi SMA Negeri Di Kabupaten Banyuwangi: Penerapan Haversine Formula Pada Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Zonasi SMA Negeri Di Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    Salah satu program atau upaya pemerataan dan kesetaraan kualitas pendidikan di Indonesia dengan menerapkan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Diperlukan suatu perangkat teknologi yang dapat menyeimbangkan penerimaan siswa baru di Kabupaten Banyuwangi yang menyarankan jarak terdekat dengan lokasi sekolah dan terdapat beberapa fitur lainnya. Metode Haversine Formula dengan perkiraan komputer bisa memberikan tingkat presisi yang sangat jelas antara dua titik. Rumus Haversine adalah metode yang bisa dimanfaatkan untuk menghitung jarak antar dua titik, dengan lokasi lintang dan bujur sebagai variabel masukan. Output yang ditampilkan adalah radius sekolah dan rumah peserta didik baru. Metode Haversine Formula dan perhitungan jalur motor di google maps dapat ditemukan rata-rata perbedaan jarak antara keduanya yang dimana semakin jauh jarak dari kedua titik maka semakin jauh pula perbedaannya. Berdasarkan analisis dapat diambil kesimpulan bahwa Metode Haversine Formula bisa diimplementasikan dalam aplikasi berbasis website untuk merekomendasikan SMA Negeri di Banyuwangi berdasarkan jalur zonasi

    IMPLEMENTASI METODE TEAM QUIZ DAN MEDIA DIORAMA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL ULUM II BENDUNGREJO JOGOROTO JOMBANG

    Full text link
    This research is motivated by the low value of student learning outcomes in social studies subjects. The implementation of this research was to improve student learning outcomes in social studies class 4 subject matter of natural resources at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum II Bendungrejo Jogoroto Jombang. Researchers used classroom action research carried out in 2 cycles with the Kurt Lewin model. The subjects of this study were students of Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum II Bendungrejo Jogoroto Jombang totaling 27 students. The data analysis technique used is the Flow model. Methods of data collection using observation, interviews, tests and documentation. The pre-cycle stage of the average student score was 66.11, only 13 students completeness. Stage I cycle the average value of students increased to 75.37 completeness reached 20 students. Cycle II stage increased with an average of 88.5 completeness reaching 27 students with a classical completeness percentage of 100%. The results showed that the team quiz method and diorama media could improve social studies learning outcomes in grade 4 at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum II Bendungrejo Jogoroto Jombang.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Implementasi penelitian ini adalah untuk menigkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas 4 materi sumber daya alam di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum II Bendungrejo Jogoroto Jombang. Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan model Kurt Lewin. Subjek penelitian ini adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum II Bendungrejo Jogoroto Jombang jumlah 27 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah Flow model. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Tahap pra siklus nilai rata-rata siswa adalah 66,11 ketuntasan hanya 13 siswa. Tahap siklus I rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 75,37 ketuntasan mencapai 20 siswa dengan persentase ketuntasan 74.07%. Tahap siklus II meningkat dengan rata-rata 88,5 ketuntasan dicapai 27 siswa dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 100%. Hasil penelitian menunjukkan metode team quiz dan media diorama dapat meningkatkan hasil belajar IPS di kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum II Bendungrejo Jogoroto Jombang

    Analisa Formasi Tim Sepakbola Menggunakan Triangulasi Delaunay & Algoritma Clustering

    Full text link
    Sepak bola merupakan permainan tim, sehingga keberadaan formasi pemain sangat mutlak dibutuhkan selama pertandingan. Hal ini sangat penting untuk menerapkan taktik dan strategi menyerang maupun bertahan secara efektif. Analisis permainan membutuhkan model kuantitatif untuk memperoleh karakter dan strategi dari sebuat tim sepak bola. Dalam penelitian ini, dikembangkan algoritma untuk analisa formasi permainan tim nasional Indonesia berdasarkan metode triangulasi Delaunay dan algoritma clustering. Triangulasi yang digunakan untuk mendefinisikan pembentukan tim sebagai matiks ketetanggan triangulasi Delaunay. Formasi pemain bisa diketahui dari peta panas (hot map) pemain selama pertandingan berlangsung, dalam formasi yang umum digunakan, yakni: 4-4-2, 3-5-2, 3-4-3, dll. Selanjutnya, dengan menggunakan clustering hierarki, setiap formasi diklasifikasikan dan dibagi menjadi pola cluster yang lebih spesifik, dimana konfigurasi pemainnya berbeda. Tantangan dalam penelitian ini adalah melakukan visualisasi berupa perbandingan kuatitatif dan analisa deret waktu untuk formasi yang dinamis, serta focus pada transisi antar cluster pada setiap hierarki. Hal ini dibutuhkan untuk melakukan ekstraksi gaya tim dari beberapa pertandingan mengenai pertukaran posisi pemain di dalam formasi yang dinamis.  Kemudian dilakukan profilisasi tiap cluster, untuk mengetahui karakteristik dari masing-masing cluster pada situasi pertandingan. Kesimpulan yang diperoleh adalah algoritma clustering bisa digunakan untuk mengnalisa strategi bertanding sebuah tim sepakbola, berdasarkan formasi yang digunakan

    Peran Mahasantri dan Alumni Ma’had Aly Hasyim Asy’ari dalam Program Pengabdian di Pesantren Tebuireng Jombang

    Full text link
    Ma'had Aly has the ability to establish and develop its own curriculum, guided by core, main, and supporting competencies based on classical texts and assessable using Credit Units (SKS). Additionally, the curriculum of Ma'had Aly must include materials on research implementation and community service. The purpose of this research is to investigate the community service program of Ma’had Aly Hasyim Asy’ari and the roles of students (mahasantri) and alumni within the program at Pesantren Tebuireng Jombang. The research method employed is qualitative, involving data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The research findings indicate that in its implementation, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, as a higher education institution, has fulfilled the principles of community service, including institutional principles, the principles of practical knowledge (ilmu amaliah) and scientific action (amal ilmiah), cooperation principles, sustainability principles, as well as educational and developmental principles. The roles of Mahasantri in the community service program at Ma’had Aly Hasyim Asy’ari in Pesantren Tebuireng include being mentors, administrators, and instructors. Mahasantri in the community service program can carry out three main roles: social control, an iron stock (strong successor generation), and moral force (exemplars). However, the role as an agent of change has not been fully realized, as the community service program only serves as a support rather than a pioneering force.Ma'had Aly has the ability to establish and develop its own curriculum, guided by core, main, and supporting competencies based on classical texts and assessable using Credit Units (SKS). Additionally, the curriculum of Ma'had Aly must include materials on research implementation and community service. The purpose of this research is to investigate the community service program of Ma’had Aly Hasyim Asy’ari and the roles of students (mahasantri) and alumni within the program at Pesantren Tebuireng Jombang. The research method employed is qualitative, involving data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The research findings indicate that in its implementation, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, as a higher education institution, has fulfilled the principles of community service, including institutional principles, the principles of practical knowledge (ilmu amaliah) and scientific action (amal ilmiah), cooperation principles, sustainability principles, as well as educational and developmental principles. The roles of Mahasantri in the community service program at Ma’had Aly Hasyim Asy’ari in Pesantren Tebuireng include being mentors, administrators, and instructors. Mahasantri in the community service program can carry out three main roles: social control, an iron stock (strong successor generation), and moral force (exemplars). However, the role as an agent of change has not been fully realized, as the community service program only serves as a support rather than a pioneering force

    PENGEMBANGAN MEDIA KOTAK BAGIAN TUMBUHAN (TAGIHAN) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH

    Full text link
    The Plant Parts Box Media (Bill) functions to help teachers convey knowledge. The aim of developing this Bill media is to concretize the understanding of the material presented and make it easier to understand the material about plant parts and their functions. This research is a Research and Development study by carrying out media development and validity testing on experts. Data collection techniques used include interviews, observations, tests and questionnaires. Media implementation was carried out on class IV MI students by analyzing the effectiveness of using the Plant Parts Box (Bill) media in science learning. In the first trial stage of media use, the average pretest score was 52.22 and posttest was 63.33. In the second trial, the average pretest score was 70 and posttest 86.11. Based on the results of trials I and II, it can be concluded that the Plant Parts Box (Bill) media is valid and effective in improving the learning outcomes of class IV MI students in the material on plant parts and their functions.Media Kotak Bagian Tumbuhan (Tagihan) berfungsi untuk membantu guru menyampaikan ilmu pengetahuan. Tujuan pengembangan media Tagihan ini adalah untuk mengkongkritkan pemahaman dari materi yang disampaikan dan dapat lebih mudah memahami materi tentang bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Devolopment dengan melakukan pengembangan media dan uji validitas pada para ahli. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, tes, dan angket. Implementasi media dilakukan pada siswa kelas IV MI dengan analisis keefektifan penggunaan media Kotak Bagian Tumbuhan (Tagihan) dalam pembelajaran IPAS. Pada tahap uji coba pertama pemakaian media diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 52,22 dan posttest sebesar 63,33. Pada uji coba kedua diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 70 dan posttest 86,11. Berdasarkan hasil uji coba I dan II dapat disimpulkan bahwa media Kotak Bagian Tumbuhan (Tagihan) valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MI dalam materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya

    IMPLEMENTASI METODE AL-WASILAH DALAM PROGRAM BIMBINGAN MEMBACA AL-QUR’AN (BMQ) SISWA KELAS IV.1 LEVEL 2 DI MIN 4 JOMBANG

    Full text link
    The Al-Wasilah method is a Al-Qur'an learning method that has only been implemented for about 2 years at MIN 4 Jombang, collaborating with contemporary methods that emphasize practice or drill. This study aims to describe the implementation of the Al-Wasilah method for BMQ students in class IV.1 level 2, which includes the opening stage, reading a study prayer, reading surah al-Insyirah, understanding concepts, exercises/skills, and quizzes/closing. The subjects of this study were teachers/ustadz who taught BMQ in class IV.1 level 2 and Deputy Head of Curriculum at MIN 4 Jombang. The research method used is descriptive qualitative research with field research. The results showed that this method was carried out every Monday, Tuesday and Wednesday, starting at 07.00-08.10. The implementation of the Al-Wasilah method provides an advantage for students in recognizing hijaiyah letters and holding their breath/tanaffus when reading the Qur'an. The obstacles faced were that some students were still used to other methods at home. One of the drawbacks of implementing the Al-Wasilah method is the limited time, so the material presented may not be sufficient in depth. Nonetheless, this study provides important insights into the effectiveness and constraints of implementing the Al-Wasilah method in BMQ. This research is expected to be the foundation for the development of Al-Qur'an learning methods in the future, especially at MIN 4 JombangMetode Al-Wasilah merupakan metode pembelajaran Al-Qur'an yang baru diterapkan dalam kurun waktu sekitar 2 tahun di MIN 4 Jombang, berkolaborasi dengan metode kontemporer yang menekankan pada latihan atau drill. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode Al-Wasilah pada BMQ siswa kelas IV.1 level 2, yang meliputi tahap pembukaan, membaca doa belajar, membaca surah al-Insyirah, pemahaman konsep, latihan/keterampilan, dan kuis/penutup. Subjek penelitian ini yakni guru/ustadz yang mengajar BMQ di kelas IV.1 level 2 dan Waka Kurikulum di MIN 4 Jombang. Metode Penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dilaksanakan setiap hari Senin, Selasa, dan Rabu, mulai pukul 07.00-08.10. Pelaksanaan metode Al-Wasilah memberikan keuntungan bagi siswa dalam mengenal huruf-huruf hijaiyah dan mengatur napas/tanaffus saat membaca Al-Qur'an. Adapun kendala yang dihadapi adalah beberapa siswa yang masih terbiasa dengan metode lain di rumah. Salah satu kekurangan dari pelaksanaan metode Al-Wasilah adalah waktu yang terbatas, sehingga materi yang disampaikan mungkin belum mencukupi secara mendalam. Meskipun demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting tentang efektivitas dan kendala dari penerapan metode Al-Wasilah dalam BMQ. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk pengembangan metode pembelajaran Al-Qur'an di masa depan, terutama di MIN 4 Jomban

    Permohonan Izin Poligami Dengan Alasan Seksual Dalam Putusan Pengadilan Agama Jombang

    Full text link
    Poligami merupakan perkawinan seorang laki-laki dengan banyak wanita yang terbatas maksimal empat wanita dengan ketentuan adil terhadap istri-istrinya dan anak-anaknya nanti. Masalah yang terjadi yaitu permohon yang terjadi karena hal seksual yang di mana pemohon memiliki hasrat seksual yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan izin poligami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif. Analisis ini menggunakan analisis konten dengan menggunakan berbagai teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengabulkan permohonan kurang meneliti secara psikis karena dimungkinkan adanya kelainan pada pemohon dimana adanya penyakit seksual yaitu memiliki kelainan hiperseksual dan juga kurang melihat dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004. Yang hanya mengabulkan secara administratif saja

    1,338

    full texts

    1,553

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Unipdu Jombang (Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇