Portal E-Journal System PNUP (Politeknik Negeri Ujung Pandang)
Not a member yet
    3447 research outputs found

    Implementasi Algoritma D8 untuk Pencarian Titik Terendah pada Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS)

    Get PDF
    Dengan mengetahui aliran air saat terjadinya hujan, maka potensi terjadinya genangan air atau banjir dapat diprediksi sejak dini. Hal ini memungkinkan pengambilan langkah atau antisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pemodelan arah aliran air permukaan dengan metode SFD dan untuk menentukan area terendah berdasarkan data ketinggian yang diperoleh dari DEMNAS dengan menggunakan Bahasa Pemograman Java. Jenis penelitian ini merupakan   perancangan   sistem   dalam   bentuk pemodelan yang diawali dengan perumusan masalah, studi kepustakaan dan penelitian eksperimental dengan luaran aplikasi pemodelan dan simulasi aliran air permukaan dengan menerapkan algoritma D8 dalam pencarian alirannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibuat dapat memprediksi arah aliran air dan juga menampilkan area terendah pada data DEM berupa sin

    Simulasi Pergerakan Harga Saham Menggunakan Model Brownian Motion

    Get PDF
    Teori gerak acak atau yang lebih dikenal dengan sebutan random walk, merupakan sebuah teori dalam probabilitas yang menyatakan bahwa pergerakan sebuah partikel bersifat acak (random). Teori ini menyatakan bahwa perubahan harga saham memiliki distribusi yang sama dan tidak bergantung satu sama lain. Hal ini mengartikan bahwa peluang harga saham meningkat sama besarnya dengan peluang harga saham tersebut menurun. Asumsi ini menghasilkan suatu sifat, yakni sifat simetrik pada random walk. Random walk yang simetrik merupakan random walk yang mempunyai peluang yang sama untuk dua nilai yang berbeda. Brownian motion dapat dibentuk dari sebuah random walk yang simetris, yaitu dengan mencari nilai limit dari distribusi random walk tersebut. Random walk dan Brownian motion dapat dipakai untuk memodelkan pergerakan harga saham. Model pergerakan harga saham dengan kedua teori tersebut dapat memberikan gambaran yang mendekati kenyataannya. Penelitian ini membahas tentang simulasi pergerakan harga saham dengan menggunakan model Brownian motion. Simulasi dilakukan dengan menggunakan perangkat Python. Hasil simulasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Brownian motion akan cenderung lebih baik dalam simulasi pergerakan harga saham karena nilai pendekatan yang diberikan lebih mendekati nilai sebenarnya

    Perancangan Pemasangan Express Feeder Untuk Perbaikan Profil Tegangan Pada Jaringan Distribusi 20 kV Penyulang Gardu Hubung Sungguminasa (GHSM) PT. PLN (Persero) ULP Sungguminasa

    Get PDF
    Penyulang Gardu Hubung Sungguminasa (GHSM) berada dalam layanan PT. PLN (Persero) ULP Sungguminasa yang disuplai oleh gardu induk Sungguminasa dengan pola jaringan radial dengan panjang saluran 24,78 kms. Kontinuitas penyaluran daya listrik pada jaringan distribusi salah satunya ditentukan oleh baik atau tidaknya profil tegangan dalam jaringan tersebut sesuai dengan standar yaitu SPLN 72 : 1987 sebesar +5% dan -10%. Panjangnya saluran menjadi salah satu penyebab penurunan profil tegangan pada penyulang GHSM ini, dengan tegangan terima terendah pada bus percabangan yang ditinjau melalui simulasi aliran daya menggunakan Electrical Transient Analysis Program (ETAP) 12.6.0 terjadi pada bus B078 sebesar 18,99 kV, dengan kondisi undervoltage dan dalam status kritis dengan persentase jatuh tegangan sebesar 5,202% yang melebihi standar 5%. Dalam memperbaiki kondisi tersebut dilakukan pemasangan penyulang lansung (express feeder) yang dapat menekan nilai jatuh tegangan yang terjadi. Express feeder dipasang secara paralel dengan mengikuti jalur terdekat antara gardu induk dan gardu hubung Sungguminasa. Dengan adanya express feeder beban pada penyulang GHSM memiliki 2 suplai yaitu jaringan eksisting dan jaringan yang baru dari express feeder. Setelah dilakukan simulasi pemasangan express feeder nilai tegangan pada bus percabangan beroperasi dalam kondisi stabil. Tegangan terima pada bus B078 sebesar 19,628 kV dengan persentase jatuh tegangan 2,04%. Dengan demikian profil tegangan pada penyulang Gardu Hubung Sungguminasa (GHSM) dapat diperbaiki sehingga dapat memenuhi standar SPLN 72 : 1987

    Pengaruh Optimasi Penempatan Distributed Generation Pada Sistem Distribusi Kota Lampung Mempertimbangkan Penyebaran Distorsi Harmonisa

    Get PDF
    Integrasi Distributed Generation (DG) berbasis pemanfaatan energi baru terbarukan dinilai dapat meningkatkan kapabilitas pada sistem distribusi tenaga listrik. Akan tetapi penggunaan DG yang tidak optimal dapat memperburuk kondisi sistem khusunya dalam hal penyebaran distorsi harmonisa hingga merusak peralatan. Hal tersebut disebabkan teknologi DG berbasis inverter selain menyuplai energi listrik, DG juga menginjeksi arus harmonisa dari komponen semikonduktor yang ada. Penelitian ini anak membahas tentang optimasi penempatan DG berbasis inverter menggunakan metode Multi Objective Particle Swarm Optimization (MOPSO) yang di uji pada Sistem Distribusi Kota Lampung 88 bus berbasis MALTAB 2020b. Adanya penempatan DG berbasis inverter pada 24 titik bus dengan kapasitas 690 kW mampu menurunkan losses hingga 11,22% atau 9.06 kW dan seluruh nilai %THDv tiap bus berada dibawah 5

    Perancangan Private 5G Network Kawasan Industrial Jababeka untuk Mendukung Revolusi Industri 4.0

    Get PDF
    Revolusi Industri 4.0 merupakan upaya transformasi  yang mengkolaborasikan teknologi siber dan teknologi otomatisasi. Konsep penerapannya berpusat pada otomatisasi yang mengintegrasikan dunia online dan lini produksi di industri, dengan internet   sebagai penopang utama. Konektivitas telah menjadi hal yang utama untuk mendorong digitalisasi dan layanan produk di era revolusi industry 4.0. Teknologi 5G memberikan solusi  sebagai platform untuk penyediaan connectivity, dengan menawarkan fleksibilitas membangun public atau private network untuk mensupport kebutuhan industry enterprises. Penelitian ini bertujuan untuk  merancang private 5G Network di Kawasan Industrial Jababeka, pada frekuensi 3500 MHz dan BW 50 MHz dengan luas wilayah 35 km2.  Analisa dilakuan berdasarkan perhitungan capacity dan coverage untuk mendapatkan kebutuhan jumlah gNode B terbaik saat diimplementasikan private 5G network. Hasil penelitian menunjukkan dengan analisa capacity didapatkan penggelaran Private 5G Network membutuhkan 78 gNodeB untuk uplink dan 84 gNodeB untuk downlink. Sedangkan untuk coverage, dibutuhkan 80 gNodeB untuk uplink dan 128 gNodeB untuk downlink. Berdasarkan analisa tersebut hasil terbaik jumlah gNodeB yang dibutuhkan Kawasan Industrial Jababeka adalah 128 gNodeB, dengan nilai kebutuhan traffic demand sebesar 4032 Mbps/km2, dengan maksimum data rate 1,826 Gbps untuk uplink dan 1,707 Gbps untuk downlink

    Sistem Penguncian Cerdas Pada Pintu Berbasis Face Recognition

    Get PDF
    The aims of the study were to design and implement a face recognition-based on the door locking system by using a template matching algorithm to recognize faces. The data was obtained through library research. The method used in facial recognition based on intelligent locking systems is an experimental method to produce a product and the effective test of locking doors to make it safer. The results of the study indicate that the intelligent door locking system which is implemented in a miniature door prototype results in facial matching testing for 10 people, which consist of 8 men and 2 women. In the testing stage, 5 face images registered in the database were used by getting a system accuracy of 92%, and images that did not match the database got an accuracy of 96%

    KLASIFIKASI PENYAKIT CITRA DAUN TANAMAN TOMAT DENGAN ENSEMBLE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK

    Get PDF
    Tomat merupakan tanaman yang dapat tumbuh di hampir semua tanah yang gembur. Petani maupun tukang kebun sering menanam tomat baik untuk mereka konsumsi sendiri ataupun untuk dijual.  Namun petani dan tukang kebun terkadang tidak bisa mendapatkan informasi yang tepat tentang pertumbuhan tanaman tomat sehingga muncul masalah seperti tomat yang busuk, tidak berbuah, muncul bercak coklat dan hitam, dan masih banyak lagi. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan klasifikasi penyakit pada daun tomat. Daun tomat menjadi salah satu faktor yang digunakan untuk melihat apakah tanaman tomat itu baik atau tidak.  Penelitian ini akan menggunakan data gambar daun tomat yang sakit dan metode CNN sebagai metode klasifikasi citra. Penelitian ini akan berfokus pada metode ensemble CNN untuk mendapatkan hasil klasifikasi daun tomat sakit yang lebih baik daripada satu model CNN saja. Untuk perbandingannya, penelitian ini menggunakan 6 model CNN. Hasilnya, Ensemble CNN mendapatkan nilai akurasi sekitar 90.83% dengan rata-rata nilai precision dan recall diatas 0.8 hingga 1.0. Hasil keseluruhannya menunjukkan bahwa metode ensemble CNN secara umum lebih baik daripada satu model CNN saja

    Papaya Fruit Quality Classification Based on Lab Color and Texture Features Using Artificial Neural Networks (ANN)

    Get PDF
    The process of sorting the quality of papaya fruit is a postharvest problem. So far, humans still do the quality sorting process conventionally or manually. It certainly has weaknesses and limitations, which require a large workforce, and the level of human perception of the quality of papaya varies. Several studies have been carried out regarding the classification of papaya fruit quality, but these studies have accuracy that can still be improved. Therefore, in this study, it is proposed to determine the quality of papaya fruit based on LAB colour and texture features using an Artificial Neural Network (ANN) algorithm. This research consists of six stages: image acquisition, pre-processing, segmentation, morphology, feature extraction and classification. The classification process for the training stage produces the highest level of accuracy in three training scenarios; namely, two techniques have 100% accuracy and 99.58% in the third scenario. Based on the best training scenario selected, the testing process produces 98.88%, the highest accuracy rate with a misclassification error of 1.12% and 69 seconds of computing time. These results indicate that the proposed method can accurately classify papaya quality based on LAB colour and texture features

    Studi Tinjauan Perencanaan Sistem Plumbing Air Bersih (Studi Kasus: Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab)

    Get PDF
    carefully considered to ensure that the water demand of the students and staff can be met effectively and efficiently. Calculations show that a water demand of 0.35 m3/min is required, and various existing pipe diameters are used, ranging from 65mm for the main pipes, 60mm and 50mm for the header pipes, to 40mm, 32mm, 30mm, 25mm, 20mm, and 15mm for the shaft pipes. However, after controlling for velocity values using Epanet software, it was found that some pipes had values below 1.8m/s and above 2.4m/s, which could compromise system efficiency. Therefore, the effective pipe diameter for the header pipes was found to be 125mm and 90mm, and for the shaft pipes, it ranged from 90mm to 15mm. The results of this study highlight that the clean water piping system in the STIBA building must be carefully designed and evaluated to meet the clean water demands of the students and staff effectively and efficiently. This can be achieved by selecting effective pipe diameters based on the Epanet calculations and ensuring that the velocity values remain within the specified limits

    Prototipe Sistem Gate Otomatis pada Bendungan PLTA

    Get PDF
    This study aims to make a prototype mechanism for opening and closing the gate on a hydropower dam using the Arduino Uno microcontroller. The research was conducted by making two gates (gate-1 and gate-2) which will open or close based on the water level of the dam. Gate-1 and gate-2 will close if the water level of the dam does not exceed the limit for immediate reduction. The test was carried out with variations in the conditions of water entering the dam, namely calm water conditions, heavy water conditions, and low water conditions. From the tests carried out, it was found that gate-1 always opens when the water level reaches 8 cm or more, while gate-2 opens when the water level starts to reach 11 cm. The length of time gate-1 and gate-2 open according to the water level of the dam

    3,167

    full texts

    3,447

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal System PNUP (Politeknik Negeri Ujung Pandang)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇