Widyakala Journal (Pembangunan Jaya University - UPJ)
Not a member yet
115 research outputs found
Sort by
Sistem Monitoring Server Dengan Menggunakan SNMP
Server merupakan komponen utama sistem jaringan komputer yang berfungsi untuk menyediakan suatu layanan kepada pengguna yang biasa disebut sebagai client. Aktifitas dan operasional pelayanan sebuah server terhadap client dalam penerapannya terdiri dari begitu banyak proses untuk memenuhi segala permintaan client yang dikirimkan pada server tersebut. Diperlukan suatu sistem yang mampu melakukan pemantauan segala aktivitas di dalam server sehingga administrator (operator) bisa memonitor dan mendeteksi apabila terjadi permasalahan pada server yang digunakan. Sistem ini juga menerapkan otomatisasi penghidupan layanan server terhadap layanan server yang mengalami kondisi mati secara tiba-tiba. Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun sistem ini adalah python, php, dan shell script. Alasan menggunakan bahasa pemrograman python pada sistem ini adalah memiliki kemampuan yang unggul dalam melakukan koneksi protokol SNMP (Simple Network Management Protocol). Hal ini dikarenakan protokol SNMP merupakan protokol manajemen jaringan yang mengatur dan menyimpan segala informasi jaringan di dalamnya. Hasil luaran dari sistem ini adalah sebuah web yang mampu mengeluarkan beberapa informasi mengenai server yang dipantau
Analisis Kinerja Fasilitas Pejalan Kaki Dengan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus Bintaro Jaya Xchange - Stasiun Jurangmangu)
Infrastruktur transportasi merupakan komponen penting yang harus dibangun dan dirancang dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip keselamatan, salah satunya adalah fasilitas pejalan kaki. Pembangunan fasilitas pejalan kaki sangat diperlukan dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan yang menggunakan angkutan umum massal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pelayanan lajur pejalan kaki yang menghubungkan stasiun kereta api menuju area peralihan moda transportasi dan pusat perbelanjaan. Selain itu berdasarkan hasil analisis tingkat kinerja dan kepentingan maka dilakukan rencana perbaikan fasilitas pejalan kaki menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metodenya adalah pengamatan di lapangan serta penyebaran kuisioner kepada responden. Hasil studi menunjukkan bahwa fasilitas lajur pejalan kaki di stasiun Jurangmangu tergolong kategori A. Dari hasil metode important performace analysis menyatakan bahwa responden merasa puas dengan pelayanan fasilitas yang disediakan namun terdapat beberapa atribut yang memiliki kinerja pelayanan kurang baik. Hasil analisis dengan metode QFD rekomendasikan untuk meningkatkan pelayanan yang harus dilakukan yaitu penambahan jembatan penyebrangan, jalur khusus untuk penyandang disabilitas, kursi dan tempat istirahat, memeriksa dan memperbaiki lampu penerangan, tempat untuk kendaraan parkir, tempat sampah pada beberapa titik, optimalisasi fasilitas yang sudah tersedia, penambahan petugas keamanan, dan melengkapi kekurangan rambu petunjuk
Pengembangan Sistem Web Sebagai Diagnosa Dini Penyakit Alergi Kulit Dermatitis Atopik Dengan Metode Forward Chaining
Dermatitis atopik (DA) merupakan penyakit peradangan kulit kronik yang disertai rasa gatal pada kulit. Peradangan ini sering terjadi pada anak-anak usia bawah lima tahun, dan mulai membaik saat remaja, tetapi beberapa kasus penyakit tersebut bisa bertahan lama atau bahkan baru mulai terkena penyakit saat dewasa. Hasil penelitian ini merupakan pengembangan suatu aplikasi sistem pakar berbasis web guna memberi panduan atau semacam konsultasi mandiri bagi individu yang mengalami tanda dan gejala yang sama seperti panduan yang di tampilkan pada web tersebut. Metode Forward Chaining dengan pengembangan pola algoritma dipilih dengan alasan ketepatan terapan sistem yang mencakup lebih banyak luaran hipotesa dan data untuk satu kesimpulan hasil diagnosa. Aplikasi Web ini sudah bisa digunakan untuk mendiagnosa penyakit Dermatitis atopik melalui perangkat komputer yang terhubung internet tersedia di ruang tunggu klinik kesehatan atau rumah sakit. Pengguna akan dipandu oleh sistem untuk memperhatikan gambar dan menjawab pertanyaan terntang tanda dan gejala-gejala yang mungkin sedang atau pernah dialami oleh pengguna. Hasil jawaban dipakai sebagai basis sebuah diagnosa pada jenis Dermatitis Atopik yang diderita oleh pengguna dan bisa memberi rujukan untuk menemui seorang dokter ahli atau pakar tentang penyakit tersebut, sehingga tindakan pencegahan atau pengobatan secara dini bisa segera dilakukan
Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Leverage, Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Agresivitas Pajak
This research is using quantitative study aimed to see whether there are influences of Corporate Social Responsibility Disclosure, Leverage, and Managerial Ownership on Tax Aggressiveness. In this research, tax aggressiveness is measured using Cash Effective Tax Rates, corporate social responsibility disclosure is measured using Corporate Social Responsibility Index, leverage is measured using Debt to Total Assets, and Managerial Ownership is measured using dummy variable. This research uses consumer goods industry sector in manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange for the 2015-2017 financial year. Number of observation of 81 samples obtained through non-probability sampling method is purposive sampling method. Testing the hypothesis in this study was used Multiple Linear Regression Analysis using SPSS 25 analysis tool with a significant level of 5% (0,05). The results of these tests indicate that (1) corporate social responsibility disclosure has a positive significant influence on tax aggressiveness, (2) leverage has no significant influence on tax aggressiveness, (3) managerial ownership has a negative influence on tax aggressivenessKeywords : Tax Aggressiveness, Corporate Social Responsibility Disclosure, Leverage, Managerial Ownershi
Analisis Efektivitas Aplikasi e-Batik Dalam Upaya Memperkenalkan Batik Indonesia Kepada Dunia
Batik adalah salah satu identitas yang dimiliki oleh orang Indonesia yang telah diakui dan ditetapkan oleh UNESCO. Ini membuktikan bahwa batik sudah menjadi salah satu bentuk kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Untuk mencegah budaya Indonesia diakui oleh negara lain, peneliti ingin membuat aplikasi yang disebut e-Batik. Dalam penelitian ini, pengujian dan analisis dilakukan untuk mengetahui seberapa efektif aplikasi e-Batik dalam memperkenalkan batik Indonesia ke dunia. Untuk tujuan ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dengan mendistribusikan kuesioner. Berdasarkan feedback dari 33 responden yang rata-rata berusia 17 hingga 20 tahun dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh terbukti valid dan reliabel sehingga data tersebut dapat dipercaya untuk digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tertinggi yang diperoleh dari pengujian efektivitas aplikasi e-Batik dengan menggunakan skala Likert adalah 96,212 dan terendah adalah 81,818 dari 100. Ini menunjukkan bahwa aplikasi e-Batik terbukti efektif dalam memperkenalkan batik ke dunia
Studi Pendahuluan Untuk Meningkatkan Kemampuan Prososial Melalui Kemampuan Sosiokognitif Anak Usia 6 Tahun
Penelitian ini bertujuan melakukan studi pendahuluan sebagai dasar intervensi meningkatkan kemampuan prososial anak melalui kemampuan sosiokognitif yang dimiliki anak usia 6 tahun. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan kebutuhan belajar untuk meningkatkan kemampuan sosiokognitif sehingga dapat menyusun program intervensi yang sesuai. Pemeriksaan dilakukan melalui pengukuran dimensi general intelligence, perception of others, role taking, attribution of others, dan kemampuan moral reasoning dalam bentuk cerita bergambar dan angket yang diberikan kepada guru sebagai agen sosialisasi bagi anak usia 6 tahun. Kemudian masing-masing anak yang telah dikelompokkan melakukan perilaku prososial dan tidak melakukan perilaku prorosial akan diberikan kartu bergambar mengenai situasi-situasi prososial. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kebutuhan belajar dari kemampuan sosiokognitif anak usia 6 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan permasalahan dalam kemampuan sosiokognitif anak usia 6 tahun yang menunjukkan perilaku prososial. Permsaalahan dalam kemampuan sosiokognitif ditemukan pada anak yang tidak menunjukkan perilaku prososial. Berdasarkan kebutuhan belajar yang diperoleh, peneliti menyusun program rancangan berupa kegiatan role play dan diskusi mengenai situasi-situasi prososial
Pengaruh Tipe Industri, Kinerja Lingkungan, Dan Profitabilitas Terhadap Carbon Emission Disclosure
The purpose of this study was to examine the effect of Industrial Type, Environmental Performance, and Profitability on Carbon Emission Disclosure. The independent variable in this study is Industry Type which is measured using dummy variables, Environmental Performance is measured using PROPER and Profitability is measured using return on assets. Carbon Emission Disclosure as the dependent variable was measured using a checklist adopted from the research of Choi et al. The population of this study is non-financial companies registered in 2015-2017. By using purposive sampling method and obtained a total sample of 33 companies per year. The method of analysis of this study includes descriptive statistical analysis, classic assumption test, hypothesis testing and multiple linear regression. The results of this study indicate that Industry Type and Profitability have a significant effect on the level of carbon emissions disclosure. Meanwhile, Environmental Performance does not have a significant effect on the level of carbon emissions disclosure. Carbon Emission Disclosure variables can be explained by Industry Type, Environmental Performance and Profitability variables of 17.9%, while the remaining 82.1% are influenced by other variables not examined in this study.Keywords : Carbon Emission Disclosure, Voluntary Disclosures, Industrial Type, Environmental Performance, Profitabilit
Cover
Silahkan unduh cover beserta masthead jurnal widyakala volume 6 issue 2 terbit 27 September 201
Pergeseran Representasi Feminitas dalam Film Animasi Disney Princess
Film animasi Disney Princess tidak hanya menampilkan hiburan bagi penontonnya namun juga representasi feminitas yang dapat mempengaruhi pola pikir penontonnya terutama anak-anak. Representasi tersebut seharusnya berkembang sejalan dengan perkembangan gelombang feminisme di dunia agar penonton memiliki gambaran nyata mengenai kondisi perempuan di setiap era. Karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui apakah pergeseran yang terjadi sejalan dengan perkembangan teori dan gelombang feminisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kritis dengan metode penelitian analisis wacana kritis Sara Mills. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan data primer, yaitu observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa studi kepustakaan dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan menonton 11 film animasi Disney Princess sedangkan wawancara dilakukan kepada sutradara Disney, aktivis feminis, dan tiga orang penonton anime Disney Princess. Hasil analisa menunjukkan bahwa ada pergeseran representasi feminitas yang terjadi dalam film animasi Disney Princess, meskipun menunjukkan ketidaksetaraan dan justru menampilkan sisi pemberontakan dalam diri perempuan.Kata kunci: Film Animasi, Disney Princess, Representasi, Feminisme, Feminitas, Ketidaksetaraa
Pengaruh Fungsionalitas dan Likeability Jalur LRT Terhadap Citra Kawasan Kelapa Gading
Perkembangan jalur LRT di kawasan Kelapa Gading merupakan alternatif solusi terhadap pergerakan dan aktifitas yang semakin meningkat. Perkembangan suatu elemen baru akan berdampak pada perubahan kondisi visual suatu kawasan, yang selanjutnya akan mempengaruhi image yang terbentuk di masyarakat terhadap kawasan tersebut. Oleh karena itu dilakukan studi mengenai potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading dengan adanya jalur LRT sebagai elemen kawasan yang baru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan mix methods untuk mengetahui sejauh mana potensi perubahan yang terjadi terhadap citra kawasan Kelapa Gading yang sudah terbentuk dengan kehadiran elemen baru yaitu jalur LRT. Fokus penelitian ini adalah pada aspek fungsional dan likeability terhadap elemen jalur LRT. Temuan yang diperoleh adalah bahwa potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading sangat terkait dengan aspek fungsional dan likability terhadap jalur LRT, sehingga apabila likability terhadap keberadaan jalur LRT kuat dan secara fungsional bernilai positif bagi masyarakat, maka elemen tersebut dapat merubah citra kawasan Kelapa Gading.Kata Kunci: Perubahan citra kawasan, elemen baru LRT, aspek likeability, aspek fungsionalPerkembangan jalur LRT di kawasan Kelapa Gading merupakan alternatif solusi terhadap pergerakan dan aktifitas yang semakin meningkat. Perkembangan suatu elemen baru akan berdampak pada perubahan kondisi visual suatu kawasan, yang selanjutnya akan mempengaruhi image yang terbentuk di masyarakat terhadap kawasan tersebut. Oleh karena itu dilakukan studi mengenai potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading dengan adanya jalur LRT sebagai elemen kawasan yang baru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan mix methods untuk mengetahui sejauh mana potensi perubahan yang terjadi terhadap citra kawasan Kelapa Gading yang sudah terbentuk dengan kehadiran elemen baru yaitu jalur LRT. Fokus penelitian ini adalah pada aspek fungsional dan likeability terhadap elemen jalur LRT. Temuan yang diperoleh adalah bahwa potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading sangat terkait dengan aspek fungsional dan likability terhadap jalur LRT, sehingga apabila likability terhadap keberadaan jalur LRT kuat dan secara fungsional bernilai positif bagi masyarakat, maka elemen tersebut dapat merubah citra kawasan Kelapa Gading.