Portal Jurnal Universitas Serang Raya
Not a member yet
    3166 research outputs found

    Edukasi Literasi Keuangan Digital pada Masyarakat Desa Tanah Miring Kecamatan Aru Tengah

    Get PDF
    Permasalahan yang diprioritaskan dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada masyarakat Desa Tanan, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulau­an Aru adalah kurangnya pemahaman mengenai literasi keuangan, kurang kepekaan dalam mengelola keuangan dan belum dapat memanfaatkan layanan keuangan digital. Tujuan kegiatan ini adalah melaku­kan edukasi masyarakat desa tanah miring mengenai literasi keuang­an dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik. Metode yang diguna­kan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiat­an ini terlihat pada perubahan progress yang sangat baik yang dialami oleh masyarakat Desa Tanah Miring. Pada pemahaman terkait literasi keuangan sudah mampu mencatat, menyusun perencanaan serta pengelolaan keuangan dan terampil dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan digital sesuai prosedur.&nbsp

    Edukasi Bahaya Kecanduan Smartphone dan Tips Menjaga Kesehatan Mata pada Siswa SD Negeri 1 Sikunang, Wonosobo

    Get PDF
    Bermula sejak berlakunya peraturan Kegiatan Belajar Mengajar secara daring pada saat masa pandemi Covid-19, intensitas penggunaan smartphone di kalangan pelajar terutama di jenjang sekolah dasar makin sering. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Kepala Sekolah SD Negeri 1 Sikunang, Wonosobo diketahui bahwa beberapa siswa di SD tersebut sudah kecanduan terhadap smartphone. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan smartphone dan kesehatan mata dengan kecanduan smartphone untuk mengetahui dampak pemberian edukasi memiliki pada siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri 1 Sikunang. Kegiatan pengabdian ini berupa edukasi dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan sesi permainan berkelompok. Instrumen pengabdian masyarakat yang digunakan adalah kuesioner SAS-SV, pre test, dan post test. Partisipan berjumlah 35 siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri 1 Sikunang. Untuk kelas 4, pada hasil uji Fisher’s Exact menghasilkan sig 1,0>0,05 artinya tidak terdapat hubungan antara penge­tahuan smartphone dan kesehatan mata dengan kecanduan smartphone pada siswa kelas 4 SD Negeri 1 Sikunang. Pada hasil uji Chi Square kelas 5, diperoleh sig 0,021<0,05 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan smartphone dan kesehatan mata dengan kecanduan smartphone pada siswa kelas 5 SD Negeri 1 Sikunang. Pada uji Wilcoxon Signed Rank, kelas 4 dan kelas 5 masing-masing menghasilkan sig 0,014 dan 0,038 di mana keduanya kurang dari 0,05 sehingga diperoleh hasil bahwa pemberian edukasi memiliki dampak positif yang signifikan pada siswa kelas 5 dan 4 SD Negeri 1 Sikunang.&nbsp

    Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Menuju Pariwisata Berkelanjutan

    Get PDF
    Untuk mencapai konsep pariwisata berkelanjutan diperlukan upaya dan dukungan dari sektor lain untuk menciptakan nilai tambah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Ekowisata pinus motilango dalam pengembangannya memiliki permasalahan manajemen, produksi dan pemasaran. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang menggali potensi  wisata dan manajemen usaha, peningkatan keterampilan memproduksi kerajinan serta pengetahuan strategi pemasaran. Metode yang digunakan yaitu pelatihan, praktek dan pendampingan. Hasil pengabdian kemitraan masyarakat menghasilkan peningkatan pengetahuan menggali potensi wisata dan usaha sebesar 93%, manajemen usaha sebesar 90%, strategi pemasaran 85%. Sedangkan peningkatan keterampilan berupa terbentuknya unit usaha baru,  terlaksananya festival gambusi dan festival tari tradisional serta terwujudnya strategi pemasaran produk kerajinan khas menggunakan konsep visual di media online.&nbsp

    Pemanfaatan Limbah Kulit Biji Kakao (Theobroma Cacao L.) dalam Pembuatan Cookies bagi Masyarakat Pekan Nanas, Johor Bahru, Malaysia

    Get PDF
    Malaysia merupakan peringkat pertama negara penerima ekspor kakao terbanyak dari Indonesia dengan volume mencapai 55,91 ribu ton atau sekitar 14% dari keseluruhan volume ekspor. Pemanfaatan limbah kulit biji kakao saat ini belum maksimal karena dinilai kurang ekonomis. Potensi dari pemanfaatan limbah kulit biji kakao yaitu dapat dijadikan sebagai usaha rumah tangga dengan nilai jual yang cukup tinggi dan keuntungan yang baik. Tujuan pengabdian pada masyarakat (PKM) ini adalah (1) memberikan wawasan kepada Single Mother Community di Pusat Komuniti Desa (PKD) Pekan Nanas, Pontian mengenai pengolahan limbah kulit biji kakao menjadi olahan pangan; (2) memberikan pelatihan kepada Single Mother Community di Pusat Komuniti Desa (PKD) Pekan Nanas, Pontian dalam membuat cookies kulit biji kakao. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode pendekatan dan demonstrasi dengan pendampingan praktik. Kegiatan pelatihan diakhiri dengan pengisian kuesioner uji hedonik untuk menilai kualitas produk yang telah dibuat. Hasil PKM yang dicapai adalah peningkatan dalam aspek (1) Wawasan Single Mother Community dalam pengolahan cookies kulit biji kakao dengan teknik pemanggangan meningkat, menunjukkan rata-rata score gain 0,5 dengan peningkatan pengetahuan sebesar 45% dari rata-rata nilai pre-test sebesar 47,1 dan post-test sebesar 70,8 dengan kategori “sedang†(2) Produk cookies kulit biji kakao disukai oleh peserta dengan skor penilaian pada aspek warna 4,7; aroma 4,6; rasa 4,4; dan tekstur 4,5.&nbsp

    Adopsi-Difusi Teknologi Penyimpanan Energi dan Kendaraan Listrik untuk Media Pembelajaran Akses Energi yang Berkelanjutan

    Get PDF
    Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berlokasi di  Kabupaten Magetan, Jawa Timur,  wilayah  yang memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melimpah dan memiliki rencana  investasi pada bidang elektrifikasi. Namun, adopsi-difusi teknologi elektrifikasi  dan EBT dari masyarakat  masih rendah,  diantaranya dapat ditunjukan dengan rendahnya pemanfaatan energi surya dan rendahnya elektrifikasi kendaraan listrik. Solusi  yang ditawarkan melalui PkM  ini adalah  mengembangkan  simulator adopsi-difusi teknologi penyim­pan­an energi dan kendaraan listrik untuk media pembelajaran akses energi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Metode pelaksanaan  PkM dilakukan melalui:  merancang media pembelajaran;  memasang di taman refugia;  menyusun modul dan pelatihan; pendampingan pengelolaan; serta peng­ukuran tingkat penerimaan. Sistem alat peraga yang dikembangkan terdiri dari: 1. etalase PLTS Atap, 2. Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 3. sepeda motor listrik, dan 4. smart farming). Media pembelajaran dapat digunakan untuk learning by doing dan selanjutnya dievaluasi perseps­inya terhadap kemudahan akses teknologi energi terbarukan.  Pelak­sanaan PkM diharapkan menurunkan “chasm†atau jurang hambat­an adopsi tekno­logi dan masyarakat dapat menerima keberadaan inovasi teknologi. Berdasarkan survei sebelum dan sesudah kepada pengunjung, terlihat ada­nya peningkatan pemahaman akan pentingnya akses energi berkelanjutan yang signifikan dibuktikan dengan uji wilcoxon signed rank  dan ditunjukkan kemanfaatannya dari  nilai   Benefit Cost Ratio (BCR), dimana hasil perhitungan menunjukkan nilai 4,57 sehingga layak diterapkan (BCR > 1,0)

    Urgensi Pelaporan Gratifikasi dan Konsekuensi Hukum bagi Penyelenggara Negara

    Get PDF
    The practice of gratification is for the Indonesian people a natural and natural tradition, but if the gift has a power relationship related to the duties and positions of the recipient, the meaning of the gift is no longer considered normal and leads to corrupt behavior. This writing aims to determine the criteria for gratification offenses that are considered bribes and determine the implications of gratification reporting. This research using normatif approach by identification regulation of gratification, technic collection data using library research by qualitative analysis. Gratification is considered corruption if it is given in connection with the recipient\u27s duties and authority as a state administrator and is not reported to the Corruption Eradication Commission. The legal consequences of reporting gratuities for civil servants are that they are free from criminal threats, free from conflicts of interest, reflect high integrity, and are a means of self-evaluation

    Pendampingan Siswa Melalui Metode Calistung di Desa Mekarsari Kecamatan Mekarmukti Kabupaten Garut

    Get PDF
    Pendampingan siswa dengan metode calistung merupakan upaya untuk meminimalisir buta aksara di kalangan siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memecahkan masalah melalui pendampingan terhadap siswa kelas 1 dan 2 SDN Mekarsari 1. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan pemetaan masalah yang ditemukan setelah berdiskusi dengan aparat desa dan jajarannya, tokoh masyarakat dan Kepala Sekolah SD. Hasil kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menulis dan berhitun

    SISTEM INFORMASI MONITORING RUMAH KOS DAN PEMBAYARANNYA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT

    Get PDF
    The Teluk Mutiara Sub-district Government of Alor Regency, East Nusa Tenggara Province needs to pay attention and supervise the people who live and rent boarding houses, as well as boarding house owners, boarding house business assets and boarding house rental fee payment transactions, because there are often inconveniences between tenants and boarding house owners. This research is conducted so that the government can monitor in detail the profile of boarding house residents, boarding house owner profiles, boarding house assets and payment transactions made online, boarding house owners and boarding house seekers can also easily make payments and confirm payments properly. The method used in this research is Rapid Application Development (RAD) while the design analysis technique uses the Unified Modeling Language (UML) technique, with Hypertext Preprocessor (PHP) programming language and MySQL database.  This system was successfully built by providing features that can supervise and control in detail the number of boarding houses, biodata of boarders, available facilities, prices and areas shown with a location map. There is also a boarding payment feature that can be used to make boarding payments, this system also provides a feature that uploads every proof of paid boarding payments and boarding house owners can confirm payments through the system.Pemerintah Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur perlu memberi perhatian dan pengawasan terhadap masyarakat yang tinggal dan menyewa rumah kos, juga terhadap pemilik kos, asset usaha rumah kos serta transaksi pembayaran biaya sewa kos, karena sering terjadi ketidaknyamanan diantara para penyewa dan juga pemilik kos. Penelitian ini dilakukan agar pemerintah dapat memonitoring secara detail profil penghuni rumah kos, profil pemilik kos, aset rumah kos dan transaksi pembayaran yang dilakukan secara online, pemilik kos dan pencari kos juga dapat dengan mudah melakukan pembayaran dan mengkonfirmasi pembayaran dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rapid Application Development (RAD) sedangkan teknik analisis perancangan menggunakan teknik Unified Modeling Language (UML), dengan bahasa pemrograman Hypertext Preprocessor (PHP) dan basis data  MySQL.  System  ini  berhasil  dibangun  dengan  menyediakan  fitur  yang  dapat melakukan pengawasan dan mengontrol secara detail jumlah kos, biodata penghuni kost, fasilitas yang tersedia, harga serta wilayah yang ditunjukan dengan peta lokasi. Ada juga fitur pembayaran kos yang dapat difungsikan untuk melakukan pembayaran kos, sistem ini juga menyediakan fitur yang mengupload setiap bukti pembayaran kos yang telah dibayar serta pemilik kos dapat melakukan konfirmasi pembayaran melalui sistem.   Kata kunci: Monitoring, Rumah kos, RAD, UML, Teluk Mutiar

    ARCHITECTURE DESIGN OF HEALTH ASSET DETECTION SYSTEM IN HOSPITAL

    Get PDF
    Efficient management of hospital assets is essential to ensure that operations can run optimally and the quality of health services is good. However, the recording and management of assets in hospitals carried out manually often causes data errors, information mismatches, and also assets are only known by the manager without being explicitly recorded. In overcoming this problem, the researcher aims to develop a hospital asset detection system architecture using an iterative and incremental methodology approach. The stages of this system development include identification of needs and conceptual models, logical architecture design, conceptual architecture design, logical architecture, physical architecture, technology selection, and evaluation. This system utilizes YOLO model reading technology for asset detection and identification, storing detection results into a local database using SQLite3, sending data to a central server via API, and post-processing data by selecting the highest confidence score stored in a MySQL database and then using the data to manage asset management and asset visualization. The implementation of this system successfully reduces manual recording time, improves asset visibility, and optimizes resource usage, thus contributing to the improvement of efficiency and quality of health services

    PENERAPAN METODE SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA SISTEM INFORMASI PENDISTRIBUSIAN SCRAP PT. PACIFIC MEDAN INDUSTRI BERBASIS WEBSITE

    Get PDF
    Pacific Medan Industri, a leading producer of palm oil, faces significant challenges with its scrap distribution system, which currently relies on manual processes. This manual system has been identified as having several major issues, including inaccuracies in data recording and management, delays in the shipping process, and ineffective coordination between various units within the supply chain. These issues not only lead to low operational efficiency but also risk disrupting customer satisfaction and diminishing the company\u27s competitive edge in an increasingly competitive market. This study aims to address these problems by optimizing the scrap distribution system through the application of Supply Chain Management (SCM) principles. Using a qualitative approach that includes literature review, in-depth interviews with stakeholders, and relevant documentation analysis, this research explores the various weaknesses present in the current manual scrap distribution system. The analysis reveals significant shortcomings, such as inefficiencies in data management, lack of integration between units resulting in poor coordination, and slow shipping processes that hinder productivity and customer satisfaction. As a solution, the study proposes the development of a SCM-based information distribution system. This system is designed to address the identified weaknesses by leveraging current technology to automate distribution processes, improve data accuracy, expedite shipping times, and enhance communication and coordination between units in the supply chain. The implementation of this system is expected to enhance overall operational efficiency, improve scrap management, and ensure better coordination across the entire supply chain. It is anticipated that PT. Pacific Medan Industri will benefit from increased operational efficiency, improved customer satisfaction, and a strengthened competitive position in the market through the adoption of this SCM-based information distribution system.   Keywords: Supply Chain Management, Scrap, PT. Pacific Medan Industri

    2,912

    full texts

    3,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Universitas Serang Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇