Portal Jurnal Universitas Serang Raya
Not a member yet
    3166 research outputs found

    POTENTIAL OF LOCAL ORIGINAL INCOME IN THE CONTEXT IMPLEMENTING REGIONAL AUTONOMY IN SERANG CITY

    Get PDF
    Serang City has the authority to explore its revenue potential in various sectors to increase the Regional Original Income (PAD) in Serang City. PAD is a revenue receipt that exists in each region and is taken based on the statutory policies that have been set by the regional government, especially on regional taxes and regional levies. The fundamental change regarding sports venue levies between Law Number 1 of 2022 and Law Number 28 of 2009 lies in the scope of sports venues that can be subject to levies. Article 136 of Law Number 28 of 2009 states that only sports venues provided, owned, and/or managed by the regional government can be subject to levies. Article 88 of Law Number 1 of 2022 does not offer such limitations. This article aims to find out what the potential regional income is from the sports sector, especially in Serang City and what are the obstacles and barriers for the Serang City regional apparatus to obtain regional original income in the sports sector, using empirical legal research methods. The potential for local revenue owned by Serang City is one of them in the sports sector, in which the Serang City government has not been able to receive PAD. The obstacle that is of concern is the lack of entry of the new legal basis that is currently ratified by the central government regarding Sports as stated in Law Number 1 of 2022 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments, and Law Number 11 of 2022 concerning Sports into regional regulations, especially legal products belonging to the Serang City Regional Governmen

    Penyuluhan Pendidikan Inklusi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kota Bekasi

    Get PDF
    Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, untuk berpartisipasi dalam proses belajar-mengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pendidikan inklusi kepada guru-guru dan wali siswa di SMPN 4 Kota Bekasi. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menghadapi berbagai tantangan yang terkait dengan implementasi pendidikan inklusi di sekolah serta memberikan kesadaran pada wali siswa tentang kesamaan kesempatan meraih pendidikan. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah presentasi, diskusi kelompok, dan simulasi kasus. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan kesadaran guru mengenai pentingnya pendidikan inklusi serta strategi yang dapat diterapkan untuk mendukung siswa dengan kebutuhan khusus di kela

    Pendampingan dalam Mengelola Kritik dan Saran untuk Meningkatkan Kinerja FEBI Mart di IAIN Kediri

    Get PDF
    FEBI Mart adalah kantin mahasiswa yang dikelola di bawah naungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Sebagai salah satu fasilitas kampus, FEBI Mart memiliki peran strategis dalam menyediakan kebutuhan konsumsi bagi mahasiswa dan civitas akademika, sekaligus menjadi contoh pengelolaan usaha kolaboratif. Namun, FEBI Mart menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam pengelolaan kritik dan saran, yang berpotensi memengaruhi kualitas layanan dan kinerja operasional. Kritik dan saran yang tidak tertangani secara optimal dapat menghambat upaya peningkatan kualitas dan pengembangan usaha ini. Penelitian ini berfokus pada pendampingan pengelolaan kritik dan saran untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja FEBI Mart. Proses pendampingan melibatkan identifikasi metode pengumpulan masukan, analisis kendala yang dihadapi, dan penerapan sistem pengelolaan masukan yang lebih efektif. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan mutu layanan, efisiensi manajemen, serta mendorong keberlanjutan FEBI Mart. Dengan pengelolaan yang lebih baik, FEBI Mart diharapkan dapat menjadi model bisnis mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan konsumen

    Pengaruh Model Pembelajaran 4C untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa: The Influence of the 4C Learning Model to Improve Students\u27 Understanding of Mathematical Concepts

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini di latar belakangi berdasarkan hasil pendahuluan yang di lakukan di SMA Negeri 1 Hiliduho, di temukan masalah apakah ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran 4C untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen dengan variabel terikat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa, dan variabel bebas adalah keterampilan model pembelajaran 4C. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Hiliduho, Sampel dalam penelitian teridiri dua kelas dengan jumlah siswa 40. Intrumen penelitian berbentuk tes uraian kemampuan pemahaman konsep matematis. Hasil penelitian yang di peroleh berdasarkan pengujian hipotesis satu pihak, di peroleh nilai  sebesar = 3,155 dan == = 1,739 karena = 3,155 >  = 1,739, maka tolak  diterima  yang berarti “Ada pengaruh model pembelajaran 4C untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa” Kata kunci: Model Pembelajaran 4C, Pemahaman Konsep   Abstract The background of this research was based on preliminary results conducted at SMA Negeri 1 Hiliduho, where the problem was found whether or not there was an influence of the 4C learning model to increase students\u27 understanding of mathematical concepts. This type of research is qualitative research using experimental methods. The experimental method with the dependent variable increases students\u27 understanding of mathematical concepts, and the independent variable is the 4C learning model skills. The population of this research were students of class XI MIPA SMA Negeri 1 Hiliduho. The sample in the research consisted of two classes with a total of 40 students. The research results obtained were based on one-party hypothesis testing, obtained a value of = 3.155 and == = 1.739 because = 3.155 > = 1.739 , then reject Ho and accept Ha which means "There is an influence of the 4C learning model to increase students\u27 understanding of mathematical concepts" Keywords: 4C Learning Model, Concept Understandin

    Hubungan Kebijakan Pajak dengan Kepatuhan dan Inovasi: Tinjauan Literatur Sistematis

    Get PDF
    Background: Tax is an important instrument to support national development and socio-economic development. Tax reform is often used to improve efficiency, innovation, and taxpayer compliance. However, the effectiveness of this policy is often hampered by the complexity of the tax system, weak law enforcement, and negative public perceptions of government spending. Objective: This article aims to conduct a systematic analysis of the recent scientific literature discussing the relationship between tax policy, taxpayer compliance, and innovation, taking into account socio-cultural factors such as gender. Methods: The study was conducted by analyzing 10 scientific articles from databases such as Scopus, Taylor & Francis, and Elsevier. Articles were selected based on inclusion criteria covering the themes of tax compliance, corporate innovation, and socio-economic impacts of tax reform. Results: The main findings show that corporate tax rate reforms positively contribute to innovation, while taxpayer compliance behavior is influenced by social factors such as gender. However, weak enforcement capacity in developing countries hampers the effectiveness of these reforms. Conclusion: Integration of digital technology and data-driven approaches is needed to improve tax compliance and the effectiveness of tax policies in various countries.Latar Belakang: Pajak adalah instrumen penting untuk mendukung pembangunan nasional dan pengembangan sosial-ekonomi. Reformasi perpajakan sering digunakan untuk meningkatkan efisiensi, inovasi, dan kepatuhan wajib pajak. Namun, efektivitas kebijakan ini sering terhambat oleh kompleksitas sistem perpajakan, lemahnya penegakan hukum, dan persepsi negatif masyarakat terhadap pengeluaran pemerintah.  Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis sistematis terhadap literatur ilmiah terbaru yang membahas hubungan antara kebijakan pajak, kepatuhan wajib pajak, dan inovasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial-budaya seperti gender.  Metode: Kajian dilakukan dengan menganalisis 10 artikel ilmiah dari database seperti Scopus, Taylor & Francis, dan Elsevier. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup tema kepatuhan pajak, inovasi korporasi, dan dampak sosial-ekonomi dari reformasi pajak.  Hasil: Temuan utama menunjukkan bahwa reformasi tarif pajak korporasi berkontribusi positif pada inovasi, sementara perilaku kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh faktor sosial seperti gender. Namun, lemahnya kapasitas penegakan hukum di negara berkembang menghambat efektivitas reformasi ini.  Kesimpulan: Integrasi teknologi digital dan pendekatan berbasis data diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan efektivitas kebijakan perpajakan di berbagai negara.&nbsp

    Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Perspektif Theory Planned Behavior

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan tentang pengaruh pengetahuan pajak, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner.. Metode simple random sampling digunakan untuk menentukan jumlah sampel dan diperoleh hasil sebanyak 92 wajib pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Cilegon sebagai responden. Metode analisis regresi linear berganda digunakan sebagai alat analisis datanya dan dibantu dengan program SPSS dalam mengolah datanya. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa pengetahuan yang dimiliki oleh wajib pajak memberikan pengaruh terhadap kepatuhannya dalam hal perpajakan, sanksi yang diberikan oleh pemerintah juga dapat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak, sedangkan kesadaran wajib pajak tidak memberikan pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah dapat mengevaluasi dan memperkuat sistem pengawasan dan penegakan hukum terutama mengenai ketegasan terhadap penerapan sanksi, selain itu pemerintah diharapkan berkampanye untuk membangun budaya mematuhi peraturan perpajakanPenelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan tentang pengaruh pengetahuan pajak, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di tinjau dari perspektif Theory Planned Behavior. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan sumber data primer dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, metode simple random sampling digunakan untuk menentukan jumlah sampel dan diperoleh hasil sebanyak 92 wajib pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Cilegon sebagai responden. Analisis regresi linear berganda digunakan sebagai alat analisis datanya dan dibantu dengan program SPSS dalam mengolah datanya. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa pengetahuan yang dimiliki oleh wajib pajak memberikan pengaruh terhadap kepatuhannya dalam hal perpajakan, sanksi yang diberikan oleh pemerintah juga dapat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak, sedangkan kesadaran wajib pajak tidak memberikan pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Implikasi penelitian ini meberikan kontribusi kepada pemerintah untuk dapat mengevaluasi dan memperkuat sistem pengawasan dan penegakan hukum terutama mengenai ketegasan terhadap penerapan sanksi, selain itu pemerintah diharapkan berkampanye untuk membangun budaya mematuhi peraturan perpajakan

    KLUSTERISASI PENYEBAB KEMATIAN DI INDONESIA DENGAN PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS

    Get PDF
    Kasus angka kematian yang terjadi di Indonesia dapat di kelompokan dalam beberapa kategori seperti natural disaster, nonnatural disaster, dan social disaster. Pemisahan suatu instans pada dataset sering menjadi hambatan Ketika melibatkan instans yang banyak. Penemuan karakteristik yang serupa akan menjadi tantangan untuk mendapatkan kluster terbaik. Penentuan jumlah kluster yang efektif terhadap dataset yang dimiliki menjadi permasalahan lain Ketika melakukan proses kluster. Berdasarkan permasalahan dan tantangan yang diperoleh, maka untuk menjawab hal ini dilakukanlah pemodelan clustering dengan bantuan algoritma clustering. Metode yang digunakan pada pengklusteran ini adalah K-Means. Metode ini telah menjadi usulan dari berbagai penelitian yang menyatakan sukses dalam melakukan clustring. Penentuan K terbaik yaitu dengan bantuan elbow curve, dengan melihat titik elbow pada hasil generasi kurva dari dataset. Rangkaian penyelesaian penelitian ini adalah dengan mengikuti flow of process datamining yang dimulai dengan Data Preprocessing, Data modeliing, dan visualization hasil. bertujuan untuk mengetahui klusterisasi penyebab kematian di Indonesia berdasarkan kategori yang di sebutkan di atas. Dataset yang digunakan adalah sebanyak 648 instans yang diambil dari rentang 2000 – 2020 mengenai kasus kematian pada 34 provinsi di Indonesia. Data preprocessing adalah melakukan cleansing data, pembersihan outlier, missing value, data transformation. Pembersihan outlier yaitu menggunakan bantuan Box Plot, sedangkan transformation menggunakan fungsi transormasi data diskrit menjadi data numerik. Pada data modelling, algoritma K-means dengan K atau banyaknya diperoleh dari hasil Elbow Curve. Selain proses clustering, penggalian pola juga dilakukan dengan metode classification yang hasilnya ditunjukan dengan akurasi sebesar 63%.  Meninjau dari hasil classification, bahwa klasifikasi kematian yang berasal dari sumber sosial, tidak dapat diprediksi dengan akurat. Klasifikasi sumber kematian dari Sosial tidak berhasil dipolakan oleh mesin learning. Matrik konfusi menunjukkan hanya 55 instans yang benar untuk bencana alam, bencana non alam dan penyakit sebesar 353 yang benar, dan untuk bencana sosial tidak berhasil diprediksi. Dari hasil ini, maka dapat diperoleh tantangan baru yaitu memperbaiki akurasi dengan mempertimbangan Imbalance Class, dan Resampling yang belum digunakan pada penelitian ini. Kata kunci: Unsupervise, clustering, K-Means, euclidean distance, elbow curve,.Kasus angka kematian yang terjadi di Indonesia dapat di kelompokan dalam beberapa kategori seperti natural disaster, nonnatural disaster, dan social disaster. Pemisahan suatu instans pada dataset sering menjadi hambatan Ketika melibatkan instans yang banyak. Penemuan karakteristik yang serupa akan menjadi tantangan untuk mendapatkan kluster terbaik. Penentuan jumlah kluster yang efektif terhadap dataset yang dimiliki menjadi permasalahan lain Ketika melakukan proses kluster. Berdasarkan permasalahan dan tantangan yang diperoleh, maka untuk menjawab hal ini dilakukanlah pemodelan clustering dengan bantuan algoritma clustering. Metode yang digunakan pada pengklusteran ini adalah K-Means. Metode ini telah menjadi usulan dari berbagai penelitian yang menyatakan sukses dalam melakukan clustring. Penentuan K terbaik yaitu dengan bantuan elbow curve, dengan melihat titik elbow pada hasil generasi kurva dari dataset. Rangkaian penyelesaian penelitian ini adalah dengan mengikuti flow of process datamining yang dimulai dengan Data Preprocessing, Data modeliing, dan visualization hasil. bertujuan untuk mengetahui klusterisasi penyebab kematian di Indonesia berdasarkan kategori yang di sebutkan di atas. Dataset yang digunakan adalah sebanyak 648 instans yang diambil dari rentang 2000 – 2020 mengenai kasus kematian pada 34 provinsi di Indonesia. Data preprocessing adalah melakukan cleansing data, pembersihan outlier, missing value, data transformation. Pembersihan outlier yaitu menggunakan bantuan Box Plot, sedangkan transformation menggunakan fungsi transormasi data diskrit menjadi data numerik. Pada data modelling, algoritma K-means dengan K atau banyaknya diperoleh dari hasil Elbow Curve. Selain proses clustering, penggalian pola juga dilakukan dengan metode classification yang hasilnya ditunjukan dengan akurasi sebesar 63%.  Meninjau dari hasil classification, bahwa klasifikasi kematian yang berasal dari sumber sosial, tidak dapat diprediksi dengan akurat. Klasifikasi sumber kematian dari Sosial tidak berhasil dipolakan oleh mesin learning. Matrik konfusi menunjukkan hanya 55 instans yang benar untuk bencana alam, bencana non alam dan penyakit sebesar 353 yang benar, dan untuk bencana sosial tidak berhasil diprediksi. Dari hasil ini, maka dapat diperoleh tantangan baru yaitu memperbaiki akurasi dengan mempertimbangan Imbalance Class, dan Resampling yang belum digunakan pada penelitian ini. Kata kunci: Unsupervise, clustering, K-Means, euclidean distance, elbow curve,

    Pendekatan Berbasis DMAIC untuk Perbaikan Proses Suplai Bahan Baku

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi transaksi bahan baku di area penyimpanan dan proses kerja material handling yang bertugas menyuplai bahan baku ke area lini proses perakitan AL.agar lebih akurat. Masalah utamanya yaitu adanya perbedaan data bahan baku yang masuk ke area penyimpanan dengan output hasil produksi, kemudian adanya antrian saat pengambilan bahan baku dikarenakan perlintasan yang padat pada jalur pengambilan,sehingga berdampak pada keterlambatan bahan baku pada lini proses. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, data sekunder dari laporan hasil transaksi di tempat penyimpanan bahan baku yang dianalisis menggunakan metode DMAIC, dengan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan akurasi data transaksi bahan baku, berkurangnya tingkat stok, berkurangnya keterlambatan pasokan bahan baku, menghilangnya potensi kesalahan proses, mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di area penyimpanan bahan baku, percepatan informasi dan pengendalian stok secara real-time. Pendekatan DMAIC dapat memperbaiki akurasi data stok bahan baku mencapai akurasi 100%, mengurangi tingkat kepadatan jalur pengambilan bahan baku sebesar 50% sehingga proses suplai lebih cepat dan sesuai kebutuhan dengan mengurangi lead time 1,8 hari menjadi 0,5 hari

    RANCANG BANGUN SISTEM PROSES TRANSAKSI PERUSAHAAN BERBASIS WEBSITE DENGAN METODE AGILE DEVELOPMENT

    Get PDF
    Pada era teknologi yang kini terus berkembang, banyak perusahaan yang berusaha untuk meningkatkan efisiensi kinerja melalui penerapan teknologi. Salah satu penerapan yang seringkali dibutuhkan adalah terkait bagaimana pekerjaan yang masih dilakukan dengan cara manual dapat dipermudah dengan hadirnya suatu sistem tertentu. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengkaji tentang rancang bangun sistem proses transaksi perusahaan berbasis website dengan penerapan metode Agile Development. Pengembangan sistem bertujuan untuk menjadi alternatif solusi bagi kendala yang sedang dimiliki oleh perusahaan. Sistem dibangun dengan menerapkan salah satu metode pada Agile Development, yakni Adaptive Software Development (ASD) yang memiliki tiga aspek utama seperti Speculation, Collaboration, dan Learning. Tahap penelitian diawali dengan diskusi terkait perencanaan dan ide sistem bersama leader dan anggota tim, sistem menggunakan tools Figma untuk perancangan mockup, dan pemrograman ReactJS dan Google Language pada tahap development. Sistem transaksi terbagi atas dua role yakni Admin dan Sales, dan kemudian dibagi menjadi menu Pricelist, Checklist, ISR, DR, Technical Spec, dan Stock Position. Melalui sistem juga diadakan pengujian dan evaluasi oleh mentor, demikian pula evaluasi pada kinerja anggota tim yang terlibat dalam pengerjaan proyek. Melalui penerapan metode tersebut, dapat diperoleh bahwa metode ASD dinilai baik untuk digunakan pada sistem yang mengharuskan untuk beradaptasi dan menyesuaikan dengan kebutuhan klien. Metode ASD juga dinilai dapat membangun motivasi dan komunikasi dalam tim yang baik. Sistem telah dikembangkan dengan baik serta dapat memberikan progress yang lebih cepat apabila dikerjakan melalui tim. Diperlukan adanya pengembangan lebih lanjut oleh tim agar sistem dapat memenuhi requirements dan mampu mempermudah kegiatan operasional perusahaan

    PERBANDINGAN KINERJA METODE CNN DALAM MENGKLASIFIKASI ORANG MEROKOK

    Get PDF
    Merokok merupakan sebuah perilaku yang telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat di dunia dan terutama di Indonesia. Hampir sebagian besar perokok didominasi oleh kaum laki-laki dibandingkan kaum perempuan. Di era yang sudah digital banyak penelitian yang telah dilakukan yaitu salah satu penerapannya dalam penelitian dalam pendekatan klasifikasi. Penelitian yang dilakukan ini mengangkat sebuah permasalahan nilai akurasi atau keakuratan nilai dari pendekatan klasifikasi orang perokok dan bukan perokok berdasarkan data gambar, dengan menggunakan perbandingan metode CNN. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membandingkan empat arsitektur dari metode CNN yaitu ResNet50, VGG16, Inception Net dan Mobile Net, dari keempat arsitektur tersebut dibandingkan mana yang lebih optimal dan mendapatkan akurasi terbaik dari klasifikasi orang perokok dan bukan perokok. Penelitian yang dilakukan menggunakan dataset yang bersumber dari Kaggle yaitu dataset berupa data gambar perokok dan bukan perokok dengan jumlah gambar sebanyak 1120 gambar, dibagi menjadi dua kelas yaitu 560 untuk kelas perokok dan 560 untuk kelas bukan perokok. Hasil percobaan membandingkan empat arsitektur dari metode CNN menunjukkan bahwa arsitektur InceptionNet dan MobileNet memiliki nilai akurasi yang paling optimal dibandingkan arsitektur ResNet50 dan VGG16. Nilai accuracy yang didapat dari arsitektur Inception Net dan MobileNet yaitu sebesar 91%, sedangkan pada arsitektur ResNet50 nilai accuracy sebesar 50% dan pada arsitektur VGG16 nilai accuracy sebesar 85%

    2,912

    full texts

    3,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Universitas Serang Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇