Portal Jurnal Universitas Serang Raya
Not a member yet
    3166 research outputs found

    Desentralisasi Dalam Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Publik: Studi Literatur Terhadap Program Teras Madukara di Kabupaten Purwakarta

    Get PDF
    This study aims to analyze how decentralization policies can enhance the efficiency of public service delivery through a case study of the Teras Madukara program in Purwakarta Regency. The main focus of this study is to evaluate the extent to which the program realizes the principles of responsive, equitable, and satisfactory public services, based on the public choice theory framework proposed by Dennis A. Rondinelli. Three key indicators are used in the analysis: (1) responsiveness of public institutions; (2) the ability to meet public commodity demands; and (3) the provision of satisfactory public services. This research employs a descriptive qualitative approach through a literature study method, drawing on secondary data from scientific journals, books, policy documents, and official government reports. The findings indicate that the Teras Madukara program effectively addresses the geographical challenges of Purwakarta Regency by delivering 407 types of public services to five sub-districts, including remote areas with limited access. The program has been shown to improve service efficiency and received positive responses from the public, as reflected in a satisfaction index of 87.69% and the recognition of the Bale Madukara Public Service Mall with the Prima predicate by the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform (KemenPAN-RB). Compared to similar programs such as Dokkar Salman in Wonosobo Regency and Cedak Mas in Tuban Regency, Teras Madukara demonstrates advantages in terms of service integration and its mini public service mall (MPP) model at the sub-district level. These findings affirm that decentralization, when implemented adaptively and based on local needs, can strengthen democratic, efficient, and inclusive public service governance. Keywords: Decentralization, Public Service, Efficiency, Teras Madukara, Public Choic

    Pelatihan Fotografi dan Videografi melalui Handphone untuk UMKM

    Get PDF
    This digital world has created a new economic situation. Entrepreneurs and traders do not only sell and promote their products and services through offline. However, now everything is implemented in a hybrid form (online and offline). Starting from promoting the product or service on social media, websites, to e-commerce. Digital commerce has unlimited time and space. It is inversely different from offline trade which has space and time limitations. So that in digital marketing, the presentation of products or services must be packaged properly and can convey the message and value of the product or service. Therefore, a workshop activity with the theme "Phonegraphy to Scale Up Your Business" was held at Wijaya Putra University (offline) and through zoom (online) with Dr. Rahmat Yuliawan, SE, MM, CHRM, CPM Asia as the speaker. The results of the questionnaire data and portrait of participants\u27 work showed that photography and videography training through cell phones was effective in increasing the competitiveness of MSMEs. The participants showed improved skills in producing high-quality photos and videos. This skill improvement can be utilized by participants to improve product quality and marketing of MSMEs. Based on the results of the study, it can be concluded that photography and videography training through mobile phones is one of the effective strategies to improve the competitiveness of MSMEs.Pada zaman yang serba digital ini, menciptakan situasi perekonomian yang baru. Para pebisnis dan pedagang tidak hanya menjual dan mempromosikan produk dan jasa mereka melalui offline. Namun, kini semua diterapkan secara hybrid (online dan offline). Mulai dari mempromosikan produk atau jasa tersebut di sosial media, website, hingga e-commerce. Perdagangan secara digital memiliki jangkauan ruang maupun waktu tanpa batas. Sehingga dalam digital marketing penyajian produk atau jasa harus dikemas dengan baik dan dapat menyampaikan pesan dan nilai produk atau jasa tersebut. Oleh karena itu, diselenggarakan kegiatan workshop yang bertema “Phonegraphy to Scale Up Your Business†dilakukan di Universitas Wijaya Putra (luring) dan melalui siaran zoom (daring) dengan Dr. Rahmat Yuliawan., SE., MM., CHRM., CPM Asia., sebagai pembicara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait fotografi dan videografi melalui handphone agar dapat meningkatkan daya saing produk UMKM. Hasil penelitian dari data kuesioner dan potret karya peserta menunjukkan bahwa pelatihan fotografi dan videografi melalui handphone efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM. Peserta pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi dengan hasil kuesioner dan karya potret produk mereka. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan fotografi dan videografi melalui handphone merupakan salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM

    Taman Pendidikan Bahasa Inggris (TPBI): Kursus Bahasa Inggris Gratis bagi Murid Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT)

    No full text
    The English Learning Oasis or Taman Pendidikan Bahasa Inggris (TPBI) program was a community service committed to providing free English courses to students of Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) or an islamic enrichment school. This community service was given to the 4th-grade students of MDT Al Mujahidin, one of MDTs in Cikunir, Singaparna, Tasikmalaya Regency. Most of the students do not receive English lessons at their school. The program aimed to improve these MDT students’ interest and skills in English. In this English course, they learned four language skills; listening, reading, speaking, and writing. The teaching team for this course consisted of students majoring in English Education Department of Universitas Perjuangan Tasikmalaya. This community service was executed in seven stages; needs analysis, pretest, syllabus design, lesson planning, dissemination of the lesson plan, implementation of the English course, and evaluation (posttest and perception survey). This English course yielded positive results in two areas. First, this English course was proven to increase students English learning outcomes. It can be seen from the average score of posttest (88) which was higher than that of pretest (53,59). Second, the students developed positive attitudes and interest in English. The initial survey indicated that 16% of the students did not desire an English course while the final survey revealed that 100% of the students wish for the continued implementation of the English course.Program Taman Pendidikan Bahasa Inggris (TPBI) adalah sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa kursus bahasa Inggris gratis kepada murid kelas 4 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Mujahidin. MDT ini adalah salah satu madrasah yang ada di Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Murid di kelas 4 tersebut sebagian besar tidak mendapat pelajaran bahasa Inggris di sekolahnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan keterampilan bahasa Inggris mereka. Dalam kursus bahasa Inggris ini, mereka diajarkan empat keterampilan berbahasa, yaitu mendengar, membaca, berbicara, dan menulis. Tim pengajar dari kursus ini adalah mahasiswa/i prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Perjuangan Tasikmalaya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tujuh tahapan, yaitu survey analisis kebutuhan, tes awal, penyusunan silabus, penyusunan rencana pembelajaran, diseminasi rencana pembelajaran kepada pengajar kursus, pelaksanaan kursus bahasa Inggris, dan evaluasi (tes akhir dan survei persepsi). Kegiatan kursus bahasa Inggris ini berdampak positif terhadap keterampilan bahasa Inggris murid kelas 4 MDT Al Mujahidin yang dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata tes akhir (88) dibandingkan dengan tes awal (53,59). Kegiatan ini juga meningkatkan minat belajar bahasa Inggris mereka. Survei awal menunjukkan16% murid tidak menginginkan adanya kursus bahasa Inggris sedangkan survei akhir menunjukkan 100%

    Edukasi Pajak: Upaya Menumbuhkan Kesadaran Pajak Sejak Dini Bagi Siswa SMK Negeri 1 Sumenep

    Get PDF
    The low level of compliance impacts the amount of tax revenue that is not optimal. This results from a low understanding and awareness of taxes and a need for more tax literacy. Tax education activities for SMK Negeri 1 Sumenep students are one way to provide understanding and foster early tax awareness for the younger generation. The method used in this activity consists of four stages: (1) coordination stage, (2) preparation stage, (3) implementation stage, and (4) evaluation stage. Based on the four stages that have been carried out in tax education activities can increase the understanding of taxes owned by students. The increase in understanding is evidenced by the evaluation results of questionnaires filled out by students, who showed differences between before and after participating in the activity. The student\u27s level of understanding before the activity had an average score of 4.52. After the activity, it had an average value of 7.85. It was also proven by the results of statistical tests with the paired sample t-test method with a significance value of 0.000 < 0.05, which stated there was a difference. With the increased understanding gained from this activity, it is hoped that this understanding will grow awareness in fulfilling tax obligations at a productive age later.Rendahnya tingkat kepatuhan berdampak pada jumlah penerimaan pajak yang belum optimal. Hal tersebut sebagai akibat dari tingkat pemahaman dan kesadaran pajak masyarakat yang rendah serta minimnya literasi tentang pajak. Kegiatan edukasi pajak bagi siswa SMK Negeri 1 Sumenep merupakan salah satu cara untuk memberikan pemahaman dan menumbuhkan kesadaran pajak sejak dini bagi generasi muda. Metoda yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari empat tahapan: (1) tahap koordinasi, (2) tahap persiapan, (3) tahap pelaksanaan, dan (4) tahap evaluasi. Berdasarkan empat tahapan yang sudah dilakukan dalam kegiatan edukasi pajak mampu meningkatkan pemahaman pajak yang dimiliki oleh siswa. Peningkatan pemahaman tersebut dibuktikan dengan hasil evaluasi dari kuisioner yang diisi oleh siswa memiliki perbedaan antara sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Tingkat pemahaman siswa sebelum kegiatan memiliki nilai rata-rata 4,52 dan setelah kegiatan memiliki nilai rata-rata 7,85 serta dibuktikan juga dengan hasil uji statistik dengan metode paired sample t-test dengan nilai signifikansi 0.000 < 0,05 yang menyatakan terdapat perbedaan. Dengan peningkatan pemahaman yang diperoleh dari kegiatan ini, harapannya dengan pemahaman tersebut akan menumbuhkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan pada usia produktif nanti

    Kesadaran maysarakat tentang label Halal dalam Mempengaruhi Minat Beli Konsumen di Kota Serang

    Get PDF
    This study aims to test and find out the public\u27s halal awareness of buying interest in food and beverage products in Serang City. In collecting data using a questionnaire distributed to 95 respondents. The research results for the coefficient of determination obtained a value of 59.10%. The regression test obtained the equation value Y = 5.361 + 0.784.X. From this equation it can be seen that every change that occurs in variable X (public awareness) increases, the purchasing intention variable will also increase, or vice versa. the calculated t value is 11.584, with a significance level of 0.000 indicating that Ha is accepted and Ho is rejected, meaning that there is a positive and significant influence on public awareness about the halal label on consumer buying interest in food and beverage products that have a halal labelPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui kesadaran halal masyarakat terhadap minat beli pada produk makanan dan minuman Kota Serang. Dalam pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada 95 responden. Hasil penelitian untuk koefisien determinasi di peroleh nilai sebesar  59,10%. Uji regresi diperoleh nilai persamaan Y= 5,361+0,784.X. dari persamaan tersebut terlihat bahwa setiap perubahan yang terjadi pada variabel X (kesadaran masyarakat) meningkat maka variabel menat beli akan mengalami peningkatan pula, atau sebaliknya. nilai t hitung sebesar 11,584, dengan tingkat signifikansi 0,000 ini menunjukan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kesadaran masyarakat tentang label halal terhadap minat beli konsumen pada produk makanan dan minuman yang memiliki label hala

    Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Mahasiswa Akhir Program Studi Manajemen Konsentrasi Manajemen Keuangan Universitas Serang Raya: Mempersiapkan Generasi Unggul di Era Digital

    Get PDF
    Technological developments have brought major transformation in various sectors, including the financial sector. Artificial intelligence (AI) is one of the main technologies that is changing the way data is managed and financial decisions are made. This article discusses the implementation of artificial intelligence training designed for final year students of the Financial Management Concentration Study Program at Serang Raya University. This training aims to increase student competence in integrating AI into financial data analysis, decision making, and the application of other intelligent technologies in the world of work. This article also covers the benefits, training methods, and positive impact on students\u27 readiness to face global competition in the era of digitalization.Perkembangan teknologi telah membawa transformasi besar di berbagai sektor, termasuk bidang keuangan. Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi salah satu teknologi utama yang mengubah cara pengelolaan data dan pengambilan keputusan finansial. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan kecerdasan buatan yang dirancang untuk mahasiswa tingkat akhir Program Studi Manajemen Konsentrasi Manajemen Keuangan Universitas Serang Raya. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam mengintegrasikan AI ke dalam analisis data keuangan, pengambilan keputusan, dan penerapan teknologi cerdas lainnya di dunia kerja. Artikel ini juga mencakup manfaat, metode pelatihan, dan dampak positif terhadap kesiapan mahasiswa menghadapi persaingan global di era digitalisasi

    Potensi dan Tantangan Penerapan Platform Crowdfunding Donasi Berbasis Blockchain

    Get PDF
    The generosity of Indonesian society, influenced by tradition and religion, has continued to grow with the convenience of digital facilities for crowdfunding. However, there are still challenges to be addressed, such as accountability and transparency in the use of donated funds. The emergence of blockchain technology offers opportunities to enhance transparency, security, and efficiency in fundraising. This study aims to evaluate the potential and challenges of implementing blockchain-based donation crowdfunding platforms through a systematic literature review (SLR) approach following the PRISMA protocol. From the analysis of 41 articles, 37 blockchain-based crowdfunding platforms were found to have the potential to improve transparency, trust, efficiency, accountability, and reduce transaction costs. The main challenges faced include scalability, regulatory compliance, privacy concerns, user adoption, and integration with existing systems. The findings of this study provide valuable insights for nonprofit organizations and philanthropic institutions in leveraging blockchain technology for donation crowdfunding.Kedermawanan masyarakat Indonesia, dipengaruhi oleh tradisi dan agama, kemurahan hati masyarakat Indonesia kian bertumbuh dengan kemudahan fasilitas digital untuk urun dana atau crowdfunding. Namun, masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan dana donasi. Munculnya teknologi blockchain menawarkan peluang untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan efisiensi dalam penggalangan dana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan tantangan penerapan platform crowdfunding donasi berbasis blockchain melalui pendekatan systematic literature review (SLR) yang mengikuti protokol PRISMA. Dari 41 artikel yang dianalisis, ditemukan 37 platform crowdfunding berbasis blockchain yang berpotensi meningkatkan transparansi, kepercayaan, efisiensi, akuntabilitas, dan mengurangi biaya transaksi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi skalabilitas, kepatuhan terhadap regulasi, kekhawatiran privasi, adopsi pengguna, dan integrasi dengan sistem yang ada. Hasil penelitian ini menawarkan wawasan penting bagi organisasi nirlaba dan lembaga filantropi dalam memanfaatkan teknologi blockchain untuk crowdfunding donasi

    PRESERVING THE INDIGENOUS MUSICAL INSTRUMENTS OF PAPUAN USING AUGMENTED REALITY TECHNOLOGY

    Get PDF
    This study explores the use of augmented reality (AR) technology as a technology enabling the preservation of traditional Papua musical instruments. It aims of understanding factors that influence the adoption of this technology by people living in Papua who are not indigenous Papuans. The use of AR as a tool for cultural preservation is still limited, particularly in the context of Papua, highlighting a research gap concerning the acceptance of AR technology in regions rich in culture but limited in technology adoption. The study employs Design Science Research (DSR) as a research framework. The development and evaluation in the DSR are conducted rigorously and robustly. Once the AR artifact is developed using uniteAR tool, subsequently it is evaluated employing UTAU2 as a theoretical lens. Particularly in the evaluation stage, it involves 115 respondents as participants in data collection. The data is analyzed with partial least square structural equation modeling (PLS-SEM). The main findings indicate that the measurement model has good reliability and validity, with an R² value of 0.8, meaning that Behavioral Intention and Use Behavior explain 80% of the variability in AR technology adoption. The findings also reveal that performance expectancy, effort expectancy, and facilitating conditions are significant factors driving AR technology adoption among respondents. The implications of this study are highly relevant for the development of strategies using AR technology to introduce and preserve traditional Papua musical instruments. These findings can be used by local governments, indigenous communities, and local content developers to design more effective solutions for enhancing AR adoption in Papua, taking into account key factors influencing public behavioral intentions. Thus, this research not only provides theoretical insights into technology adoption but also strengthens the integration of culture and technology in Papua, opening opportunities for more interactive and engaging cultural preservation.   Keywords:  Technology Adoption, Augmented Reality, Papua Traditional Musical Instruments, PLS-SEM, UTAUT

    CLUSTERING OF INDONESIAN PROVINCES BASED ON LIFE EXPECTANCY USING K-MEANS WITH ELBOW METHOD EVALUATION

    No full text
    Angka Harapan Hidup (AHH) adalah indikator penting untuk mengukur kesejahteraan masyarakat dan tingkat kesehatan di suatu daerah. AHH Indonesia sangat berbeda antar provinsi, yang menunjukkan perbedaan dalam infrastruktur dan akses layanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan algoritma K-Means untuk meklasterisasi provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan AHH, dan untuk mengevaluasi hasil klasterisasi dengan metode Elbow untuk menentukan jumlah klaster yang ideal. Data yang digunakan mencakup AHH dari seluruh provinsi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Untuk mempermudah identifikasi daerah yang memerlukan perhatian khusus dalam perencanaan kebijakan kesehatan, provinsi diklasifikasikan ke dalam klaster berdasarkan karakteristik AHH yang sebanding. Studi ini fokus pada optimasi Algoritma K-Means dengan metode Elbow. Percobaan iterasi dilakukan sepuluh kali dan menemukan nilai K ideal, yaitu K=3. Hasil klasterisasi menunjukkan bahwa Cluster 0 memiliki 103 anggota, Cluster 1 memiliki 181 anggota, dan Cluster 2 memiliki 260 anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means berhasil mengelompokkan provinsi-provinsi berdasarkan AHH dengan tingkat variasi yang rendah di setiap klaster. Metode Elbow membantu menentukan jumlah klaster yang ideal.Life Expectancy (LE) is an important indicator for measuring the welfare of the community and the level of health in a region. Indonesia\u27s LE varies significantly across provinces, indicating differences in infrastructure and access to health services. The objective of this study is to use the K-Means algorithm to cluster Indonesian provinces based on LE and to evaluate the clustering results using the Elbow method to determine the ideal number of clusters. The data used includes LE from all Indonesian provinces over the past several years. To facilitate the identification of areas requiring special attention in health policy planning, provinces are classified into clusters based on comparable LE characteristics. This study focuses on optimizing the K-Means Algorithm with the Elbow method. Iterative experiments were conducted ten times, and the ideal K value was found to be K=3. The clustering results show that Cluster 0 has 103 members, Cluster 1 has 181 members, and Cluster 2 has 260 members. The research findings indicate that the K-Means algorithm successfully grouped provinces based on LE with a low variation rate within each cluster. The Elbow method helped determine the ideal number of clusters

    PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID UNTUK VULNERABILITY ASSESMENT MENGGUNAKAN API OWASP ZAP

    Get PDF
    Vulnerability Assesment adalah langkah penting dalam keamanan siber yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memperbaiki kerentanan situs web. Studi ini berfokus pada penerapan analisis kerentanan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan pada situs web yang dapat dieksploitasi oleh penyerang. Metodologi yang digunakan meliputi pemindaian otomatis dengan alat keamanan siber dan analisis manual untuk menilai risiko yang terkait dengan setiap kerentanan yang ditemukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyak website yang masih rentan terhadap serangan seperti SQL injection, cross-site scripting (XSS), dan konfigurasi yang tidak aman. Hasil penilaian kerentanan ini memberikan wawasan untuk mengembangkan strategi mitigasi yang efektif dan perbaikan yang direkomendasikan untuk meningkatkan keamanan situs web. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya mewaspadai ancaman siber yang terus berkembang dan secara teratur memperbarui sistem keamanan untuk melindungi data dan informasi dari akses yang tidak sah. Dengan demikian, analisis kerentanan tidak hanya bertindak sebagai tindakan pencegahan tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap situs web. Dalam menghadapi serangan siber yang terus berkembang, termasuk munculnya berbagai jenis serangan baru yang semakin kompleks dan sulit dideteksi, para peneliti mencoba merancang sebuah aplikasi inovatif untuk menyederhanakan proses evaluasi kerentanan. Dengan menggunakan teknologi terkini, pengguna dapat secara proaktif mengidentifikasi potensi kerentanan pada sistem mereka sebelum dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Aplikasi ini tidak hanya mendeteksi kerentanan, tetapi juga memberikan analisis mendalam dan saran tindakan yang dapat diambil untuk meningkatkan keamanan sistem. Oleh karena itu, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alat yang komprehensif dalam membantu individu, kelompok, dan perusahaan dalam melindungi aset digital mereka dari ancaman siber yang terus berkembang

    2,912

    full texts

    3,166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Universitas Serang Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇