EJournal Jayabaya (LPPM Universitas Jayabaya)
Not a member yet
193 research outputs found
Sort by
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED DAN MARKET VALUE ADDED TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Economic Value Added dan Market Value Added terhadap Return Saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 (tiga) tahun, yaitu mulai dari tahun 2017-2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang ada, didapatkan 30 perusahaan yang menjadi sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil uji ketepatan model dilakukan menggunakan uji F memiliki nilai sebesar 37,210 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,516. Hal ini berarti kemampuan variabel independent dalam menjelaskan variasi variable dependen adalah sebesar 51,6%, sedangkan sisanya sebesar 48,4% dijelaskan oleh variabel independent lain di luar model. Saran saya untuk penelitian selanjutnya sebaiknya memperpanjang periode penelitian dan memperbanyak jumlah sampel yang digunakan supaya dapat diperoleh gambaran yang lebih jelas tentang Return Saham di Bursa Efek Indonesia. Persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini dirumuskan dengan : Y = -258,238 + 3,265_EVA + 6,878_MVA
Kata kunci : EVA, MVA, dan Return Saham
Penegakan Hukum Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Kelalaian Lalu Lintas yang Menyebabkan Korban Meninggal
Banyaknya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan para orang tua serta ibu mereka. Minimnya kesadaran masyarakat dan kurangnya kedisiplinan saat berkendara di jalan raya serta lemahnya kontrol orang tua, membuat banyak anak di bawah umur bebas mengendarai kendaraan bermotor sehingga rentan menjadi pelaku dan korban kecelakaan lalu lintas. Negara Indonesia mengatur dan menjamin asas penerapan hukum terhadap anak di bawah umur yang diatur dalam Pasal 16 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menyatakan bahwa: Penangkapan, Pemusnahan, atau Penjara hanya dilakukan apabila sesuai dengan hukum yang berlaku dan hanya dapat dilakukan sebagai upaya terakhir. Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, pelaku anak dapat dikenakan 2 (dua) jenis sanksi, yaitu bagi pelaku tindak pidana yang berusia di bawah 14 tahun sebagaimana diatur dalam Pasal 69 ayat (2). Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dan Pidana, bagi pelaku tindak pidana yang berusia 14 tahun ke atas, Olehkarenanya Ketua Mahkamah Agung RI Muhammad Hatta Ali menandatangani Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak, sehingga penjatuhan sanksi yang harus dilakukan oleh anak, baik perbuatan maupun kejahatan, sepenuhnya tergantung pada pertimbangan dan putusan hakim dengan tetap menjaga hak-hak anak sebagaimana telah diatur didalam Undang-Undang perlindungan ana
Bentuk Pemerintahan Jakarta Pasca Undang-Undang Ibukota Negara
Penyebutan IKN menjadi polemik karena dianggap tidak sesuai dengan sistem penyelenggaraan pemerintahan negara Indonesia. Padahal, merujuk Pasal 18 ayat (4) UUD 1945, masing-masing kepala pemerintahan daerah, baik gubernur, bupati, maupun walikota dipilih secara demokratis. Pemaknaan daerah bersifat khusus sebetulnya telah tertuang dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 81 Tahun 2010. Sedangkan, tidak ada keterangan yang jelas mengenai hak asal usul dan kebutuhan yang nyata yang melekat di wilayah IKN yang menjadikan Otorita IKN begitu berbeda dalam pembentukan dan penyelenggaraan pemerintahannya. Dengan menggunakan metodologi penelitian metode yuridis normatif atau metode penelitian hukum doktrinal, maka ditemukan bahwa Pemindahan ibu kota negara menjadi IKN memiliki legitimasi hukum yang lemah. Otorita IKN, yang dalam ketentuan UU Nomor 3 Tahun 2022 disebut sebagai sebutan lain dari Pemerintahan Daerah Khusus IKN, tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan dalam pembentukannya. Pembentukan daerah, yang dalam ketentuan UU Nomor 23 Tahun 2014 bersifat bottom up atau diusulkan oleh Pemerintah Daerah kemudian dikonsultasikan dan dikaji oleh Pemerintah Pusat, menjadi diabaikan dengan inisiatif pembentukan dan proses legislasi yang berepisentrum di Pemerintah Pusat. Kemudian, sebagai wilayah yang disebut sebagai nama lain dari Pemerintahan Daerah Khusus, IKN memiliki keistimewaan untuk tidak menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) selain pemilu tingkat nasional. Ini disebabkan tidak adanya DPRD yang menjadi saluran aspirasi politik masyarakat daerah. Kekhususan seperti inilah yang dimaknai oleh Pemerintah Pusat yang menimbulkan kesan IKN dikecualikan dari daerah-daerah yang lain. Perbedaan tersebut didasarkan pemaknaan “pemerintahan daerah yang bersifat khusus” yang mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi yang dibangun melalui konstruksi otonomi daerah
Pengaruh Bank Sampah Terhadap Jumlah Sampah Plastik di Indonesia
Isu lingkungan sudah saatnya diberikan perhatian lebih disebabkan kondisi lingkungan mulai memprihatinkan. Saat ini terdapat kondisi yang perlu diperhatikan, yaitu polusi sampah. Sampah plastik merupakan isu lingkungan yang sangat mengkhawatirkan, khususnya di Indonesia. Berdasarkan data Jambeck pada tahun 2015 disebutkan bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua negara yang mencemari sampah plastik di perairan laut dunia, dan menurut Indonesia Solid Waste Association (InsWA) menyatakan bahwa jumlah sampah plastik yang ada di Indonesia telah mencapai angka 14% dari keseluruhan produksi sampah di Indonesia pada tahun 2015. Unilever mencetuskan penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan menggunakan konsep Circular Economy dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik dan menerapkannya pada program Bank Sampah yang dikelola oleh masyarakat untuk masyarakat Indonesia. Program Bank Sampah ini sejalan dengan tujuan Pemerintah Indonesia yang ingin mengurangi 70% sampah laut yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018. Peran Bank Sampah selain mengurangi jumlah sampah plastik yang berdasarkan Laporan Keberlanjutan Unilever tahun 2020, telah terkelola sampah 16 ribu ton dan diantaranya 12 juta ton sampah anorganik, juga memaksimalkan nilai dari suatu produk meskipun sudah menjadi sampah, yaitu dengan cara memberikan reward kepada masyarakat yang telah mengumpulkan sampah dan menyetorkan ke Bank Sampah. Sehingga dari pengelolaan Bank Sampah tersebut, adanya pemaksimalan nilai sampah yang kemudian menghasilkan manfaat berupa kenaikan ekonomi masyarakat hingga pemberdayaan manusia sebagai pekerja
Peran Indonesia dalam Keketuaan ASEAN 2023: Perspektif Konstruktivisme
The research background is that in the era of a world full of challenges due to the Covid-19 pandemic, Indonesia is optimistic about taking on the duties of the 2023 ASEAN Chair. As Chair of ASEAN 2023, Indonesia certainly has an important role. Therefore, the author is interested in examining Indonesia 's role in the 2023 ASEAN Chair using a Constructivism Perspective. The purpose of this study is to examine and explain Indonesia's role in the 2023 ASEAN Chair using a Constructivism Perspective. To apply the research results, the authors use a descriptive research type. Data collection methods are document-based methods (document-based research) or internet-based methods (internet-based research). In this document-based or internet-based study, data and information are collected and analyzed to understand the phenomenon being studied. The data analysis method is qualitative. Based on the analysis, the results of the study show that the Constructivism Perspective identifies Indonesia's role in the Chair of ASEAN 2023 as a strategic role as a motor for peace, prosperity, regional architectural leaders by incorporating factors or elements of identity, understanding regarding collective identity and the interests of ASEAN not only the interests of Indonesia, providing benefits to regional and global community and make the ASEAN region a world's engine of sustainable growth
Enhancing Cross-Cultural Understanding Among ASEAN Youth
ASEAN is known for its diverse cultural heritage, containing many languages, traditions and customs. In this region, intercultural understanding among ASEAN youth is very important because it can promote harmony, cooperation and mutual respect among member countries. This article examines the effectiveness of programs that promote intercultural understanding among ASEAN youth. Important programs such as student exchange programmes, intercultural dialogue and cultural festivals are powerful tools for bridging gaps and strengthening intercultural understanding. Discussions and meetings of young people from various ASEAN countries give them the opportunity to exchange opinions, find solutions and understand different cultural perspectives. Digital platforms and social media play an important role in facilitating intercultural interactions. There are several recommendations to increase intercultural understanding among ASEAN youth that can be implemented in various ways that are inclusive and sustainable, namely integrating intercultural education into the formal curriculum, expanding exchange programs, and using digital technology for virtual interactions. One of the initiatives that represent this is ASCC (ASEAN Socio-Cultural Community), a platform for development in various areas of life such as education, sports, health, social and women's issues, and AYC (ASEAN Youth Cultural Forum). ), an annual event that brings together young people from across the ASEAN region to promote cultural understanding and cooperation. The forum serves as a forum for young people to discuss, share experiences and present their own culture. By implementing these strategies, ASEAN countries can foster mutual respect, cooperation and solidarity among ASEAN's younger generation
TAGLINE, DESAIN KEMASAN DAN KUALITAS PRODUK, PENGARUHNYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI INSTAN
Penelitian ini membahas tentang pengaruh tagline, desain kemasan dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh tagline, desain kemasan dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kopi dalam kemasan siap minum. Penelitian dilaksanakan di Jakarta secara online pada konsumen kopi dalam kemasan siap minum merek Luwak White Koffie Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumennyangnmelakukan pembelian kopi dalam kemasan siap minum Luwak White Koffie yang jumlahnya tidak diketahui, dengan jumlah sampel 105 responden dan pengolahan data menggunakan SPSSnversin26.0.nHasil penelitiannmenunjukkan bahwa taglinenberpengaruh signifikannterhadap keputusan pembelian sebesar 26,7%, desain kemasan berpengaruhnsignifikan terhadap keputusan pembelian sebesar 40,0%, kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian sebesar 70,6% serta tagline, desain kemasanndan kualitas produk secaransimultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sebesar 71,7%. Dalam meningkatkan keputusan pembelian, sebaiknya perusahaan perlu meningkatkan desain kemasan dan kualitas produk kopi instan.
Kata Kunci : Tagline, Desain Kemasan, Kualitas Produk, Keputusan Pembelian, Kopi Dalam Kemasan Siap Minum ( kopi instan
Masa Depan Studi Strategis
Tulisan ini membahas studi strategis dari masa pertumbuhan hingga masa sekarang. Sekalipun sebagai subyek akademik studi strategis berkembang setelah perang dunia kedua, tetapi strategi telah digunakan orang dalam konflik sejak zaman azali. Berbagai ide dikemukakan tentang strategi yang pada intinya mengarah pada penggunaan kekuatan militer untuk tujuan politik. Pada masa paska perang dingin, teknologi komputer sering digunakan untuk merancang strategi, mengingat dalam perang tidak semua jenis senjata bisa diaplikasikan. Perkembangan ini meski bukan hal baru, memicu revolusi militer yang menyebabkan strategi juga berkembang. Intinya, perang masa depan perlu strategi masa depam yang berbeda dengan strategi konvensional
Humanitarian Intervention And Just War Theory: Case of Kosovo
The Kosovo crisis occurred from February 1998 until 1999 in the former Yugoslavia. This conflict started when ethnic Albanians opposed ethnic Serbians and the Yugoslav government in Kosovo. International reactions to the upsurge of the Kosovo crisis have been prompt because of its urgency. Ethnic cleansing became good considering the international response. The intervention was carried out by NATO in the Kosovo crisis. The intervention by NATO raises speculation about humanitarian intervention during the crisis and whether it is justifiable or vice versa. According to the principle of Just War Theory, human intervention can be justified by logical explanations. NATO interventions in the Kosovo crisis are the appropriate instance to describe these situations by Just War Theory
PENGARUH EARNINGS PER SHARE DAN CURRENT RATIO TERHADAP STOCK DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PT KALBE FARMA TBK PERIODE TAHUN 2016-2020
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Earnings per Share dan Current Ratio terhadap pembagian Stock Dividend Payout Ratio pada perusahaan farmasi PT Kalbe Farma Tbk periode 2016 – 2020. Penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif dan teknik analisis regresi linier berganda dengan program SPSS, yang meliputi uji asumsi klasik, uji simultan (uji F), serta uji parsial (uji t) dengan taraf nyata (α) = 5%. Berdasarkan hasil olah data, diperoleh bahwa Earnings per Share berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembagian Stock Dividend Payout Ratio.
Kata kunci: earning per share, current ratio, stock dividen