Rumah Jurnal IAIN Metro (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
    2401 research outputs found

    URGENSI PENDIDIKAN SEKS UNTUK ANAK USIA DINI DALAM PANDANGAN TASAWUF

    Full text link
    Education is the most powerful means to provide an understanding of how important or not something is to be applied, also with the urgency of sex education among early childhood which must be given an understanding of sexuality so that there are no deviations in the future, Islam is a religion that regulates all the needs of human life with a lot of knowledge that is in accordance with Islamic beliefs, including education about sexuality which is considered taboo by some people, This article focuses on the importance of sexual education in early childhood in the view of Sufism. The qualitative method used in this article is to collect data collected through literature studies in the form of books, journals, and related studies. The data needed in this study were taken from documents related to the topics discussed in accordance with the principles related to sex education for early childhood. From the results of the study it can be concluded that sex education in the perspective of Tasawwuf in order to protect the soul and offspring for early childhood can be implemented through the stages, that is: 1) Teaching Ethical Values. 2) Planting shame in children. 3) Instilling masculinity in boys and femininity in girls. 4) Separation of children's beds. 5) Introducing visiting time to children. 6) Educate children in maintaining genital hygiene. 7) Introducing children to their mahram. 8) Educate children to keep eyesight. 9) Educate children not to do ikhtilat. 10) Educate children not to do khalwat. 11) Teach children decorative ethics. 12) Introducing children about ikhtilam and menstruation.                                                                     Keywords: Sex Education, Early Childhood, Tasawuf Teachings Abstrak Pendidikan merupakan sarana yang paling ampuh untuk memberikan pemahaman betapa penting dan tidaknya sesuatu untuk diaplikasikan, begitu juga dengan urgensi pendidikan seks di kalangan anak usia dini yang harus di berikan pemahaman tentang seksualitas agar tidak terjadi penyimpangan dikemudian hari, Islam merupakan Agama yang mengatur segala hajat hidup manusia dengan banyaknya ilmu pengetahuan yang sesuai dengan akidah Islamiyah termasuk di dalamnya adalah pendidikan tentang seksualitas yang dianggap tabu oleh sebagian masyarakat, artikel ini fokus terhadap bagaimana pentingnya pendidikan seksual pada anak usia dini dalam pandangan Tasawuf. Metode kualitatif yang dipakai dalam artikel ini yaitu dengan pengumpulan data yang dihimpun melalui studi kepustakaan yang berupa buku-buku, jurnal, maupun penelitian-penelitian terkait. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diambil dari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan topik yang dibahas sesuai dengan kaidah-kaidah yang berhubungan dengan pendidikan seks untuk anak usia dini. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendidikan seks dalam perspektif Tasawuf dalam rangka menjaga Jiwa dan keturunan untuk anak usia dini dapat diterapkan melalui tahapan-tahapan, yaitu: 1) Mengajarkan Nilai-Nilai Etika. 2) Penanaman rasa malu pada anak. 3) Penanaman jiwa maskulinitas pada anak laki-laki dan feminitas pada anak perempuan. 4) Pemisahan tempat tidur anak. 5) Mengenalkan waktu berkunjung kepada anak. 6) Mendidik anak dalam menjaga kebersihan kelamin. 7) Mengenalkan anak pada mahramnya. 8) Mendidik anak menjaga pandangan mata. 9) Mendidik anak agar tidak melakukan ikhtilath. 10) Mendidik anak supaya tidak melakukan khalwat. 11) Mengajarkan anak etika berhias. 12) Mengenalkan anak tentang ikhtilam dan haid. Kata Kunci: Pendidikan Seks, Anak Usia Dini, Ajaran Tasawu

    MENUJU PERGURUAN TINGGI RESPONSIF GENDER: MENGUKUR KESIAPAN IAIN PONOROGO DALAM IMPLEMENTASI INDIKATOR PTRG MELALUI SWOT ANALYSIS

    Full text link
    The implementation of gender responsive indicators in higher education  is still the homework for almost all campuses in Indonesia, including IAIN Ponorogo. In order toward a gender-responsive institution, there need to be stages that must be carried out by the campus. Through SWOT analysis, this article explains the readiness of IAIN Ponorogo to implement the gender responsive indicators in higher education. The four gender responsive indicators analyzed are the gender mainstreaming institution, gender-responsive in education, research and services, gender-responsive governance and budgeting, and a culture of zero tolerance towards men and women. This study utilized primary data in the form of interviews as well as secondary data in the form of gender responsive indicator in higher education, journal articles, regulations, and other relevant sources. This research shows that basically IAIN Ponorogo already has sufficient capital to realize itself as a gender-responsive higher education. If these capitals could not be managed properly by stakeholders, this research found potential obstacles to the realization of IAIN Ponorogo as a gender responsive higher education. Some important opportunities that are not owned by other tertiary institutions but are owned by IAIN Ponorogo are having a female chancellor with a good gender perspective. This condition indicates a sizable opportunity for IAIN Ponorogo to realize itself as a gender-responsive higher education. Keywords: Gender Mainstreaming, Gender Responsive Higher Education, SWOT Analysis. Abstrak Implementasi indikator perguruan tinggi responsif gender (PTRG) masih menjadi pekerjaan rumah hampir seluruh kampus di Indonesia, tak terkecuali IAIN Ponorogo. Untuk menuju perguruan tinggi responsif gender perlu ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan oleh kampus.  Melalui analisis SWOT artikel ini menjelaskan kesiapan IAIN Ponorogo dalam mengimplementasikan indikator PTRG. Empat indikator PTRG yang dianalisis adalah kelembagaan PSGA, tridarma perguruan tinggi responsif gender, tata kelola dan penganggaran responsif gender, serta budaya nir-kekerasan terhadap laki-laki dan perempuan. Penelitian ini memanfaatkan data primer berupa wawancara dan juga data sekunder berupa dokumen indikator PTRG, artikel jurnal, regulasi, dan juga sumber-sumber lain yang relevan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada dasarnya IAIN Ponorogo telah memiliki modal yang memadai untuk mewujudkan diri menjadi perguruan tinggi responsif gender. Jika modal-modal tersebut tidak dapat diramu dengan baik oleh para pemangku kepentingan, penelitian ini menemukan potensi yang menghambat mewujudnya IAIN Ponorogo sebagai perguruan tinggi responsif gender. Beberapa peluang penting yang tidak dimiliki oleh Perguruan Tinggi lain namun dimiliki oleh IAIN Ponorogo adalah, memiliki rektor perempuan dengan perspektif gender yang baik. Kondisi ini menunjukkan peluang yang cukup besar bagi IAIN Ponorogo untuk mewujudkan diri menjadi perguruan tinggi responsif gender.                                                                                                                                      Kata Kunci : Pengarusutamaan Gender, Perguruan Tinggi Responsif Gender, Analisis SWO

    The Child Health Myths in NuvO Family Soap Poster

    No full text
    The health of children is something that parents really hope for. Parents always try to do and give anything to maintain the health of their children. Various safeguards are carried out, one of which is by looking for products that are considered capable of working in improving the health of families, especially children. Advertisements or product posters are starting to get crowded with healthy claims, especially when disease is spreading and knows no age in attacking humans. A poster is always displayed with pictures and words as short as possible but able to cover any form of message to be conveyed. The pictures and words used in the posters must have certain meanings which are expressed through the signs attached to the object in the form of images or words. This research is a qualitative research using Roland Barthes' semiotic analysis method which is considered to be able to explain signifier, signified, and sign  in terms of convincing the audience on the myth of children's health built by the Nuvo Family soap poster. Keywords: Children's health, posters, Nuvo Family soap, Roland Barthes semiotics

    Problematika Ketidakpatuhan Pelaporan Dana Kampanye dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah Tahun 2020

    Full text link
    Campaign funding is one of the determining factors for victory in the 2020 Lampung Tengah district head election competition. The transparency and accountability of campaign finance reports greatly determine the integrity of elections in Indonesia. This paper examines the campaign finance reports of the candidates for the 2020 election for regent and deputy regent of Central Lampung with a focus on aspects of receiving campaign funds, as well as compliance with applicable campaign finance regulations. Through a qualitative method using secondary data, in the form of a Report on Acceptance of Campaign Fund Contributions (LPSDK) it was found that the receipt of campaign funds for the 2020 pair of candidates for regent and deputy regent of Central Lampung was dominated by donations from candidate pairs and individual donations. The audit results show that the majority of candidate pairs are still not transparent and do not comply with campaign finance rules. Weak sanctions are suspected to be one of the causes, in addition to campaign finance regulations that have not regulated limits on campaign contributions from political parties and candidate pairs, as well as limits on spending on campaign funds so that the principle of equality and the principles of election justice are violated

    EFL Teacher’s Strategies and Challenges in Developing Digital Competency: A Narrative Inquiry

    Full text link
    The student changing of teaching and learning systems from face-to-face classes to online platforms because of the Covid-19 pandemic urged EFL teachers to develop digital competency. This study aims to investigate the ways teachers develop strategies and cope with challenges, as well as to identify the level of teachers’ digital competency (TDC). The narrative inquiry method was applied by conducting a semi-structured interview with three EFL teachers of secondary levels. The questions were developed based on the UNESCO ICT Framework for Teachers (ICT-CFT) which include the components regarding curriculum and assessment, teaching and learning process, collaborative learning, and professional development. The interview results were then transcribed into written texts verbatim and excerpts were selected for inclusion in the narrative stories, specifically dealing with strategies and challenges. To identify the TDC, thematic analysis was done by coding and categorizing components that were also taken from the indicators of the UNESCO ICT-CFT which include the competencies of technological ability, communicative ability, pedagogical ability, management ability, and research ability. The findings revealed that the three EFL teachers had various but similar strategies by learning themselves through various digital platforms, joining webinars and training, as well as asking and sharing with colleagues. Challenges were found mostly from the students’ inability and reluctance of using digital tools. The TDC covered most competencies but only reached the exploration and integration level, not the innovation level yet. Recommendations for future actions and studies are mentioned in this study.  &nbsp

    PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, PROFITABILITAS, SOLVABILITAS DAN HARGA SAHAM TERHADAP PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL REPORT DI PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN

    Full text link
    ISR as a report that is not mandatory makes this disclosure interesting to be examined and juxtaposed with financial ratios, namely liquidity, profitability, solvency and stock price ratios. This study examines these financial ratios against simultaneous and partial ISR disclosures in health sector companies listed in ISSI for the 2017-2021 period. This study applied quantitative methods and multiple linear regression, the samples in this study were selected by purposive sampling techniques. The companies gathered are 12 companies. The results of the regression analysis carried out were simultaneously and partially variable liquidity, profitability, solvency, and stock price ratios, which did not significantly affect ISR disclosure

    Ta’tsîr Wasîlah as-Shûrah ’alâ Istî’âb al-Mufradât al-Lughah al-‘Arabiyyah

    Full text link
    There are problems related to Arabic in students' vocabulary learning abilities, namely the lack of motivation to teach female students in learning vocabulary from different educational backgrounds and because students are not able to remember vocabulary well. With some of these problems, the researcher applied the image method to understand vocabulary in Arabic among class VII students at the Raudhah al-Qur'an boarding school. The method used in this research is the quantitative research method. The result of this research is that there is an effect of the image medium on the comprehension of the vocabulary of the Arabic language. The researchers suggested to the teacher of the Arabic language at the Raudhah Al-Qur’an Islamic Institute, Metro, that the use of an educational method such as the image method, which helps train female students in the ability of vocabulary in the Arabic language. The students should strive to learn, especially in the Arabic language vocabulary, in order to obtain good learning results

    Penggunaan Outdoor Learning Dan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII Di Mts Salafiyah Kota Cirebon

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan masih rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran IPS serta kurang aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran dan pemilihan model pembelajaran yang terkesan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan outdoor learning dan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di MTs salafiyah kota cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus dikarenakan data yang terkumpul hasil dari pengamatan di MTs Salafiyah kota Cirebon. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yang menggunakan referensi dan member check. Hasil penelitian ini bahwa penggunaan outdoor learning dan berpikir kritis siswa yaitu mampu membawa siswa pada pengalaman nyataserta siswa mampu menjawab, menganalisis dan menyimpulkan pembelajaran. Penggunaan outdoor learning pada mata pelajaran juga mengajak siswa untuk belajar sambil bermain dan tidak memberikan banyak teori kemudian model pembelajaran menyesuaikan dengan materi yang sedang dipelajari misal dengan membawa bola dunia, atlas ataupun membawa siswa langsung ke lingkungan sekolah seperti taman dan lainnya.Penelitian ini dilatar belakangi dengan masih rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran IPS serta kurang aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran dan pemilihan model pembelajaran yang terkesan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurangnya motivasi siswa dalam pembelajaran IPS, untuk memahami penggunaan outdoor learning pada mata pelajaran IPS dan mengetahui berpikir kritis siswa di Mts Salafiyah kota cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus dikarenakan data yang terkumpul hasil dari pengamatan di MTs Salafiyah kota Cirebon. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yang menggunakan referensi dan member check. Hasil penelitian ini bahwa penggunaan outdoor learning dan berpikir kritis siswa yaitu mengajak siswa untuk belajar sambil bermain dan tidak memberikan banyak teori sedangkan model pembelajaran menyesuaikan dengan materi yang sedang dipelajari misal dengan membawa bola dunia, atlas ataupun membawa siswa langsung ke lingkungan sekolah seperti taman dan lainnya

    Aktualisasi Moderasi Beragama Dalam Media Sosial

    Full text link
    penelitian ini membahas tentang pentingnya pemahaman moderasi beragama dalam media sosial. Media sosial memberikan akses luas ke informasi dan memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan mudah, namun dalam beberapa kasus, media sosial dapat digunakan untuk memicu kebencian dan konflik antar kelompok agama. Pemahaman moderasi beragama dapat membantu orang untuk mencegah konflik antar kelompok agama, menghindari radikalisme, menjaga keseimbangan dalam penggunaan media sosial, membangun hubungan yang harmonis antarumat beragama, dan meningkatkan pemahaman tentang agama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk menganalisis konten-konten yang berpotensi memicu konflik agama di media sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada banyak konten yang dapat memicu konflik agama di media sosial, seperti hoaks, ujaran kebencian, dan informasi yang tidak benar tentang agama. Oleh karena itu, pemahaman moderasi beragama dapat membantu orang untuk mencegah konflik antar kelompok agama, menghindari radikalisme, dan membangun hubungan yang harmonis antarumat beragama di media sosial

    PROBLEMATIKA PENGEMBALIAN KERUGIAN NEGARA AKIBAT TINDAK PIDANA KORUPSI MELALUI MEKANISME PERAMPASAN ASET

    Full text link
    Permasalahan tentang korupsi memang harus dibahas secara mendalam. Pelaku korupsi yang dirasa tidak jera dengan perbuatannya, menimbulkan gagasan untuk merampas aset yang dimiliiikinya untuk mengganti kerugian negara. Di Indonesia, sudah ada peraturan tentang perampasan aset, namun masih meninggalkan beberapa permasalahan yang harus segera ditanggulangi. Penelitian ini akan membahas mengenai problematika pengembalian kerugian negara akibat tindak pidana korupsi melalui mekanisme perampasan aset guna mengembalikan uang Negara yang dikorupsi. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang menggunakan pendekatan konseptual dan pendenkatan undang-undang. Objek penelitian ini adalah peraturan yang mengatur mengenai mekanisme perampasan aset dan teori kerugian negara dalam hukum administrasi negara. Analisis bahan bahan hukum pada penelitian ini disajikan secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan hukum yang berlaku saat ini dalam melaksanakan mekanisme perampasan aset, masih belum maksimal. Karena proses pelaksanaan perampasan aset harus menunggu putusan yang incracht, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Hukuman bagi tidak pidana korupsi yang menyababkan kerugian negara, belum sepenuhnya fokus terhadap pengembalian kerugian negara. Ranah hukum administrasi negara, memberi gambaran bahwa dalam hal perbuatan yang mengkibatkan kerugian negara, maka hukumannya fokus terhadap pengembalian kerugian negara yang disebabkan perbuatan tersebut. RUU perampasan aset hasil tindak pidana harus segera disahkan menjadi undang-undang, sebagai jawaban dari problematika yang ada

    2,096

    full texts

    2,401

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal IAIN Metro (Institut Agama Islam Negeri)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇