Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    Peran Supervisi Akademik di TK Pembangunan Swasembada Anyar Serang Banten: The Role of Academic Supervision at Pembangunan Swasembada Kindergarten in Anyar, Serang, Banten

    No full text
    Academic supervision is a coaching effort that is carried out systematically with the aim of improving the quality of learning. This study aims to determine the role of school principals in carrying out academic supervision activities. This study uses a descriptive qualitative research method. With data sources coming from the school principal and 5 teachers at the Anyar Serang Banten Self-sufficient Development Kindergarten. The process of collecting data using the technique of collecting sources, namely observation, interviews, documentation. The data is then analyzed by data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that the role of academic supervision has been carried out well, but not fully optimal. The indicators are: (1) implementation is carried out according to plan, (2) based on the principle of academic supervision, (3) using class visit techniques, (4) there are teacher assessment instruments, (5) coaching in the form of motivational directions and participation in training, workshops , and seminars. As for what has not been implemented properly, namely not carrying out follow-up academic supervision. The supporting factors for academic supervision are trust and relationships, while the inhibiting factors are the lack of facilities and sufficient time. ABSTRAK Supervisi akademik adalah usaha pembinaan yang dilakukan secara sistematis bertujuan memperbaiki kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam melaksanakan kegiatan supervisi akademik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan sumber data berasal dari kepala sekolah beserta 5 orang guru di TK Pembangunan Swasembada Anyar Serang Banten. Proses pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi sumber yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran supervisi akademik sudah terlaksana dengan baik, namun sepenuhnya belum optimal. Adapun indikatornya yaitu: (1) pelaksanaan dilakukan sesuai perencanaan, (2) berlandaskan pada prinsip supervisi akademik, (3) menggunakan teknik kunjungan kelas, (4) terdapat instrumen penilaian guru, (5) pembinaan berupa arahan motivasi dan diikutsertakan mengikuti pelatihan dan workshop. Adapun yang belum terlaksana dengan baik yaitu tidak melakukan tindak lanjut supervisi akademik. Adapun faktor pendukung supervisi akademik yaitu kepercayaan dan hubungan, sedangkan faktor penghambatnya adalah fasilitas dan waktu yang kurang cukup

    Implementasi Menu Sehat Anti Anemia untuk Remaja Panti Asuhan Aisyiyah Kudus

    Get PDF
    Adolescent girls are susceptible to anemia. This is because the body experiences rapid growth, high physical activity and menstruation begins so that the body requires a high intake of nutrients, especially protein and iron. If iron needs are not met it can cause anemia. The Aisyiyah Kudus Orphanage accommodates 43 teenage girls aged 10-19 years. Daily food intake is provided by the orphanage which organizes food on a self-managed basis, with a 7 day menu cycle with 3 meal times. However, the menu provided is less balanced, especially the breakfast menu which does not contain vegetables and lacks animal side dishes. Limited budget and cooking power, as well as children's appetites that don't like vegetables, are factors causing the presentation of this menu. Training on preparing healthy menus for managers and youth anemia education for children in orphanages is carried out to improve the skills of managers in preparing healthy menus, serving them practically, and in accordance with the budget, as well as increasing teenagers' understanding of anemia and how to prevent it, so that they can consume healthy food menus that orphanage provided. The methods used are lectures, discussions and demonstrations. Activities were carried out for two days in the Aisyiyah Kudus Orphanage Hall. After participating in the activity, the participants' level of knowledge about anemia increased. Apart from that, there has also been an increase in managers' skills in preparing menus and making processed animal side dishes. It is necessary to monitor and evaluate the implementation of the new menu that has been prepared and its acceptance by orphanage youth. ABSTRAK Remaja perempuan rentan mengalami anemia. Hal tersebut karena tubuh remaja mengalami pertumbuhan pesat, aktivitas fisik tinggi dan mulai terjadi mestruasi sehingga tubuh membutuhkan asupan zat gizi terutama protein dan zat besi yang tinggi. Jika kebutuhan zat besi tidak terpenuhi dapat menyebabkan anemia. Panti Asuhan Aisyiyah Kudus menampung 43 remaja putri yang berusia 10-19 tahun. Asupan makan sehari-hari disediakan oleh panti asuhan yang melakukan penyelenggaraan makanan secara swakelola, siklus menu 7 hari 3 kali waktu makan. Akan tetapi menu yang disediakan kurang seimbang terutama menu makan pagi yang tidak ada sayur dan kurang lauk hewani. Keterbatasan anggaran dan tenaga masak, serta selera makan anak tidak suka sayur menjadi faktor penyebab penyajian menu tersebut. Pelatihan penyusunan menu sehat untuk pengelola dan edukasi anemia remaja untuk anak panti asuhan dilakukan meningkatkan ketrampilan pengelola dalam menyusun menu sehat, praktis penyajiannya, dan sesuai dengan anggaran belanja, serta juga meningkatkan pemahaman remaja tentang anemia dan cara mencegahnya, sehingga dapat mengkonsumsi menu makanan sehat yang disediakan panti asuhan. Metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, dan demostrasi. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di Aula Panti Asuhan Aisyiyah Kudus. Setelah mengikuti kegiatan, tingkat pengetahuan peserta tentang anemia meningkat. Selain itu juga terjadi peningkatan ketrampilan pengelola dalam menyusun menu dan membuat olahan lauk hewani. Perlu dilakukan monitoring dan evaluasi penerapan menu baru yang telah disusun dan daya terima oleh remaja panti

    Edukasi Pijat Refleksi Kaki sebagai Upaya Mengurangi Tanda dan Gejala Hipertensi di Lingkungan Walitelon Utara Temanggung

    Get PDF
    Hypertension remains a global issue to this day due to its continuously increasing prevalence. Uncontrolled hypertension, where systolic blood pressure is ≥140 mmHg and diastolic blood pressure is ≥90 mmHg, can manifest signs and symptoms such as dizziness, shoulder pain, and fatigue. In addition to medication, the signs and symptoms of hypertension can be managed with alternative methods such as foot reflexology. The results of a preliminary study in the Walitelon Utara Region of Temanggung District showed that out of 64 elderly individuals, 56% were found to have hypertension, and most of them did not understand alternative management for the symptoms of hypertension. The purpose of foot reflexology education is to enhance public knowledge in reducing the signs and symptoms of hypertension. The method were conducted using discussion, and demonstration. The activities include blood pressure checks, pretests, education, as well as demonstrations of foot reflexology and evaluations/posttests. Community service was carried out on Tuesday, August 20, 2024, at the Walitelon Utara village hall. The activity was attended by 30 participants. The results of community service showed an increase in public knowledge about foot reflexology in reducing signs and symptoms of hypertension, where there was a significant difference in average knowledge before and after education, with a paired t-test value of 0.000. There is a need for spreading information to larger public about the benefits of foot reflexology in reducing symptoms of hypertension.   ABSTRAK Hipertensi saat ini menjadi masalah global karena prevalensinya yang terus meningkat tidak hanya pada lansia namun usia produktif.  Hipertensi yang tidak terkendali, dimana ukuran tekanan darah sistolik ³140 mmHg dan tekanan darah diastolik ³90 mmHg dapat memunculkan tanda dan gejala seperti pusing, nyeri di pundak dan kelelahan. Selain dengan pengobatan, keluhan tanda gejala yang dirasakan pada penderita hipertensi dapat diberikan tindakan terapi komplementer seperti pijat refleksi pada kaki. Hasil studi pendahuluan di lingkungan wilayah Walitelon Utara Kab Temanggung, dari 64 lansia ditemukan 56% yang mengalami hipertensi dan sebagian besar belum memahami penanganan alternatif tanda gejala hipertensi. Tujuan pemberian edukasi pijat refleksi kaki yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengurangi tanda dan gejala hipertensi. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan dan demonstrasi. Kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pretest, edukasi serta demonstrasi pijat refleksi kaki dan evaluasi/ posttest. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari selasa tanggal 20 agustus 2024 bertempat di balai kelurahan Walitelon Utara. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pijat refleksi kaki dalam mengurangi tanda dan gejala hipertensi dimana ada perbedaan rata- rata pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai uji t berpasangan 0.000. Perlu adanya penyebarluasan informasi kepada masyarakat yang lebih luas mengenai manfaat pijat refleksi kaki dalam menurunkan tanda gejala hipertensi

    PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK FERMENTASI (BIO-NIC) DENGAN MEDIASI KOTAK KAYU BAGI KELOMPOK TANI DESA RAWOH KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN

    Get PDF
    The training on the production of fermented compost fertiliser (Bio-Nic) using the wooden box method was conducted to improve the knowledge and skills of members of the Rawoh Village Farmer Group, Karangrayung District, Grobogan. This activity aims to utilise organic waste in their environment so that it can be processed into high quality compost. The wooden box method was chosen because it is practical, efficient and suitable for use in a rural environment. The training included material on basic composting techniques, the benefits of compost for plants and the use of the wooden box method in the fermentation process. The results of this training are expected to increase agricultural productivity and reduce dependence on chemical fertilisers. The evaluation showed that the participants successfully understood and practised the techniques taught and were enthusiastic about applying the technology in their fields.   Abstrak Pelatihan pembuatan pupuk kompos fermentasi (Bio-Nic) dengan metode kotak kayu ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota  Kelompok Tani Desa Rawoh, Kecamatan Karangrayung, Grobogan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah organik yang ada di sekitar lingkungan mereka, sehingga dapat diolah menjadi pupuk kompos yang berkualitas tinggi. Metode kotak kayu dipilih karena praktis, efisien, dan cocok diterapkan di lingkungan pedesaan. Pelatihan ini mencakup materi tentang teknik dasar pembuatan kompos, manfaat kompos bagi tanaman, serta penerapan metode kotak kayu dalam proses fermentasi. Hasil dari pelatihan  ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan  mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Evaluasi menunjukkan bahwa para peserta berhasil memahami dan mempraktikkan teknik yang diajarkan, serta menunjukkan antusiasme dalam mengimplementasikan teknologi ini di lahan mereka

    TRANSFORMASI SEKOLAH BERBUDAYA PANCASILA MELALUI IMPLEMENTASI ETIKA DAN NILAI PANCASILA DI SMK PANCASILA SALATIGA

    Get PDF
    The transformation of Pancasila cultured school is a strategic step in realizing education that reflects the noble values of the Indonesian nation. This research aims to examine the implementation of Pancasila ethics and values in the educational process at SMK Pancasila, as an effort to strengthen students' character and create a learning environment based on national values. Through a qualitative approach, this study analyzes the implementation of Pancasila values, such as Gotong Royong, Social Justice, and Unity, in various aspects of school life, both in learning, extracurricular activities, and interactions between school members. The results showed that the implementation of Pancasila values in SMK Pancasila has had a positive impact in shaping the character of students who are noble, have a sense of responsibility, and care for others. However, challenges in the integration of Pancasila values still arise related to teaching consistency and active participation of all related parties. This study suggests the need to strengthen training for teachers and the involvement of parents and the community in supporting a school culture based on Pancasila.   Abstrak Transformasi sekolah berbudaya Pancasila merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi etika dan nilai Pancasila dalam proses pendidikan di SMK Pancasila, sebagai upaya untuk memperkuat karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang berbasis pada nilai-nilai kebangsaan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis penerapan nilai Pancasila, seperti Gotong Royong, Keadilan Sosial, dan Persatuan, dalam berbagai aspek kehidupan sekolah, baik dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, maupun interaksi antarwarga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai Pancasila di SMK Pancasila telah memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, memiliki rasa tanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Namun, tantangan dalam integrasi nilai Pancasila masih muncul terkait konsistensi pengajaran dan partisipasi aktif seluruh pihak terkait. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan pelatihan bagi guru dan keterlibatan orang tua serta masyarakat dalam mendukung budaya sekolah yang berlandaskan Pancasila

    Implementasi Metode Bernyanyi dalam Mengembangkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini: Implementation of the Singing Method in Developing Early Childhood Speaking Ability

    No full text
    This research aims to examine the implementation of the singing method in developing speaking skills in early childhood. The research method uses literature study with a qualitative approach. The research results show that singing can help children develop vocabulary, thinking, expression, communication and speaking skills. Analysis of the findings shows that the singing method can improve early childhood speaking skills, vocabulary mastery, creativity and social interaction. The singing method can also help in developing fine motor skills and body coordination in children. The integration of singing methods in the early childhood education curriculum is recommended to create a fun and effective learning experience. The singing approach to language learning for children also has many advantages, such as making the learning process fun and interactive, helping children remember words and phrases, improving speaking and language skills, and stimulating optimal language development. The singing method can also increase children's interest in learning and help them develop their language skills effectively. The implementation of the singing method can help develop young children's speaking skills in a fun and efficient way, and by involving the senses of hearing, mouth, and the ability to memorize words. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi metode bernyanyi dalam pengembangan kemampuan berbicara anak usia dini. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bernyanyi dapat membantu anak dalam mengembangkan kosakata, pemikiran, ekspresi, komunikasi, dan keterampilan berbicara. Analisis temuan menunjukkan bahwa metode bernyanyi dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini, penguasaan kosakata, kreativitas, dan interaksi sosial. Metode bernyanyi juga dapat membantu dalam pengembangan motorik halus dan koordinasi tubuh anak. Integrasi metode bernyanyi dalam kurikulum pendidikan anak usia dini disarankan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif. Pendekatan bernyanyi dalam pembelajaran bahasa bagi anak-anak juga memiliki banyak keuntungan, seperti membuat proses belajar menyenangkan dan interaktif, membantu anak-anak mengingat kata-kata dan frasa, meningkatkan kemampuan berbicara dan berbahasa, serta merangsang perkembangan bahasa secara optimal. Metode bernyanyi juga dapat meningkatkan minat belajar anak-anak dan membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan berbahasa mereka secara efektif. Implementasi metode bernyanyi dapat membantu mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan efisien, serta melalui penglibatan indra pendengaran, mulut, dan kemampuan menghafal kata

    Permainan Pos Pintar sebagai Media Stimulasi Aspek Kognitif Anak Usia Dini: Smart Post Game as a Media for Stimulating Cognitive Aspects of Early Childhood

    No full text
    Early childhood in their golden age has the potential to develop very well and develop very quickly. Providing good stimulation to children is something that must be done. At this age, children really like to play, so children's learning must also be done by playing. The development that is highly anticipated and hoped for is cognitive development. Cognitive development is generally stimulated by activities in the classroom which often make children bored. However, in Kartini Kindergarten, children are invited to play smart post to stimulate their cognitive abilities. Smart post is a game consisting of 4 posts where at each post the child will be challenged to do a task. This research discusses the learning process, obstacles in improving AUD's cognitive abilities through the smart pos game at Kartini Kindergarten, the impact of improving the cognitive abilities of early childhood through the smart pos game at Kartini Kindergarten.  This research uses qualitative research. Data collection methods are non-participant observation, structured interviews, document study and literature study. The collected data was analyzed using a qualitative descriptive analysis method with stages of reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research are that the AUD learning process through the smart post game at Kartini Kindergarten is carried out in three stages, namely the planning or preparation stage, the implementation stage or core stage and the closing stage. Learning to improve the cognitive abilities of young children through the smart post game at Kartini Kindergarten has positive and negative impacts. ABSTRAK Anak usia dini pada masa keemasannya mempunyai potensi untuk berkembang dengan sangat baik dan berkembang dengan sangat cepat. Memberikan stimulasi yang baik pada anak merupakan hal yang wajib dilakukan. Pada usia ini anak sangat suka bermain, sehingga pembelajaran anak juga harus dilakukan dengan bermain. Perkembangan yang sangat dinantikan dan diharapkan yaitu perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif umumnya distimulasi dengan kegiatan didalam kelas yang sering membuat anak bosan. Namun jauh berbeda di TK Kartini anak diajak untuk bermain pos pintar untuk menstimulasi kemampuan kognitifnya. Pos pintar adalah suatu permainan yang terdiri dari 4 pos yang mana disetiap pos anak akan ditantang untuk mengerjakan suatu tugas. Penelitian ini membahas tentang proses pembelajaran, hambatan dalam meningkatkan kemampuan kognitif AUD melalui permainan pos pintar di TK Kartini dampak meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini.  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi non partisipan, wawancara terstruktur, studi dokumen dan studi literatur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu proses pembelajaran AUD melalui permainan pos pintar di TK Kartini dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan atau persiapan, tahap pelaksanaan atau tahap inti dan tahap penutup. Pembelajaran meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini memiliki dampak positif dan negatif. Hambatan-hambatan dalam proses meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui permainan pos pintar di TK Kartini yaitu lapangan yang becek ketika musim hujan dan kurangnya jumlah guru yang memandu

    AN ANALYSIS OF SYMBOLS IN NOVEL THE MIDNIGHT LIBRARY BY MATT HAIG

    Get PDF
    Language is a part of our life, we live in a sea of languages and most of our interactions are done using language. Language is a symbolic system in which words are associated with objects, ideas, and action.. The objective of the study is to analyze the symbols in The Midnight Library by Matt Haig. The data in this study is qualitative. In conducting this research, a researcher used Carl Jung's theory of archetypal image, as described in a book by in a book by Guerin (2005).The fourteen symbols: water, sun, color, circle, serpent, number, the archetypal woman, the demon lover, the wise old man, the trickster, garden, tree, desert, and mountain. The resercher is done by classifying the semiotic elements, namely the symbols. In the novel The Midnight Library finds 14 symbols based on the result of the analysis data. The circle symbol appeared 75 times in this novel. It can be concluded that in the novel The Midnight Library by Matt Haig there are 14 symbols and  the frequently used symbol is circle

    Peran Kepemimpinan dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Tenaga Kerja

    Get PDF
    This study aims to highlight the importance of leadership in human resource management (HRM) and its impact on productivity, job satisfaction, and the retention of quality employees. The research focuses on understanding how leadership within the HRM context influences employee performance, the effects of leadership styles on job satisfaction, and their implications for organizational effectiveness. The methodology employed is a descriptive qualitative approach and a literature review, which aids in exploring the vital role of leadership in HRM and its impact on productivity, job satisfaction, and the retention of quality employees. The findings indicate that effective leadership in HRM can enhance productivity by providing clear direction, motivation, and appropriate support to employees. The results also reveal that leadership style significantly influences employee job satisfaction by creating a positive work environment, offering recognition, and facilitating career development. Furthermore, supportive management practices such as career development and inclusive work environments play a crucial role in retaining quality employees. The implications of this study emphasize the importance of developing effective leadership and implementing supportive management practices to enhance organizational performance and retain a competent and committed workforce. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pentingnya peran kepemimpinan dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) serta dampaknya terhadap produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja berkualitas. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kepemimpinan dalam konteks SDM mempengaruhi kinerja karyawan, efek gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja, dan implikasinya terhadap efektivitas organisasi. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dan studi pustaka, yang membantu dalam mendalami peran vital kepemimpinan dalam SDM serta dampaknya pada produktivitas, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan efektif dalam manajemen SDM dapat meningkatkan produktivitas dengan memberikan arahan yang jelas, motivasi, dan dukungan yang tepat kepada karyawan. Temuan juga mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, dengan menciptakan lingkungan kerja positif, memberikan pengakuan, dan fasilitasi pengembangan karir. Selain itu, praktik manajemen yang mendukung seperti pengembangan karir dan lingkungan kerja yang inklusif berperan penting dalam mempertahankan karyawan berkualitas. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kepemimpinan yang efektif dan implementasi praktik manajemen yang mendukung untuk meningkatkan kinerja organisasi dan mempertahankan tenaga kerja yang kompeten dan berkomitmen

    Analisis Sentimen Komentar Warga Twitter terhadap Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 saat Debat Cawapres Menggunakan Naive Bayes

    Get PDF
    Debat calon wakil presiden Indonesia yang dilaksanakan pada 21 Januari 2024, menuaibanyak komentar positif maupun negatif dari masyarakat, yang menimbulkan pro-kontra dikalangan masyarakat pada media sosial Twitter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengolahdan menganalisis hasil sentimen dari komentar masyarakat Indonesia terkait debat calon wakilpresiden. Penelitian ini mengambil dataset sebanyak 367 data: 181 data positif, 52 data negatif,dan 135 data netral yang berasal dari komentar warga Twitter dan berfokus pada calon wakilpresiden nomor urut 02 yaitu Gibran Rakabuming Raka. Metode yang digunakan untukmengolah data yakni algoritma Naïve Bayes. Langkah-langkah yang dilakukan dalampenelitian ini yakni cleaning data, Preprocessing, Translating, Labeling, Visualization, dandata training. Untuk melakukan analisis sentiment, dataset dibagi menjadi dua bagian denganperbandingan 70:30 untuk pelatihan dan pengujian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa modelmemiliki akurasi sebesar 83.70%. Kata kunci: Debat, Komentar, Naive Baye

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇