Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    Pengelolaan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif pada Pasien ISPA

    Get PDF
    ISPA adalah penyakit saluran pernapasan yang menyerang mulai dari hidung sampai ke alveoli paru-paru dengan gejala yang muncul seperti  demam, batuk, pilek, sesak nafas yang dapat berlangsung selama 14 hari. Masalah keperawatan yang muncul pada penderita ISPA adalah bersihan jalan napas tidak efektif dimana klien mengalami ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi jalan nafas untuk mempertahankan jalan nafas tetap paten. Batuk efektif sangat direkomendasikan dalam pengeluaran sekret bagi penderita ISPA. Tujuan penelitian yaitu untuk mengambarkan pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien ISPA di RS Charlie Hospital Kendal. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, analisa data, perumusan diagnosa, perencanaan, implementasi keperawatan dan evaluasi. Pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dilakukan selama 3 hari, dengan implementasi yang dilakukan meliputi mengkaji tanda-tanda vital, mengkaji kemampuan batuk, memposisikan semi-Fowler, mengajarkan dan latihan batuk efektif, manajemen obat, edukasi penyakit ISPA dengan media poster. Hasil pengelolaan didapatkan bersihan jalan napas meningkat dan masalah teratasi. Diharapkan perawat dapat memperbanyak edukasi tentang ISPA pada pasien dan keluarga menggunakan poster yang menari

    Potensi Herbal Indonesia sebagai Pengurang Mual Muntah pada Kehamilan: Scoping Review: Potential of Indonesian Herbs as Reducing Nausea Vomiting in Pregnancy: Scoping Review

    Get PDF
    As many as 50 - 80% of pregnant women experience nausea and vomiting as a result of hormonal changes during pregnancy. Nausea and vomiting can affect psychosocial conditions and affect the life functions of pregnant women such as fatigue, lack of energy, lack of interest and pleasure, irritability, lack of preparation for childbirth, reduce work productivity, reduce quality of child care, reduce quality of life and increase anxiety. On the other side, the abundance of herbal plants available in Indonesia has the potential to overcome nausea and vomiting in pregnancy. This study aims to analyze various scientific literacy related to herbal plants in Indonesia that can be given to reduce nausea and vomiting in pregnancy. This research method is a scoping review. Data is accessed from various database sources; Google Scholar, PubMed, Science Direct in the period 2013 to 2023. The main topic search keywords are; herbal, aromatherapy, nausea and vomiting in pregnancy. The results of this study concluded that herbal plants available in Indonesia have potential as non-pharmacological drugs to treat nausea and vomiting. Herbs that have been proven effective in reducing nausea and vomiting are ginger (Zingiber officinale), lemon (Citrus Lemon), lavender (Lavandula angustifolia), and mint (Mentha Piperita).   Abstrak Sebanyak 50 - 80% ibu hamil mengalami mual dan muntah akibat perubahan hormonal selama kehamilan. Mual dan muntah dapat mempengaruhi kondisi psikososial dan mempengaruhi fungsi hidup ibu hamil seperti kelelahan, kurang tenaga, kurang minat dan kesenangan, mudah tersinggung, kurang persiapan persalinan, menurunkan produktivitas kerja, menurunkan kualitas pengasuhan anak, menurunkan kualitas pengasuhan. hidup dan meningkatkan kecemasan. Di sisi lain, banyaknya tanaman herbal yang tersedia di Indonesia berpotensi untuk mengatasi mual muntah pada kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literasi ilmiah terkait tumbuhan herbal di Indonesia yang dapat diberikan untuk mengurangi mual muntah pada kehamilan. Metode penelitian ini adalah scoping review. Data diakses dari berbagai sumber database; Google Scholar, PubMed, Science Direct pada periode 2013 hingga 2023. Kata kunci pencarian topik utama adalah; herbal, aromaterapi, mual dan muntah pada kehamilan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tanaman herbal yang tersedia di Indonesia berpotensi sebagai obat nonfarmakologi untuk mengatasi mual muntah. Herbal yang telah terbukti efektif untuk mengurangi rasa mual dan muntah adalah jahe (Zingiber officinale), lemon (Citrus Lemon), lavender (Lavandula angustifolia), dan mint (Mentha Piperita)

    An Analysis of Translation Techniques in Indonesian Subtittle in The Movie Entitled The Little Mermaid

    No full text
    Translation is an attempt to transfer meaning, ideas, or information from the source language (SL) to the target language (TL). This research aims analyze the translation techniques of English to Indonesian subtitles in the movie The Little Mermaid. Theory used in the study was by Molina & Albir (2002) to collect and analyze the data, while the method used in this study was a descriptive qualitative method. The total numbers found 1351 and the percentage of each technique are, literal translation occurs 1061 times (78,53%), reduction occurs 5 times (0,37%), generalization occurs 4 times (0,30%), linguistic compression occurs 69 times (5,11%), adaptation occurs 21 times (1,55%), modulation occurs 74 times (5,48%), transposition occurs 2 times (0,15%), borrowing occurs 58 times (4,29%), compensation occurs 1 times (0,07%), linguistic amplification occurs 7 times (0,52%), calque occurs 8 times (0,59%), Equivalent occurs 25 times (1,85%), Equivalent to Specified occurs 1 times (0,07%), Information occurs 2 times (0,15%), and amplification occurs 13 times (0,96%). The most dominant translation technique found in the movie The Little Mermaid is literal translation. And the translation techniques that are least used in translating the film The Little Mermaid are compensation and equivalent to specified. Keywords: Movie, Subtitle, Translation Technique

    Game Edukasi Pengenalan Nama Olahraga dalam Bahasa Inggris Menggunakan Metode Game Development Life Cycle (GDLC)

    Get PDF
    Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan penerapannya di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Teknologi ini sangat diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, baik untuk hiburan maupun pembelajaran. Saat ini, platform seperti komputer, konsol, dan smartphone memungkinkan aktivitas bermain, yang sering disebut permainan atau Spiel dalam bahasa Inggris. Permainan ini merupakan aktivitas audiovisual atau platform permainan yang dapat dinikmati oleh semua usia, dengan tujuan utama untuk hiburan dan kadang-kadang sebagai alat bantu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan permainan edukasi yang berfokus pada kosakata bahasa Inggris, khususnya dalam bentuk tebak kata. Permainan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa Inggris. Metode pengembangan yang digunakan adalah Game Development Life Cycle (GDLC), yang melibatkan tahapan perencanaan, perancangan, pengembangan, pengujian, dan implementasi. Dengan merancang permainan edukasi yang berfokus pada tebak kosakata bahasa Inggris menggunakan metode Game Development Life Cycle (GDLC), diharapkan dapat mempermudah  dalam mempelajari bahasa Inggris dengan lebih efektif

    Pengembangan Buku Ajar IPS SD Tentang Tokoh–Tokoh Islam Pada Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan

    Get PDF
    The purpose of this study is to develop the teaching book of important moeslim figures during the proclamation of indepence in MIS Al-Islami Tiremenggal, during the school year 2022/2023. The model of development used inthis study is the developing mode ADDIE, which consists of five stages which are Analysis, Design, Development, Implementation,and Evaluation. The subject used for this study are students in fifth grade in MIS Al-Islami. The data was gatheres for this study by using validation paper from a linguist, material or content expert, and graphic artist along wit questionnaire sheets for students responses. Based on the result of linguist data analysis that is developed are on very valid criteria with a score of 94,44%. The result of the material analysis that is developed are on very valis criteria with a score 90,91%. The developed data of graphic artist data analysis resulted on very valid criteria with a score 97,53%. The testing conducted by the expert resulted with a score of 92,16% on very good criteria. The result of the development of the teaching book of important moeslim figures during the proclamation of independence using the ADDIE model is concluded on very valid and very good criteria. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar tokoh-tokoh islam pada peristiwa proklamasi kemerdekaan di MIS Al-Islami Tiremenggal tahun ajaran 2022/2023. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation­. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas V MIS Al-Islami Tiremenggal. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan lembar validasi dari ahli bahasa, ahli materi atau isi dan ahli kegrafikaan serta lembar angket respon peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data ahli bahasa yang dikembangkan berada pada kriteri sangat valid dengan skor sebesar 94,44%. Hasil analisis materi yang dikembangkan berada pada kriteria sangat valid dengan skor sebesar 90,91%. Hasil analisi data ahli kegrafikaan yang dikembangkan berada pada kriteria sangat valid dengan skor sebesar 97,53%. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti memproleh skor sebesar 92,16% dengan kriteria sangat baik. Buku ajar tokoh-tokoh islam pada peristiwa proklamasi kemerdekaan yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE dapat disimpulkan memenuhi kriteria valid dan sangat bai

    Efektivitas Antibakteri Kurkumin dan Asam Tanat terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli in vitro: Antibacterial Effectiveness of Curcumin and Tannic Acid against Staphylococcus aureus and Escherichia coli in vitro

    Get PDF
    Some bioactive compounds were isolated and identified from medicinal herbs. Some of bioactive compounds have been used for both health and science. Curcumin and tannic acid are active compounds with antibacterial activity against S. aureus and E. coli. This research aims to determine the antibacterial effectiveness of curcumin and tannic acid against S. aureus and E. coli in vitro. This research is quantitative research with experimental research methods. The antibacterial sensitivity test was carried out in vitro using the Kirby-Bauer disc method. The positive control is the antibiotic ciprofloxacin 50 μg/ml, and the negative control is the DMSO 1% solution. Data analysis used Kruskal-Wallis Test. The research showed that tannic acid 2% provides an average inhibitory zone of 25 mm compared to curcumin (19.67 mm) against S. aureus. Tannic acid 2% provides an average inhibitory zone of 15 mm compared to curcumin (7 mm) against Escherichia coli. Statistical analysis shows a difference in antibacterial effectiveness between tannic acid and curcumin in S. aureus (p-value 0,034) and E. coli (p-value 0,025). The coclusion in this research is tannic acid compounds had stronger bacterial activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli in vitro than curcumin compounds   ABSTRAK Senyawa aktif berhasil diisolasi dari tumbuhan obat sudah banyak ditemui sekarang ini. Beberapa diantaranya telah digunakan untuk kesehatan maupun pengembangan ilmu pengetahuan. Kurkumin dan asam tanat diketahui mempunyai aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas antibakteri kurkumin dan asam tanat terhadap S. aureus dan E. coli secara in vitro. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimental. Uji sensitivitas antibakteri dilakukan secara in vitro dengan metode cakram disc Kirby-Bauer. Kontrol positif yaitu antibiotik siprofloksasin 50 μg/ml dan kontrol negatif larutan DMSO 1%. Analisa data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan asam tanat pada konsentrasi 2% memberikan daya hambat rata – rata 25 mm dibandingkan kurkumin yaitu 19,67 mm terhadap S. aureus. Asam tanat pada konsentrasi 2% memberikan daya hambat rata – rata 15 mm dibandingkan kurkumin yaitu 7 mm terhadap E. coli. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas antibakteri antara asam tanat dengan kurkumin pada S. aureus (p-value 0,034) dan E. coli (p-value 0,025). Kesimpulan penelitian ini adalah asam tanat mempunyai aktivitas bakteri yang lebih kuat terhadap bakteri S. aureus dan E. coli dibandingkan kurkumin secara in vitr

    Pengaruh Baby Massage terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi: The Influence of Baby Massage on Improvement Weight in Babies

    Get PDF
    The first five years are a golden time for children starting from infancy from birth. Infancy is a golden period as well as a critical period of a person's development. Baby massage or often called baby massage, is a comfortable touch of communication between mother and baby. Massage is a touch therapy that has long been known to people, but is still rarely used by parents of toddlers.. The positive impact that can arise from baby massage is an increase in the baby's weight if done regularly. Apart from that, baby massage can also increase the body's immunity and improve the quality of the baby's sleep. From the results of interviews in the preliminary study with several mothers who had babies, the majority of mothers said they rarely massaged their babies, baby massage was only done once in a while if the child was not feeling well, and even then the person who did the massage was the dukun. The baby's mother said that her baby's weight increased very little, in fact there were 3 children whose weight did not increase. The aim of this research was to determine the effect of baby massage on increasing body weight. This research method uses an experimental design with a Pretest - Posttest design. The total sample was 15 respondents who were babies aged 0-12 months. The instrument uses SOP (Standard Operating Procedure) for baby massage and weight observation sheets. The intervention was given for 12 days. Bivariate test using t-test. The results of the study showed that there was an effect of baby massage on body weight with a p-value of 0.000. Based on this, it is necessary to carry out ongoing baby massage and weight monitoring through posyandu activities every month. Abstrak Kesehatan anak dimulai sejak periode kehamilan sampai dengan usia remaja. Lima tahun pertama merupakan waktu keemasan bagi anak yang dimulai dari bayi sejak lahir. Pijat bayi atau sering disebut baby massage, merupakan sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Pijat merupakan terapi sentuhan yang sudah lama dikenal orang, namun masih jarang diterapkan oleh orang tua yang mempunyai anak balita. Dampak positif yang dapat ditimbulkan dari pijat bayi adalah adanya peningkatan berat badan bayi apabila dilakukan secara rutin. Selain itu pijat baayi juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan kualitas tidur bayi. Dari hasil wawancara pada studi pendahuluan dengan beberapa ibu yang mempunyai bayi, sebagian besar ibu mengatakan jarang memijat bayinya, pijat bayi dilakukan hanya sekali-kali kalau anak kurang enak badan, itupun yang melakukan pijat adalah dukun bayi. Ibu bayi mengatakan berat badan bayinya sedikit sekali peningkatannya, bahkan terdapat 3 anak yang berat badannya tidak mengalami kenaikan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh baby massage terhadap paningkatan berat badan. Metode penelitian ini menggunakan eksperiment design dengan rancangan Pretest – Postest design. Jumlah sampel 15 responden yang merupakan bayi usia 0-12 bulan. Instrumen menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur) pijat bayi dan lembar observasi berat badan. Pemberian intervensi diberikan selama 12 hari. Uji bivariat menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pijat bayi terhadap berat badan dengan p-value 0,000. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk pijat bayi dan pemantauan berat badan melalui kegiatan posyandu setiap bulan

    Penggunaan Alat Pelindung Diri Saat Penyemprotan Pestisida dan Hipertensi pada Petani di Desa Losari Kecamatan Sumowono

    Get PDF
    The use of pesticide products in agriculture can improve the quality and quantity of crops produced. Pesticides have selective poisoning properties, namely killing parasites and pests or insects that carry disease. Mechanisms when spraying pesticides that do not comply with regulations such as not implementing the use of Personal Protective Equipment (PPE) will result in many negative impacts. The impact of pesticides on people who are constantly exposed can cause nervous disorders, liver disorders, hormonal system disorders, and increased blood pressure. Riskesdas 2018 stated that the incidence of hypertension tends to occur more often in people who work as farmers, namely 36.1%. Hypertension can cause complications including heart failure, stroke, kidney damage and vision damage. Causal factors related to increased blood pressure due to exposure to pesticides include not using complete PPE, working period as a farmer, frequency of pesticide spraying and pesticide spraying techniques. The aim of this study was to determine the relationship between exposure to pesticides in terms of use of PPE and the incidence of hypertension in farmers in Sumowono District. The research design was observational analytic with a cross sectional approach. The population used was all vegetable farmers in Losari Village, Sumowono District with a sample of 100 respondents taken using the quota sampling technique. Data on PPE use was collected using a questionnaire and blood pressure using a digital blood pressure monitor, then analyzed using the Chi Square test. The results of the study showed that there was no relationship between the use of PPE and the incidence of hypertension ((p = 0,117; PR = 1,273; 95% CI = 0,969-1,673).). So it can be concluded that the use of PPE was not proven to have a relationship with the incidence of hypertension.   ABSTRAK                 Pemakaian produk pestisida pada pertanian dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas tanaman yang dihasilkan. Pestisida memiliki sifat racun selektif, yaitu membunuh parasit dan hama ataupun serangga pembawa penyakit. Mekanisme pada saat penyemprotan pestisida yang tidak memenuhi aturan  seperti tidak menerapkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) akan mengakibatkan banyak dampak buruk. Dampak pestisida pada orang-orang yang selalu terpapar dapat menyebabkan gangguan syaraf, gangguan hati, gangguan system hormon, dan kenaikan tekanan darah. Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa kejadian hipertensi cenderung banyak terjadi pada masyarakat dengan pekerjaan sebagai petani yaitu sebesar 36,1%. Penyakit hipertensi dapat menimbulkan komplikasi diantaranya payah jantung, stroke, kerusakan ginjal dan kerusakan penglihatan.  Faktor penyebab yang berhubungan dengan kenaikan tekanan darah akibat paparan pestisida yaitu tidak menggunakan APD dengan lengkap, masa kerja menjadi petani, frekuensi penyemprotan pestisida dan teknik penyemprotan pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara paparan pestisida yang ditinjau dari penggunaan APD dengan kejadian hipertensi pada petani di Kecamatan Sumowono. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.  Populasi yang digunakan adalah seluruh petani sayur yang berada di Desa Losari, Kecamatan Sumowono dengan sampel sebanyak 100 responden yang diambil dengan teknik quota sampling. Data penggunaan APD dikumpulkan dengan kuesioner dan tekanan darah menggunakan tensimeter digital, selanjutnya dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara penggunaan APD dengan kejadian hipertensi (p = 0,117;    RP = 1,273; 95% CI = 0,969-1,673). Sehingga dapat disimpulkan  bahwa penggunaan APD  tidak terbukti memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi

    Upaya Mengatasi Kedisiplinan Siswa di Lingkungan PAUD: Effective Strategies in Overcoming Student Discipline Problems in Early Childhood Education (PAUD) Environment

    No full text
    Facing general challenges in early childhood education (PAUD), especially related to student discipline problems, is the main focus that professional teachers must pay attention to. One crucial aspect is a deep understanding of student behavior management. Effective handling of this problem requires the right approach to ensure a smooth learning process. Discipline education in early childhood involves a clear understanding of the difference between behavior that is considered positive and negative. In this context, the approach to instilling discipline at an early age must be carried out in a friendly manner and through play interactions. The role of teachers, society and parents is very important in forming and teaching the values ​​of discipline to children. This article aims to present several effective strategies for dealing with student discipline problems in PAUD. Teachers need to have skills in managing the classroom well to create a dynamic and effective learning environment, considering that there are students with diverse backgrounds. The teacher’s role is very crucial in solving student discipline problems because discipline is the key to success in all things. From this discipline, a consistent attitude will emerge in upholding principles, perseverance in business, strong in defending the truth, and never giving up. Therefore, this article will discuss various practical strategies that can help PAUD educators face and overcome challenges in maintaining student discipline.   ABSTRAK Menghadapi tantangan umum di dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) terutama berkaitan dengan masalah disiplin siswa, merupakan fokus utama yang harus diperhatikan oleh guru-guru yang profesional. Salah satu aspek krusial adalah pemahaman yang mendalam mengenai manajemen perilaku siswa. Penanganan yang efektif terhadap masalah ini memerlukan pendekatan yang tepat guna memastikan kelancaran proses pembelajaran. Pendidikan disiplin pada anak-anak usia dini melibatkan pemahaman yang jelas tentang perbedaan antara perilaku yang dianggap positif dan negatif. Dalam konteks ini, pendekatan untuk menanamkan disiplin pada usia dini harus dilakukan secara ramah dan melalui interaksi bermain. Peran guru, masyarakat, dan orangtua sangatlah penting dalam membentuk dan mengajarkan nilai-nilai disiplin kepada anak-anak. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan beberapa strategi efektif dalam menangani masalah disiplin siswa di PAUD. Guru perlu memiliki keterampilan dalam mengelola kelas dengan baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan efektif, mengingat adanya siswa dengan latar belakang yang beragam. Peran guru sangatlah krusial dalam menyelesaikan masalah disiplin siswa karena disiplin merupakan kunci kesuksesan dalam segala hal. Dari disiplin tersebut, akan timbul sikap konsisten dalam memegang prinsip, tekun dalam usaha, kuat dalam membela kebenaran, dan tidak mengenal kata menyerah. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas berbagai strategi praktis yang dapat membantu pendidik PAUD menghadapi serta mengatasi tantangan dalam menjaga disiplin siswa

    TINGKAT MINAT SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS TERHADAP OLAHRAGA BOLA BASKET

    Get PDF
    One of the most popular sports in the world is basketball. Each team has five players on the floor during a basketball game. For each goal scored outside the three-point line, three points are awarded, for each goal scored inside the line is awarded two points, and for each free throw is awarded one point. The purpose of this study was to determine the level of interest in playing basketball for high school students in Karanganyar District. This type of research is quantitative research for data collection using a questionnaire with a number of questions that have been written that must be filled in by participants according to their circumstances as a data collection tool for this study. The population and sample are high school students in Karanganyar District, class X totaling 2 classes and class XI totaling 2 classes. The results and conclusions of the research conducted at SMA N 1 Karanganyar and SMA N 2 Karanganyar are classified as moderate with a percentage of 39.09% from SMA N 1 Karanganyar and 33.6% from SMA N 2 Karanganyar.   Abstrak Salah satu olahraga paling digemari di dunia adalah bola basket. Setiap tim memiliki lima pemain di lantai selama pertandingan bola basket. Untuk setiap gol yang dibuat di luar garis tiga poin, diberikan tiga poin, untuk setiap gol yang dibuat di dalam garis diberikan dua poin, dan untuk setiap lemparan bebas diberikan satu poin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat bermain bola basket siswa SMA di-Kecamatan Karanganyar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif untuk pengambilan data menggunakan kuesioner dengan sejumlah pertanyaan yang sudah ditulis yang harus diisi oleh peserta sesuai dengan keadaan mereka sebagai alat pengumpulan data untuk penelitian ini. Populasi dan sampel yaitu siswa SMA di-Kecamatan Karanganyar kelas X berjumlah 2 kelas dan kelas XI berjumlah 2 kelas. Hasil dan kesimpulan penelitian yang dilakukan di SMA N 1 Karanganyar dan SMA N 2 Karanganyar tergolong sedang dengan persentase 39,09% dari SMA N 1 Karanganyar dan 33,6% dari SMA N 2 Karanganyar

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇