Universitas Proklamasi 45 Online Journals
Not a member yet
1051 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun dan Simulasi 3D Printer Model Cartesian Berbasis Fused Deposition Modelling
The process of designing and manufacturing a Cartesian 3D printer model based on Fused Deposition Modelling (FDM) is carried out to produce a 3D printer machine that can perform the printing process accurately and quickly. In this research, the process is divided into three stages, namely designing using Computer-Aided Design (CAD) software, printing and assembling components of a 3D printer machine, and analysing the mechanical structure of a 3D printer machine. This 3D printer is designed to carry out the printing process with an area of 180x180x150 mm. Some components of 3D printing machines use Polylactic Acid (PLA). The simulation results based on the Finite Element Method show that the 3D printer engine is feasible to produce printing with a mass of 40% of the maximum possible load
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan SWB (Subjective Well Being) pada Komunitas X di Yogyakarta
Subjective Well Being (SWB) is a subjective assessment of one\u27s life experience, which consists of a cognitive evaluation of satisfaction with life, happiness, peace, fulfillment of needs and affective assessment of positive and negative emotions. Corporate Social Responsibility (CSR) is a series of activities arranged and planned in the form of social responsibility from an organization or company as a form of contribution and directed to (internal) and external (external) to the company. Aims: This study aims to determine the relationship between the perceptions of the Corporate Social Responsibility (CSR) program with Subjective Well Being (SWB) in the community in the X Village of Yogyakarta. Method of this study is to use quantitative method. The subjects in this study were the communities around companies affected by CSR programs. Sampling is done by using conventional sampling (convenience sampling). The validity used is construct validity with the calculation of Product Moment Correlation developed by Karl Pearson with the help of SPSS. The results of this study are that there is a positive relationship between corporate social responsibility and Subjective Well Being can be accepted. This is indicated by the value of rxy 0.570 with a significance level obtained p = 0,000 <001.The existence of a very significant positive relationship between Corporate social responsibility and Subjective Well Being can be accepted. This means that the higher the value of the corporate social responsibility program, the higher the Subjective Well Being. Conversely the lower the value of the corporate social responsibility program, the lower the Subjective Well Being
Pemberdayaan Umkm Melalui Penumbuhan Iklim Usaha Oleh Dinas Koperasi Dan Ukm Kabupaten Sleman
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penumbuhan iklim usaha oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman serta faktor pendukung dan penghambatnya. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif.Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan pemberdayaan UMKM melalui penumbuhan iklim usaha yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman sudah berjalan optimal.. Pada aspek sarana dan prasarana menyediakan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Pada aspek informasi usaha menerapkan asas keterbukaan informasi publik dan sistem satu data UMKM. Pada aspek kemitraan membentuk forum kemitraan dan forum komunikasi (Forkom) UMKM. Pada aspek perizinan usaha mempermudah pengurusan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) melalui One Single Submission (OSS). Pada aspek promosi dagang memberikan fasilitasi pameran dan bantuan biaya sertifikasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pada aspek dukungan kelembagaan membentuk PLUT Sleman. Pada aspek kesempatan berusaha menyediakan tempat usaha dan brainstorming kewirausahaan. Faktor pendukung pemberdayaan UMKM meliputi kesiapan pelatihan UMKM, bantuan modal, dan kebijakan pemerintah. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan anggaran dan SDM
Proses Pirolisis Untuk Mengkonversi Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak Menggunakan Penyaringan Adsorban (Arang dan Zeolit)
sebuah teknologi dekomposisi bahan organic pada suhu tinggi tanpa adanya oksigen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses konversi sampah plastic menjadi bahan bakar minyak yang optimal dan memahami pengaruh penggunaan absorban arang dan zeolite sebagai media proses pemurnian minyak pirolisis. Percobaan ini menggunakan reactor dengan ketebalan 2 mm, diameter 60 cm dan ketinggian 55 cm. Proses pirolisis terjadi pada suhu 100-3500C menggunakan plastic LDPE sebanyak 40 kg/proses. Lebih lanjut, pemurnian hasil minyak pirolisis dengan variasi adsorban arang dan zeolite dengan pengujianr nilai kalor, viskositas, dan titik nyala di dalam laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi penggunaan absorben arang dan zeolite berpengaruh terhadap parameter pengujian minyak pirolisis tersebut. Nilai kalor terbesar adalah 9576.9713 cal/gr menggunakang absorban 100% arang, sedangkan viskositas terendah sebesar 47.5 cP menggunakan 100% zeolit, serta titik nyala tertinggi adalah 137 °C menggunakan 100% zeolit. AbstractPyrolysis is a technological tool to process the thermal decomposition of organic materials at high temperatures in the absence of oxygen. The purpose of this study was to determine the conversion process of plastic waste in order to produce optimal fuel oil and to understand the significance of charcoal and zeolite adsorbents as a medium for the purification of pyrolysis oil. The study used a reactor with a thickness of 2 mm, with a diameter of 60 and a height of 55 cm. This pyrolysis process is carried out at a temperature of 100-3500C using LDPE plastic fuel of 40 Kg/process. Furthermore, purification of the pyrolysis oil using a variation of charcoal and zeolite adsorbants with parameters of calorific value, viscosity, and flashpoint results through laboratory tests. The results showed that the variation of the adsorbant structure of charcoal and zeolite stone as a medium for purification of pyrolysis oil products greatly affected the calorific value, viscosity, and flashpoint results. The highest average calorific value (9576.9713 cal/gr) using 100% wood charcoal, the highest average viscosity value (47.5 cP) using 100% zeolite, and the highest average flashpoint value (137 °C) using 100% zeolite.
Penilaian Kepuasan Multi Pihak Terhadap Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sistem Zonasi di DIY
Permasalahan penelitian ini adalah pro dan kontra dalam pelaksanaan PPDB zonasi, masih belum tersosialisasikan secara maksimal dan jelas mengenai program PPDB sistem zonasi, terkendala faktor tenis, kapasitas sekolah tidak mencukupi dan masih tingginya disparitas kualitas antar sekolah. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Lokasi penelitian ini di SMAN 3 Yogyakarta. Tehnik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, observasi dan kuisioner. Informan penelitian ini adalah kepala seksi perencanaan Dinas pendidikan pemuda dan olahraga (DISDIKPORA), masyarakat (siswa/ siswi) SMAN 3 dan SMAN 10 Yogyakarta, panitia PPDB SMAN 3 dan SMAN 10 Yogyakarta serta Ombudsman DIY. Tehnik analisis data melalui analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kepuasan terhadap program PPDB zonasi sudah baik, masyarakat selaku Implementor menyatakan puas karena mereka yang berada dalam zonasi dapat menjangkau untuk mendapatkan sekolah yang berada di zona yang dekat dengan sekolah favorit sedangkan yang tidak puas dikarenakan faktor nilai tinggi tidak akan berguna jika zonasinya tidak sesuai, pihak sekolah selaku Fasilitator melakukan kegiatan peningkatan kualitas peserta didik melalui klinik belajar agar sekolah tersebut mempertahankan status favoritnya. DISDIKPORA selaku Policy Creator dan Coordinator sudah menjalankan tugasnya dengan baik, sedangkan penilaian dari OMBUDSMAN selaku pengamat pendidikan atau akselerator menilai pelaksanaan PPDB zonasi di DIY masih belum terealisasikan dengan baik, seperti belum maksimalnya sosialisasi, penentuan indikator zonasi, dan konsistensi pengawasan internal sehingga dapat mengakomodir semua kepentingan masyarakat
Pengaruh Ketanggapan Dan Kehandalan Terhadap Kepuasan Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kantor Kelurahan Sendangsari
Pelayanan publik oleh birokrasi publik merupakan salah satu perwujudan dari fungsi aparatur negara sebagai abdi masyarakat di samping sebagai abdi negara.Pemerintah kelurahan sebagai salah satu unsur pemerintahan tidak luput dengan konsep dasar pelayanan yang harus dilakukan dengan cepat.Dalam penelitian ini, konsentrasi pada aspek ketanggapan dan kehandalan.Pelaksanaan pelayanan publik oleh aparatur pemerintah kepada masyarakat berkaitan erat dengan upaya untuk menciptakan kepuasan masyarakat sebagai penerima layanan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ketanggapan Dan Kehandalan Terhadap Kepuasan Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kantor Kelurahan Sendangsari Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah sampling aksidental yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu sesuai sebagai sumber data. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah ditentukan 100 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Dengan menggunakan batas signifikasi 0,05 (5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketanggapan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat. Nilai positif menunjukkan bahwa Ketanggapan mempunyai hubungan yang searah terhadap Kepuasan Masyarakat, yang artinya semakin tinggi Ketanggapanmaka semakin tinggi pula Kepuasan Masyarakat. Kehandalan pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat. Nilai positif menunjukkan bahwa Kehandalan Pelayanan mempunyai hubungan yang searah terhadap Kepuasan Masyarakat, yang artinya semakin tinggi Kehandalan Pelayananmaka semakin tinggi pula kepuasan masyarakat
Problematika Mahasiswa Indonesia Timur Dalam Menyesuaikan Budaya Di DIY
Budaya merupakan suatu cara hidup yang terbentuk dari banyak unsur yang rumit (agama, politik, adat istiadat, bahasa, seni, dll) dan berkembang pada sebuah kelompok orang atau masyarakat. Budaya sering kali dianggap warisan dari generasi ke generasi dan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Banyaknya kebudayaan kadang menibulkan beberapa masalah tersendiri. Salah satu masalah nya ialah perbedaan antara dua sampai lebih budaya yang berbeda, maka dari itu perlu adanya adaptasi saat kita datang ke suatu daerah yang mempunyai kebudayaan yang berbeda. Masalah yang diangkat adalah penyesuaian mahasiswa Indonesia timur saat mengenyam pendidikan di DIY, tentu tidak semua mahasiswa langsung bisa beradaptasi di lingkungan baru. Tetapi permasalahannya disini masyarakat selalu beranggapan bahwa mahasiswa timur sedikit berbeda. Tapi tidak semua orang seperti itu tetapi, ulah sebagian orang membuat stigma negatif masih menempel kuat. Apalagi saat memasuki tahun ajaran baru dan banyak mahasiswa yang datang berbagai masalah pun mulai muncul dari logat bahasa yang berbeda, perbedaan makanan, pembawaan sosialisai ke masyarakat dan lain sebagainya.Dengan penelitian ini diharapkan menjadi rujukan agar senantiasa menjaga dan melestarikan budaya Indonesia dan tidak membedakan antara salah satu kebudayaan dengan kebudayaan lainnya yang dimiliki khususnya bagi mahasiswa dari wilayah Indonesia bagian timur ketika datang menuntut ilmu di Daerah Istimewa Yogyakarta/DIY. Karena kebudayaan begaian dari bingkai Indonesia
Pelatihan Efikasi Diri untuk Menurunkan Burnout pada Perawat di RSU X di Kabupaten Bantul Yogyakarta
This study aims to determine whether self-efficacy training can reduce burnout in nurses in X Bantul General Hospital Yogyakarta. The research subjects were 20 people, divided into the experimental group and the control group. Subject characteristics were male and female nurses with a minimum of 1 year of service, a maximum age of 40 years, having low and moderate self-efficacy and moderate and high burnout. The first research hypothesis, there were differences in burnout after being given self-efficacy training in the experimental group and the control group. The second research hypothesis, there were differences in burnout in the experimental group before and after being given self-efficacy training. The research instrument uses self-efficacy scale, burnout scale, observation, and interview. The results of U-Mann Whitney analysis found the Z post test value of -3.792 with p 0.000 (p <0.01), indicating the difference in burnout was very significant after being given self-efficacy training in the experimental group and the control group. The average burnout of the experimental group was lower (= 52.90) than the control group (= 99.0). Wilcoxon Range Test analysis results found the post test Z value of -2.810 with p 0.005 (p <0.01), showed a significant difference in burnout in the experimental group before and after being given self-efficacy training. The average burnout of the experimental group before being given self-efficacy training was higher (= 96.70) than after being given self-efficacy training (= 52.50)
Pengaruh Loyalitas dan Fanatisme Supporter pada Klub terhadap Keputusan Pembelian Merchandise Orisinal: Studi pada Supporter Persela Lamongan
This study aims to investigate the effect of loyalty and fanaticism on supporters’ loyalty in purchasing original merchandise. Fanaticism was proposed to mediate the effect of loyalty on purchase. About 100 samples from supporters of Persela Lamongan football club were used to test the proposed model. Data were collected by questionnaire and tested its validity and reliability. We apply Partial Least Square (PLS) method to test the hypothesis. Based on the research results, it could be concluded that fanaticism did not affect purchasing decisions. Meanwhile, it had been proven that supporter loyalty had a positive effect on fanaticism, supporter loyalty had a significant positive effect on purchasing decisions. It means that fanaticism was not able to strengthen the influence of supporter loyalty on purchasing decisions
Hubungan Antara Konformitas dan Kohesivitas Remaja Laki-laki Anggota Komunitas Modifikasi Motor
Objective of this study is to explore the relationship between conformity and cohesiveness levels among adolesence boys. Those boys are member of a motorcycle modification community. It is likely a street boy gang. Their acitivities mostly are night illegally racing, touring and modificating their motorcycles. Indeed, modificating motorcycles are very expensive since they expect their motorcycles have amazing appearance. They do not have much money; therefore they have to become cohessive with other members. Their assistant to each other includes some parts of the motorcycles. And therefore, modificating their motorcycles would be much cheaper and easier. Underlying cohessive behavior is to conform. The boys’ conform behavior relates to their cohessive behavior (r = .588, p=.00)